Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Pembangunan Jamban Sehat Keluarga di Kelurahan Jemur Wonosari Kecamatan Wonocolo Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Kota Surabaya Menuju Open Defecation Free (ODF) Ferry Kriswandana; Demes Nurmayanti; Marlik Marlik
Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Volume 3 Nomor 3 Desember 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jpk.v3i3.179

Abstract

Limbah domestik (tinja) harus dikelola dengan baik, agar tidak mencemari tanah dan air. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 3 Tahun 2014, penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, salah satunya tidak melakukan buang air besar sembarangan. Luas perumahan di Kota Surabaya, terutama daerah perkampungan memiliki ukuran lahan cukup sempit, sehingga kesulitan dalam menyediakan lahan untuk septic tank. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat dan membangun jamban sehat keluarga di Kelurahan Jemur Wonosari untuk menunjang Kota Surabaya menuju ODF. Pengabdian masyarakat dilakukan di wilayah Kelurahan Jemur Wonosari, melibatkan masyarakat yang belum memiliki jamban (septic tank), sebanyak 25 keluarga. Metode kegiatan adalah sosialisasi/ penyuluhan peningkatan pengetahuan tentang PHBS, penggunaan jamban sehat dan perawatan jamban serta intervensi bantuan pembangunan septic tank. Masyarakat yang belum memiliki septic tank sebanyak 25 keluarga, bantuan pembangunan jamban diberikan kepada 2 keluarga, dan 23 keluarga berkomitmen membangun septic tank mandiri. Ada perbedaan peserta sebelum dan sesudah mendapatkan sosialisasi peningkatan pengetahuan (p=0,000), hasil choaching peserta mendapatkan bantuan pembangunan jamban serta memanfaatkan dengan baik. Apresiasi, dukungan dari perangkat pemerintah yaitu Lurah Jemur Wonosari, Puskesmas Jemursari dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Jemur Wonosari dan kontribusi mereka melakukan choaching kepada peserta pengabdian masyarakat. Rekomendasi diperlukan tindak lanjut dan pendampingan bagi warga yang belum membangun septic tank.
Bioadsorben Campuran Kulit dan Tongkol Jagung untuk Menurunkan Kadar BOD Limbah Batik Miftakhul Jannah; Ferry Kriswandana; Marlik; Iva Rustanti Eri Wardojo
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (April 2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.431 KB) | DOI: 10.33096/woh.v5i02.14

Abstract

Liquid waste from batik industry often causes environmental problems, because there is a pollutant content of Biochemical Oxygen Demand (BOD). Corn cobs and husks contain high cellulose which has the potential to become activated carbon. This study aims to analyze the bioadsorbent mixture of cobs and corn husks in reducing BOD levels in batik wastewater. This type of research is pre-experimental, the research design is One Group Pretest Posttest Design. Variations in the mass of bioadsorbent mixture of corn cobs and husks with a ratio of (70:30), (60:40) and (50:50) contact time for 2.5 hours in 500 ml of batik liquid waste. Measurement of BOD levels was carried out after treatment. Data analysis using ANOVA test. The highest percentage of decrease in BOD levels after treatment was in the mass variation of 38 gr: 25 gr (60:40) 81.79% and the decrease value was 9243 mg/L. BOD levels before treatment using a mixture of cob and corn husk bioadsorbent were 11300 mg/L and after treatment it was 2057 mg/L which means that there is 1 pair of variations in the mass of the mixture of corn cobs and husks in reducing the average different BOD content in batik wastewater. Bioadsorbent mixture of cobs and corn husks can reduce BOD levels in batik wastewater.
Study on the Water Quality of Kali Jagir River Surabaya Reviewed from the Cadmium (Cd) and Lead (Pb) Content Ferry Kriswandana; Utamy Aprilia Nur Wahyuni; Marlik; Irwan Sulistio
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 22 No. 1 (2024): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v22i1.104

