enelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam penggunaan materi autentik kontekstual terhadap peningkatan kemampuan pemahaman membaca mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Islam. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest kelompok kontrol non-ekuivalen. Sampel terdiri dari dua kelas yang diambil melalui teknik cluster random sampling, masing-masing berjumlah 36 mahasiswa dari mata kuliah Bahasa Inggris. Kelompok eksperimen diajarkan menggunakan materi autentik kontekstual yang relevan dengan kehidupan dan budaya mahasiswa, serta diperkaya dengan fitur-fitur berbasis AI seperti pembelajaran adaptif, analisis kosakata otomatis, dan umpan balik interaktif. Sementara itu, kelompok kontrol menggunakan materi konvensional tanpa dukungan teknologi AI. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang dirancang untuk mengukur kemampuan pemahaman membaca. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor posttest kelompok eksperimen dibandingkan dengan pretest mereka. Sebaliknya, peningkatan pada kelompok kontrol relatif kecil. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 3.064, p = 0.003), yang mengindikasikan bahwa integrasi teknologi AI dalam materi autentik kontekstual lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dibandingkan pendekatan konvensional. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi AI dalam pengembangan materi pembelajaran bahasa Inggris di perguruan tinggi Islam, terutama untuk mendukung keterampilan membaca yang kontekstual dan relevan secara budaya. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pendekatan ini terhadap penguasaan kosakata, keterampilan berbahasa lainnya, serta integrasi AI dalam pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam.