Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan PhET Simulation bagi Guru MGMP Fisika Kabupaten Serang Yoga Budi Bhakti; Irnin Agustina Dwi Astuti; Dasmo Dasmo
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.265 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.574

Abstract

This program is aimed to increase teacher competency through PhET simulation training. This activity is expected to be used as reference material for teachers to implement practical simulations that caused by time constraints and incomplete laboratory facilities and laboratory facilities. Community service activities are carried out using training, discussion, and mentoring methods. Based on the results of this program, 76.9% of the training participants really need knowledge of laboratory management. The trainees looked at the PhET simulation material as very relevant to the field of physics. This is proofed by a response of 76.9% which states that the PhET simulation material is very relevant to learning physics. The trainees also rated very well (92.3%) the benefits of the knowledge of the use of this media in the physics learning process. This training can be reference for trainees to carry out practicum activities virtually in their respective schools. The trainees found of that PhET simulation easy to understand. This condition can be seen from the results of a survey which stated that 92.3% of the training participants answered that it was easy to understand this material.Keywords: Phet Simulation, Physics, Teacher Competency Improvement, Virtual Laboratory.ABSTRAK Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan PhET simulation. Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan bahan rujukan bagi guru untuk menerapkan simulasi praktikum yang disebabkan oleh keterbatasan waktu dan belum lengkapnya prasarana dan sarana laboratorium praktikum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan, diskusi, dan pendampingan. Berdasarkan hasil program ini, 76,9% peserta pelatihan sangat membutuhkan pengetahuan pengelolaan laboratorium. Peserta pelatihan memandang materi PhET simulation sangat relevan dengan bidang fisika. Hal ini dibuktikan dengan respon sebesar 76,9% yang menyatakan bahwa materi PhET simulation sangat relevan dengan pembelajaran fisika. Peserta pelatihan juga menilai sangat baik (92,3%) terhadap manfaat pengetahuan penggunaan media ini pada proses pembelajaran fisika. Pelatihan ini bisa menjadi acuan bagi peserta pelatihan untuk melaksanakan kegiatan praktikum secara virtual di sekolah masing-masing. Peserta pelatihan menilai PhET simulation mudah dipahami. Kondisi ini terlihat dari hasil survei yang menyatakan 92,3% peserta pelatihan menjawab mudah dalam memahami materi ini.Kata Kunci: Phet Simulasi, Fisika, Peningkatan Kompetensi Guru, Laboratorium Virtual 
Pelatihan Penyusunan dan Penulisan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada MGMP Fisika Kabupaten Serang Dwi Aprilia Setia Asih; Dasmo Dasmo; Ahmad Jahrudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.6 KB) | DOI: 10.30998/jpmbio.v1i2.1541

Abstract

Dimasa pandemi saat ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan penyusunan dan  penulisan laporan penelitian tindakan kelas (PTK) dan  mengukur tingkat ketercapaian pemahaman peserta dalam menyusun dan menulis laporan penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam kegiatan pelatihan ini sasaran pesertanya adalah guru-guru MGMP di Kabupaten Serang. Metode pada pelatihan ini menggunakan metode diskusi dan simulasi atau pelatihan secara daring melalui aplikasi zoom. Pelaksanaan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini terbagi menjadi tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksaan, dan tahap evaluasi. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan dokumentasi hasil pelatihan yang diberikan setiap akhir pertemuan yang digunakan untuk perbaikan kualitas pelatihan. Denagan hasil kuisioner setelah kegiatan yang menyatakan bahwa  mitra sangat puas dan setuju dengan kegiatan pelatihan serta antusias jika akan diadakan kegiatan pengadian kepada masyarakat lagi di masa yang akan datang. Peserta termotivasi,  dan memiliki kemampuan untuk melakukan, menyusun, dan menyajikan laporan hasil penelitian tindakan kelas (PTK) mencapai 82%.
Pendampingan Penulisan Proposal Penelitian Tindakan Kelas di MGMP Fisika Kabupaten Karawang Popi Purwanti; Dasmo Dasmo; Yoga Budi Bhakti; Nurjanah Nurjanah
Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 6, No 4 (2023): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v6i4.19348

