Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELENGKAPAN PRODUK, KUALITAS LAYANAN, DAN TATA LETAK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MINIMARKET JAKARTA SELATAN Siti Hawa; Alfatih Sikki Manggabarani; Heni Nastiti
Jurnal Ilmiah Manajemen Ubhara Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ILMIAH MANAJEMEN UBHARA
Publisher : Prodi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jmu.v4i1.1031

Abstract

Minimarkets are modern stores that provide basic needs by placing outlets near people's residences. This study is a quantitative study designed to determine, prove, and analyze whether consumer satisfaction at minimarkets is influenced by product completeness, service quality, and layout. With a population of minimarket (Indomaret and Alfamart) consumers in Cilandak District, South Jakarta. With a sample of 100 respondents using non-probability sampling method with purposive sampling type. Collecting data by distributing questionnaires via google form. The data analysis technique used Partial Least Square (PLS). The results showed that the product completeness variable had a significant effect on consumer satisfaction with a path coefficient of 0.268, service quality had a significant effect with a path coefficient of 0.298, and layout had a significant effect with a path coefficient of 0.358, meaning that it had a partial and significant effect on consumer satisfaction. Analysis of the coefficient of determination explains that product completeness, service quality, and layout affect customer satisfaction at the South Jakarta Minimarket by 74.6%, the remaining 25.4% is influenced by other variables.
Pengaruh fundamental makroekonomi terhadap penanaman modal asing di Indonesia Chelsea Nabila; Dewi Cahyani Pangestuti; Heni Nastiti
Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol 19, No 3 (2023): Agustus
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i3.13576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor ekonomi makro, yaitu tingkat inflasi dan nilai tukar, terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia. Penanaman Modal Asing di Indonesia merupakan variabel dependen dalam penelitian ini, sedangkan tingkat inflasi dan nilai tukar merupakan variabel independen. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Badan Koordinasi Pengelolaan Modal, dengan rentang waktu pengumpulan data dari tahun 2013 hingga 2022. Analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji F dan uji t digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, inflasi dan nilai tukar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Penanaman Modal Asing di Indonesia. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa kenaikan tingkat inflasi dan nilai tukar dapat mendorong peningkatan Penanaman Modal Asing di Indonesia. Selain itu, temuan penelitian juga menunjukkan bahwa secara simultan, inflasi dan nilai tukar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Penanaman Modal Asing di Indonesia. Artinya, kedua variabel tersebut saling mempengaruhi dan berperan penting dalam menentukan tingkat Penanaman Modal Asing di Indonesia.
Control Analysis of the Griya Jenggala Development Project using the Earned Value Method at PT Sarana Loka Almika in Kebayoran Heni Nastiti; Denta Sawwath Suryana; Fattan Rahmat Firza Aulia; Muhammad Rayhan Ramsyahdira
Journal of Innovation and Community Engagement Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ice.v4i3.7346

Abstract

Project control is a structured effort to establish standards in accordance with the plan, design information systems, compare implementation with established standards, analyze potential deviations, and take corrective actions necessary to ensure the effective and efficient use of resources in line with the set targets. Each project has its own specific plan and schedule, determining the start and end time of the project, implementation methods, and resource allocation. Operational challenges often arise in project planning, such as resource shortages, improper allocation, delays, and other issues that may hinder the achievement of project goals as planned. This research utilizes a descriptive quantitative approach, which is a research method that describes the specific conditions of the project through the analysis of available data. This article will discuss the cost variance (CV) and schedule variance (SV) in the development of Griya Jenggala at PT. Sarana Loka Almika, evaluate the cost performance index (CPI) and schedule performance index (SPI) in the development of Griya Jenggala to assess its effectiveness, estimate the cost at completion (EAC) and estimated duration at completion (EAS) required to complete the Griya Jenggala project, as well as provide an estimation of potential profits or losses that may arise in the Griya Jenggala development project.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE TATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DALAM UPAYA MENGURANGI KECACATAN PRODUK ROTI BAKEROLD CABANG LUBANG BUAYA JAKARTA TIMUR Jenji Gunaedi Argo; Heni Nastiti; Rosali Colia Sembiring
Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Bina Bangsa Ekonomika (JBBE)
Publisher : LP2M Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jbbe.v17i1.474

