p-Index From 2021 - 2026
11.189
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Majalah Farmaseutik Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research JFL : Jurnal Farmasi Lampung Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Farmasi Indonesia Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Dunia Farmasi Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Borneo Journal Of Pharmascientech Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Farmasi dan Sains Indonesia (JFSI) Jurnal Buana Farma PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Jurnal Kesehatan Rajawali Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sidoluhur JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pharmaqueous Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Community Empowerment Journal Journal of Public Health and Pharmacy JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi Jurnal Komunitas Farmasi Nasional Sociality: Journal of Public Health Service Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Journal of Clinical Pharmacy and Pharmaceutical Science Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia (KJFI) Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi FARMESTRA JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Jimstek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : farmestra

GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PILIHAN KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN OBAT BEBAS DI APOTEK “X” SURAKARTA Manek, Yohanes Stephen; Ariastuti, Reni; Sakti Pambudi, Risma
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/rxy3t589

Abstract

Over the counter drugs are drugs that can be purchased freely at drug stores such as pharmacies, supermarkets, and drug stores. Drug selection can be influenced by several factors such as drug effectiveness, price, packaging design, safety, brand, promotions and recommendations from other parties. People often get drug information through other and print or electronic media advertisements, which are the most impressive types of information and are easy to understand. This research aims to determine factors that influence consumer choices regarding purchasing over-the-counter drugs at drug store "X" in Surakarta. The research used a cross sectional descriptive method. Primary data was collected through direct observation regarding the description of factors that influence the purchase of over-the-counter drugs without a doctor's prescription at the drugstore. Data was taken from 100 consumer respondents from an "X" drug store in Surakarta. Research data was processed using the Microsoft Excel application. The results show that the factors that influence consumer choices in purchasing over thecounter drugs at drug store "X" Surakarta is the effectiveness at 74.80%, safety at 73.88%, packaging design at 74.2 %, price at 74.4%, brand at 74.95%, promotion at a 73.10% and recommendation from other parties at 70.2%. Based on the results, it can be concluded that the biggest factor influencing consumers in choosing drugs at the drug store "X" Surakarta is the brand factor with an average of 74.95%.
Analisa Lama Waktu Tunggu Pelayanan Resep di Apotek Sindhu Farma Rebecawati, Linda; Sakti Pambudi, Risma; Khusna, Khotimatul
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/ya56f090

Abstract

ABSTRAK Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang masih banyak dijumpai dalam praktik pelayanan kesehatan, dan salah satu komponen yang potensial menyebabkan ketidakpuasan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa lama waktu tunggu pelayanan resep di Apotek Sindhu Farma dan kesesuaiannya dengan Standar Pelayanan Minimal Apotek yang berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode desain observasional yang menggunakan analisis deskriptif. Sampel diambil sebanyak 100 resep pada bulan Desember 2023 – Januari 2024. Data primer dikumpulkan langsung melalui pengamatan (observasi) menggunakan stopwatch dan jam untuk mengukur lama waktu tunggu pelayanan resep di Apotek Sindhu Farma serta menggunakan lembar observasi untuk mencatat hasil data penelitian yang diperoleh. Data penelitian diolah dan dihitung rata – rata  waktu tunggu pelayanan resep. Pada penelitian didapatkan total keseluruhan waktu tunggu pelayanan resep racikan dengan jumlah resep sebanyak 12 resep nilai rata – rata waktu tunggu yaitu 15 menit dan waktu tunggu pelayanan resep jadi atau resep non racikan dengan jumlah resep sebanyak 88 resep nilai rata – rata waktu tunggu yaitu 6,82 menit. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa rata – rata waktu tunggu pelayanan resep di Apotek Sindhu Farma sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal di Apotek yaitu <15menit untuk resep jadi dan <30 menit untuk resep racikan. Kata kunci : Apotek ; Pelayanan ; Resep; Waktu Tunggu
TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP SWAMEDIKASI DEMAM PADA ANAK DI RW 01 KELURAHAN PAJANG KECAMATAN LAWEYAN SURAKARTA Khusna, Khotimatul; Nursi, Ivan Nurdin; Pambudi, Risma Sakti
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/dnp80z82

