p-Index From 2021 - 2026
7.959
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Temperatur Hidrolisis dan Waktu Fermentasi Terhadap Kadar Bioetanol Menggunakan Bahan Baku Limbah Kulit Singkong Cahyadi, Tedi Setiawan; Ilminnafik, Nasrul; Darsin, Mahros; Sanata, Andi; Hermawan, Yuni
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.4693

Abstract

Pertumbuhan penduduk meningkatkan kebutuhan akan bahan bakar. Hal ini berbanding terbalik dengan penurunan ketersediaan bahan bakar fosil. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia bertujuan untuk meningkatkan bauran sumber energi terbarukan. Salah satu kemungkinannya adalah memanfaatkan limbah kulit singkong untuk diolah menjadi bioetanol. Salah satu langkah terpenting terfokus pada proses hidrolisis dan fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu hidrolisis dan waktu fermentasi terhadap hasil kadar etanol dengan melakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Penelitian ini menggunakan variasi suhu hidrolisis dan waktu fermentasi dengan variasi suhu 90°C, 95°C, 100°C dan waktu fermentasi selama 3 hari, 5 hari dan 7 hari dengan melakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Dari hasil penelitian hidrolisis dengan kadar gula reduksi tertinggi diperoleh pada sampel suhu 100°C mendapatkan nilai rata-rata kadar brix sebesar 31°Brix. Sedangkan kadar etanol tertinggi diperoleh pada suhu 100°C dengan waktu 7 hari pengulangan ke 3 memperoleh nilai sebesar 58% kadar etanol. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan suhu hidrolisis dapat menaikan kadar gula reduksi karena mempercepat laju reaksi hidrolisis. Selain itu juga dapat membantu penguraian lignoselulosa karena lebih mudah terpapar enzim dan pengaruh dari waktu fermentasi semakin lama waktu fermentasi yang digunakan semakin tinggi pula kadar etanolnya karena ragi memiliki waktu lebih banyak untuk mengubah gula (glukosa, fruktosa) hasil hidrolisis kulit singkong menjadi etanol dan CO?.
A Study of Chip Formation on Turning with Minimum Quantity Lubrication Method (MQL) Qoryah, Rika Dwi Hidayatul; Azizi, Agil Widhy; Darsin, Mahros
EMITTER International Journal of Engineering Technology Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24003/emitter.v8i1.469

Abstract

The cutting fluid is one of the essential factors in machining to increase machinability. The issuance of ISO 14000 about reducing the use of cutting fluid for its danger for operator and environment has encouraged many researchers to find ways to minimize its use. The Minimum Quantity Lubrication (MQL) is an answer to it. To further reduce the use of cutting fluid, a device that complies with MQL criteria for controlling the spray based on the tool temperature has successfully designed. This paper is discussing the effect of applying this device to the chips formation. The experiments were on turning of AISI 4340 using carbide tools. The Taguchi method L9 used to design the experiments. The variations made on the method of applying the cutting fluid, depth of cut, and cutting fluid composition. The chips formation was calculated based on the value of the degree of serration. Analysis of the S/N ratio, followed by ANOVA, revealed that the cutting fluids application method is the least factor affecting the chips formation. In contrast, the depth of cut influences the chips formation by 75 per cent more. The highest degree of serration achieved when applying the combination of depth of cut of 1.8 mm, the composition of 5:5, and flood method of applying cutting fluid.
ENGINEERING INNOVATION FOR RURAL WASTE MANAGEMENT: DEVELOPMENT OF AN ORGANIC WASTE CHOPPER MACHINE IN JEMBER REGENCY Mahros Darsin; Hari Arbiantara Basuki; Danang Yudistito; Robertoes Koekoeh Koentjoro Wibowo; Fikril Hilmi; Dwi Djumhariyanto; Muhammad Maulana Andi Surya; Hafidz Ahmad Abdillah; Muhamad Zaky Rizqullah Nurrosidi; Deni Yudas Priawan
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i1.3240

