p-Index From 2021 - 2026
13.18
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Administrasi Publik JPAP (Jurnal Penelitian Administrasi Publik) (e-Journal) Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Jurnal Representamen Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Journal of Public Administration and Local Governance Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal EXCHALL (Economic Challenge) PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik Widya Publika Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP) Literasi Nusantara Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan maktab: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Jurnal Ilmu Administrasi Negara Journal of Comprehensive Science Public Sphere Review Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Jurnal Media Administrasi Madani: Multidisciplinary Scientific Journal POLICY AND MARITIME REVIEW Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan Ezra Science Bulletin Sintesa Jurnal Relasi Publik Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik Public Service And Governance Journal Mimbar Administrasi Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik Panggung Kebaikan : Jurnal Pengabdian Sosial An-nisa: Journal of Islamic Family Law Ulil Albab Jurnal Administrasi Publik (JAP)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Program Surabaya Smart City Dalam Menunjang Tata Kelola Lingkungan Kampung Sehati di Kota Surabaya Raya Maulana Sabilillah; Rachmawati Novaria; Dida Rahmadanik
Public Service and Governance Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Juli: Public Service and Governance Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/psgj.v6i2.2968

Abstract

This study aims to analyze the role of the Surabaya Smart City Program in supporting environmental governance in Kampung Sehati, Surabaya City. The Smart City initiative implemented by the Surabaya City Government is part of an urban governance innovation based on integrated information technology and community participation. Kampung Sehati, as one of the pilot areas, serves as a case study to examine how technological approaches, regulations, and citizen engagement shape participatory, adaptive, and sustainable environmental governance. This research uses a qualitative descriptive method through in-depth interviews, field observations, and document studies. The results show that the Surabaya Smart City Program facilitates environmental management through digital platforms such as e-lingkungan, citizen reporting applications, and active community involvement in data-based decision-making. However, challenges remain regarding citizens' digital literacy, unequal participation, and the sustainability of programs after intervention ends. It can be concluded that this program significantly contributes to environmental governance in Kampung Sehati, especially in fostering collaboration between the government, community, and technology, although further efforts are needed to overcome the existing obstacles.
Collaborative Governance Dalam Penerapan Kampung Madani Sebagai Upaya Penurunan Angka Kemiskinan Di Kota Surabaya Adzra Ajeng Lestari; Anggraeny Puspaningtyas; Dida Rahmadanik
Public Sphere Review Volume 4 Nomor 1: Maret 2025
Publisher : Public Administration Dept, Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/psr.v4i1.170

Abstract

Surabaya is one of the largest metropolitan areas in Indonesia, almost the same size as Jakarta. Surabaya has experienced rapid infrastructure development and plays an important role in the economy of the surrounding area. This can create new problems for the city of Surabaya, such as the emergence of urban disparities with the presence of slums. In accordance with the Regional Regulation of the City of Surabaya Number 2 of 2024 concerning the Acceleration of Poverty Alleviation in the City of Surabaya, efforts to alleviate poverty in the area must be carried out through various programs. A strategy is carried out in the form of empowering underprivileged communities through the implementation of social programs, for example the Kampung Madani Program which focuses on empowering communities through zakat, infaq, and shodaqoh. This study aims to analyze collaborative governance in the Kampung Madani program in an effort to reduce poverty in the city of Surabaya. In this study, the approach applied is a descriptive qualitative research method. In this study, the objects of this research are 3 Kelurahan in Surabaya, namely Kelurahan Kalirungkut, Kelurahan Tenggilis Mejoyo, and Keputih. The results of this study indicate that the implementation process in the 3 sub-districts that were the objects of this study has not all run optimally. 2 sub-districts have a relatively good collaboration process, but 1 other sub-district has a collaboration process that has not run optimally. Even so, the implementation of the Kampung Madani program has shown a number of small positive achievements.
Optimalisasi Program E-Peken dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM di Kota Surabaya Syaputra, Andhika Ramadhan; Dida Rahmadanik; Ghulam Maulana Ilman
Public Sphere Review Volume 4 Nomor 1: Maret 2025
Publisher : Public Administration Dept, Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/psr.v4i1.172