Abstract

The Kali Jagir River in Surabaya has the potential to receive domestic and industrial wastewater resulting from the activities in Surabaya city and serves as a raw water source for PDAM Surabaya. The chemical content of wastewater can include heavy metals such as Cd and Pb. This study aimed to analyze the water quality of the Kali Jagir River in Surabaya in terms of cadmium (Cd) and lead (Pb) content in 2022. The type of research is observational with a cross-sectional approach. The research object is the water of the Kali Jagir River in Surabaya, which was taken from the upstream, midstream, and downstream sections of the river with 3 replications. Data analysis was conducted to determine the water quality of the Kali Jagir River by comparing it with the Class I Water Quality Standards based on the Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 82 of 2001. The average cadmium (Cd) content in the upstream, midstream, and downstream sections of the Kali Jagir River was 0.0005 mg/L. The average lead (Pb) content in the upstream, midstream, and downstream sections of the Kali Jagir River was <0.010 mg/L, <0.010 mg/L, and <0.012 mg/L, respectively. The cadmium (Cd) and lead (Pb) content in the upstream, midstream, and downstream sections of the Kali Jagir River comply with the Class I water quality standards. Future research is suggested to examine sediments and biota to assess the presence of heavy metals.
ANALISIS FAKTOR CEMARAN SUMUR TERHADAP KEJADIAN HEPATITIS A DI KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN PACITAN Setiani, Isna Wahyu; Kriswandana, Ferry; Rachmaniyah, Rachmaniyah
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 14 No. 1 (2020)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v14i1.2146

Abstract

Hepatitis A is a fecal oral disease which is still a public health problem in Indonesia. The Pacitan Regency Government has determined an extraordinary event (KLB) of Hepatitis A since June 25th, 2019, there were 1,310 confirmed cases. This research aims to determine the relation between well contamination and the incidence of Hepatitis A.This study used a case control design by means of observation and measurement of 36 dug wells randomly selected from 18 cases and 18 controls based on inclusion criteria. The water microbiology examination was carried out at the Surabaya Health Polytechnic Laboratory with the Most Probable Number (MPN) method, and the data analysis technique used was the serial point coefficient correlation.The results suggested that all observed well water was contaminated by E. coli bacteria, and more than half of them did not meet the construction requirements, namely from the aspect of distance from pollutant sources, walls, lips and well floors. The analysis results suggested a relation between Escherichia coli contamination and well construction (p-value = 0.036). However, it did not show a significant relation with the incidence of Hepatitis A (p-Value = 0.514).Improved well construction, increased knowledge, and hygiene behavior are efforts of which must be made in managing Hepatitis A. 
SANITASI DASAR RUMAH DAN PERILAKU BUANG AIR BESAR TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA MASYARAKAT PESISIR (Studi di Desa Gisik Cemandi Kabupaten Sidoarjo Tahun 2023) Firdausi, Riskya Ananda; Thohari, Imam; Kriswandana, Ferry; Marlik, Marlik
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 17 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v17i2.4004

Abstract

Sanitasi dasar rumah yang terpelihara dengan baik serta perilaku buang air besar masyarakat menjadikan salah satu faktor mengurangi penyakit. Wilayah pesisir sebagai contoh daerah yang masih kurang dalam penyediaan jamban yang menjadi pemicu masyarakat buang air besar sembarangan. Angka kesakitan diare di Desa Gisik Cemandi tahun 2020-2021 meningkat 11,6%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sanitasi dasar rumah dan perilaku buang air besar terhadap kejadian diare. Penelitian ini menggunakan metode case control. Besar sampel kasus sebanyak 46 rumah dan sampel kontrol 46 rumah menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data memakai lembar observasi dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian mendapatkan bahwa sebagian besar rumah tangga telah memiliki fasilitas sanitasi dasar yang baik (kasus=95,7%, kontrol=97,8%). Namun terdapat 39,1% kelompok kasus yang memilki perilaku kurang baik. Rumah tangga dengan perilaku buang air besar kurang, berisiko 3,58 kali lebih besar untuk mengalami diare (OR=3,58; 95% CI 1,32-9,73). Pada penelitian ini tidak diperoleh hubungan signifikan antara sanitasi dasar dengan diare (p-value=1,000). Penelitian mendapatkan bahwa perilaku buang air yang tidak baik merupakan faktor risiko terhadap kejadian diare. Perbaikan perilaku melalui peningkatan pengetahuan menjadi perioritas utama untuk menurunkan kejadian diare.
Peningkatan Hygiene Dan Sanitasi Depot Air Minum Di Kelurahan Jemur Wonosari Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya Marlik, Marlik; Kriswandana, Ferry; Thohari, Imam; Nurmayanti, Demes
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1530

