Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP DAYA SAING KOMODITAS BAWANG MERAH DI KABUPATEN MAJALENGKA Lola Rahmadona; Anna Fariyanti; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.3.1.39-46

Abstract

Bawang merah adalah salah satu komoditas yang bernilai tinggi sehingga banyak petani yang membudidayakannya. Namun Indonesia masih tetap sebagai pengimpor bawang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah terhadap pertanian bawang merah di Kabupaten Majalengka. Data telah dianalisis dengan metode Policy Analysis Matrix (PAM) untuk menentukan dampak dari kebijakan tersebut. Sebanyak 37 petani dipilih sebagai responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya bawang merah di kabupaten Majalengka secara finansial menguntungkan, tetapi secara ekonomi tidak menguntungkan. Analisis kebijakan pemerintah terhadap output memberikan perlindungan terhadap harga bawang merah. Sementara itu, kebijakan pemerintah terhadap input masih merupakan disinsentif bagi petani. Petani bawang merah harus membayar lebih mahal dari yang seharusnya. Tetapi secara bersamaan, kebijakan pemerintah tentang input dan output masih mendukung produksi bawang merah di negara ini.
PENGARUH NORMA SOSIAL JULO-JULO TENAGA KERJA TERHADAP KINERJA USAHATANI CABAI KOPAY DI KOTA PAYAKUMBUH Revi Ernanda; Burhanuddin Burhanuddin; Joko Purwono
Menara Ilmu Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i1.1868

Abstract

This paper is aimed to analyzing the effect of labor social norms named julo-julo on the performance of kopay chili farming in Payakumbuh city. Structural Equational Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS) was used to analize the effect of social norm on the performance of kopay chili farming. The primary data used is taken through observation and interview process, meanwhile secondary data obtained from related institution. The selected samples were all 53 farmers of kopay chili in Payakumbuh City. The research results showed that thevariable of social norm has positif and significant effect on farmers’ performancewith the influence coefficient 0.317. The most dominant social norm that influence farming performance is providing aid to each other (λ) 0.894. Hence, government should be able to optimize social norm of julo-julo labor in desingning farming development strategies to improve the performance of kopay chili farming. Keywords: farming performance, partial least square (PLS), social norm
Upgrading Peran dan Fungsi Kelompok Sebagai Strategi Pemberdayaan Berkelanjutan Mintarti Mintarti; Burhanuddin Burhanuddin; Dwi Sadono; Tjahja Muhandri
ABDIMAS DEWANTARA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v4i2.11219

Abstract

Produksi ubikayu (Manihot Esculenta) di Desa Benteng, Kabupaten Bogor mencapai 200 ton/tahun yang menempatkan Desa Benteng sebagai salahsatu sentra penghasil ubikayu di Kabupaten Bogor. Namun, angka kemiskinan di desa tersebut masih tinggi yaitu 12 persen. Potensi desa belum dimanfaatkan untuk menurunkan angka kemiskinan karena para petani belum memiliki keterampilan budidaya yang berkelanjutan, keterampilan meningkatkan nilai jual ubikayu serta peran dan fungsi kelompok yang masih rendah dalam wirausaha desa berbasis ubikayu. Tujuan kegiatan: (1) meningkatkan perilaku positif kelompok (POKTAN dan KWT), (2) mengelompokkan poktan dan KWT dalam proses wirausaha ubikayu yaitu budidaya, produksi mocaf, pangan olahan, pasar dan promosi, dan (3) merintis embrio kampung tematik casava. Metode kegiatan adalah komunikasi persuasi untuk upgrading kelompok agar kelompok menjadi dinamis.. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kinerja kelompok meningkat dengan terbentuknya 2 KWT baru, tersusunnya program kerja POKTAN dan KWT, bertambahnya jumlah kegiatan rintisan desa wisata casava dan mulai berjalannya wirausaha berbasis ubikayu. Pengetahuan kelompok dalam pembuatan mocaf meningkat dari skor 70.2 ke 80.0, pangan olahan meningkat dari 69.8 ke 80.4, budidaya ubikayu meningkat dari 45.3 ke 45.9. sikap positif KWT tentang pentingnya bisnis, pemasaran, mocaf, pengemasan dan desa wisata meningkat dari 52,29 persen ke 58.8 persen. Kata kunci: upgrading, kelompok, wirausaha, ubikayu
PENUMBUHKEMBANGAN PERILAKU KEWIRAUSAHAAN DALAM SISTEM AGRIBISNIS AYAM LOKAL Priyono Priyono; Burhanuddin Burhanuddin
Journal of Integrated Agribusiness Vol 2 No 1 (2020): Journal of Integrated Agribusiness
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.993 KB) | DOI: 10.33019/jia.v2i1.1765