Abstract

This study aims to analyze the impact of community empowerment through the E-Peken Program on increasing the productivity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Surabaya City. E-Peken is a locally developed digital platform designed to facilitate MSMEs in accessing online markets while enhancing business capacity through technical training and field mentoring. The research uses a qualitative approach with data collection methods including in-depth interviews with government officials, application managers, MSME users, and non-user community members. The results indicate that the E-Peken Program has significantly improved digital skills, business confidence, and market access for MSME participants. Intensive mentoring and a user-friendly system supported by a website and WhatsApp integration are key factors contributing to the program's success. However, the findings also reveal that public awareness of the program remains limited, preventing broader community involvement as potential consumers. Therefore, inclusive promotional strategies and greater community engagement are essential to optimize the program's effectiveness in enhancing MSME productivity and strengthening the local digital economic ecosystem.
EVALUASI PROGRAM GENERASI BERENCANA (GENRE) DALAM MENEKAN KASUS PERNIKAHAN DINI PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA (DP3AKB) KABUPATEN SIDOARJO Agustin, Hera Putri; Novaria, Rachmawati; Rahmadanik, Dida
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 04 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i04.2285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Generasi Berencana (GenRe) dalam menekan kasus pernikahan dini di Kabupaten Sidoarjo. Program ini dijalankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dengan pendekatan edukatif yang menyasar remaja melalui pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), pelatihan fasilitator, dan kegiatan sosialisasi di sekolah serta komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) oleh Stufflebeam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program memiliki dasar yang kuat dan relevan dengan permasalahan remaja saat ini, namun menghadapi kendala dalam keterbatasan anggaran, distribusi materi edukatif, serta partisipasi remaja yang masih rendah. Meski demikian, hasil program mulai menunjukkan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan remaja terkait kesehatan reproduksi dan penurunan kecenderungan pernikahan dini. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas SDM, serta pemanfaatan media digital sebagai strategi pengembangan ke depan.
Analisis Komparatif Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Untuk Mewujudkan Kota Berkelanjutan di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo Nur Rosyida, Ima; Puspaningtyas, Anggraeny; Rahmadanik, Dida
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36917/japabis.v7i2.307

Abstract

Pembangunan kota berkelanjutan tidak terpisahkan dari pengendalian penggunaan lahan untuk pemukiman dan lingkungan hidup. Pesatnya pertumbuhan kota akan dihadapkan konflik pembangunan yang mengutamakan lahan kota sehingga mengurangi lahan RTH. Ruang terbuka hijau merupakan area terbuka hijau berupa jalur panjang atau kawasan mengelompok, digunakan untuk menanam tanaman yang bisa tumbuh alami atau sengaja ditanam.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparasi pengelolaan Ruang Terbuka Hijau untuk mewujudkan kota berkelanjutan di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Studi ini menggunakan metode kualitatif. Guna memperoleh data lebih terperinci, maka peneliti melakukan observasi, dokumentasi serta wawancara secara langsung. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa dilihat dari indikator kota berkelanjutan terdapat perbedaan dalam pengelolaan RTH di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Perbedaan pengelolaan yang dimaksud yakni Kota Surabaya lebih fokus pada memelihara serta merawat pohon dan tanaman tumbuh setiap hari di RTH Publik. Begitupun Kabupaten Sidoarjo juga melakukan hal serupan namun lebih fokus kepada pengembangan RTH seperti pembangunan fasum perumahan serta revitalisasi taman kota. Lantaran perihal penyediaan RTH, Kabupaten Sidoarjo belum menyediakan sebesesar sekurang-kurangnya 30% dari luas wilayahnya, setidak-tidaknya 20% RTH Publik serta 10% RTH Privat. Sedangkan Kota Surabaya sudah mampu menyediakan sebesar hampir 22% RTH Publik. Namun, RTH Privat Kota Surabaya belum menyediakan sebesar sekurang-kurangnya 10% dari luas wilayahnya
STRATEGI PEMERINTAH SURABAYA MEWUJUDKAN KOTA LITERASI Solehuddin, Solehuddin; Rahmadanik, Dida
Jurnal Progress Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jpap.v3i2.971