Abstract

Air minum bersumber PDAM yang dikonsumsi masyarakat belum memenuhi persyaratan apabila diminum/dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat. Upaya peningkatan kualitas air minum melalui Depot Air Minum (DAM) melalui Penyuluhan Kesehatan Masyarakat bertujuan untuk mendorong dan mengkondisikan pengusaha atau pengelola Depot Air Minum melakukan upaya perbaikan kualitas air minum sehingga mampu menyediakan air minum yang memenuhi syarat kesehatan di masyarakat di Kelurahan Jemur Wonosari, Surabaya, dengan cara meningkatkan hygiene dan sanitasi Depot Air Minum. Pendekatan kegiatan PKM melalui sosialisasi dan penyuluhan yang diberikan kepada 15 pemilik Depot Air Minum dan masyarakat sekitar selanjutnya menggunakan metode analisis data secara deskriptif dan paired t-test. Sebagai indikator keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan Kesehatan masyarakat ini adalah terjadinya perubahan perilaku pengelola/pengusahan Depot Air Minum sehingga akan meningkatkan hygiene sanitasi DAM, sehingga dapat menghilangkan kontaminasi Coliform dan E. coli dalam air minum yang diidentifikasi melalui pemeriksaan rutin kualitas air minum setiap 6 bulan dan pemeliharaan peralatan Depot secara rutin. Dengan demikian masyarakat akan mendapatkan kualitas air minum yang memenuhi persyaratan dan terhindar dari resiko penyakit akibat penyediaan air minum yang kurang sehat. Meningkatnya kepercayaan masyarakat akan kualitas air minum yang dihasilkan oleh Depot Air Minum akan memberikan keuntungan finansial bagi pengusaha/pengelola. Improving Hygiene and Sanitation of Drinking Water Depots in Jemur Wonosari Village, Wonocolo District, Surabaya City Abstract: Drinking water sourced from PDAM consumed by the community does not meet the requirements if it is drunk/consumed directly by the community. Efforts to improve the quality of drinking water through Drinking Water Depots (DAM) through Public Health Education aim to encourage and condition entrepreneurs or managers of Drinking Water Depots to make efforts to improve the quality of drinking water so that they are able to provide drinking water that meets health requirements in the community in Jemur Wonosari Village, Surabaya , by improving hygiene and sanitation at the Drinking Water Depot. The approach to PKM activities is through socialization and counseling given to 15 Drinking Water Depot owners and the surrounding community, then using descriptive data analysis methods and paired t-test. As an indicator of success in implementing this public health education activity, there is a change in the behavior of the management/operator of the Drinking Water Depot so that it will improve the sanitation hygiene of the DAM, so that it can eliminate Coliform and E.coli contamination in drinking water which is identified through routine checks of drinking water quality every 6 months. and routine maintenance of Depot equipment. In this way, people will get quality drinking water that meets the requirements and avoid the risk of disease due to unhealthy drinking water supplies. Increasing public confidence in the quality of drinking water produced by the Drinking Water Depot will provide financial benefits for entrepreneurs/managers.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Penyediaan Air Bersih Berbasis Masyarakat Di Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu Tahun 2023 Kriswandana, Ferry; Winarko, Winarko; Rustanti, Iva; Rusmiati, Rusmiati; Darjati, Darjati
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v3i2.324