Abstract

Demam pada anak merupakan kejadian yang umum terjadi dan memerlukan penanganan yang tepat dari orang tua. Swamedikasi demam, yang merupakan upaya pengobatan mandiri oleh orang tua untuk meredakan demam pada anak, menjadi solusi yang umum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan orang tua terhadap swamedikasi demam pada anak RW 01 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang diisi oleh 91 orang tua dari total populasi 476 orang tua di wilayah tersebut. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase dan disajikan dalam bentuk tabulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 responden (8,8%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, 41 responden (45,1%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, dan 42 responden (46,15%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik terkait swamedikasi demam pada anak.  Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan orang tua terhadap swamedikasi demam pada anak di RW 01 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta paling besar medapatkan kategori baik.
GAMBARAN KEPATUHAN TERAPI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA LANSIADI PUSKESMAS MASARAN II SRAGEN Khusna, Khotimatul; Mahmudah, Endar Asih; Pambudi, Risma Sakti
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/086c3y90

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Kepatuhan lansia dalam minum obat antihipertensi merupakan faktor penentu penting dalam mengendalikan tekanan darah. Berdasarkan pemantauan pengobatan penderita hipertensi di Puskesmas Masaran II. Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Tujuan  pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan terapi pada pasien hipertensi. Desain  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode  penelitian  survei  yang bersifat deskriptif. Responden dalam penelitian ini sejumlah 70 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan metode kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian di Puskesmas Masaran II Sragen menjukkan bahwa tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 7 responden (10%), kepatuhan sedang sebanyak 11 responden (15,8%), dan kepatuhan rendah sebanyak 52 responden (74,2%). Kesimpulan dari hasil penelitian adalah kepatuhan terapi obat pada lansia tergolong rendah.
ANALISIS IMPLEMENTASI PADA PROSES REKONSILIASI OBAT DI INSTALASI FARMASI RSUD ADHYATMA MPH SEMARANG Suwarni, Sri; Sakti Pambudi, Risma
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/25n6qf63

Abstract

Pelayanan Kefarmasian bertujuan mengoptimalkan terapi dan memecahkan masalah obat, termasuk penggunaan yang kurang tepat di rawat inap. Salah satu pelayanan farmasi klinik adalah Rekonsiliasi obat untuk mencegah duplikasi dan kesalahan penggunaan obat. Tujuan penelitian ini adalh memberikan gambaran Implementasi proses rekonsiliasi obat di instalasi farmsi RSUD Adhyatma MPH Semarang apakah sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian. Penelitian ini mendeskripsikan penerapan rekonsiliasi obat di instalasi farmasi RSUD Adhyatma MPH Semarang dengan metode observasional non-eksperimental dan wawancara mendalam. Data disajikan deskriptif dalam tabel dan summary. Proses rekonsiliasi telah sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian. Proses rekonsiliasi obat dilakukan oleh APJP sesuai standar pelayanan kefarmasian dan SOP, dimulai dari pengumpulan data obat pasien, pencatatan dan verifikasi oleh Apoteker (nama, dosis, frekuensi, rute, waktu pemberian, riwayat alergi, dan efek samping). Rekonsiliasi dilakukan pada saat pasien masuk ruangan hingga pasien pulang dengan teknis Apoteker membandingkan data obat yang pernah, sedang, dan akan digunakan, serta melakukan konfirmasi jika ditemukan ketidaksesuaian (discrepancy). Konfirmasi dilakukan melalui pasien, rekam medis, dan dokter pembuat resep untuk menghindari dupliksi, interaksi, serta mengkomunikasikan perubahan terapi kepada pasien.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Demam Di Desa Bumi Dipasena Abadi Lampung Hasna Fadlu Rahma; Sakti Pambudi, Risma; Qonitah, Fadilah
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 3 No. 01 (2025): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/nz6x2x57

