Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS IV SD GUGUS I KECAMATAN AMPENAN Rahayu, Diah; Darmiany, Darmiany; Nurhasanah, Nurhasanah
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 7 No 1: Edisi Januari-Juni 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-concept and achievement motivation among fourth-grade students at SDN Cluster I, Ampenan District, in the 2019/2020 academic year. The research used a quantitative approach with a correlational method. Instruments included self-concept and achievement motivation questionnaires, both of which were tested for validity and reliability. The study involved 120 students from four elementary schools. Data analysis was conducted using normality, linearity, and Pearson Product Moment correlation tests. The results indicate a significant and positive relationship between self-concept and achievement motivation, with a correlation coefficient of 0.705 and a contribution of 49.7%. This implies that the higher the students’ self-concept, the higher their achievement motivation.
Early Introduction of Emotions: CERIA Program to Develop Children's Emotional Intelligence with Storytelling Methods Dyan Prastika, Netty; Rahayu, Diah; Purwanti, Silviana
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.17798

Abstract

The early introduction of emotions is an important step in supporting children's psychological development. However, many young children still struggle to recognize and express their emotions appropriately. The lack of effective methods in emotional education within school environments remains a challenge that needs to be addressed. The community service program "CERIA" (Smart Emotion through Storytelling Method) is designed to help young children recognize and express various types of emotions in a healthy way through an interactive and educational storytelling approach. This program was implemented at Alifia Kindergarten, Samarinda, involving 33 children as participants. The methods used include reading emotion-themed storybooks, interactive discussions, and craft activities to strengthen the children’s understanding of the emotions introduced. Evaluation results showed an increase in the children's ability to recognize and express various emotions, as well as improved engagement in emotion-based activities. This program highlights the importance of storytelling-based approaches in supporting the emotional development of young children and can serve as an effective learning model in early childhood education. Pengenalan emosi sejak dini merupakan langkah penting dalam mendukung perkembangan psikologis anak-anak, namun masih banyak anak usia dini yang kesulitan mengenali dan mengekspresikan emosi mereka dengan tepat. Kurangnya metode yang efektif dalam pendidikan emosional di lingkungan sekolah menjadi tantangan yang perlu diatasi. Program pengabdian masyarakat "CERIA" (Cerdas Emosi Melalui Metode Bercerita) dirancang untuk membantu anak-anak usia dini mengenali dan mengekspresikan berbagai jenis emosi secara sehat melalui pendekatan storytelling yang interaktif dan edukatif. Program ini dilaksanakan di TK Alifia, Samarinda, dengan melibatkan 33 anak sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi pembacaan buku cerita bertema emosi, diskusi interaktif, serta aktivitas prakarya untuk memperkuat pemahaman anak terhadap emosi yang telah diperkenalkan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak dalam mengenali dan mengekspresikan berbagai jenis emosi, serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam aktivitas berbasis emosi. Program ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis cerita dalam mendukung perkembangan emosional anak usia dini dan dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam pendidikan anak.
Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan pada Dewasa Awal yang Mengalami Quarter Life Crisis Silvianti, Aulia Dwi; Ramadhani, Ayunda; Rahayu, Diah; Rahman, Nadya Novia
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v15i2.12269

Abstract

Young adults need social support to achieve happiness and prevent self-isolation during the quarter-life crisis phase. This study examines the relationship between social support and happiness in young adults experiencing a quarter-life crisis using a quantitative approach. The sample, consisting of 209 participants, was selected through purposive sampling and screening methods that met specific criteria. The research utilized a happiness scale and a social support scale, with validity tests confirming that no items were excluded. Data analysis using Kendall’s Tau correlation test resulted in 0.359 > r-table 0.114 and a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a positive relationship between friendship quality and happiness in young adults facing a quarter-life crisis. These findings suggest that higher social support correlates with greater happiness, whereas lower social support corresponds to lower happiness levels.
The Importance of Trust and Maintaining Commitment to Couples in Long Distance Marriages Aprilia, Bella Nadia; Rahayu, Diah; Rifayanti, Rina
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 1 (2024): Volume 12, Issue 1, Maret 2024
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i1.12087