Abstract

Pengembangan ayam lokal dewasa ini semakin prospektif seiring dengan adanya diversifikasi produk yang semakin diminati masyarakat dengan segmen pasar tersendiri. Namun, usaha ayam lokal yang lebih banyak dikembangkan secara back yard farming menyebabkan daya tawar peternak ayam lokal belum kompetitif. Hal ini salah satunya disebabkan belum diterapkannya entrepreneurial skills dengan baik. Dalam sistem agribisnis, efektifitas dan efisiensi kinerja usaha ayam lokal tidak hanya ditentukan oleh modal fisik tapi juga modal sosial berupa keahlian berwirausaha terutama perilaku kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penumbuhkembangan perilaku kewirausahaan dalam sistem agribisnis ayam lokal. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menggunakan data sekunder dan jurnal hasil penelitian, tesis/disertasi, buku teks, dan laporan pemerintah. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit ayam lokal pada subsistem agribisnis hulu merupakan titik krusial yang menentukan kontinyuitas pasokan DOC ayam lokal di subsistem on farm. Dukungan kelembagaan, pemerintah pusat dan daerah, asosiasi dan jaringan pemasaran menjadi komponen yang perlu dikuatkan. Pada subsistem on farm, perilaku dari peternak yang belum menjadikan ayam lokal sebagai usaha pokok merupakan esensi yang penting untuk dilakukan perubahan menjadi perilaku seorang wirausaha. Perilaku kewirausahaan yang terdiri dari pengetahuan, sikap mental, dan keterampilan adalah faktor penentu kinerja usaha. Perilaku wirausaha dipengaruhi oleh faktor internal (karakter wirausaha) dan faktor eksternal (lingkungan usaha). Karakter wirausaha yang dominan perlu diperhatikan dalam menumbuhkembangkan perilaku kewirausahaan yaitu motivasi, inovasi, dan berani mengambil resiko. Sementara itu, faktor eksternal yang perlu diperhatikan yaitu dukungan penyuluhan atau pelatihan, ketersediaan sarana produksi, dan dukungan kebijakan pemerintah.
Pengaruh Intensi Terhadap Keputusan Petani Menanam Bawang Merah di Kabupaten Pesisir Selatan Okti Diana Bahrun; Andriyono Kilat Adhi; Burhanuddin Burhanuddin
Forum Agribisnis Vol 12 No 2 (2022): FA VOL 12 NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Magister Science of Agribusiness, Department of Agribusiness, FEM-IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/fagb.12.2.98-112

Abstract

The aims of this study were: (1) to analyze the decision of farmers in Pesisir Selatan Regency to plant shallots, (2) to analyze the intention of farmers in Pesisir Selatan Regency to plant shallots, (3) to analyze the factors that influence the decision of farmers in Pesisir Selatan Regency to plant shallots. The research adopts the theory of planned behavior and the ERG motivation theory. The research was conducted in Pesisir Selatan Regency, West Sumatra Province. This study uses primary data, which was collected through structured interviews. The research respondents were 60 farmers in Pesisir Selatan Regency. The analysis used the descriptive method and partial least square (PLS) method. The results of the analysis showed that most of the farmers in Pesisir Selatan Regency decided not to plant shallots in the next season. The intention of farmers in Pesisir Selatan Regency to plant shallots is in the high category. The decision of farmers in Pesisir Selatan Regency to plant shallots is directly and significantly positively influenced by the intention of farmers to plant shallots; and the intention of farmers to plant shallots directly and significantly positively influenced by the social norms held by farmers. Social norms are the only factor that has an indirect and significant positive effect on the decision of farmers in Pesisir Selatan Regency to plant shallots.
ANALISIS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PRODUK PROGRAM AGRIBISNIS TAMAN TEKNOLOGI PERTANIAN (TTP) CIGOMBONG, KABUPATEN BOGOR Dara Puspita Sari; Ahyar Ismail; Burhanuddin Burhanuddin
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 20, No 1 (2023): FEBRUARY
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v20i1.51682

Abstract

The agribusiness program is one of the Cigombong TTP programs that can help assisted farmers and breeders and partners market their products at a better price. This study aims (1) to analyze the consumer decision-making process for the Cigombong TTP agribusiness program and (2) to analyze the consumer satisfaction of the Cigombong TTP agribusiness program product. The method used is descriptive analysis, Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA). The results showed that the decision-making process of most consumers of the TTP Cigombong agribusiness program was motivated to get quality products, sought information from family or friends, the most interesting promotions were product quality, considering product purchases as needed, making planned purchases regularly every week. once and expressed satisfaction after purchasing the TTP Cigombong agribusiness program product. Based on CSI analysis, consumers are satisfied with the performance of the TTP Cigombong agribusiness program with a value of 79.19% and the priority attributes to be repaired according to the IPA matrix are the attributes of security assurance or product certification.
Persepsi Generasi Muda Tentang Pertanian Organik san Pengaruhnya Terhadap Minat Berwirausaha Febrinda Annisa Munandar; Bayu Krisnamurthi; Burhanuddin Burhanuddin
Forum Agribisnis Vol 13 No 1 (2023): FA VOL 13 NO 1 MARET 2023
Publisher : Magister Science of Agribusiness, Department of Agribusiness, FEM-IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/fagb.13.1.110-120