Abstract

Desa Sidomulyo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Batu, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Desa ini dan memiliki 3  Dusun yakni Dusun Tinjumoyo, Tonggolari dan Sukorembug   Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Batu  pada Tahun 2021 diketahui bahwa yang jumlah contoh ujinya mengandung Nitrit tinggi yaitu 2 mg/l (diatas persyaratan maksimal air bersih 1 mg/l),yaitu di kecamatan Batu Desa Sidomulyo. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memandirikan masyarakat peduli lingkungan dengan menerapkan pengolahan air bersih yang dapat menurunkan kadar Escherichia coli, Nitrit. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan kegiatan penyuluhan, Pendampingan.  Penyuluhan tentang cara menurunkan Stunting yang disebabkan karena Air bersih. Pendampingan pembuatan unit pengolahan air yang menurunkan parameter Escherichia coli dan Nitrit. Kegiatan penyuluhan dan pendampingan tidak hanya dihadiri oleh warga desa sidomulyo tetapi juga desa punten dan Bulukerto, jumlah yang hadir 50 warga.  Hasil pre tes menunjukkan bahwa 84 % Warga yag hadir tidak memahami tentang pentingnya air bersih yang menyebabkan balitanya terkena stunting dan hasil pos tes menunjukkan bahwa sebanyak 96% masyarakat memahami pentingnya air bersih’ Selain itu hasil pemeriksaan laboratorium air bersih dari unit pengolahan air bersih didapatkan bahwa ada penurunan parameter Escherichia coli dan Nitrit sebelum dan sesudah dilakukan pengolahan. Kesimpulan dari hasil pengabdian masyarakat ini secara mandiri masyarakat dapat melakukan kegiatan pengolahan air bersih yang dapat menurunkan parameter Escheria coli dan Nitrit. Saran yang dapat diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Batu, adalah Melakukan pendampingan kepada Warga yang balitanya Stunting terkait dengan pengolahan pentingnya air bersih.
Analysis of Elementary School Children's Behavior on the Incidence of Diarrhea in Berbek Village, Sidoarjo Regency Fernanda Radianti Dwi Putri; Narwati; Ferry Kriswandana; Annisa Maulidia Rahayyu
Public Health Research Development Vol. 1 No. 1 (2024): Public Health Research Development
Publisher : Indonesian Association Environmental Health of West Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/phrd.v1i1.6

Abstract

Diarrheal diseases often occur in school children with a frequency of liquid bowel movements three or more times a day. Environmental and behavioural factors affect diarrhea in children. This study aims to analyze the relationship between elementary school children's behaviour and diarrhea in Berbek Village in 2024. Observational analytical research with a cross-sectional approach was conducted in three elementary schools in Berbek Village. The study population was 529 children from grade 4 to grade 6, with samples taken by stratified random sampling. Data were collected through observation and interviews using questionnaires and analyzed with the Chi-square test. The results showed that there was a significant relationship between knowledge (p=0.000), attitude (p=0.000), attitude (p=0.000) and behaviour (p=0.003) on the incidence of diarrhea. Still, there was no relationship between infrastructure facilities (p=0.891) and school policies (p=0.891). It is recommended that schools expand students' knowledge and attitudes about clean and healthy living behaviours (PHBS) with visual media that are attractive and easy to understand, and teachers provide examples of the implementation of PHBS in schools and complete school infrastructure facilities to be more adequate.
Pemanfaatan Air Tanah Untuk Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Desa Nologaten Dengan Metode Multi Media Filter Sederhana Putra, Farhan Kusuma; Rustanti, Iva; Narwati, Narwati; Kriswandana, Ferry; Rokhmalia, Fitri
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v4i2.2206