Abstract

This study aims to control the quality of Bakerold bakery products in Lubang Buaya, East Jakarta by analyzing the overall amount of bread produced and the amount of bread damaged at a certain period of time using the Statistical Process Control (SPC) method, namely (check sheet, histogram, pareto diagram, cause and effect diagram and control chart) so as to determine the factors that cause disability and prevention carried out. The results of the analysis control chart show that the amount of production inspected in February 2022 was 8,724 pcs, the amount of damage was 137 pcs. The supervisory limit is UCL 0.0359, LCL is 0 because it concerns the product, the smallest value is 0. The results showed that there were 5 points of abnormal behavior that were outside the quality control limit or Upper Control Limit (UCL), the cause of deviations in the quality of Bakerold bread was caused by dough not rising and burnt caused by 4 factors, namely, humans, machines, materials and methods. The solution is done through monitoring work and urging employees to be more thorough in working, coordinating between departments and making written work guidelines, and conducting briefings and evaluations to employees regularly to reduce the occurrence of errors and evaluating employees regularly to reduce the occurrence of errors
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN MIKROTRANS JAK LINGKO SELAMA MASA PANDEMI COVID-19: Harga, Kepercayaan, Kualitas Layanan, Kepuasan Pelanggan Muhammad Aulia; Heni Nastiti; Bernadin Dwi Mardiatmi
Jurnal Visionida Vol. 7 No. 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jvs.v7i2.4452

Abstract

Penelitian dengan pendekatan kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui, membuktikan dan menganalisis pengaruh harga, kepercayaan dan kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan Mikrotrans Jak Lingko di wilayah Jakarta Pusat. Dengan menggunakan metode purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini 75 orang responden. Teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial partial least square digunakan dalam penelitian ini guna menganalisa data yang telah dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Harga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan koefisien jalur sebesar 0,421. (2) Kepercayaan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dengan koefisien jalur sebesar 0,165. (3) Kualitas layanan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan koefisien jalur sebesar 0,354. Adapun harga, kepercayaan, dan kualitas layanan memiliki koefisien determinansi sebesar 68,1% dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan, sementara sisanya 31,9% dipengaruhi variabel lain.
STRATEGI PENGEMBANGAN KUALITAS WARUNG KOPI LESTARI 11 PADA UMKM DI BEKASI UTARA Nastiti, Heni; Argo, Jenji Gunaedi
Jurnal Serina Ekonomi dan Bisnis Vol 1 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jseb.v1i2.27037

Abstract

Perumusan Strategi Pengembangan Kualitas suatu daerah berkaitan erat dengan potensi ekonomi yang ada pada wilayah tersebut. Kabupaten Bekasi menjadi salah satu wilayah yang berpotensi maju. Masing-masing kecamatan mempunyai karakteristik tersendiri dari segi potensi wilayah. Potensi pendirian dan pengembangan kualitas UMKM di Kecamatan Bekasi Utara dapat digambarkan dalam matriks perumusan strategi pengembangan kualitas. Penelitian menggunakan metode deskripsi analitik ini menggambarkan tentang potensi perumusan strategi wilayah kecamatan Bekasi Utara di lihat dari matriks EFI, EFE, SGM, SWOT, IE, dan QSPM. Hasil dari penelitian menunjukkan potensi untuk sewa tanah baru dan membuka warkop baru yang menjadi alternatif strategis yang unggul jika dibandingkan dengan merenovasi warkop menjadi besar. Sehingga Warkop Lestari 11 disarankan untuk menggunakan strategi agresif untuk melawan para pesaingnya. Warkop Lestari 11 harus mematangkan strategi sewa tanah baru dan membuka warkop baru, yaitu kelayakan hasil analisis menguatkan sisi keuangannya dan penetrasi pasar secara berkesinambungan dengan menyewa tanah baru di lokasi strategis.
ANALISIS PENGARUH BRAND AWARENESS, BRAND IMAGE DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SAMASE DI JAKARTA Febriansyah, Rifqi; Nastiti, Heni
Jurnal Serina Ekonomi dan Bisnis Vol 1 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jseb.v1i2.27054

Abstract

Permintaan terhadap pakaian muslim meningkat pesat. Hal ini berlangsung karena kenaikan populasi umat Islam setiap tahunnya, sehingga perusahaan fashion harus mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Samase, sebagai perusahaan fashion, memiliki komitmen yang kuat dalam memenuhi hak-hak konsumen, khususnya dalam memenuhi permintaan konsumen Muslim. Indikasi dari tekad ini dapat diamati melalui jumlah mitra/jaringan distribusi Samase yang tersebar di area DKI Jakarta. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan tujuan untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh brand awareness, brand image, dan harga terhadap keputusan pembelian produk Samase di Jakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan aplikasi SmartPLS (V.3.29). Hasil dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa: (1) Brand awareness memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan pengaruh jalur sebesar 0,515. (2) Brand image juga memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan pengaruh jalur sebesar 0,286. (3) Selain itu, harga juga mempengaruhi keputusan pembelian secara positif & signifikan, dengan pengaruh jalur sebesar 0,141. Secara keseluruhan, brand awareness, brand image, dan harga secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 0,733 (73,3%) terhadap keputusan pembelian, sedangkan sisanya sebesar 0,267 (26,7%) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN TEPUNG TERIGU DENGAN PENDEKATAN ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA UMKM HANKEIKEU Nastiti, Heni; Sari , Mayang Nabila; Hana, Eveline; Astipurani, Ni Nyoman Ayu; Azaria, Talitha Sahda
Jurnal Serina Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jseb.v2i1.30992