Abstract

Waste management remains a critical challenge in rural and semi-urban communities in Indonesia, where limited infrastructure and low public awareness often lead to environmental degradation. Jelbuk Village in Jember Regency produces approximately 1,200 kg of household waste per day, most of which is disposed of in rivers or vacant land. This condition has resulted in pollution, health risks, and flooding, while the economic potential of waste recycling remains untapped. To address these issues, the Universitas Jember community service team implemented an integrated waste management program that combines technical innovation with community empowerment. The technical approach involved designing and fabricating a portable organic waste chopper machine with a capacity of 120 kg/hour, enabling the production of compost from organic waste. In parallel, inorganic waste such as plastics and metals was separated for recycling. The non-technical approach included training, awareness campaigns, and mentoring in simple bookkeeping to strengthen community capacity for sustainable waste management. The program successfully reduced waste accumulation, improved sanitation, and created new economic opportunities through compost production and the sale of recyclable materials. Furthermore, the involvement of students in design and implementation enhanced academic outcomes and knowledge transfer. This initiative demonstrates that integrated technical and social approaches can effectively transform waste problems into community-based solutions with long-term sustainability.
Mesin Pengaduk Pupuk Organik Cair (POC) untuk Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jatimulyo, Jenggawah, Jember: A Liquid Organic Fertilizer (LOF) Mixing Machine for Community Empowerment in Jatimulyo Village, Jenggawah, Jember Nailu Kotrin Nikmah; Dita Aprillia; Firdhi Januar Aldiro; Nadila Laila Azhari; Nicholas Rizaldy; Nurhasanah Nurhasanah; Resha Dhiah Eka Yulianasari; Rista Dea Wulandari; Rio Martha Febriana Rossy; Tri Wirayuda Putra; Mahros Darsin
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4878

Abstract

Abstrak Limbah organik jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan berbagai masalah, baik bagi kesehatan, maupun lingkungan. Pengelolaannya menjadi pupuk cair dapat membantu petani memanfaatkan ulang limbah dapur dan pertanian mereka menjadi lebih berdaya guna bagi usaha tani mereka. Petani di Desa Jatimulyo, Jenggawah, Jember, Jawa Timur telah mengenal dan memanfatkan pupuk organik cair (POC) dengan proses pembuatan secara manual. Karena manual, proses pembuatannya memerlukan waktu sekitar enam pekan. Proses pembutaan POC dapat dipercepat dengan pengadukan masinal, terutama pada periode fermentasi yakni dengan pengadukan berkala dan teratur. Tim pengabdian terdiri atas gabungan mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Industri Pertanian melihat peluang ini dan membuat mesin pengaduk untuk POC. Pengenalan teknologi ini ke  masyarakat membuat kelompok tani sangat bergembira, karena dapat memercepat proses pembuatan POC menjadi tiga pekan. Para petani mengharapkan keberlanjutan program mahasiswa mengabdi di desa dengan berbagia inovasi dan teknologi yang lain untuk kemajuan mereka. Kata kunci: limbah organik, pupuk organic cair, mesin pengaduk, pengabdian masyarakat Abstract If not managed properly, organic waste can cause various problems, both for health and the environment. Processing it into liquid fertilizer can help farmers reuse their kitchen and agricultural waste, making it more effective for their farming businesses. Farmers in Jatimulyo Village, Jenggawah, Jember, East Java, have become familiar with and utilize liquid organic fertilizer (POC) through a manual manufacturing process. Due to the manual process, the manufacturing time is approximately six weeks. The POC manufacturing process can be accelerated by mechanical stirring, especially during the fermentation period, which requires periodic and regular stirring. A community service team consisting of Mechanical Engineering and Agricultural Industrial Engineering students saw this opportunity and created a mixing machine for POC. The introduction of this technology to the community greatly delighted the farmer group, as it can accelerate the POC manufacturing process to three weeks. The farmers hope for the continuation of the student service program in the village, along with various other innovations and technologies to further their progress. Keywords: organic waste; liquid organic fertilizer; stirrer machine; community service
Pemanfaatan Batugamping dan Fosfat sebagai Campuran Pupuk Organik di Lahan Reklamasi untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Lestari, Rina; Fachruzzaki; Setiawati, Tri Candra; Darsin, Mahros; Suprianto, Agus; Indarto
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral (JENERAL) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v7i1.60014

