Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI TENTANG PENTINGNYA SARAPAN PAGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Yudianti Yudianti; Zaki Irwan; Hapzah Hapzah; Nurbaya Nurbaya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36547

Abstract

Abstrak: Masyarakat Indonesia masih banyak yang belum membiasakan sarapan. Padahal dengan tidak sarapan akan berdampak buruk terhadap proses belajar di sekolah bagi anak sekolah, menurunkan aktivitas fisik, menyebabkan kegemukan pada remaja, orang dewasa, dan meningkatkan risiko jajan yang tidak sehat. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para siswa sekolah dasar terkait pentingnya sarapan. Kegiatan pengabdian Masyarakat yang dilakukan berupa edukasi tentang pentingnya sarapan yang dilakukan melalui metode ceramah dan tanya jawab. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di sekolah dasar (SD). .Mitra pada kegiatan ini adalah siswa kelas lima dan enam sebanyak 25 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post test. Hasil evaluasi dari pre dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase peserta yang memiliki pengetahuan cukup yaitu dari 60% sebelum penyuluhan menjadi 80% setelah penyuluhan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan para siswa tentang pentingnya sarapan, dan ikut berpartisipasi aktif dalam mengampanyekan kebiasaan sarapan pada siswa SD dan keluarga mereka. Abstract: Many Indonesians still do not make breakfast a habit. Not eating breakfast negatively impacts the learning process at school for schoolchildren, reduces physical activity, causes obesity in adolescents and adults, and increases the risk of unhealthy snacks. The purpose of this Community Service activity is to increase elementary school students' knowledge regarding the importance of breakfast. The Community Service activity was carried out in the form of education about the importance of breakfast through lectures and question and answer methods. This Community Service was carried out at Salulayang Bambu Elementary School. Evaluation was carried out through pre- and post-tests. The results of the pre- and post-test evaluations showed an increase in the percentage of participants with sufficient knowledge, from 60% before the counseling to 80% after the counseling. Through this activity, it is hoped that students' knowledge about the importance of breakfast will increase and they will actively participate in campaigning for breakfast habits among elementary school students and their families.
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN STUNTING Supratti Supratti; Nur Hikmah; Hasir Hasir; Nurbaya Nurbaya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37499

Abstract

Abstrak: Stunting tetap menjadi salah satu masalah gizi utama di dunia, yang mencerminkan kegagalan tumbuh kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan. Keterbatasan kapasitas kader kesehatan masyarakat turut berkontribusi terhadap praktik pencegahan yang kurang optimal di tingkat rumah tangga. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mencegah serta menangani stunting. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dalam bentuk ceramah dan diskusi yang kemudian dilanjutkan dengan penyegaran kader tentang penanggulangan stunting. Kegiatan ini melibatkan 21 kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Bambu melalui pendidikan kesehatan dan pelatihan terstruktur. Efektivitas dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang terdiri atas 20 butir pertanyaan. Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah peningkatan skor pengetahuan dan partisipasi aktif peserta. Pengetahuan kader meningkat dari nilai rata-rata 90,95 menjadi 97,86, disertai penurunan standar deviasi yang menunjukkan pemahaman peserta lebih seragam setelah intervensi. Program ini juga membentuk Kelompok KASTURI (Kader Aktif Sadar Stunting untuk Remaja, Ibu, dan Anak) sebagai struktur komunitas berkelanjutan yang mendukung edukasi rutin, pemantauan tumbuh kembang, serta penyebaran informasi gizi dan kesehatan reproduksi.Abstract: Stunting remains one of the major global nutrition problems, reflecting chronic growth failure during the first 1,000 days of life. Limited capacity of community health cadres contributes to suboptimal prevention practices at the household level. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of health cadres in preventing and managing stunting. The methods used included counseling through lectures and discussions, followed by refresher training on stunting prevention. The activity involved 21 health cadres in the working area of Bambu Health Center through structured health education and training. Effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments consisting of 20 questions. The indicators of success were improvements in knowledge scores and active participant engagement. The cadres’ average knowledge score increased from 90.95 to 97.86, accompanied by a decrease in standard deviation, indicating more uniform understanding after the intervention. The program also established the KASTURI Group (Active Cadres Aware of Stunting for Adolescents, Mothers, and Children) as a sustainable community structure to support routine education, growth and development monitoring, and dissemination of nutrition and reproductive health information.
Co-Authors Adriyani Adam Afifah Bidayah Agustina Uta Tabang Kalua Ahmad, Haeranah Andi Salim Ansar Ansar Asmuni Asmuni Asriadi Masnar Erdiawati Arief Erdiawati Arief Erdiawati Arief Euis Nurlaela Euis Nurlaela Euis Nurlaela Evy Wisudariani Fadila Fadila Fahrul Islam Firdania Octaviany Hidayah Fitriyani Rasid Hairun Ruksin Hapzah Hapzah Hapzah Hapzah Hasir Hasir Hasir Hasir Hasir Hasir Hernawati Hernawati Icha Dian Nurcahyani Ikrimah Nafilata Iqra S Irma Muslimin Irwan, Zaki Isma Ar Rachmah Juhartini Juhartini Juhartini, Juhartini Kasmawati Kasmawati Kasmawati Kasmawati Kiky Rahmawati Mardioyono Mardioyono Mohammad Khomeiny Monika Eskadela Muh Hasyim Muh Saleh Muh. Hasyim Muhammad Hasyim Muhammad Nur Hasan Syah Muhammad Syukri Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah Najdah, Najdah Nur Hikmah Nur Hikmah Nurcahyani, Icha Dian Nurhikmah Nurhikmah Nurliah Nurliah Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Pramesthi Widya Hapsari Radawati Laidi Rasmaniar Rasmaniar Rasmaniar Rasmaniar Rasmaniar, Rasmaniar Rd. Halim Riskayanti Riskayanti Rizqa Ichlasul Akhir Siti Dewi Duwila Sri Damayanti Sufyan, Dian Luthfiana Sukardi Sukardi Supratti Supratti Supratti, Supratti Suriana Koro Syamsul Arifin Wahyu Chandra Wahyu Chandra Wahyu Chandra Warda Warda Wildaningsih H. Idu Yaya Armanugrah Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti Yudianti, Yudianti Zaki Irwan Zaki Irwan Zaki Irwan Zaki Irwan Zaki Irwan Zaki Irwan Zaki Irwan