Abstract

Self-medication is one of the most general treatments for minor illnesses such as fever. Self-medication in Indonesian society is quite high, but health workers do not provide complete information about the correct use of drugs. The study aims to determine the correlation between the level of knowledge and self-medication behavior for fever at Bumi Dipasena Abadi Village in Lampung. The research is an analytical correlational study using a cross-sectional approach. The sample amounted to 100 respondents. The research instrument used a questionnaire that had passed the validity and reliability test. The results show that the level of knowledge about fever is high at 91%, moderate at 8%, and 1% is categorized as the low category. Self-medication behavior is categorized as 96% in the good category, 3% in the sufficient category, and 1% in the poor category. Data analysis implemented univariate and bivariate analysis using the chi-square test and obtained a p-value of 0.002 (P<0.05). It shows that there is a significant correlation between the level of knowledge and self-medication behavior for fever.
Co-Authors abdul, ahwan Abyasa Fajari Subiyanto Adi Wardhana Amrullah Ahmad Ghofar Wicaksono Ahwan Ahwan Ahwan Ahwan, Ahwan Akhyani, Nur Alinda Putri Alvina Nia Diani Alvina Nia Diani Anniez Rachmawati Musslifah Ariastuti, Reni Arvia Wahyu Widodo Arvita Sari Ashinta, Faridani Anggun Astri Charolina Astuti, Winanti Puji Atika Azizah Widodo Bella Novela Dwi Utari Cahyani, Tiwi Nur Danik Miftakhul Jannah Desti Anggi Safitri Dewi, Oktaria Pratama Dhea Asyifa Nurmalika dila wahyu utami Dwi Jayanti Indah Isnasari Dwi Jayanti Isnasari Endah Astuti Astuti Enjelina, Sinta Mei Evelyne Henny Lukitasari Evelyne Henny Lukitasari Fadilah Qonitah Fadilah Qonitah Faqih Purnomosidi Farah Puteri Windiasari Firra Lurenza Pratiwi Fitriyadi, Farid Grace Agnes Theresa Konowok Grace Hestrivina Puren Hafidz, Rosyadah Hanafi, Affan Hasna Fadlu Rahma Helviana Rista Rini Helviana Rista Rini Heni Rusita Ilmi, Ibnul Irfan Al Fahmi Ishariyanto, Riski Jannah, Danik Miftakhul Khotimatul Khusna Khotimatul Khusna Khusna, Khotimatul Kristianingsih, Kiki Kurniasari, Anisa Lana, Bima Perkasa Putra Listiana, Endah Litta ‘Ifina Machfiroh Setianing Hati Mahmudah, Endar Asih Manek, Yohanes Stephen Megananda, Jenny Meiga Susana Meri Agustina Nabilah Rarayanthi. A Nada Novena Wulandari Novitasari, Nur Cahyani Nur Cahyani Nur Cahyani Novitasari Novitasari Nurfadillah Nurfadillah Nursi, Ivan Nurdin Oktaria Pratama Dewi Primania Maria Puren Putri, Alinda Putri, Tania Ardea Rahmadin, Mega Tri Ramadhani, Mutia Ratih Sakti Prastiwi Rebecawati, Linda Rini, Helviana Rista Riska Dwi Astuti Rita Septiana Rita Septiana Rita Septiana Astuti Rizal, Rafli Adnan Rosliana Patandung Rosliana Patandung Rosliana Patandung Ruth Eva Betriana Safitri, Desti Anggi Septiana, Rita Septiningrum, Chintya Hayu Sindi Wahyu Yuliana Siti Annisa Alfia Laili Solong, Sriwidyawati A. Sri Suwarni Subiyanto, Abyasa Fajari Suci Fitriani, Suci Suci, Dwi Buana Syifa Febiana Temok , Maria Gabriela M Tika Dwiyanti Tri Na'imah Ulfah Nur Hanna Ulfah, Amalia Utami, Winanti Puji Widagdo, Arisena Widodo, Arvia Wahyu Winanti Puji Utami Windiasari, Farah Puteri Yunita Primasanti Zuliana Styarini Zuriyah, Putri