Abstract

Latar Belakang : Air bersih merupakan sumber utama dalam kehidupan makhluk hidup, seiring dengan berjalannya waktu, air bersih menjadi sulit ditemukan. Kondisi air bersih warga Desa Nologaten, Kabupaten Ponorogo yang tidak tersedia cukup umumnya hampir saat waktu musim kemarau datang di beberapa daerah di Kabupaten Ponorogo terjadi bencana kekeringan serta krisis air bersih. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan air tanah sebagai alternatif penyediaan kebutuhan air bersih yang berada di Desa Nologaten. Metode : Jenis penelitian menggunakan metode true eksperimental. Desain penelitian yaitu metode tes sebelum dan sesudah perlakuan. Sampel yang digunakan pada penelitian yaitu air tanah yang diambil di salah satu sumur bor di Desa Nologaten. Tahap awal dilakukan uji pendahuluan pemeriksaan lengkap air bersih di labolatorium. Hasilnya kadar nitrat dan warna melebihi standar yang berlaku sesuai dengan PERMENKES RI Nomor 2 Tahun 2023 yaitu kadar nitrat sebesar 25 mg/l dan tingkat warna sebesar 77 TCU. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan pengolahan sampel air dengan multimedia filter pasir silika, karbon aktif, batu zeloit, dan batu apung mampu menurunkan kadar nitrat dan warna. Hasil paling efektif terjadi pada proses filtrasi dengan ketebalan karbon aktif 20 cm dengan waktu running selama 2,5 jam. Rata-rata penurunan kadar nitrat sebelum di filtrasi sebesar 15 mg/l turun menjadi 0,7 mg/l dengan rata-rata efesiensi penurunan sebesar 95,3% dan rata-rata penurunan kadar warna sebelum perlakuan 15,3 TCU turun menjadi 0,3 TCU dengan rata-rata efesiensi penyisihan sebesar 98,3%. Debit output air yang dihasilkan dari unit filter yaitu sebesar 12 liter/menit atau 17 m/jam. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh perubahan parameter fisik dan kimia sampel air tanah yaitu tingkat warna dan kadar nitrat setelah sampel dilakukan pengolahan berupa filtrasi sederhana, sehingga disarankan air tanah dapat berpotensi menjadi alternatif kebutuhan air bersih, akan tetapi perlu uji kinerja alat filter dengan mengukur parameter-parameter seperti, efesiensi penyaringan, dan kapasitas penyaringan
Penggunaan Arang Aktif Pada Model Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium Sistem Batch Air Limbah Batik Winarko, Winarko; Rusyadi, Luthfi; Kriswandana, Ferry; Sulistio, Irwan
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.367