Abstract

Literacy, when taken literally, refers to a person's capacity to read and write. People who can read and write are often referred to as literate, while those who are illiterate are referred to as illiterate. Descriptive research methods are used by the author in making this scientific article. The results of the research show that Surabaya, as the first literacy city in Indonesia, has implemented various strategies and initiatives to encourage interest in reading and turn reading into a tradition in society. The literacy program in Surabaya provides positive benefits for the community, by increasing interest in reading, participating in conversations, and developing reading habits. a well-organized literacy movement program has been implemented in the city of Surabaya since 2014, according to a compilation of research articles about the government's goal to make Surabaya a city of literacy. The government's approach to a series of literacy initiatives in Surabaya City seems to have succeeded at the habituation and development stage). Internal and external factors can be used to demonstrate this. Internal factors include lack of interest and motivation in reading for Surabaya residents and inadequate library room infrastructure, which includes incomplete books, outdated books, sloppy bookkeeping, and lack of funds that have not been utilized optimally. The external factor itself comes from family support, which fully supports the existence of literacy programs in this city which aims to foster literacy culture and support for the literacy program of Surabaya City in assisting the implementation of literacy programs. Therefore, it can be claimed that the government's strategy to create a literacy city in Surabaya City is weak or has not been fully realized. Keywords: Strategy; Government; Literacy
EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM UPAYA MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DI KELURAHAN MOROKREMBANGAN KECAMATAN KREMBANGAN KOTA SURABAYA Khotijah, Siti; Indartuti, Endang; Rahmadanik, Dida
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 7 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kemiskinan hamper terjadi disemua negara termasuk Indonesia. Masalah kemiskinan disuatu negara harus segera diperhatikan oleh pemerintah. Pembentukan program pemberdayaan masyarakat oleh pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu kebijakannya. Program PKH memberikan bantuan tunai bersyarat dengan sasaran untuk mengembangkan kualitas yang dimiliki oleh masyarakat yang berfokus pada kesehatan masyarakat, pendidikan masyarakat dan kesejahteraan sosial di masyarakat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengukur suatu efektifitas pada Program Keluarga Harapan (PKH) apakah sudah memenuhi indikator ketepatan sasaran program, ketepatan jumlah bantuan, ketepatan waktu dan dampak adanya program. Berdasarkan temuan penelitian, dapat dikatakan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) masih belum dilaksanakan secara maksimal seperti yang diharapkan di Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan Kota Surabaya.
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN REHABILITASI SOSIAL RUTILAHU (RUMAH TIDAK LAYAK HUNI) DI KELURAHAN KALIJUDAN KECAMATAN MULYOREJO KOTA SURABAYA Aliatin, Nurjannahtin; Indartuti, Endang; Rahmadanik, Dida
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 8 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i8.1947