Abstract

Kabupaten Jember memiliki potensi besar di sektor pertanian, namun kendala utama yang dihadapi petani adalah tingginya harga pupuk. Di sisi lain, Kecamatan Puger memiliki PT Pertama Mina Sutra Perkasa, perusahaan penambangan batugamping yang menghasilkan limbah berupa apal dan debu halus yang belum dimanfaatkan optimal. Batugamping mengandung kalsium dan magnesium yang penting bagi pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah, sehingga berpotensi dijadikan bahan campuran pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sisa hasil tambang batugamping sebagai bahan dasar pupuk organik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Proses pembuatan pupuk dilakukan dengan tiga proporsi bahan: (1) 60% batugamping, 20% batufosfat, dan 20% tetes tebu serta urine kambing; (2) 25% batugamping, 25% batufosfat, dan 50% kotoran kambing fermentasi; serta (3) 10% batugamping, 10% batufosfat, dan 80% kotoran kambing fermentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa proporsi ketiga memberikan nilai C-organik tertinggi yaitu 6,92% serta peningkatan kandungan hara makro seperti nitrogen (N), fosfor (P₂O₅), dan kalium (K₂O). Batugamping berperan penting dalam meningkatkan pH dan kandungan kalsium pupuk, sedangkan kotoran kambing menambah unsur organik dan nitrogen. Meskipun belum sepenuhnya memenuhi standar SNI 7763:2018, hasil penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam pengembangan pupuk organik berbasis limbah tambang demi mendukung pertanian berkelanjutan.
The Effect of the Combination of PLA, PP, and ABS Filaments on Flexural Strength in FDM 3D Printing Mahros Darsin; Izharudin Ahmad; Intan Hardiatama; Agus Triono; I Made Ivan Wiyarta Cakra Sujana
Journal of Information Technology, computer science and Electrical Engineering Vol. 1 No. S1 (2024): Special Issue
Publisher : Yayasan Sinergi Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/jitcse.v1iS1.18

Abstract

3D printing of fused deposition modeling (FDM) technique is one of the most widely used nowadays. One disadvantage of this method is that the printed product has low strength to the fact that the product is developed layer by layer. This research aims to combine PLA, PP, and ABS and determine which results in the highest flexural strength. A Cartesian 3D printer printed specimens according to the ASTM D790 standard. Then, specimens were tested using a universal testing machine. An optic microscope was used to observe the fracture area. The results showed that the combination of PLA-ABS increased flexural strength up to 33.12 MPa. While PLA-PP, PLA-PP-ABS and PP-ABS resulted in a flexural strength of less than half PLA-ABS one, they were 14.90, 14.59 and 12.10 MPa, respectively. All alloy combinations except PLA-ABS were delaminated during the bending test. Delamination causes a decrease in the flexural strength of a specimen.
OPTIMASI PRODUKTIVITAS MATERIAL KAPAL MELALUI IMPLEMENTASI LEAN TOOLS ( VALUE STREAM MAPPING) Ardhi Wiria Ahmad; Mahros Darsin; Wazirotus Sakinah; Hery Indria Dwi Puspita
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/0zrma225

