Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

The implication of full-day school: The role of self-determination in high school students' emotional well-being Rahayu, Diah; Rifayanti, Rina; Ramadhani, Ayunda; Hardiansyah, Hardiansyah; Wardhana, Reishendra Arya; Awaliyah, Nur
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling VOLUME 11 NUMBER 1 JUNE 2025
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppk.v1i1.71952

Abstract

This study examines the role of self-determination in relation to the emotional well-being of high school students attending full-day schools in Samarinda City. A quantitative approach with a correlational design was employed. Data were collected using self-determination and emotional well-being scales. The sampling technique used was cluster random sampling. The senior high schools that implemented the full-day school system in each sub-district in Samarinda City were grouped and allocated proportionally into eight representative schools, resulting in 359 student respondents. The results indicated a strong and significant relationship between self-determination and emotional well-being among high school students attending full-day schools in Samarinda City, as reflected by a correlation coefficient of r = 0.613. The role of self-determination contributed 37.6% to the score in emotional well-being. These findings suggest the need for further research to explore other factors influencing emotional well-being in full-day school students. Furthermore, schools are encouraged to implement programs that enhance student self-determination to support emotional well-being.
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS IV SD GUGUS I KECAMATAN AMPENAN Rahayu, Diah; Darmiany, Darmiany; Nurhasanah, Nurhasanah
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 7 No 1: Edisi Januari-Juni 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-concept and achievement motivation among fourth-grade students at SDN Cluster I, Ampenan District, in the 2019/2020 academic year. The research used a quantitative approach with a correlational method. Instruments included self-concept and achievement motivation questionnaires, both of which were tested for validity and reliability. The study involved 120 students from four elementary schools. Data analysis was conducted using normality, linearity, and Pearson Product Moment correlation tests. The results indicate a significant and positive relationship between self-concept and achievement motivation, with a correlation coefficient of 0.705 and a contribution of 49.7%. This implies that the higher the students’ self-concept, the higher their achievement motivation.
Psikoedukasi Tentang Perilaku Delikuen Sebagai Upaya Menurunkan Tingkat Kenakalan Remaja Putri, Tasya Ayuwardani; Rahayu, Diah
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Volume 4, Nomor 2 Desember Tahun 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v4i2.8974

Abstract

Remaja merupakan masa seorang anak berada pada fase pencarian jati dirinya yang ingin mengenal siapa dirinya. Pada fase ini biasanya seorang anak mengalami masa pubertas yang memunculkan berbagai gejolak emosi dan menimbulkan masalah baik dalam keluarga maupun lingkungan sosialnya. Salah satu permasalahan remaja pada fase tersebut adalah kecenderungan untuk berperilaku nakal (delinguen) yang meliputi semua perilaku menyimpang dari norma-norma hukum pindana. Maka dibutuhkan pemahaman melalui sosialisasi psikoedukasi di SMP Nasional 3 Bahasa Kalimantan Timur dengan 40 siswa yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja terhadap bahaya kenakalan dan dampaknya pada diri sendiri dengan metode ceramah. Berdasarkan hasil yang didapatkan terdapat peningkatan sebesar 6.70 pada softskill siswa dalam kegiatan sosialisasi psikoedukasi di SMP Nasional 3 Bahasa Kalimantan Timur. Adolescence is a time when a child is in the phase of searching for his identity who wants to know who he is. In this phase, a child usually goes through puberty which causes various emotional upheavals and causes problems both in the family and in the social environment. One of the problems of adolescents in this phase is the tendency to misbehave (delinquent) which includes all behaviors that deviate from the norms of criminal law. Therefore, understanding is needed through psychoeducational socialization at SMP Nasional 3 Bahasa East Kalimantan with 40 students which aims to increase adolescents' understanding of the dangers of delinquency and its impact on themselves with the lecture method. Based on the results obtained, there was an increase of as much as 6.70 in the soft skills of students in psychoeducational socialization activities at SMP Nasional 3 Bahasa East Kalimantan.
Early Introduction of Emotions: CERIA Program to Develop Children's Emotional Intelligence with Storytelling Methods Dyan Prastika, Netty; Rahayu, Diah; Purwanti, Silviana
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.17798