Abstract

Salah satu bentuk pengembangan kompetensi guru adalah dengan mengembangkan keterampilan penelitian guru, khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Proposal PTK adalah tahapan awal proses analisis yang dilakukan secara berulang dan memiliki sifat mandiri. Berdasarkan koordinasi dengan Ketua MGMP Fisika Kabupaten Karawang, perlu diadakan pendampingan penyusunan dan penulisan proposal PTK. Dengan pendampingan pembuatan PTK, diharapkan kualitas pembelajaran guru di kelas meningkat yang juga bermuara pada peningkatan kualitas pengajaran. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa terdapat banyak faktor yang mempengaruhi sehingga banyak guru yang tidak mengerjakan PTK. Pelaksanaan PkM ini dilakukan melalui lima tahapan yaitu pengamatan (observasi), identifikasi masalah mitra, persiapan kegiatan (dokumentasi dan sosialisasi), pelaksanaan kegiatan inti (pendampingan) dan evaluasi kegiatan tentang pemerolehan hasil selama pelaksanaan sampai dengan tindak lanjut pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman guru meningkat baik secara teoretik maupun praktik terkait dengan pembuatan proposal PTK. Dapat dikatakan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh tim PkM tergolong berhasil.
Level of Readiness for Implementation of the Independent Curriculum in Senior High Schools in Depok City, West Java Dasmo; Indica Yona Okyranida; Andry Fitrian; Neng Nenden Mulyaningsih; Fita Widiyatun; Irnin Agustina Dwi Astuti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 7 (2023): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i7.4158

Abstract

The Independent Curriculum is a curriculum with diverse intra-curricular learning where the content will be optimized so that students have enough time to explore concepts and strengthen competencies. The purpose of this study was to identify and obtain information about the level of readiness of education units in Depok City in implementing the independent curriculum. The research method used is the descriptive qualitative method, which describes the subject the situation, and data obtained during observations and questions so that it becomes useful information and is easily understood by readers. The results of this study indicate that the level of readiness for implementing an independent curriculum in schools in high school education units in Depok City, West Java, is still not optimal. Two of the three schools have not implemented an independent curriculum, although the school has received socialization and understanding related to the independent curriculum. The key to the success of implementing an independent curriculum is good collaboration between school principals and teachers. In addition, the principal as a leader must be able to change the mindset of the Human Resources in the school to want to make changes so that the independent curriculum can be applied. Likewise, in the project of strengthening the profile of Pancasila students, it is still limited and has not led to a local culture-based learning model
Analisis Persepsi Kebutuhan Guru SMA dalam Mengimplementasikan Model Project Based Learning (PjBL) Terintegrasi Budaya Lokal Dasmo Dasmo; Indica Yona Okyranida; Andry Fitrian; Neng Nenden Mulyaningsih; Fita Widiyatun; Irnin Agustina Dwi Astuti
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 6 No. 2 (2022): November Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v6i2.1757

Abstract

The problem faced by secondary education is the low ability in 3 fields, namely mathematics, science, and literacy. Therefore, it is necessary to innovate a project-based learning (PjBL) model integrated with local culture. The PjBL learning model can collaborate on several abilities of students, namely abilities in the fields of science, mathematics, and literacy simultaneously. Local culture is carried out to raise local wisdom in learning. This study aims to analyze the needs of high school physics teachers in developing an integrated project-based learning (PjBL) model for local culture. The research method used is descriptive qualitative. Research data were collected through interviews and observations. The interview was conducted by a high school physics teacher in the Depok area. From the results of the study, it was obtained that the project-based learning (PjBL) model integrated with local culture needs to be applied in physics learning in high schools in the Depok region. Teachers also need training on the application of the project-based learning (PjBL) model integrated with local culture to improve the quality of physics learning models in schools.
Pengaruh Model Pembelajaran MURDER Terhadap Hasil Belajar Fisika Selama Pembelajaran Daring Pada Siswa Di SMA Bogor Dewy Rahma Gita; Ervin Virnando; Febi Rizki Anisah; Nuku Hiva Hariyanto; Dasmo Dasmo
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v3i1.705

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran murder ter- hadap hasil belajar fisika selama pembelajaran daring pada siswa di SMA Hanura Bogor. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode murder. Dalam penelitian ini digunakan pretes-posstest agar dapat diketahui pengaruh pembelajaran terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMA Hanura Bogor yang berjumlah 33 orang. Dalam penelitian ini ada beberapa per- siapan yang terbagi menjadi tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan analisis. teknik pengumpulan data menggunakan tes bentuk pilihan ganda dan essay. Tujuan tes adalah untuk mengetahui kemampuan pema- haman konsep siswa setelah diberikan metode pembelajaran murder. Maka dari hasil penelitian dapat disimpul- kan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam proses pembelajaran menggunakan metode pembelajaran murder terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa di kelas X IPA di SMA Hanura Bogor.
Android-Based Comics: An Alternative Media to Improve Scientific Literacy Listianingsih, Mardianti; Astuti, Irnin Agustina Dwi; Dasmo, Dasmo; Bhakti, Yoga Budi
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 7, No 1 (2021): Available Online in May 2021 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppi.v7i1.8636