Abstract

Industri perkapalan perlu meningkatkan produktivitas supaya bisa bersaing di pasar yang makin ketat. Tapi, di proses produksi kapal, masih ada banyak pemborosan yang bikin efisiensi penggunaan material dan waktu produksi rendah. Penelitian ini bertujuan buat mengoptimalkan produktivitas material kapal lewat penerapan konsep lean manufacturing dengan metode value stream mapping (VSM). Tinjauan pustakanya ngambil dari konsep lean manufacturing, tujuh jenis pemborosan, dan pendekatan analisis kayak waste relationship matrix (WRM) serta value stream mapping. Metodenya deskriptif kuantitatif, datanya dikumpulin lewat observasi langsung, wawancara, dan penyebaran kuesioner ke responden yang terlibat di proses produksi. Hasil studinya nunjukin kalau kategori pemborosan yang paling dominan tuh menunggu, cacat, pemrosesan berlebih, transportasi, dan inventaris. Melalui analisis peta kondisi saat ini dan analisis peta kondisi masa depan, diperoleh usulan perbaikan berupa penerapan cetakan ulang, pengaturan alur kerja, aplikasi pre-kitting, serta optimisasi tata letak dan koordinasi antar proses. Penerapan perbaikan ini mampu mengurangi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah dan meningkatkan efisiensi proses produksi. Jadi, melalui value stream mapping terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas material pada proses pembuatan perahu fiberglass.
Performa Magnetic Separator Tipe Portabel dengan Variasi Sudut dan Kecepatan Putar Magnet Dimas Wahyu Syah Putra; Mahros Darsin; Ahmad Syuhri; Santoso Mulyadi; Fachruzzaki; Rina Lestari
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/99yqmg87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa magnetic separator tipe portabel dengan variasi sudut kemiringan dan kecepatan putar magnet terhadap hasil pemisahan material. Metode yang digunakan adalah Design of Experiments (DoE) dengan rancangan faktorial penuh dua faktor tiga level (3²), yaitu variasi sudut kemiringan (19°, 29°, dan 39°) dan kecepatan putar magnet (200, 400, dan 600 rpm). Data hasil pengujian dianalisis menggunakan metode analisis varians (ANOVA) dengan bantuan perangkat lunak Minitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diperoleh memiliki tingkat kecocokan yang sangat baik dengan nilai R² sebesar 96,00%. Faktor sudut kemiringan berpengaruh signifikan terhadap hasil pemisahan, sedangkan kecepatan putar magnet secara mandiri tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun, interaksi antara sudut dan kecepatan putar menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan, yang mengindikasikan bahwa efek kecepatan putar bergantung pada besarnya sudut yang digunakan. Kondisi optimum diperoleh pada kombinasi kecepatan putar 200 rpm dan sudut kemiringan 39°, dengan hasil pemisahan maksimum sebesar 9,034 gram.
Rancang Bangun dan Uji Performa Drilling Jig Pipa Cetak Granul pada Mesin Granulator Double Roller Muhammad Ridho; Mahros Darsin; Hari Arbiantara Basuki; Franciscus Xaverius Kristianta; Fachruzzaki; Rina Lestari
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 10 No. 3 (2026): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/pnrmrh15