Abstract

The early introduction of emotions is an important step in supporting children's psychological development. However, many young children still struggle to recognize and express their emotions appropriately. The lack of effective methods in emotional education within school environments remains a challenge that needs to be addressed. The community service program "CERIA" (Smart Emotion through Storytelling Method) is designed to help young children recognize and express various types of emotions in a healthy way through an interactive and educational storytelling approach. This program was implemented at Alifia Kindergarten, Samarinda, involving 33 children as participants. The methods used include reading emotion-themed storybooks, interactive discussions, and craft activities to strengthen the children’s understanding of the emotions introduced. Evaluation results showed an increase in the children's ability to recognize and express various emotions, as well as improved engagement in emotion-based activities. This program highlights the importance of storytelling-based approaches in supporting the emotional development of young children and can serve as an effective learning model in early childhood education. Pengenalan emosi sejak dini merupakan langkah penting dalam mendukung perkembangan psikologis anak-anak, namun masih banyak anak usia dini yang kesulitan mengenali dan mengekspresikan emosi mereka dengan tepat. Kurangnya metode yang efektif dalam pendidikan emosional di lingkungan sekolah menjadi tantangan yang perlu diatasi. Program pengabdian masyarakat "CERIA" (Cerdas Emosi Melalui Metode Bercerita) dirancang untuk membantu anak-anak usia dini mengenali dan mengekspresikan berbagai jenis emosi secara sehat melalui pendekatan storytelling yang interaktif dan edukatif. Program ini dilaksanakan di TK Alifia, Samarinda, dengan melibatkan 33 anak sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi pembacaan buku cerita bertema emosi, diskusi interaktif, serta aktivitas prakarya untuk memperkuat pemahaman anak terhadap emosi yang telah diperkenalkan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak dalam mengenali dan mengekspresikan berbagai jenis emosi, serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam aktivitas berbasis emosi. Program ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis cerita dalam mendukung perkembangan emosional anak usia dini dan dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam pendidikan anak.
Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan pada Dewasa Awal yang Mengalami Quarter Life Crisis Silvianti, Aulia Dwi; Ramadhani, Ayunda; Rahayu, Diah; Rahman, Nadya Novia
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v15i2.12269

Abstract

Young adults need social support to achieve happiness and prevent self-isolation during the quarter-life crisis phase. This study examines the relationship between social support and happiness in young adults experiencing a quarter-life crisis using a quantitative approach. The sample, consisting of 209 participants, was selected through purposive sampling and screening methods that met specific criteria. The research utilized a happiness scale and a social support scale, with validity tests confirming that no items were excluded. Data analysis using Kendall’s Tau correlation test resulted in 0.359 > r-table 0.114 and a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a positive relationship between friendship quality and happiness in young adults facing a quarter-life crisis. These findings suggest that higher social support correlates with greater happiness, whereas lower social support corresponds to lower happiness levels.
Pengaruh Transformasi Digital Audit, Integritas Auditor, danSkeptisisme Profesional Auditor terhadap Kualitas Audit padaKantor Akuntan Publik (KAP) di Wilayah Jakarta Timur Lutfianisa, Ade; Mahzumi, Mahzumi; Indriaty, Lely; Rahayu, Diah
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v8i3.5329