Abstract

Long-distance marriage in couples has problems that are quite risky considering the quantity of communication and gathering is reduced. This requires strengthening commitment so that long-distance marriages can run, and marriages survive. This commitment is thought to be influenced by the strong factor of trust in other partners. Therefore, this study aims to answer the assumption that trust is closely related to long-distance marriage commitment. This research method uses quantitative with purposive sampling techniques that have research subjects as many as 101 pairs. The measuring instruments used are the Commitment scale with a reliability of 0.860 and the Confidence scale with a reliability of 0.899. Both measuring instruments have good reliability and are analyzed using Pearson Product Moment. The results of this study showed that the higher the trust, the stronger the marriage commitment in couples who underwent long-distance marriages. This research shows the implication that long-distance couples should strengthen commitment by increasing trust, which includes the ability of the couple to predict the ability of each partner to assess the possibilities that occur long-distance activity, then the level of dependence means that the couple feels mutual need for each other, and confidence in the partner means that each partner trusts each other, supports each other Other.Pernikahan jarak jauh pada pasangan memiliki permasalahan yang cukup riskan mengingat secara kuantitas komunikasi dan berkumpul bersama menjadi berkurang. Hal ini dibutuhkan penguatan komitmen agar pernikahan jarak jauh dapat berjalan dan pernikahan tetap bertahan. Komitmen ini diduga dipengaruhi oleh faktor kuatnya kepercayaan terhadap pasangan lain. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan menjawab dugaan bahwa kepercayaan berhubungan erat dengan komitmen pernikahan jarak jauh. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan Teknik sampling purposive sampling yang memiliki subjek penelitian sebanyak 101 pasangan. Alat ukur yang digunakan adalah skala Komitmen dengan reliabilitas 0.860 dan skala Kepercayaan dengan reliabilitas 0.899, kedua alat ukur ini memiliki reliabilitas yang baik dan dianalisis menggunakan Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan maka komitmen pernikahan semakin kuat pada pasangan yang menjalani pernikahan jarak jauh. Penelitian ini menunjukkan implikasi bahwa pasangan jarak jauh harus menguatkan komitmen dengan meningkatkan kepercayaan yang meliputi kemampuan predikbilitas pasangan artinya kemampuan tiap pasangan untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan yang terjadi akhibat jarak jauh kemuadian tingkat ketergantungan artinya bahwa pasangan merasa saling membutuhkan antara yang satu dengan yang lainnya dan keyakinan terhadap pasangan artinya bahwa setiap pasangan saling percaya saling mendukung satu sama lainnya.
Penyesuaian Akademik Mahasiswa: Peran Orientasi Tujuan dan Optimisme Sabrina Rachmatiana; Diah Rahayu; Nanik Handayani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7049

Abstract

Seiring bertambahnya usia, mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan perguruan tinggi melalui pencapaian akademik mereka, tetapi banyak mahasiswa yang tidak melakukannya dan malah merasa tertekan oleh tuntutan yang mereka hadapi. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran orientasi tujuan dan optimisme terhadap penyesuaian akademik, menggunakan metode kuantitatif regresi berganda. Sampel terdiri dari 63 mahasiswa Universitas X Samarinda. peneliti menggunakan teknik simple random sampling untuk mengambil data. Skala yang terpakai, penyesuaian akademik yang terdiri dari 31 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,886, skala orientasi tujuan yang memiliki 28 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,707, dan skala optimisme yang terdiri dari 21 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,772. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari orientasi tujuan dan optimisme terhadap penyesuaian akademik, dengan keterlibatan pengaruh sebesar 15%. Implikasi praktisnya adalah orientasi tujuan tidak begitu berpengaruh terhadap penyesuaian akademik mahasiswa, tetapi optimisme memiliki peran besar dalam proses penyesuaian akademik. Kata Kunci: penyesuaian akademik, orientasi tujuan, optimisme
IDENTIFIKASI ZONA SEKITAR TANAH LONGSOR SECARA GEOLOGI SEBAGAI UPAYA EDUKASI KEBENCANAAN DI KELURAHAN SAMBUTAN Sandy Dirgantara, Muhammad; Rahayu, Diah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.45-49

Abstract

Kalimantan Timur memiliki wilayah yang berbukit-bukit dengan kondisi tanah yang tidak stabil. Hal ini berdampak terjadinya rawan bencana tanah longsor dibeberapa wilayah dan daerah di Kalimantan Timur. Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur termasuk salah satu tempat yang sangat rawan terhadap bencana longsor. Program kuliah kerja nyata disusun berdasarkan kebutuhan lokasi KKN. Oleh sebab itu edukasi terkait kebencanaan tanah longsor perlu menjadi program yang penting agar masyarakat paham bagaimana pengendaliannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan survei geologi. Dengan mengukur kemiringan longsoran dan strike/dip agar mengetahui bidang gelincir longsoran. Berdasarkan batuan sekitar tanah longsor, dapat diketahui merupakan batuan yang memiliki porositas dan permeabilitas yang sangat kecil. Faktor penyebab longsor salah satunya kendaraan besar yang lewat daerah tersebut membawa beban berlebihan. Hal ini merupakan informasi penting yang perlu disampaikan kepada masyarakat setempat.
OPTIMALISASI HASIL PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KERIPIK TEMPE DI KELURAHAN SINDANG SARI Pridiptama, Raka Putra; Rahayu, Diah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.50-55