Abstract

The students’ scientific literacy nowadays is relatively low because the lack of media learning to improve scientific literacy. This research aimed to test the feasibility of developed Android-based comics on material style and motion to scientific literacy. This study used a research and development using ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation) model. The subject of this research is students from grade VIII at one of the junior high school in Indonesia. The instruments of this research are validation sheets and student response sheets. The result of validation test in term of material expert acquired on average percentages of 93.26% and media experts at 97.08%. Moreover, the pretest of students' scientific literacy is 2.26, and the post-test of students' scientific literacy is 3.40, with the N-gain formula obtained a value of 0.72 with the category "High". Based on these results, it can be concluded that the developed Android-based comics as an alternative media are worthy to be used according to expert recommendation and students’ responses. Android-based comics can be used to improve students’ scientific literacy. The implications for future teaching appear to be that Android-based comics have clear value as an innovative tool.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Sikap Belajar Terhadap Prestasi Belajar Sejarah Kresnajaya, Ibnu; Dasmo, Dasmo
Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS Vol 7, No 1 (2024): Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/herodotus.v7i1.14372

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel kecerdasan emosional dan sikap belajar terhadap prestasi belajar sejarah, baik secara bersama-sama maupun secara individu. Metode penelitian yang digunakan adalah survey, dengan jumlah sampel 70 orang dari SMA Negeri di Kota Depok. Pengumpulan data menggunakan angket yang telah di validasi dan hasil nilai tes uji pelajaran Sejarah. Analisis menggunakan teknik regresi ganda, dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional dan sikap belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar Sejarah Siswa SMA di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan Fhn= 25,186. Secara bersama-sama kecerdasan emosional dan sikap belajar memberikan kontribusi sebesar 42,9 % terhadap variabel prestasi belajar Sejarah. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar Sejarah Siswa SMA Negeri di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,000 < 0,005 dan th = 4,365. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan sikap belajar terhadap prestasi belajar Sejarah Siswa SMA di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,000 < 0,005 dan th = 4,646.
TECHNOLOGICAL LEADERSHIP AND ICT LITERACY AS KEYS TO INCREASING INNOVATIVE TEACHER BEHAVIOR Dasmo, Dasmo; Notosudjono, Didik; Wati, Septa
JURNAL EDUSCIENCE Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Philippines, Thailand, and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v12i1.6537

Abstract

Purpose-Technological leadership and ICT literacy are important factors in improving teachers' innovative behavior. This study is essential, considering the rapid development of information technology that requires teachers to innovate. This study aims to analyze the direct influence of technological leadership and ICT literacy on innovative teacher behavior, the direct influence of technological leadership on ICT literacy, and the indirect influence of technological leadership on innovative behavior through ICT literacy.Methodology-This study uses path analysis. The sample of this study was 136 private high school teachers in Depok City, West Java, obtained through multistage random sampling techniques.Findings-Technological leadership positively and significantly influences teachers' innovative behavior with a p-value of 0.000 (<0.05). ICT literacy also positively and significantly influences teachers' innovative behavior, with a p-value of 0.001 (<0.05). Technology leadership has a positive and significant direct effect on ICT literacy, with a p-value of 0.000 (<0.05). The indirect impact of technology leadership on teacher innovative behavior through ICT literacy is insignificant, with a p-value of 0.857 (>0.05). ICT literacy has not played a significant role as a mediator, where the direct effect is stronger than the indirect effect.Significance- The strategy that can be used to improve teacher innovative behavior is to strengthen technology leadership and ICT literacy. Improving technology leadership can be achieved by improving technology infrastructure and fostering professional excellence for principals. Meanwhile, ICT literacy can be strengthened by providing teachers with skills to create, manage, access, and disseminate information, contribute to public knowledge, and understand the legal aspects of ICT.Keywords: Technological leadership, ICT literacy, Innovative teacher behavior
Pelatihan Bahasa Inggris: Desain Template Belajar Seru dengan Canva untuk Anak SD dan SMP di Komunitas Yatim Kampung Bojong Indah Pratama, Yoga; Fridolini, Fridolini; Faturachman, Danny; Hariyana, Agustinus; Dasmo, Dasmo
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v7i6.25408