Abstract

ABSTRAKArtificial Intelligence (AI), Big Data, Cloud Computing, dan Internet of Things (IoT) telah mengubah cara audit dilakukan. Namun, kualitas audit tidak hanya ditentukan oleh teknologi, melainkan juga oleh etika profesi auditor. Penelitian bertujuan untuk perubahan digital audit, integritas auditor, dan skeptisisme profesional auditor terhadap kualitas audit di Kantor Akuntan Publik (KAP) Jakarta Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada auditor dan analisis data melalui SEM-PLS menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital audit dan skeptisisme profesional meningkatkan kualitas audit, sedangkan integritas auditor tidak memiliki dampak yang signifikan. Penemuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat konsep kualitas audit melalui peran teknologi digital dan sikap profesional auditor. Secara praktis, penelitian ini dapat membantu Kantor Akuntan Publik mengoptimalkan pemanfaatan teknologi serta meningkatkan kemampuan auditor dalam menghadapi tantangan digitalisasi audit.ABSTRACTArtificial Intelligence (AI), Big Data, Cloud Computing, and the Internet of Things (IoT) have changed the way audits are conducted. However, the quality of an audit is not only determined by technology, but also by the professional ethics of auditors. This study aims to examine digital audit changes, auditor integrity, and professional skepticism of auditors on audit quality at Public Accounting Firms (PAFs) in East Jakarta. The research method used a quantitative approach by distributing questionnaires to auditors and analyzing the data through SEM-PLS using SmartPLS3.0. The results showed that digital audit transformation and professional skepticism improved audit quality, while auditor integrity had no significant impact. These findings contribute theoretically to strengthening the concept of audit quality through the role of digital technology and the professional attitude of auditors. Practically, this research can help Public Accounting Firms optimize the use of technology and improve the ability of auditors to face the challenges of audit digitalization.
Pengaruh Teknologi Informasi, Akuntabilitas Auditor, dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Kota Jakarta Pusat Aulia Saliha, Suci; Rahayu, Diah; Indriaty, Lely; Mahzumi, Mahzumi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v8i3.5455

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi informasi, akuntabilitas auditor, dan etika auditor terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jakarta Pusat. Transformasi digital menuntut auditor untuk menguasai teknologi informasi agar proses audit berlangsung lebih efektif, efisien, dan akurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 80 auditor di beberapa KAP yang terdaftar di Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi dan etika auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan akuntabilitas auditor tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mendukung Teori Keagenan dan Technology Acceptance Model (TAM) yang menekankan pentingnya mekanisme pengawasan eksternal, penerimaan teknologi, serta kepatuhan pada etika profesi untuk menjamin transparansi dan keandalan laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi akademisi dan praktisi audit dalam meningkatkan kualitas auditmelalui optimalisasi teknologi informasi dan penguatan etika profesi auditor.ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of information technology, auditor accountability, and auditor ethics on audit quality in Public Accounting Firms (KAP) in Central Jakarta. Digital transformation requires auditors to master information technology to ensure more effective, efficient, and accurate audit processes. This research uses a quantitative approach with a survey method by distributing questionnaires to 80 auditors in several firms registered with the Indonesian Institute of Certified Public Accountants (IAPI). Data analysis was conducted using the Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with SmartPLS software. The results show that information technology and auditor ethics have a positive and significant effect on audit quality, while auditor accountability has no significant effect. These findings support Agency Theory and the Technology Acceptance Model (TAM), which emphasize the importance of external monitoring mechanisms, technology acceptance, and adherence to professional ethics to ensure the transparency and reliability of financial reports. This study is expected to serve as a reference for academics and audit practitioners to improve audit quality through the optimization of information technology and strengthening of auditor ethics
The Importance of Trust and Maintaining Commitment to Couples in Long Distance Marriages Aprilia, Bella Nadia; Rahayu, Diah; Rifayanti, Rina
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 1 (2024): Volume 12, Issue 1, Maret 2024
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i1.12087

