Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DENGAN PROFESIONALITAS GURU DI PERGURUAN MUHAMMADIYAH CIPONDOH TANGERANG Suhelmi Suhelmi; Suherman Suherman; Syadeli Hanafi
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 8, No 2 (2021): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v8i2.13126

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the relationship between pedagogic competence and principals' leadership with teacher professionalism. This type of research is a quantitative field research with a correlational approach. This research was conducted at the Cipondoh Muhammadiyah College, Tangerang. The population in this study were teachers at the Muhammadiyah College Cipondoh Tangerang with a total sample of 85 teachers. The results sH0wed that: 1) Based on the results of the analysis, it was concluded that there was a relationship between pedagogical competence and teacher professionalism at the Muhammadiyah College of Cipondoh Tangerang City, with rcount > rtable (0.284 > 0.213) and Sig value < value (0.000 < 0.05); 2) There is a relationship between the principal's leadership and teacher professionalism at the Cipondoh Muhammadiyah College, Tangerang City, with rcount > rtable (0.240 > 0.213) and Sig value < value (0.000 < 0.05); 3) There is a relationship between Pedagogic Competence and Principal Leadership together with teacher professionalism at the Cipondoh Muhammadiyah College, Tangerang City with an rcount > rtabel (0.329 > 0.213) and together the pedagogical competence and leadership of the principal contributed 10, 8% of the professionalism of teachers at the Cipondoh Muhammadiyah College, Tangerang City.Keywords: Pedagogic Competence, Principal Leadership, Teacher Professionalism
PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Rudi Tambunan; Suherman Suherman; Suparno Suparno
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 6, No 2 (2019): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v6i2.7420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Apakah ada perbedaan hasil belajar peserta didik menggunakan video pembelajaran dan menggunakan buku pelajaran IPA. 2. Apakah ada perbedaan hasil belajar peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi dengan yang memiliki minat belajar rendah. 3. Apakah ada interaksi antara penggunaan video pembelajaran dan minat belajar peserta didik terhadap hasil belajar IPA. 4. Apakah ada perbedaan hasil belajar IPA antara peserta didik menggunakan video pembelajaran pada kelompok minat belajar tinggi dan peserta didik menggunakan buku pelajaran IPA pada kelompok minat belajar tinggi. 5. Apakah ada perbedaan hasil belajar IPA antara peserta didik menggunakan video pembelajaran pada kelompok minat belajar rendah dan peserta didik menggunakan buku pelajaran IPA pada kelompok minat belajar rendah. Penelitian menggunakan metode eksperimen pengaruh media video pembelajaran. Pre Eksperimental Design. Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen atau Pre Eksperimental Design. Pada penelitian yang dilakukan di SMPK BPK PENABUR Serang, populasi yang digunakan adalah peserta didik kelas VII C dan kelas VII A berjumlah 64 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Tidak ada perbedaan secara signifikan antara hasil belajar peserta didik menggunakan video pembelajaran dan peserta didik menggunakan buku pelajaran IPA. 2. Hasil belajar IPA peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi lebih tinggi dari peserta didik yang memiliki minat belajar rendah. 3. Tidak terdapat pengaruh interaksi antara perbedaan hasil belajar IPA antara penggunaan media video pembelajaran dan minat belajar peserta didik terhadap hasil belajar IPA. 4. Untuk pembahasan ke empat peneliti tidak lakukan perhitungan dikarenakan pada pembahasan ketiga jelas terlihat tidak terdapat interaksi antara penggunaan video pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA. 5. Untuk pembahasan ke lima peneliti tidak lakukan perhitungan dikarenakan pada pembahasan ketiga jelas terlihat tidak terdapat interaksi antara penggunaan video pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA. Kata kunci : Video Pembelajaran, Minat Belajar, Perbedaan Belajar
Development of Android-Based Learning Media on Dynamics and Atmospheric Stability Material Yayat Ruhiat; Suherman Suherman; Hesti Gustini
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v11i3.16163

Abstract