Abstract

The number of farmers that continues to decline is one of the problems that occur in the agricultural sector. The interest to become a farmer or business actor in agriculture, especially for the younger generation also tends to decline. They perceive that it is more tiring to work in the agricultural sector because they work outdoors. By administering a survey to 63 members of Komunitas Petani Muda Indonesia, this research aimed to determine the opinions of the younger generation about organic farming and their impact on entrepreneurial goals. The technique of collecting samples employs probability sampling, descriptive analysis, and SEM-PLS. The results show that the knowledge and positive views about organic farming affect the interest in entrepreneurship, However, their interest in organic farming tends to be low. Several factors contribute to this, including the fact that many individuals who do not understand organic products equate the price of organic products with conventional agricultural products and the difficulty of marketing organic products. The conclusion is that perception influences the desire of young people to become entrepreneurs.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PILIHAN SALURAN PEMASARAN TANDAN BUAH SEGAR PERKEBUNAN RAKYAT DI KABUPATEN NUNUKAN Arwan Arwan; Netti Tinaprilla; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.1.39-47

Abstract

Palm oil is a leading commodity of plantations that has an important role in economic activity, including in the Nunukan Regency. Palm oil marketing is carried out by farmers in the form of fresh fruit bunches, there were several marketing channels that farmers use in the sell of fresh fruit bunches such as assemblers wholesalers, and cooperatives. The selection of marketing channels is the most complex decision faced by farmers. The purpose of this study is analyzing the factors influencing the choice decisions of marketing channels smallholders farmers in the Nunukan Regency. The selection of research places was conducted purposively and the determination of respondents using purposive and snowball sampling methods. The number of samples in this study is 40 farmers. This study used primary data obtained through interviews while secondary data obtained from related agencies. The research method is carried out descriptively to describe the marketing channels that are formed as well as multinomial logistic regression analysis to see the factors that have an influence on the selection of channels to be used in marketing. The results showed that farmers sell fresh fruit bunches through three marketing channels namely, assembler (76,22 percent), wholesalers (10,91 percent), and cooperatives (14,85 percent). Based on a statistical analysis of multinomial logistic regression showed that the age of farmers, farming experience, the price of fresh fruit bunches, and cash payment method have a significant influence on the selection of marketing channels used in the sale of fresh fruit bunches.
PENGARUH JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMEN AGRIBISNIS TERHADAP KEBERHASILAN USAHA IKAN PATIN DI KABUPATEN KAMPAR Rahmadani Safitri; Wahyu Budi Priatna; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.341-351

Abstract

Pengembangan usaha ikan patin di Provinsi Riau khususnya kabupaten Kampar tergantung kepada sumber daya manusia (SDM) kreatif dan inovatif serta memiliki daya saing. Usaha ikan patin mendapatkan dorongan dari pembudidaya ikan, pengusaha, dan pemerintah, hal ini dibuktikan dengan program peningkatan produksi ikan patin yang gencar dilakukan di masyarakat untuk pegembangan usaha ikan patin dengan bertambahnya minat masyarakat dan pengusaha ikan patin karena menyediakan peluang usaha yang baik di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jiwa kewirausahaan dan manajemen agribisnis terhadap keberhasilan usaha budidaya ikan patin di Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. pengambilan sampel adalah non probability sampling berjumlah 153 responden. Metode pengumpulan adalah pengisian kuesioner. Data diolah dengan menggunakan model persamaan struktural (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) jiwa kewirausahaan yang dimiliki oleh pembudidaya ikan patin di Kabupaten Kampar menempati kategori skor sangat baik. Jiwa kewirausahaan yang dimiliki yaitu motivasi, melihat peluang, berani mengambil resiko, mandiri dan orientasi terhadap pencapaian. Berani mengambil resiko mempunyai skor paling tinggi yaitu 88,86. (2) manajemen agribisnis yang dimiliki oleh pembudidaya ikan patin termasuk kategori sangat baik. Pelaksanaan mempunyai skor paling tinggi yaitu 90%. (3) Keberhasilan usaha yang capai oleh pembudidaya ikan patin di Kabupaten Kampar diukur melalui tiga kriteria yaitu ukuran perusahaan, pertumbuhan usaha dan keuntungan. Skor keberhasilan usaha masuk kedalam kategori sangat baik. Keberhasilan usaha dengan skor tertinggi dimiliki oleh indikator peningkatan keuntungan dengan skor 87,43 persen