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah memberikan pelatihan kepada mitra yaitu anak yatim komunitas kampung bojong Indah tentang bagaimana meningkatkan kompetensi dengan memberikan pelatihan belajar menulis dan mendesain dalam bahasa Inggris menggunakan teknologi artificial intelegence (AI) Canva. Canva mempermudah pembuatan materi yang menarik dengan mengurangi kompleksitas desain grafis, sehingga penggunaan Canva dalam pendidikan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dengan menyajikan informasi secara visual yang lebih menarik dan mudah dipahami. Dengan pendekatan praktis ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar bahasa Inggris anak-anak di Kampung Bojong Indah dan mendukung perkembangan holistik anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Darma Persada dan diikuti oleh 20 siswa, terdiri dari 10 siswa SD dan 10 siswa SMP yang berdomisili di Kampung Bojong Indah dan tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kampung Bojong (LSGMP). Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Bahasa Multimedia Universitas Darma Persada dengan menggunakan metode pembelajaran interaktif,berbasis project. Hasil dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi bahasa Inggris siswa yang signifikan. Respons positif terhadap materi yang disajikan terlihat jelas melalui peningkatan partisipasi dan hasil latihan serta uji coba yang dilakukan selama pelatihan. Hal ini berdampak positif pada kualitas pembelajaran yang diterima oleh siswa, karena program Canva mampu meningkatkan kemampuan belajar menulis bahasa Inggris siswa dan belajar menjadi lebih efektif.
Co-Authors Ade Imas Rismayati Agung Prayitno Agustinus Hariyana Ahmad Ali Ahmad Ali Ahmad Jahrudin Al Gani, Yasir Alda Fauzia Kurniasari Andry Fitrian ARIEF YUDHISTIRA Arif, Dulhamin Asep Setiadi Astuti, Irnin Agustina Dwi Bagus Sumargo Dandan Luhur Saraswati Danny Faturachman, Danny Daya, Titis Dewy Rahma Gita Diah Setiani Diana Vivanti Sigit Dinar Mutia Dwi Aprilia Setia Asih Dwi Riani Mandayati Endang Suhendar Ervin Virnando Farid Nasihin Jamahsari Febi Rizki Anisah Fita Widiyatun Fitrian, Andry Fridolini, Fridolini Giri Marhento Hanna Sundari Hartati, Celerina Dewi Herdiansyah, Nurzeini Heri Riswanto Hikmah Binoardi Hoerunisa, Ani Huri Suhendri Ilmi Zajuli Ichsan Iman Noor Indica Yona Okyranida Indica Yona Okyranida, Indica Yona Irnin Agustina Dwi Astuti Irnin Agustina Dwi Astuti Irnin Agustina Dwi Astuti Irnin Agustina Dwi Astuti, Irnin Agustina Dwi Isnaeni, Iin Kresnajaya, Ibnu Listianingsih, Mardianti Maria Dewati Maricar H. Sison Maulida Sapira Miza, Sri Aswaidar Muhammad Yusup Mulyaningsih, Neng Nenden Muzani Jalaluddin Nabeela Rahma Noor Aziz Napis Napis Nasution, Annio Indah Lestari Nuku Hiva Hariyanto Nur Fadli Hazhar Fachrial Nurfadhilah Nurfadhilah Nurfadhilah Nurfadhilah Nurhasanah Nurhasanah Nurhayati Nurhayati Nurjaman, Ginanjar Juang Nurjanah, Nurjanah Nurullaeli, Nurullaeli Oding Sunardi Okyranida, Indica Popi Purwanti Pratama, Yoga Putri Fathiya Artha Dewi Putri Octafianus Raeka Widi Anggeraeni Rahmat Nur Madani Rahmawati Darussyamsu Ria Asep Sumarni Rizkiyah, Langgeng Savithri Maurizki Delya Siti Rubiyah Sofiandi, Muhamad Sri Mayanty Sumaryati Sumaryati Suparman, Ade Suranto Suranto Syaeful Bachri Syafira Setya Putri Udik Prasetyo Vera Rahmawati Wati, Septa Widya Halimah Wiwin Pramita Arif Wiwin Pramita Arif Yoga Budi Bhakti Yoga Pratama Yosi Oktaviani Yusi Rahmaniar Zakiah Fithah A’ini