By employing device technology, or what is known as mobile learning, this project intends to create Android-based goods as learning mediums. A different type of learning medium is mobile learning. The availability of mobile learning can facilitate learning for students by enabling them to acquire difficult content anywhere and at any time. This content was created in a visual and audiovisual style for Android. The ADDIE Development model and research in research and development (R&D) are utilized to accomplish this purpose. This paradigm's five steps are analysis, design, development, implementation, and evaluation. Material expert and material expert tests were performed to evaluate the consistency of the medium and content. A very practical category was produced due to the two experts' determination of the product's validity. Tests on material experts were conducted to ascertain the coherence between the medium and the material. The two experts' product results were valid, and they created a workable category. The media experts' validation results averaged 90.06%, which met the "very valid" criteria, while the material validation results averaged 80.91%, which met the "very valid" criteria. It is recommended that every teacher in the school be more creative in creating online learning content that is not boring and more effective.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PANAS DAN PERPINDAHANNYA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Suherman Suherman; Anggi Rahmani; Alpiani Alpiani
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan media ini dilakukan karena semakin majunya era digital pada masa sekarang. Agar Pendidikan tak lepas dengan perkembangan zaman, dibuatlah media berbasis video animasi ini. Berdasarkan hasil observasi, siswa kurang memiliki minat belajar pada pelajaran IPA. Padahal minat belajar memiliki pengaruh penting terhadap proses belajar dan hasil belajar. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan serta kelayakan video animasi untuk pembelajaran di kelas V dan mendeskripsikan minat belajar siswa pada pembelajaran berbasis video animasi pokok bahasan panas dan perpindahannya di kelas V. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan jenis penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari: Analisis, Desain, Development, Implementasi, dan Evaluasi. Subyek penilaian produk untuk kelayakan media pembelajaran terbatas pada 4 ahli yaitu ahli materi, ahli media, ahli bahasa dan ahli pembelajaran IPA. Sasaran uji coba produk Siswa kelas V dengan menggunakan sampel yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi pada materi panas dan perpindahannya di Kelas V memenuhi kriteria sangat baik/valid dengan hasil uji ahli media mencapai tingkat kevalidan 92%, ahli materi 81%, ahli pelajaran 87%, dan ahli bahasa 83%. Skor pretest untuk pengukuran minat belajar siswa mencapai 453 atau 45,3% dan skor posttest mencapai 815 atau 81,5%. Dengan memperoleh hasil penilaian uji N-gain menghasilkan jumlah peningkatan sebesar 0,66, dapat disimpulkan bahwa peningkatan minat belajar siswa menggunakan media pembelajaran berbasis video animasi tergolong dalam kategori sedang.
PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Santi Nurhayati; Suherman Suherman; Anggi Rahmani
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berhitung siswa sehingga diperlukan media yang dapat membantu siswa dalam berhitung dan media yang dianggap tepat adalah media puzzle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa melalui penggunaan media puzzle. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan tes hasil belajar pada akhir siklus I dan akhir siklus II serta data hasil observasi dan keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilaksanakan tes, rata-rata pada siklus I adalah 67,35 dengan presentase ketuntasan sebesar 53,57% yaitu 16 siswa dari 28 termasuk dalam kategori tuntas dan 12 siswa dari 28 dalam kategori belum tuntas. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 80,07 dengan presentase ketuntasan sebesar 92,85% yaitu 26 siswa dari 28 termasuk dalam kategori tuntas dan 2 siswa dari 28 termasuk dalam kategori tidak tuntas.
PENGARUH KURIKULUM MERDEKA BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS IV SDN KOMPLEK MULTATULI Sofi Oktaviani; Suherman Suherman; Anggi Rahmani
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kurikulum merdeka berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN Komplek Multatuli. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dengan junis penelitian eksperimen yaitu quasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa kelas IV SDN Komplek Multatuli yang berjumlah 60 siswa yang terbagi kedalam dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data, diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar pretest kelas kontrol 49,83 dan kelas eksperimen sebesar 50,50. Sedangkan hasil belajar posttest siswa kelas eksperimen 74,67 dan kelas kontrol 67,67. Berdasarkan hasil uji independent sample t-tes dan paired simple t test, nilai yang diperoleh 0,000 artinya sig (2-tailed) < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dan perbedaan yang signifikan antara penerapan kurikulum 2013 dan penerapan kurikulum merdeka berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN komplek Multatuli
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERRPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SDN 1 KOLELET WETAN Laras Santi; Suherman Suherman