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat, sekaligus lebih mendekatkan perguruan tinggi dalam mengeksistensikan peran dan fungsinya kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian pada masyarakat harus sesuai dengan profesionalisme Dosen dan Mahasiswa yang berdampak pada society recognition, memberikan pencerahan dan menyejahterakan masyarakat. Tujuan program Pengabdian Kepada Masyarakat adalah menerapkan hasil penelitian dosen dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk rekayasa sosial yaitu pemberdayaan masyarakat serta dapat menghasilkan perubahan kondisi lingkungan dan sosial baik pengetahuan, keterampilan dan sikap serta perilaku kelompok masyarakat sasaran khususnya dalam pengolahan air limbah pembuatan batik dari usaha mikro menengah (UKM) Batik di rumah batik Putat Jaya Kota Surabaya. Skema kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang akan dilaksanakan adalah Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM). Implementasi hasil penelitian Dosen jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya akan diterapkan dengan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Batik (IPAL batik) di Rumah Batik Putat Jaya Kota Surabaya. Hal ini sesuai dengan penciri Program Studi Sanitasi di bidang Sanitasi Perkotaan dan sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebagai Kota Sehat dan Pilar 5 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di  Kota Surabaya. Hasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui Skema Program Pengembangan desa Mitra berupa: 1) Terbangunnya Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Batik Putat Jaya Kota Surabaya, 2) Terkoneksinya air limbah proses pencucian batik ke IPAL, 3) Tercegahnya pencemaran lingkungan air badan air, dan 4) Peningkatan pengetahuan pentingnya pengolahan Air limbah dari proses pembuatan batik. Disarankan agar usaha kecil menengah (UKM) Batik di Rumah Batik Putat Jaya kota Surabaya mengoperasional IPAL sesuai dengan petunjuk operasional dan pengeluaran lumpur secara berkala setiap tahun dan mengganti media arang aktif tempurung kelapa pada saat air hasil elektrokoagulasi dan adsorbsi media arang aktif warna tidak jernih atau tidak mengalami perubahan atau saat debit air menurun sampai 75 %.
Co-Authors Abrelian Ari Ratmansyah Achmad Rizka Khadori Ainul Fitroh Alfatur Hari Wicaksono Alief Fitria RHS Alvy Shafina Sundusin Alya, Safira Alya Nurul Jannah Amalina, Avita Angga Nurdianto Annisa Maulidia Rahayyu Annisa Maulidia Rahayyu Arifin Arifin Asro Abdi Firdaus AT Diana Nerawati Bambang Sunarko Bambang Sunarko Bella Dwi Septiana Christine Inventor Reyes Citra Mawar Pratiwi Darjati . darjati darjati Darjati, Darjati Daryati Deddy Adam Dedi Putri Purwati Demes Nurmayanti Desi Lutfianti Doni Dwi Kristanto Edy Haryanto Elis Sugihartini Elmi Sumiyarsono Endang Soelistyowati Endro Yulianto Erna Triastuti Ernita Sari Fadella Vilutama Fadllullah, Faiqazmiy Fani Rida Wanti Fauzi Udianto Ferdiansah Ananda Putra Fernanda Fitriani Iskandar Fernanda Radianti Dwi Putri Fernanda Radianti Dwi Putri Firdausi, Riskya Ananda Firsa Julia Ginarsih, Yuni Hadi Suryono Hadi Suryono Hadi Suryono Hermiyanti, Pratiwi Hikma Maulidiya Mulyaningrum Hilmi Yumni Hindaryani, Nurul I Dewa Gede Hari Wisana Ilmiaty Rosillah Imam Sarwo Imam Thohari Iqbal Abdi G Ira Puspitasari Ira Rahayu Tiyar Sari Irwan Sulistio Isnanto Iva Rustanti Eri Wardojo Joko Prasetyo Juliana Christyaningsih Khambali, Khambali Kurnia Wardhani Lembunai Tat Alberta, Lembunai Tat Liliek Soetjiatie Liluk Noviyanti Lois Putu Primawidani Luthfi Rusyadi M. Irfa'i Madina Amalia Mairina, Ike Margono Marlik Miftakhul Jannah MINARTI Mufiadzatul Ardiyah Mujayanto . Nadziroh, Umi Narwati Narwati Narwati Narwati Narwati Ngadino, Ngadino Nisrina Mufidah Nita Melina Wati Nur Hatijah Nur Rafiqa Puspita Sari Nurhaidah Nurhaidah Putra, Farhan Kusuma Putri Arida Ipmawati Putri Nevy Dewi Tara Rachmaniyah Rachmaniyah Retno Sasongko Wati Rigianda Shopie Ayu Wiranata Risca Anesea Rizky Barka Prioko Rokhmalia, Fitri RR. Ella Evrita Hestiandari Rusmiati Rusmiati Rusmiati Rusmiati Safira Alya Nurul Jannah Alya Sari, Ernita Sekar Maharani, Zulfa Setiani, Isna Wahyu Setiawan Setiawan . Setiawan Setiawan Setiawan, Mahawiraja Shelly Rahmanike Putri Shelly Rahmanike Putri Siti Mar'atus Sjamsul Arifin Slamet Wardoyo Sri Anggraeni Sri Mardoyo Sri Mulyono SRI UTAMI Suharno Sulistyowati, Dwi Wahyu Wulan Suprijandani Suprijandani Taufiqurrahman Thohari, Imam Ts. Seow Ta Wee Udianto, Fauzi Umar Faruk Utamy Aprilia Nur Wahyuni Vio Firdatus Vanesa Firdatus Vanesa Virgilia Giustiniani Sutal Winarko Winarko winarko, winarko Winarko, Winarko Wiwiek Mulyani Wuryaningsih, Sri Hardi Zainab Zainab Ziyadatul Hikmah Zulfa Sekar Maharani