Articles
Analysis of Effect on Service Recovery Four Star Hotel in Semarang City
Heridiansyah, Jefri;
Susetyarsi, Theresia;
Indriastuti, Ariyani;
Triasningrum, Frida Widyawati
Management Analysis Journal Vol 9 No 4 (2020): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v9i4.40745
The purpose of this study is to find out: (1) How much influence does customer satisfaction have on the four-star hotel service recovery in Semarang City. (2) How much impact of customer trust on the service recovery of four-star hotels in Semarang, (3) How big is the influence of customer commitment on service recovery for four-star hotels in Semarang City. The sample in this study amounted to 57 respondents or customers. This study was analyzed using multiple linear regression includes the T-test, F test, and the coefficient of determination. Based on the results of the research and discussions, it can conclude that there is an effect of customer satisfaction on service recovery, there is an effect of customer trust on service recovery also there is an effect of customer commitment on service recovery.
PENGARUH HARGA, PROMOSI, KUALITAS PELAYANAN, PRODUK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN JASA GO-JEK
Kurniawan, Agus;
Indriastuti, Ariyani;
Heridiansyah, Jefri
JURNAL STIE SEMARANG Vol 14 No 1 (2022): VOLUME 14 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract. This study purpose to analyze the perception of price, service quality, product and brand image on purchasing using the Go-Jek application service. This study using a causal research design with a sample of 100 respondens who have used the Go-Jek application service. The sampling techniques used is purposive sampling. The result showed that all of the variabels in this research, such as price promotion, service quality, product and brand image had a significant effect on the decision to use the service. Abstraksi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis persepsi harga, promosi, kualitas pelayanan, produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian menggunakan layanan Aplikasi Go-Jek di Kota Semarang. Menggunakan desain penelitian kausal dengan sampel sebanyak 100 responden yang pernah menggunakan layanan Aplikasi Go-Jek. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu harga promosi, kualitas pelayanan, produk, dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan menggunakan jasa.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN CAT MERK TOA PADA CV. ANUGERAH PRATAMA SEMARANG
Alwin Basri;
Fidyah Yuli Ernawati;
Jefri Heridiansyah
JURNAL CAPITAL : Kebijakan Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Capital: Kebijakan Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract Purchase decision is a form of consumer behavior in using a product. The purpose of this study was to determine the effect of Product Quality, Price and Promotion on the Purchase Decision of TOA Brand Paint on CV. Semarang Primary Award. The population in this study were consumers of CV. Anugerah Pratama Semarang in Semarang City in semester 1 of 2020. The sample in this study used accidental sampling so that a sample of 60 consumers was obtained. The dependent variable in this study is Purchase Decision, the independent variables are Product Quality (X1), Price (X2) and Promotion (X3). The method of analysis used multiple linear regression analysis. Based on the results of data analysis, it is concluded that product quality has an effect on purchasing decisions with a significance value of 0.000 < 0.05. Price has no effect on purchasing decisions with a significance value of 0.217 > 0.05. Promotion has an effect on purchasing decisions with a significance value of 0.000 <0.05. The value of the coefficient of determination is 68.4%. Suggestions that can be given to producers are to pay attention to product quality and promotion because these two variables influence consumer purchasing decisions. For further researchers to add independent variables so that the value of the coefficient of determination increases further.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM SEBUAH ORGANISASI
Jefri Heridiansyah
JURNAL STIE SEMARANG Vol 6 No 1 (2014): VOLUME 6 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33747/stiesmg.v6i1.106
Manajemen konflik merupakan serangkaian aksi dan reaksi antara pelaku maupun pihak luar dalam suatu konflik. Manajemen konflik termasuk pada suatu pendekatan yang berorientasi pada proses yang mengarahkan pada bentuk komunikasi dari pelaku maupun pihak luar dan bagaimana mereka mempengaruhi kepentingan dan interpretasi. Dalam sebuah organisai, pekerjaan individual maupun sekelompok pekerja saling terkait dengan pekerjaan pihak-pihak lain. Ketika suatu konflik muncul di dalam sebuah organisasi, penyebabnya selalu diidentifikasikan sebagai komunikasi yang kurang baik. Demikian pula ketika suatu keputusan yang buruk dihasilkan, komunikasi yang tidak efektif selalu menjadi kambing hitam. Konflik tidak senantiasa merugikan tetapi juga dapat menguntungkan dalam jangka panjang. Sedangkan menurut pandangan interactionist mengatakan bahwa konflik justru merupakan sesuatu yang harus distimulasi, sebab konflik dapat mendorong terjadinya perubahan dalam organisasi. Konflik dapat mengubah perilaku dan dapat menyadarkan pihak-pihak yang berkonflik atas kesalahannya. Kesadaran akan kesalahan ini akan mampu meningkatkan produktivitas.