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif, yaitu penelitian menganalisis, menggambarkan, dan meringkas berbagai kondisi atau situasi yang ada dilapangan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi mengenai masalah yang akan diteliti. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Kolelet Wetan pada siswa kelas IV. Berdasarkan hasil peneliti yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan pelaporan siswa dalam menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, dapat diketahui bahwa sebagian siswa mampu menjawab soal yang telah diberikan. Dengan adanya model pembelajaran Discovery Learning dapat mengembangkan kemampuan beripikir kritis siswa. Siswa mampu berpikir secara mandiri, membuat kesimpulan pada materi Energi panas menjadi Energi gerak dalam penerapannya model pembelajaran Discovery Learning, meningkatkan rasa percaya diri, dan menjawab soal secara mandiri tanpa guru menjelaskan terlebih dahulu. Bentuk Model Pembelajaran Discovery Learning merupakan model pembelajaran yang dimana siswa menemukan sendiri konsep atau materi yang dipelajari dan guru tidak memberi tahu secara utuh konsep atau materi yang diajarkan. Model Pembelajaran Discovery Learning ini merupakan salah satu upaya yang efektif, yang dapat diakukan guru dalam membantu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA materi Perubahan energi Panas menjadi Energi Gerak
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI KELAS 1 SDN 2 MUARA CIUJUNG TIMUR Nurhaeni Nurhaeni; Suherman Suherman; Deby Fauzi Asidiqi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bagaimana tahap-tahap implementasi penanaman nilai-nilai Pancasila pada kurikulum merdeka belajar, (2) mendeskripsikan bagaimana metode pengajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada siswa kelas 1 di SDN 2 Muara Ciujung Timur, (3) mendeskripsikan apa yang menjadi hambatan serta tantangan yang dihadapi oleh guru dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru kelas 1, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika dalam pembelajaran penanaman nilai-nilai Pancasila, antara lain tingkat pemahaman siswa, keterbatasan sumber belajar yang mendukung, serta tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dengan materi pembelajaran lainnya. Selain itu, peran aktif orang tua dan masyarakat dalam membantu memperkuat penanaman nilai-nilai Pancasila juga masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, disarankan adanya upaya yang lebih intensif dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran
PENGEMBANGAN BOOKLET UNTUK MENGENALKAN KERAGAMAN BUDAYA DAERAH KABUPATEN LEBAK PADA SISWA SEKOLAH DASAR Samnah Samnah; Suherman Suherman; Dede Kurnia Adiputra
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media dan mengenalkan booklet keragaman budaya daerah kabupaten Lebak kepada siswa sekolah dasar dengan cara yang inovatif menggunakan media booklet. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan langkah-langkah booklet sebagai solusi untuk mengenalkan keberagaman budaya Lebak kepada siswa. (2) Untuk mendeskripsikan kelayakan booklet keberagaman budaya Lebak. (3) Untuk mendeskripsikan respon peserta didik terhadap booklet keberagaman budaya Lebak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian R&D (Research and Development) yang bertujuan untuk mengembangkan suatu produk dan diuji kelayakan agar dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Sedangkan model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan 4D (Four-D) yang memiliki 4 tahapan proses pengembangan diantaranya: 1. Define (Pendefinisian), 2. Design (Perencanaan), 3. Develop (Pengembangan), 4. Disseminate (Penyebaran). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 3 Muara Ciujung Timur. Untuk data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan instrumen validitas angket untuk media booklet, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan angket validasi ahli media termasuk dalam kategori “Sangat Layak” dengan persentase 94%. Penilaian validasi ahli bahasa pada media booklet berbasis kearifan lokal memiliki kategori “Sangat Layak” dengan persentase 97,5%. Dan untuk penilaian validasi ahli materi mendapat kategori “Sangat Layak” dengan persentase 82%. Uji coba dilakukan kepada peserta didik kelas IV SDN 3 Muara Ciujung Timur yang berjumlah 24 siswa memperoleh hasil sebesar 92% dengan kriteria “Sangat Menarik” untuk digunakan dan dijadikan sebagai sumber belajar pengenalan budaya daerah
PENGEMBANGAN MEDIA FLASH CARD BERBASIS CANVA MATERI MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS I SEKOLAH DASAR Ai Sri Hardiyanti; Suherman Suherman; Taufik Hidayat Suharto
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh kesulitan membaca siswa khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia karena merupakan mata pelajaran yang kurang diminati oleh siswa, karena kurangnya media pembelajaran yang menunjang dalam proses pembelajaran, sehingga minat baca anak sangat rendah. Melalui pengembangan media flash card diharapkan hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Untuk mengidetinfikasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan atau Reserch and Develompent (R&D). Pengembangan dilakukan menggunakan tahapan ADDIE yaitu Analysis, (Analisis),Desaign (Perencanaan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan ini berbentuk media flash card bahasa indonesia pada materi abjad. Spesifikasi produk yang dihasilkan yaitu berupa kartu yang berukuran 9x14 cm menggunakan aplikasi canva.