Abstract

Long-distance marriage in couples has problems that are quite risky considering the quantity of communication and gathering is reduced. This requires strengthening commitment so that long-distance marriages can run, and marriages survive. This commitment is thought to be influenced by the strong factor of trust in other partners. Therefore, this study aims to answer the assumption that trust is closely related to long-distance marriage commitment. This research method uses quantitative with purposive sampling techniques that have research subjects as many as 101 pairs. The measuring instruments used are the Commitment scale with a reliability of 0.860 and the Confidence scale with a reliability of 0.899. Both measuring instruments have good reliability and are analyzed using Pearson Product Moment. The results of this study showed that the higher the trust, the stronger the marriage commitment in couples who underwent long-distance marriages. This research shows the implication that long-distance couples should strengthen commitment by increasing trust, which includes the ability of the couple to predict the ability of each partner to assess the possibilities that occur long-distance activity, then the level of dependence means that the couple feels mutual need for each other, and confidence in the partner means that each partner trusts each other, supports each other Other.Pernikahan jarak jauh pada pasangan memiliki permasalahan yang cukup riskan mengingat secara kuantitas komunikasi dan berkumpul bersama menjadi berkurang. Hal ini dibutuhkan penguatan komitmen agar pernikahan jarak jauh dapat berjalan dan pernikahan tetap bertahan. Komitmen ini diduga dipengaruhi oleh faktor kuatnya kepercayaan terhadap pasangan lain. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan menjawab dugaan bahwa kepercayaan berhubungan erat dengan komitmen pernikahan jarak jauh. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan Teknik sampling purposive sampling yang memiliki subjek penelitian sebanyak 101 pasangan. Alat ukur yang digunakan adalah skala Komitmen dengan reliabilitas 0.860 dan skala Kepercayaan dengan reliabilitas 0.899, kedua alat ukur ini memiliki reliabilitas yang baik dan dianalisis menggunakan Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan maka komitmen pernikahan semakin kuat pada pasangan yang menjalani pernikahan jarak jauh. Penelitian ini menunjukkan implikasi bahwa pasangan jarak jauh harus menguatkan komitmen dengan meningkatkan kepercayaan yang meliputi kemampuan predikbilitas pasangan artinya kemampuan tiap pasangan untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan yang terjadi akhibat jarak jauh kemuadian tingkat ketergantungan artinya bahwa pasangan merasa saling membutuhkan antara yang satu dengan yang lainnya dan keyakinan terhadap pasangan artinya bahwa setiap pasangan saling percaya saling mendukung satu sama lainnya.
Penyesuaian Akademik Mahasiswa: Peran Orientasi Tujuan dan Optimisme Sabrina Rachmatiana; Diah Rahayu; Nanik Handayani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7049

Abstract

Seiring bertambahnya usia, mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan perguruan tinggi melalui pencapaian akademik mereka, tetapi banyak mahasiswa yang tidak melakukannya dan malah merasa tertekan oleh tuntutan yang mereka hadapi. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran orientasi tujuan dan optimisme terhadap penyesuaian akademik, menggunakan metode kuantitatif regresi berganda. Sampel terdiri dari 63 mahasiswa Universitas X Samarinda. peneliti menggunakan teknik simple random sampling untuk mengambil data. Skala yang terpakai, penyesuaian akademik yang terdiri dari 31 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,886, skala orientasi tujuan yang memiliki 28 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,707, dan skala optimisme yang terdiri dari 21 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,772. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari orientasi tujuan dan optimisme terhadap penyesuaian akademik, dengan keterlibatan pengaruh sebesar 15%. Implikasi praktisnya adalah orientasi tujuan tidak begitu berpengaruh terhadap penyesuaian akademik mahasiswa, tetapi optimisme memiliki peran besar dalam proses penyesuaian akademik. Kata Kunci: penyesuaian akademik, orientasi tujuan, optimisme
IDENTIFIKASI ZONA SEKITAR TANAH LONGSOR SECARA GEOLOGI SEBAGAI UPAYA EDUKASI KEBENCANAAN DI KELURAHAN SAMBUTAN Sandy Dirgantara, Muhammad; Rahayu, Diah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.45-49

Abstract

Kalimantan Timur memiliki wilayah yang berbukit-bukit dengan kondisi tanah yang tidak stabil. Hal ini berdampak terjadinya rawan bencana tanah longsor dibeberapa wilayah dan daerah di Kalimantan Timur. Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur termasuk salah satu tempat yang sangat rawan terhadap bencana longsor. Program kuliah kerja nyata disusun berdasarkan kebutuhan lokasi KKN. Oleh sebab itu edukasi terkait kebencanaan tanah longsor perlu menjadi program yang penting agar masyarakat paham bagaimana pengendaliannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan survei geologi. Dengan mengukur kemiringan longsoran dan strike/dip agar mengetahui bidang gelincir longsoran. Berdasarkan batuan sekitar tanah longsor, dapat diketahui merupakan batuan yang memiliki porositas dan permeabilitas yang sangat kecil. Faktor penyebab longsor salah satunya kendaraan besar yang lewat daerah tersebut membawa beban berlebihan. Hal ini merupakan informasi penting yang perlu disampaikan kepada masyarakat setempat.