KOMPENSASI MANAJEMEN DAN UNGKAPAN SUKARELA
Jefri Heridiansyah;
Dwi Prawani SR
JURNAL STIE SEMARANG Vol 6 No 3 (2014): VOLUME 6 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33747/stiesmg.v6i3.117
Laporan keuangan merupakan sarana pengkomunikasian informasi keuangan kepada pihak-pihak di luar perusahaan. Laporan keuangan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi kepada para investor dan kreditor dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan investasi dana mereka. Dalam penyusunan laporan keuangan, dasar akrual dipilih karena lebih rasional dan adil dalam mencerminkan kondisi keuangan perusahaan secara riil, namun di sisi lain penggunaan dasar akrual dapat memberikan keleluasaan kepada pihak manajemen dalam memilih metode akuntansi selama tidak menyimpang dari aturan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. Pilihan metode akuntansi yang secara sengaja dipilih oleh manajemen untuk tujuan tertentu dikenal dengan sebutan manajemen laba atau earnings management. Jika pada suatu kondisi dimana pihak manajemen ternyata tidak berhasil mencapai target laba yang ditentukan, maka manajemen akan memanfaatkan fleksibilitas yang diperbolehkan oleh standar akuntansi dalam menyusun laporan keuangan untuk memodifikasi laba yang dilaporkan. Manajemen termotivasi untuk memperlihatkan kinerja yang baik dalam menghasilkan nilai atau keuntungan maksimal bagi perusahaan sehingga manajemen cenderung memilih dan menerapkan metode akuntansi yang dapat memberikan informasi laba lebih baik.
OPTIMALISASI FUNGSI SDM SEBAGAI UPAYA MENCIPTAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF
Jefri Heridiansyah;
Dwi Prawani SR
JURNAL STIE SEMARANG Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33747/stiesmg.v7i3.128
Perubahan-perubahan dalam lingkungan manajemen SDM menuntut SDM untuk memainkan peranan yang lebih utama dalam organisasi. Trend ini mencakup keragaman angkatan kerja yang terus tumbuh, perubahan teknologi yang cepat, globalisasi dan perubahan-perubahan dalam dunia kerja seperti pergeseran ke arah masyarakat jasa dan tekanan yang terus berkembang pada pendidikan dan modal manusia. Trend-Trend seperti globalisasi dan inovasi teknologi mengubah cara-cara perusahaan dalam menata perusahaannya, dengan keadaan tersebut maka satu konsekuensi bagi perusahaan di dalam pengambilan keputusan strategik bagi perusahaan harus melibatkan Sumber Daya Manusia mengingat kebutuhan bagi perusahaan untuk menggembleng karyawan menjadi keunggulan bersaing.
MODEL KERJA SAMA PEMERINTAH DENGAN PIHAK SWASTA DALAM PELAYANAN KESEHATAN
Dwi Prawani SR;
Jefri Heridiansyah
JURNAL STIE SEMARANG Vol 7 No 2 (2015): VOLUME 7 NOMOR 2 EDISI JUNI 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33747/stiesmg.v7i2.140
Saat ini pemerintah Indonesia mulai berbenah diri untuk memperbaiki kinerja dan kualitas pelayanan yang mereka berikan kepada publik di berbagai sektor termasuk sektor kesehatan. Dengan diberlakukannya desentralisasi kepada dinas di daerah maka setiap daerah memiliki hak dan wewenang untuk mengelola daerahnya masing-masing. Pemerintah daerah memiliki tugas dan wewenang yang semakin besar untuk menjalankan kebijakan yang ditetapkan.Dinas kesehatan di daerah mempunyai tugas untuk mengoptimalkan pembangunan kesehatan kepada masyarakat. Sistem desentralisasi dinas ini diharapkan dapat membantu pelaksanaan program pembangunan kesehatan yang lebih efektif dan efisien serta mengena pada kebutuhan kesehatan masyarakat.