Abstract

Pembuatan pipa cetak granul pada mesin granulator double roller memerlukan proses pengeboran dengan presisi tinggi. Pergeseran mata bor pada permukaan pipa silindris sering menurunkan kualitas lubang dan meningkatkan waktu pengerjaan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji performa drilling jig untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pengeboran. Metode penelitian meliputi perancangan alat, analisis kekuatan mekanik, simulasi struktur menggunakan Finite Element Analysis, dan pengujian performa. Hasil perhitungan menunjukkan tegangan kerja pada pipa, fixture, dan bushing masing-masing sebesar 1,66 MPa, 4,40 MPa, dan 1,56 MPa, masih berada di bawah batas tegangan izin. Hasil simulasi menunjukkan nilai von Mises stress sebesar 4,613 MPa, displacement sebesar 0,002197 mm, dan safety factor sebesar 15. Penggunaan drilling jig mengurangi waktu pengeboran dari 695 detik menjadi 182 detik serta meningkatkan kualitas lubang dan permukaan pipa. Pipa cetak yang dihasilkan mampu menghasilkan granul berdiameter 3 mm sesuai standart pupuk organik.
Co-Authors ,, Sumarji Agus Triono Ahmad Adib Rosyadi Ahmad Iqbal Fawaid Ahmad Rendi Maulana Ahmad Syuhri Al Wafi, Adib Ales, Steve Korakan Alfi Hasan Anam, Khairul Andi Sanata Angger Sudrajat Angger Sudrajat, Angger Antonius Cahya Prihandoko Ardhi Wiria Ahmad Aris Zainul Muttaqin Ariyo Anindito Asrofi, M Azizi, Agil Widhy Azmi Saleh Bambang Irawan Basuki , Hari Arbiantara Boy Arief Fachri Cahya Alief Prasetyo Cahya Alief Prasetyo Cahyadi, Tedi Setiawan Catur Suko Sarwono Chatarina Umbul Wahyuni Chen, Zhan Clarissa Putri Sholeha Danang Yudistiro Danang Yudistiro, Danang Yudistiro Danang Yudistito Danny Febriansyah Dedi Dwilaksana Deni Yudas Priawan Deny Tomy Andrianto Digdo Listyadi, Digdo Dimas Wahyu Syah Putra Dinata, Gerry Gardika Surya Dita Aprillia Doddy Parningotan Doohan Taqdissillah Dwi Djumhariyanto Dwi Djumhariyanto Dwi Hidayatul Qoryah, Rika Efendi , Moh Riski Elhamzah, Denaldy Elza Setya Fachruzzaki Fachruzzaki, Fachruzzaki Faqih, Muhammad Fadhlurrohman Faradin Adyatama Faris Ahmad Junaedi Fatkhur Rohman Fikril Hilmi Firdhi Januar Aldiro Firman Gustiawan Gaguk Jatisukamto Hadi Samsul Hafidz Ahmad Abdillah Halmi Palwa Guna Hanifudin, Muhamad Hardiatama , Intan Hari Arbiantara Hari Arbiantara Basuki Hari Arbiantara, Hari Hary Sutjahjono Hayun Indra Nur Iman Hermawan , Yuni Hery Indria Dwi Puspita Hutama, Tri Surya I Made Ivan Wiyarta Cakra Sujana Ilminafik, Nasrul Imam Rudi Sugara Imam Sholahuddin Indarto Indra Surya Iwanata Intan Hardiatama Ismono, Firman Ema Izharudin Ahmad Jatisukamto , Gaguk Joni Anggianto Khamdan Khavivi Kristianta, Franciscus Xaverius Kusno Kusno Kustanto, Muh. Nurkoyim Kustanto, Nurkoyim Laily Ilman Widuri Miftakhul Rohman Mochamad Asrofi Mochamad Edoward Ramadhan Mochamad Edoward Ramadhan Mochamad Edoward Ramadhan Mochammad Edoward Ramadhan Mohammad Firman Mohammad Firman, Mohammad Muh Nurkoyim Kustanto Muhamad Zaky Rizqullah Nurrosidi Muhammad Dimyati Nashrullah Muhammad Ghilman Badri Muhammad Ghilman Badri, Muhammad Ghilman Muhammad Maulana Andi Surya Muhammad Mukti Ali Muhammad Nur Cahyo Hidayat Nasrullah Muhammad Ridho Muhammad Sholihul Amin Muhammad Trfiananto Muhammad Trifiananto Nadila Laila Azhari Nailu Kotrin Nikmah Nasrul Ilminnafik Naufal Fardio Albajili Nicholas Rizaldy Nugraha, Dicky Aprilian Nurhasanah Nurhasanah Nurkoyim Kustanto, Muh Pasang, Timotius Pieter Muhammad Iko Marrendra Prakoso, Muhammad Ihsan Prayogo Alim Pangestu Puranggo Ganjar Widityo R. Koekoeh Koenjtoro Wibowo Rahma Rei Sakura Raihaan . Ramadhan, Ivan Fadilla Renald Rochman Mauludy Resha Dhiah Eka Yulianasari Rika Dwi Hidayatul Qoryah Rina Lestari Rina Lestari Rio Martha Febriana Rossy Rista Dea Wulandari Rizal, Ahmad Ayyub Syaiful Robertoes Koekoeh Koentjoro Wibowo Robertus Sidartawan Rossy, Rio Martha Febriana Rudi Sugara, Imam Sains Ilham Akbar Salahuddin Junus Salman Al Farisi Siregar Salmansyah, Dathantara Samsuri . Santoso Mulyadi Sari, Herninda Ayu Meylinda Setiawati, Tri Candra Soesatijono Soesatijono Soesatijono Soesatijono Sukma, Kinanti Wilujeng Sumarji Sumarji Susanti, Rizqa Putri Syahriza, Mochamad Rifki Syuhri, Skriptyan Noor Hidayatullah Timotius Pasang TRI HANDOYO Tri Surya Hutama Tri Wirayuda Putra Triana Lindriati W.C.S, I Made Ivan Wardatul Jannah Wazirotus Sakinah Wibowo, Robertoes Koekoeh K. Wibowo, Robertoes Koekoeh Koentjoro Yahya, Hafiz Indratma Yohan Rizal Kharisma Yulio, Agit Yoga Yuni Hermawan Yusron Maulana, Raden Muhammad Zhan Chen