Abstract

Program rehabilitasi sosial Rutilahu yang dibuat oleh Pemerintah Kota Surabaya tercantum dalam Perwali (Peraturan Walikota) Surabaya Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni di Kota Surabaya yang menjelaskan mengenai pengertian Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) yaitu rumah (tempat tinggal) yang belum terpenuhinya syarat-syarat dari aspek kesehatan, keamanan serta sosial. Adapun Peraturan Walikota Surabaya lainnya yang membahas mengenai Rutilahu ada pada Perwali Surabaya Nomor 35 Tahun 2022 dan Perwali Surabaya Nomor 7 Tahun 2024. Sedangkan makna dari perbaikan atau rehabilitasi Rutilahu merupakan sebuah proses agar fungsi sosial fakir miskin dikembalikan lewat usaha dalam membenahi kondisi rumah tak layak huni mulai dari setengah bagian rumahnya maupun semua bagian rumahnya dan dilaksanakan kerja bakti dengan masyarakat agar tercipta kondisi rumah yang pantas untuk ditempati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi terkait penerima manfaat bantuan Rutilahu apakah sudah mencapai target capaian atau masih belum dan untuk menganalisis apakah penerima bantuan Rutilahu tersebut sudah tepat sasaran diberikan serta memenuhi syarat dan kriteria penerima bantuan apakah tidak. Manfaat yang diperoleh dari program bantuan Rutilahu adalah masyarakat mendapatkan hunian yang layak, sehat dan aman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori evaluasi menurut William N. Dunn (2000:30) dan terdapat 6 indikator teori menurut Dunn yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, responsibilitas, pemerataan dan ketepatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif seperti melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa dengan berpedoman pada Perwali Surabaya No. 7 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Rehabilitasi Sosial Rutilahu Kota Surabaya program bantuan Rutilahu di Kelurahan Kalijudan Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya telah berjalan dengan baik karena dilihat dari faktor pendukung yang penting seperti petugas KTPR dan pokmas dari masyarakat Kalijudan yang telah dibentuk dan disahkan oleh pihak Kelurahan, pihak-pihak tersebut sudah bergotong royong/mau berswadaya dengan baik dengan memperhatikan aspek waktu, biaya dan sumber daya yang ada dalam indikator efisiensi serta indikator-indikator evaluasi lainnya menurut William N. Dunn seperti efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsibilitas dan ketepatan menjadikan program ini dapat mencapai target yang telah ditentukan juga sudah tepat sasaran. Adapun perhitungan anggaran dananya juga sudah dibukukan dari mulai dana masuk serta dana keluar semua ada dalam pembukuan. Adanya partisipasi dari pihak lain seperti pihak swasta CSR (Corporate Social Responsibility) juga turut mendukung berjalannya program bantuan rehabilitasi sosial Rutilahu ini. Partisipasi dari pihak pemerintah seperti Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan maupun Dinas Sosial juga ikut dalam mensukseskan program bantuan rehabilitasi sosial Rutilahu ini.
Implementasi Peraturan Bupati Mojokerto No. 66 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting Terintegritas Di Kecamatan Gondang Cici Ariyanti; Dida Rahmadanik; M. Kendry Widiyanto
An-Nisa: Journal of Islamic Family Law Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a condition where toddlers fail to grow and develop due to malnutrition when they are in the womb until they are born into the world, but the condition of stunting is visible after the baby is 2 years old. Nutritional problems in toddlers, especially stunting experienced by toddlers, have the risk of hampering the growth and development of toddlers, especially if the stunting condition turns into stunting. The aim of this research is to determine and analyze the implementation of regulations to accelerate integrated stunting reduction as an effort to reduce stunting rates in Gondang sub-district. This type of research is qualitative research with descriptive methods. The research findings show that in implementing the Mojokerto Regent's regulatory policy No. 66 of 2021 concerning the acceleration of integrated stunting reduction, the district government has collaborated with the sub-district government, village government and the community effectively.
Tata Kelola (Collaborative Governance) dalam Pengelolaan Sampah Organik di Pusat Daur Ulang Jambangan Kota Surabaya Megananda, Astrid; M. Kendry Widiyanto; Dida Rahmadanik
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 11 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i11.3338