Abstract

Permasalahan penentuan jumlah produksi di suatu perusahaan sering dihadapi oleh suatu perusahaan, tidak terkecuali UMKM. Faktor penyebabnya adalah jumlah barang yang diproduksi tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen, sehingga terjadi penumpukan stok barang yang dapat mengakibatkan kerugian perusahaan. UMKM makanan ringan yang diambil dalam penelitian ini adalah UMKM Yovi Jaya. UMKM ini bergerak dalam bidang produksi makanan ringan keripik tempe. Tujuan penelitian untuk merencanakan mengetahui bentuk model kemudian mencari keuntungan maksimal dengan menggunakan sumber daya seminimal mungkin dengan menggunakan metode branch and bound. Dalam penelitian ini, diharapkan UMKM Yovi Jaya mampu mengambil keputusan pilihan kombinasi produk yang tepat dalam memproduksi keripik tempe dari hasil penelitian. Pengolahan data menggunakan bantuan aplikasi LINGO, yaitu aplikasi sederhana untuk optimasi linear dan nonlinier. Pada UMKM keripik tempe Yovi Jaya diperoleh hasil produksi yang optimal, yaitu dengan memproduksi keripik tempe 100gr dan 200gr masing-masing sebanyak 26 bungkus dan 22 bungkus dengan keuntungan optimalnya sebesar 306.000 rupiah.
SOSIALISASI KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA BARU FISIP UNIVERSITAS MULAWARMAN Bharata, Wira; Rahmawati, Alia; Rahayu, Diah; Juwita, Rina; Daryono, Daryono
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v6i1.4990

Abstract

The transition from adolescence to adulthood often poses significant challenges for new students, especially during the transition from high school to college. This community service program aims to evaluate the effectiveness of the Introduction to Campus Life Program for New Students (PKKMB) at the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University, class of 2024. The implementation of this activity was attended by 696 students of the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University, class of 2024. The instrument used in this community service program was a questionnaire in the form of a Google form, which was distributed from August 12 to August 22, 2024. The results of this community service program showed that shouts and togetherness were the most memorable moments. The participants enjoyed interaction with new friends, creative performances, and collaboration between study programs. Although the PKKMB event was considered positive, several aspects needed improvement, including the comfort of the facilities, food quality, and time management. Recommendations include improving refrigeration facilities, consumption quality, and setting more efficient schedules. Overall, although there were several technical and operational suggestions for improvement, respondents showed a high level of satisfaction with this PKKMB event and praised the committee for their responsive and friendly performance.
Pengaruh Terapi Berpikir Positif dan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Mahasiswa Universitas Mulawarman Adriansyah, Muhammad Ali; Rahayu, Diah; Prastika, Netty Dyan
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 4, No 2 (2015): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v4i2.2271

Abstract

Kecemasan adalah suatu keadaan emosi yang dipakai untuk menunjukkan respon emosional yang tidak sesuai dengan keadaan yang menimbulkan rasa takut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kecemasan pada mahasiswa Universitas Mulawarman setelah diberi terapi berfikir positif dan cognitive behavior therapy (CBT). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang memberikan perlakuan terhadap suatu sampel penelitian yang kemudian mengamati konsekuensi perlakuan tersebut terhadap obyek penelitian. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang mengalami kecemasan tingkat tinggi di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman sejumlah 40 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan kecemasan pada subjek setelah diberikan terapi berpikir positif dengan nilai U = 62.000 dan p = 0.000. Ada penurunan kecemasan pada subjek setelah diberikan cognitive behavioral therapy (CBT) dengan nilai U = 91.000 dan p = 0.003. Lebih lanjut cognitive behavioral therapy (CBT) mendapat mean post = 15.05 > mean post = 13.60 terapi berpikir positif. Hal ini bermakna cognitive behavioral therapy lebih efektif untuk menurukan kecemasan dibanding terapi berpikir positif
PERILAKU INSES PADA GRUP FACEBOOK “FANTASI SEDARAH”: ANALISIS DISFUNGSI KELUARGA DI INDONESIA (PENDEKATAN FENOMENOLOGIS) Apriani, Fajar; Afrianti, Pipit; Rahayu, Diah
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol 23 No 2 (2025): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jkss.v23i2.70131

Abstract

Incest is a serious form of sexual violence within the family because it occurs in the home, where the victim and the perpetrator live together, placing the victim in a powerless position when facing a family member. This study aims to examine the impact of incest as a sexual crime on victims and its effects on family functioning. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach and focuses on the online phenomenon of the Facebook group ‘Fantasi Sedarah’ (Incest Fantasy). Data were collected through document analysis of secondary sources, including media reports, publications from organizations working on the protection of women and children, and academic studies on sexual violence within families. The analysis combines perspectives from feminism, family sociology, psychology, and child and family social welfare. The findings show that perpetrators view victims as sexual objects and develop distorted sexual perceptions, which damage their role and responsibilities as parents. Incest leads to the breakdown of family relationships, weakens protective functions, and has wider negative social impacts. This study highlights that Indonesia’s response to incest cases remains limited, particularly in linking legal processes with victim-centered social support. So, stronger structural and cultural actions by the government are urgently needed to restore family functioning, ensure justice, and protect women and children from sexual violence