Abstract

Mengontrol persediaan bahan baku adalah salah satu masalah yang penting bagi bisnis. Hal tersebut dikarenakan pengendalian persediaan bahan baku secara langsung memengaruhi berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan bisnis secara keseluruhan untuk menjalankan operasinya. Tanpa pengendalian bahan baku, bisnis dapat mengalami masalah seperti keterlambatan dalam memenuhi permintaan pelanggan, yang dapat memengaruhi profitabilitasnya. Dalam project ini menggunakan UMKM Hankeikeu menjadi subjek kajian serta pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dengan owner Hankeikeu. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui seberapa optimal persediaan tepung terigu pada Hankeikeu dengan menggunakan metode EOQ. Bila persediaan bahan baku dikendalikan dengan menggunakan metode EOQ maka biaya persediaan akan menjadi lebih kecil dan lebih efisien.
PENINGKATAN KINERJA PENGELOLAAN BANK SAMPAH DALAM RANGKA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI WILAYAH KELURAHAN LIMO DEPOK Colia, Rosali Sembiring; Astuti, Miguna; Nastiti, Heni
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): (Oktober 2023)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/abdi_kami.v6i2.2158

Abstract

Sangatlah penting untuk meningkatkan kinerja pengelolaan bank sampah oleh karena yang perlu diperhatikan antara lain aspek produksi, aspek manajemen usaha yang memuat aspek sumber daya manusia, aspek manajemen keuangan dan aspek manajemen pemasaran. Tim pengabdi bersama mitra mengidentifikasi tiga permasalahan prioritas yang di hadapi Mitra Bank Sampah “Sawo Kencana”. Dalam menyelesaikan permasalahan yang di hadapi mitra dapat di lakukan dengan pendekatan partisipatif menggunakan teknik pelaksanaan pengabdian ‘participatory rural appraisal’ yang dilakukan dengan 3 (tiga) orang peserta tim pengabdi. Pada pengabdian ini pengabdi memberi Solusi yang ditawarkan kepada mitra yang terkait dengan 3 (tiga) prioritas permasalahan yang teridentifikasi pada Mitra Bank Sampah “Sawo Kencana” antara lain (1) Pendampingan pengadaan alat produksi dalam hubungannya dengan supply chain berupa gerobak sampah; (2) Pendampingan pengadaan papan mading sebagai sarana sosialisasi dan edukasi; dan (3) Pendampingan pengadaan seragam bagi para pengurus Bank Sampah Sawo Kencana. Dengan melakukan pendampingan terhadap mitra maka kinerja mitra semakin meningkat.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TAHU DI PONDOK LABU JAKARTA SELATAN A, Jenji G.; Nastiti, Heni; S, Rosali C.
Bisman - Jurnal Bisnis & Manajemen Vol 5 No 01 (2020): Juni
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas proses produksi tahu pada Sentra Produk Tahu di Pondok Labu Jakarta Selatan, mengidentifikasikan faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan produksi tahu dan faktor utama yang paling mempengaruhi kualitas produksi tahu di Pondok Labu Jakarta Selatan serta mengkaji pengendalian kualitas pada Sentra Produk Tahu tersebut terkendali atau tidak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara pada Sentra Produk Tahu yang ditetapkan secara purposif, sedangkan data sekunder sebagai data pendukung. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Diagram Pareto, Diagram Sebab-Akibat dan Grafik Kendali/ Statistic Quality Control (SQC) untuk mengetahui apakah hasil proses produksi tahu masih berada dalam batas kendali. Dari hasil penelitian produksi tahu yang dihasilkan masih berada dalam batas kendali, faktor yang menyebabkan masalah mutu yang dihasilkan atara lain, dari pemilihan bahan baku, belum adanya sistem produksi yang tertulis dan baku yang digunakan, tidak adanya pemeliharaan pada mesin dan peralatan produksi yang rutin dilakukan, kebersihan ruangan dari asap dan debu, serta ketelitian atau kehati-hatian tenaga kerja dalam bekerja.