PENGARUH HUBUNGAN ANTARA SOCIAL CONSUMPTION MOTIVATION DENGAN OPINION LEADERSHIPTERHADAP MATERIALISM (Studi Kasus Konsumen Ciputra Mall Semarang)
Jefri Heridiansyah;
Dwi Prawani SR
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 2 (2013): VOLUME 5 NOMOR 2 EDISI JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33747/stiesmg.v5i2.146
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara social consumption motivation dan opinion leadership dengan materialism. Dalam penelitian ini respondennya adalah individu yang senang membeli barang mewah. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 96 orang yang merupakan konsumen Ciputra Mall, yang diambil dengan metode Random Sampling (Sampel Acak). Data penelitian dikumpulkan melalui metode kuesioner yang meminta tanggapan responden atas social consumption motivation dan opinion leadership terhadap materialism. Kuesioner sebelumnya telah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas untuk mendapatkan kuesioner yang baik. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa uji “t”, variabel social consumption motivation mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap materialism (t hitung = 5.786 > t tabel 1.985). Variabel opinion leadership juga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap materialism berdasarkan uji “t” dimana diperoleh nilai (t hitung = 1.987 > t tabel 1.985). Pengujian pengaruh variabel bebas secara bersama-sama menunjukkan bahwa secara simultan social consumption motivation dan opinion leadership mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap materialism dalam berbelanja di Ciputra Mall diperoleh nilai (F hitung = 30.352 > F tabel 3.09). Hasil perhitungan regresi dapat diketahui bahwa koefisien determinasi (adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0.795. Hal ini berarti 79.5 % materialism dipengaruhi oleh social consumption motivation dan opinion leadership, sedangkan sisanya yaitu 20.5 % materialism dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
MANAJEMEN KINERJA SEBAGAI MEDIA PERUBAHAN
Jefri Heridiansyah;
Dwi Prawani SR
JURNAL STIE SEMARANG Vol 4 No 3 (2012): VOLUME 4 NOMER 3 EDISI OKTOBER 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33747/stiesmg.v4i3.158
Manajemen pada sebuah organisasi merupakan kegiatan utama yang membedakan sebuah organisasi dengan organisasi lain dalam memberikan layanan kepada manusia. Keberhasilan organisasi dalam memberikan layanan kepada pelanggannya dapat diamati melalui kinerja yang dihasilkan oleh organisasi tersebut. Kinerja sebuah organisasi bisa diketahui hasilnya baik apabila kinerja manajerial dan kinerja organisasional dapat digabungkan, penggabungan kedua kinerja ini menuntut organisasi harus menghadapi perubahan. Perubahan bisa dapat terjadi karena sesuatu yang berasal dari dalam atau dari luar sebuah organisasi. Manajemen perubahan merupakan suatu hal yang penting dalam suatu organisasi. Perubahan terjadi melalui revolusi, reformasi, evolusi, dan inovasi. Setiap orang tentu berbeda-beda dalam menanggapi perubahan. Beberapa tanggapan tersebut antara lain menolak, masa bodoh, belum siap, dan siap. Perbedaan tanggapan tersebut membuat masing-masing orang mendapatkan pilihan yang berbeda-beda dari perubahan.
Pengaruh Advertising Terhadap Pembentukan Brand Awareness Serta Dampaknya Pada Keputusan Pembelian Produk Kecap Pedas ABC (Studi Kasus Pada Konsumen Pengguna Kecap Pedas ABC di Kota Semarang)
Jefri Heridiansyah
JURNAL STIE SEMARANG Vol 4 No 2 (2012): VOLUME 4 NOMOR 2 EDISI JUNI 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33747/stiesmg.v4i2.168
Persaingan yang semakin ketat membuat perusahaan kecap menggunakan berbagai strategi dan berusaha mendapatkan dan mempertahankan konsumen agar tetap menjadi pelanggannya. Perusahaan menyadari dalam persaingan yang semakin ketat dan untuk mencapai laba yang diharapkan serta mempertahankan kontinuitas perusahaan, maka perusahaan harus menciptakan sebuah strategi. Salah satu strategi yang berkembang adalah advertising, Untuk itulah perusahaan Kecap Pedas ABC menggunakan program advertising untuk meningkatkan brand awareness dan keputusan pembelian konsumennya. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa uji “t”, variabel advertising mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (t hitung = 8.404> t tabel 1.984). Variabel brand awareness juga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian berdasarkan uji “t” dimana diperoleh nilai (t hitung = 5.420 > t tabel 1.984). Pengujian pengaruh variabel bebas secara bersama-sama menunjukkan bahwa secara simultan advertising dan brand awareness mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian kecap pedas ABC diperoleh nilai (F hitung = 131.831 > F tabel 3.09). Dari hasil perhitungan regresi dapat diketahui koefisien determinasi (adjusted R2) pada penelitian ini sebesar 0.731. Dengan demikian Keputusan Pembelian Kecap Pedas ABC dipengaruhi oleh Advertising dan Brand awareness sebesar 73.1 %, sedangkan sisanya yaitu 26.9 % Keputusan Pembelian Kecap Pedas ABC dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian tersebut hendaknya Kecap Pedas ABC lebih meningkatkan program advertising dengan program yang lebih menarik dan menggunakan media yang lebih tepat guna meningkatkan brand awareness agar keputusan pembelian konsumen terhadap Kecap pedas ABC semakin meningkat. Selain itu, Perusahaan Kecap Pedas ABC sebaiknya mempertimbangkan sarana promosi lainnya di samping advertising agar kinerja dan tujuan perusahaan dapat tercapai dengan lebih baik.