Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMANFAATAN BATANG TANAMAN (Mallotus SP) UNTUK MEMBANTU MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN PATAH TULANG DI DESA DAO-DAOZANUWO KECAMATAN SUSUA Yohanna Theresia Venty Fau; Friska Tafonao; Arnidar Laia; Arman Ndruru
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8318

Abstract

Patah tulang (fraktur) merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan proses penyembuhan dalam waktu relatif lama dan penanganan yang tepat. Keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan modern di beberapa daerah menyebabkan masyarakat masih memanfaatkan pengobatan tradisional sebagai alternatif dalam membantu proses penyembuhan. Salah satu tanaman yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Dao-Dao Zanuwo Kecamatan Susua adalah tanaman Mallotus sp., khususnya pada bagian batangnya yang dipercaya dapat membantu mempercepat penyembuhan patah tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan batang tanaman Mallotus dalam pengobatan tradisional, mengidentifikasi kandungan senyawa aktif yang berpotensi dalam penyembuhan fraktur, serta menjelaskan mekanisme kerja, efektivitas, dan keamanan penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan perspektif etnofarmakologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengobat tradisional, masyarakat yang pernah menggunakan tanaman Mallotus, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Dao-Dao Zanuwo masih memanfaatkan batang tanaman Mallotus sebagai pengobatan tradisional untuk membantu penyembuhan patah tulang. Pemanfaatan tanaman ini dilakukan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat. Berdasarkan kajian literatur, tanaman Mallotus mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, terpenoid, glikosida, dan antioksidan yang berpotensi membantu proses penyembuhan fraktur melalui aktivitas antiinflamasi, antioksidan, stimulasi pembentukan kolagen, dan peningkatan aktivitas osteoblas. Masyarakat menilai penggunaan tanaman ini cukup efektif dalam membantu mengurangi nyeri dan mempercepat proses pemulihan. Namun demikian, efektivitas dan keamanan penggunaannya masih memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut melalui pengujian laboratorium dan uji klinis. Dengan demikian, tanaman Mallotus memiliki potensi sebagai salah satu alternatif pengobatan tradisional dalam membantu mempercepat penyembuhan patah tulang sekaligus menjadi bagian penting dari pelestarian pengetahuan lokal masyarakat.
PEMANFAATAN DAUN BINAHONG UNTUK MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA DAN MENGURANGI PERADANGAN DI DESA MONDROWE Yohanna Theresia Venty Fau; Rita Sang Putriwati Laia; Fakmawati Zamili; Asnidar Harefa
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8321

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan daun binahong, cara meracik daun binahong, serta bagaimana tanggapan masyarakat mengenai penggunaan obat herbal dari daun binahong (Anredera cordifolia) di Desa Mondrowe. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini meliputi pendekatan studi kasus (case study). Penelitian kualitatif merupakan pengumpulan data pada suatu latar alamiah dengan tujuan menafsirkan fenomena yang terjadi, di mana peneliti berperan sebagai instrumen utama. Masyarakat telah lama memanfaatkan daun binahong berdasarkan pengalaman yang diwariskan secara turun-temurun. Cara meracik daun binahong menjadi obat herbal cukup bervariasi, seperti direbus, ditumbuk, atau digunakan secara langsung sebagai obat luar. Daun binahong dipercaya mampu mempercepat proses penyembuhan luka, mengurangi peradangan, serta membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya. Masyarakat Desa Mondrowe masih melestarikan penggunaan daun binahong karena diyakini memiliki khasiat yang efektif dan aman. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pemanfaatan daun binahong sebagai obat herbal untuk mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi peradangan, dapat disimpulkan bahwa tanaman ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang masih dijaga oleh masyarakat desa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendorong pengembangan pemanfaatan tanaman obat lokal, khususnya daun binahong, agar tetap dilestarikan dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesehatan.