p-Index From 2021 - 2026
6.376
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Journal of Biology Education Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovative Science Education Journal of Maternity Care and Reproductive Health Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Borneo Nursing Journal (BNJ) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Peduli Masyarakat PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Mejuajua Life Science Journal Of Human And Education (JAHE) Borneo Community Health Sevice Journal Journal Keperawatan SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Bookchapter Alam Universitas Negeri Semarang Journal of Advanced Health Informatics Research Java Nursing Journal GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Unnes Science Education Journal Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Journal of Community Empowerment Life Science GANAPATI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Life Science

Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antibakteri dari Bakteri Endofit Daun Kelor (Moringa oleifera) Sadikin, Nadya Audina Nurkhafiya; Bintari, Siti Harnina; Widiatningrum, Talitha; Dewi, Pramesti
Life Science Vol 10 No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v10i2.54441

Abstract

Endophytic bacteria are beneficial microorganisms that interact with host plants without causing any interference or damage to plants. Moringa oleifera is a medicinal plant that contains secondary metabolites and has antibacterial properties. The aim of this research is to isolate and characterize endophytic bacteria from Moringa oleifera leaves, and to test the antibacterial activity against pathogenic bacteria (Escherichia coli and Bacillus subtilus). The results of the isolation of Moringa leaf endophytic bacteria (Moringa oleifera) obtained amounted to one isolate. Based on the results of the catalase test, gram staining and spore observation, moringa oleifera leaf endophytic bacteria included in the genus Bacillus. The antibacterial test begins with the production of secondary metabolites of Moringa oleifera leaf endophytic bacteria, measures the rate of bacterial growth and tests the antibacterial activity using the Kirby Bauer method with paper disks. Observational data were analyzed statistically using ANOVA and further tests with Duncan (sig <0.05). Antibacterial activity test results showed that the incubation time of endophytic bacteria affected the growth of Escherichia coli and Bacillus subtilus bacteria. The incubation time of 10 hours showed the highest inhibition zone diameter of Escherichia coli and Bacillus subtilus bacteria respectively of 7.5 mm and 1.8 mm. The formation of inhibitory zones indicates the presence of secondary metabolite compounds from Moringa leaf endophytic bacteria which have an antibacterial effect. Bakteri endofit merupakan mikroorganisme menguntungkan yang berinteraksi dengan tanaman inang tanpa menyebabkan gangguan atau kerusakan pada tanaman. Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman obat yang mengandung metabolit sekunder dan berkhasiat sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri endofit dari daun kelor, serta menguji aktivitas antibakteri terhadap bakteri patogen (Escherichia coli dan Bacillus subtilus). Hasil isolasi bakteri endofit daun kelor (Moringa oleifera) yang diperoleh berjumlah satu isolat. Berdasarkan hasil uji katalase, pewarnaan gram dan pengamatan spora, bakteri endofit daun kelor termasuk ke dalam genus Bacillus. Uji antibakteri dimulai dengan produksi metabolit sekunder bakteri endofit daun kelor, pengukuran laju pertumbuhan bakteri dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode Kirby bauer dengan paper disk. Data hasil pengamatan dianalisis statistik menggunakan ANOVA dan uji lanjut dengan Duncan (sig < 0.05). Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa waktu inkubasi bakteri endofit berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilus. Waktu inkubasi selama 10 jam menunjukan diameter zona hambat tertinggi terhadap bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilus berturut-turut sebesar 7.5 mm dan 1.8 mm. Terbentuknya zona hambat mengindikasikan adanya senyawa metabolit sekunder dari bakteri endofit daun kelor yang memiliki efek antibakteri.
Pengaruh Penambahan Tepung Kulit Ari Kedelai terhadap Pertumbuhan Burung Puyuh (Cortunix-cortunix japonica) Isnaeni Karunia Annisa; Siti Harnina Bintari; Pramesti Dewi; Dewi Mustikaningtyas
Life Science Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v12i2.66750

Abstract

Soybean hulls is a solid waste from the tempe industry. Utilization of soybean epidermis has not been done optimally. Soybean hulls contains isoflavone compounds and crude protein which are expected to be utilized in quail feed. This study aims to examine the effect of feeding with soybean hulls at different concentrations on the growth of quail. The research was conducted using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 8 replications. The research material used 32 laying quails aged 42 days. Feed treatment with the addition of soybean epidermis consisted of P0 (without soybean hulls), P1 (7.5% addition of soybean hulls), P2 (10.5% addition of soybean hulls), and P3 (13.5% addition of soybean hulls). Parameters observed consisted of feed consumption, body weight gain, and feed conversion. The research data were analyzed using ANOVA, if it had a significant effect it was continued with the BNJ test (5%). The results of the analysis of variance showed that the addition of soybean hulls had a significant effect on feed consumption and body weight gain, but had no significant effect on feed conversion. It can be concluded that the addition of soybean husk as much as 7.5% is still effective in increasing weekly feed consumption and is able to provide the best feed conversion value.
Profil Antioksidan Minuman Sari Tempe Berbahan Dasar Tepung Tempe Original dan Tepung Tempe Kelor Andiniyati, Fitri; Bintari, Siti Harnina; Dewi, Pramesti; Mustikaningtyas, Dewi
Life Science Vol 12 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v12i1.66771

Abstract

Tepung tempe dapat dijadikan sebagai substitusi makanan atau suplemen antara lain minuman sari tempe. Namun, minuman sari tempe saat ini belum banyak diproduksi. Padahal minuman sari tempe memiliki efek fungsional untuk menjaga kesehatan tubuh. Perlu adanya pengujian terhadap kualitas minuman sari tempe meliputi nilai aktivitas antioksidan, kadar protein, dan tingkat kesukaan terhadap produk minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original dan tepung tempe kelor dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 1%, 2%, dan 3%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai aktivitas antioksidan dan kadar protein minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original dan tepung tempe kelor dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 3%, dan mengetahui minuman sari tempe yang paling disukai konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan berupa minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original konsentrasi 1%, minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original konsentrasi 2%, minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original konsentrasi 3%, minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor konsentrasi 1%, minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor konsentrasi 2%, dan minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor konsentrasi 3%. Masing-masing perlakuan dilakukan dua kali ulangan. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, pengujian kadar protein menggunakan metode Kjeldhal, dan pengujian tingkat kesukaan menggunakan metode hedonik. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan uji Anova dua arah dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan minuman sari tempe yang mempunyai nilai aktivitas antioksidan sangat kuat adalah minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor dengan konsentrasi 1% yang ditunjukkan dengan nilai (IC₅₀ < 50), minuman sari tempe dengan kadar protein tertinggi ada pada minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor dengan konsentrasi 3%, dan minuman sari tempe yang paling disukai oleh konsumen adalah minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original dengan konsentrasi 1%.
Co-Authors Adiratna Sekar Siwi Adystia, Yusdike Agus Prasetyo, Ahmad Ahmad Agus Prasetyo Anam, M. Khairul Ananda, Rahimma Artantia Andiniyati, Fitri Ari Yuniastuti Arvidhea Safira Gunawan Astrid Farmayati Atun Raudotul Ma&#039;rifah Atun Raudotul Ma’rifah Atun Raudotul Ma’rifah Azzakiyah, Kholifah Nur Burhan, Asmat Cahyaningrum, Etika Dewi Danang Dwi Saputro Devi Nisa Hidayati Dewi Mustikaningtyas Dewi Mustikanintyas Dhimas Fajar Eka Purnama Dyah Rini Indriyanti Elawati, Nunung Eni Enni Suwarsi Rahayu Esti Isussilaning Setiawati Fadhiatul Mufrihah Fajarsari, Nurida A’sha Fauziah Hanum Nur Adriyani Felintina Yuniarti, Felintina Ghani, Farid Gunawan, Arvidhea Safira Hartini, Tuti Hasyim Abdurrasyid Hidayatullah, Riki Hilmi, Aanisah Ibnul Mubarok Ibnul Mubarok Ibnul Mubarok Indrati, Retno Indri Heri Susanti Isnaeni Karunia Annisa Khairul Anam Kirana, Swastika Nur La’ali, Shaimaa Alma Lestishiyami, Lesy Lina Herlina Lintang Suryani, Roro Lisdiana Lisdiana Made Suandika Maria Ayu Puspita Mariah Ulfah Martien Herna Susanti Maya Safitri Maya Safitri meidina rahmawati Melinda, Aura Tirsa Murniati Nindia Sefi Utami Ning Setiati Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Noor Yunida Triana Nur Rohmah Tria Romadhoni Opty Prastika, Luvi Prapto Sasongko, Didik Priyantini Widiyaningrum Purwaningsih, Indri Puspita Diana Arumawati rahmawati, meidina Rahmaya Nova Handayani Rakhmasari, Pramesti Regita Ramadani, Mutiara Bintang Reni Dwi Setyaningsih Retno Indrati Retno Sri Iswari Ria Millati Ria Millati Rusuli, Alvin Maulana Sadikin, Nadya Audina Nurkhafiya Sardjono Sardjono Sardjono Sardjono Sekar Dwi Ardianti Sigit Saptono Silvia Nurbaiti, Silvia Siti Haniyah Siti Harnina Bintari Siti Wahidatun Nisa Soniawati, Diah Steffani Fransisca Suci Khasanah Sugiarta, Nyoman Sulasfiana Alfi Raida, Sulasfiana Alfi Sunyoto Sunyoto SURTININGSIH, SURTININGSIH Suryani, Roro Lintang Susanto, Amin Suwarsi Rahayu, Enni Syamsul Aryanto Talitha Widiatningrum Tin Utami Tri Retno Nurasih Tri Sumarni Tri Yudono, Danang Triana, Noor Yunida Tyas Agung Pribadi, Tyas Agung Utami, Pambajeng Walandipa, Ghani Wardana, Irfan Ihza Wibowo, Tophan Heri Wirakhmi, Ikit Netra Woung-Ru Tang Wulan Christijanti Yance Anas Yati, Ernallah Yusdike Adystia Yustinus Ulung Anggraito Zahwa, Iana Zulfa Rofiqoh