Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Mechanical Engineering

Pengaruh Jarak Clearance Pisau Dan Kecepatan Putar Terhadap Kinerja Mesin Pencacah Sampah Organik Untuk Pembuatan Pupuk Kompos Ramadhani, Muh.; Agustriyana, Lisa
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i4.3216

Abstract

Mesin pencacah sampah organik merupakan teknologi inovasi yang berfungsi untuk memperkecil ukuran partikel dari sampah organik sehingga mudah terurai. Permasalahan dari mesin pencacah sampah organik ialah kurangnya informasi tentang faktor – faktor yang memengaruhi kinerja mesin pencacah sampah organik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh jarak clearance pisau dan kecepatan putar terhadap kinerja mesin pencacah sampah organik untuk pembuatan pupuk kompos yang bertujuan untuk mempermudah proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif untuk pengambilan data dengan menggunakan eksperimen variasi jarak clearance pisau yang digunakan 10, 20, dan 30 (mm); kecepatan putar mesin yang digunakan 600, 800, 1250, dan 1500 (rpm); data yang telah didapat dari hasil pengujian pencacahan dimasukkan kedalam tabel pada masing-masing perlakuan untuk menilai kapasitas yang dihasilkan mesin pencacah dan hasil cacahan. Untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, digunakan metode statistik ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada parameter jarak clearance dan kecepatan putar berpengaruh signifikan terhadap kinerja mesin. Pada variasi jarak clearance pisau 30 mm dan kecepatan putar 1500 rpm menghasilkan rata-rata kapasitas yang paling optimal dengan rata-rata 54,353 kg/jam. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi parameter jarak clearance pisau 30 mm dan kecepatan putar 1500 rpm disarankan untuk diterapkan secara konsisten guna meningkatkan kinerja mesin pencacah sampah organik.
Pengaruh Media Pendingin Terhadap Sifat Mekanik Baja SKD 11 Dalam Proses Hardening Kurniawan, Rozaq; Agustriyana, Lisa
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i4.3220

Abstract

Mesin pencacah organik merupakan mesin untuk menghancurkan sampah organik menjadi ukuran yang lebih kecil. Dalam proses pencacahan sampah organik, kemungkinan adanya batu atau kerikil yang tercampur dalam sampah organik dapat mengakibatkan tumpul pada pisau, oleh karena itu penelitian ini difokuskan untuk mendapatkan karakteristik pisau yang kuat dan ulet. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan media pendingin yang paling efektif dalam meningkatkan sifat mekanik baja SKD 11 setelah proses hardening, seperti kekerasan dan ketangguhan untuk penggunaan pada pisau pencacah sampah organik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan variasi variabel bebas media pendingin (Air PDAM daearah malang, Air garam dengan kadar 10%, dan Oli SAE 40), sedangkan variabel terikat yang dipilih adalah nilai kekerasan dan nilai ketangguhan material. Metode pengolahan data menggunakan One-way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media pendingin terhadap kekerasan dan ketangguhan. Semakin tinggi nilai kekerasan maka semakin rendah nilai ketangguhan, variasi media pendingin Oli SAE 40 adalah variasi media pendingin yang paling optimal untuk digunakan pada pisau pencacah sampah organik yang memiliki nilai kekerasan dan ketangguhan yang tinggi. Media pendingin Air PDAM daerah malang menghasilkan nilai kekerasan yang paling tinggi dengan hasil rata-rata 52,5 HRC dan nilai ketangguhan sebesar 0,0129 J/mm2 . Pada media pendingin Oli SAE 40 menghasilkan nilai ketangguhan yang paling tinggi dengan hasil rata-rata 0,029 J/mm2 dan nilai kekerasan sebesar 44,9 HRC. Kata kunci: media pendingin, pisau pencacah, proses hardening, uji impak, uji kekerasan.