Abstract

This study aims to analyze collaborative governance in organic waste management at the Recycling Center (PDU) Jambangan, Surabaya City. The research employs a descriptive qualitative method by collecting data through in-depth interviews, direct observations in the field, and relevant documentation. The findings indicate that the collaboration process between the government, the community, and Regional Owned Enterprises (BUMD), specifically PDAM Kota Surabaya in their role as Corporate Social Responsibility (CSR) executors, has been effectively implemented despite facing several challenges. Using the collaborative governance framework proposed by Ansell and Gash, this study finds that the success of collaboration heavily relies on facilitative leadership that can build trust and commitment among stakeholders. This collaborative process includes regular face-to-face dialogues, trust-building through transparency and openness, strong commitment to the process, continuous enhancement of shared understanding, and interim results achieved as motivation to continue the cooperation. This study concludes that collaborative governance at PDU Jambangan has made a significant contribution in reducing the volume of organic waste and enhancing public awareness of the importance of effective waste management. This success is achieved through joint efforts between the government, the community, and PDAM Kota Surabaya in creating a sustainable and environmentally friendly waste management system  
Co-Authors Achluddin Ibnu Rochim Acluddin Ibnu Rochim Adi Permana, Ronan Adi Soesiantoro Adi Soesiantoro Adzra Ajeng Lestari Adzra Ajeng Lestari Agustin, Hera Putri Aida Nur Amalia Aiga Putri Mawaddah R Ajeng Anindya Murtini Ajeng Rana Amelia Nugraha Aliatin, Nurjannahtin Alif Latippan Parmanto Amellia Putri, Nabilah Anak Agung Istri Suwandewi Andrea Caesarinda Daffa Ardhana Anggraeny Puspaningtyas Anggraeny Puspaningtyas Anggraeny Puspaningtyas Anisa Anisa Anisatul Septian Ika Candra Anita Tri Agustin Aprilia Tri Wahyuni Arya Ferdinan Maulana Putra Sigit Asri Setiyani Aulia, Natasya Nur Aulianda Pratiwi, Feby Avina, Rizky Azizah Fitri Azarah Baehaqi Bagoes Soenarjanto Basyri, Faisol Bella, Vivtania Salsa Chrisdian Tama, Elvin Chyintiya Dhea Puspitasari Cici Ariyanti Clarissa Putri Gunawan Devlin Harnedicta Fajriyah Dina Amalia Dinda Amalia Arrahma Dwi Nilam Sari Dwi Oktaviani, Clarisa Eddy Wahyudi Emilda Roudah Salsabilla Endan Indartuti Endang Indarturti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti, Endang Erlanda, Yola Erny Kusumawati Farhan Anwar, Muhammad Fawaid Fawaid Firma Lisa Anggraini Ghulam Maulana Ilman Gita, Febriyanti Ina Hafidz Al Hikam, Mohammad Hartono, Supri Hilfa Putri Rahayu ibnu rochim, Achluddin Indah Murti, Indah Ismarda Abdianti Januariska, Arlista Dewi Ken Devardhini, Iffara Khoir, Syaifudin Krisna Syarif Hidayatullah Lady Rara Prastiwi Laila Muflihah Larasati, Nabilla Lintang Laxita Chandra Dewi Luthfi, Ilham M. Kendry Widiyanto M. Kendry Widiyanto Mariana, Fiona Maulana Ilman, Ghulam Maulana, Ilwan may yusita sari sita Megananda, Astrid Mohammad Insan Romadhan Muchamad Rizqi Mufidah, Makhrita Muhammad Alwan Yassin Muhammad Nasrullah Muhammad Thoriq Asrori Niko Kalvin Bahresi Nisa Dwi Arini Nita Giani, Mira Novaria, Rachmawati Novia Silam Sari Nur Aulia, Natasya Nur Imama, Faricha Nur Rosyida, Ima Nurma Nabila Nurul Ika Mardiyanti Prisma Mariya Ulfa Rachmawati Novaria Rachmawati Novaria Rafly Akbar, Muhammad Rahmawati, Alice Ratna Yunitasari Ratna Yunitasari Raya Maulana Sabilillah Ria, Catur Ajeng Kartika Rianissaputri Rianissaputri Richad Rendra Mulya Maulana Pratama Rini Kusumawati Rini Kusumawati Rizky Rahmatuloh Roisul Basyar, Muhammad Romadhan, Mohammad Insan Rosita Wulandari Sayogo Ryan Gymnastiar Alwin Salsa Bella, Vivtania Shafira Ayu Permatasari Sherly Novita Sary Siti Nur Hidayati Solehuddin Solehuddin Solehuddin Syaputra, Andhika Ramadhan Tazkiyyatus Solikhah, Elza Tita Dwi Agustin Tri Yuliyanti Vikri Aditya Suryansyah Viona Erlanda Vivtania Salsa Bella Wahyu Pamungkas, Syailendra Wahyudi, Eddy Widiyanto, Kendry Widiyanto, M. Kendry Wulan Apriliya, Amanda Yafie Amaratus Sania Yakub Fisabillillah Yovita Rahma Nurzelanti Yulia Adinda Telussa Yunira Nur Hidayati Yusuf Hariyoko