Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN TONGKOL JAGUNG TERAKTIVASI SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (Fe) DALAM AIR SUMUR BOR: PENGARUH pH, WAKTU KONTAK, DAN DOSIS ADSORBEN Vayolla Syakirah Karil; Lita Darmayanti; Elvi Yenie; Lidya Astuti
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i1.22935

Abstract

Air sumur bor di Desa Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, mengandung kadar besi (Fe) melebihi ambang batas menurut Permenkes RI No. 32 Tahun 2017. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas tongkol jagung teraktivasi sebagai bioadsorben untuk menurunkan kadar Fe, serta menentukan kondisi optimum dan model kinetika serta isoterm yang sesuai. Variabel yang diuji meliputi pH larutan (2, 3, 4, 5, 6, dan 7), waktu kontak (5, 10, 15, 30, 60, 90, 120 dan 150 menit), dan dosis adsorben (0,8; 1,2; 1,6; 2; 2,4; 2,8 dan 3,2 g/L). Adsorben disiapkan melalui karbonisasi dan aktivasi dengan menggunakan HCl. Kondisi optimum diperoleh pada pH 5, waktu kontak 60 menit, dan dosis 2,4 g/L, dengan efisiensi penyisihan Fe sebesar 91,57% dan kapasitas adsorpsi 1,58 mg/g. Proses adsorpsi mengikuti model kinetika Pseudo Second Order (R² = 0,9995) dan isoterm Freundlich (R² = 0,8497). Tongkol jagung teraktivasi efektif sebagai solusi lokal dan ramah lingkungan untuk pengolahan air tanah tercemar Fe.
Innovative Use of Palm Oil Fly Ash-Based Zeolite for Zinc (II) Removal from Wastewater Lita Darmayanti; Rodiah Rabi’ah Al Adawiyah
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1353-1358

Abstract

Zinc (Zn) is a heavy metal commonly found in wastewater, with Zn (II) levels above the threshold causing health problems and environmental pollution. Though zinc is essential, excess zinc can lead to poisoning. Thus, Zn (II) must be removed before releasing water into the environment. The adsorption method is effective for controlling heavy metal pollution, with zeolite based on POFA (palm oil fly ash) as a useful adsorbent. This research aims to analyze the influence of pH, adsorbent dose, contact time, and initial concentration on POFA-based zeolite's ability to remove Zn (II). Experiments were conducted by varying pH (3, 4, 5, 6, 7), adsorbent dosage (1, 1.5, 2, 2.5, 3 g/L), contact time (5, 10, 15, 30, 60, 90, 120, 150, 180 minutes), and initial Zn (II) concentration (2, 4, 6, 8, 10, 15 mg/L). Results showed the highest Zn removal efficiency at pH 6, an adsorbent dose of 2 g/L, and a contact time of 60 minutes, achieving 98.77% removal. The Zn (II) adsorption process fits the Langmuir and Freundlich isotherms, with a maximum adsorption capacity of 28.27 mg/g. The adsorption kinetics followed a pseudo-second-order model with qe 5.04 mg/g and an adsorption rate constant of 0.197 g.mg-1.min-1.
Pemanfaatan Magnetic Biochar dari Cangkang Sawit Sebagai Adsorben untuk Menyisihkan COD, Total Suspended Solid, Minyak dan Lemak dalam Air Buangan Domestik David Andrio; Muhammad Ramadhan Saputra; Lita Darmayanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.4597

Abstract

Greywater is wastewater from domestic activities sourced from kitchens, bathrooms, and laundry water. Greywater discharged directly into the environment can cause a decrease in surface water quality due to its high organic content, nutrients, pathogenic bacteria, and detergents and surfactants. One method that can be used to remove organic and nutrient content is adsorption. The success of the adsorption process is determined by several factors, such as adsorbent type, dosage, contact time, and others. One adsorbent that has attracted the attention of many researchers in recent years is magnetic biochar. This study aims to remove chemical oxygen demand (COD), total suspended solids (TSS), oil, and grease from greywater with a magnetic biochar adsorbent made from palm shells. The study was conducted by varying the dose of 1.2–8.55 g/l and the contact time of 30–150 minutes. The results showed that increasing the dose and contact time can increase the removal efficiency of COD, TSS, oil, and grease. The best results were obtained at a dose of 8.55 g/l and a contact time of 150 minutes. The removal of COD, TSS, oil, and grease was 87.91%, 88.46%, and 99.96%, respectively.
PENINGKATAN KUALITAS PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN PROSES FERMENTASI ANAEROBIK LIMBAH PETERNAKAN SAPI UNTUK PENINGKATAN INCOME MASYARAKAT DI DESA BATUBELAH KABUPATEN KAMPAR PROPINSI RIAU Adrianto Ahmad; Sri Rezeki Muria; Bahruddin Bahruddin; Lita Darmayanti; Khairat Khairat; Sri Helianty
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.5921

Abstract

Pengabdian tahun 2024 ini merupakan kelanjutan dari pengabdian tahun 2022 dan 2023 dengan menggunakan Bioreaktor anaerobik yang telah dibangun sebanyak 5 unit di Desa Batubelah Kabupaten Kampar dengan kapasitas 1500 L yang dioperasikan secara kontiniu. Luaran kegiatan ini telah didapatkan Hak Paten Pembangkit Biogas dengan No. IDP000048383 dan Hak Cipta Buku Teknologi Tepat Guna No. C00201700259 dan telah berhasil membentuk kelompok peternak sapi di Desa Batubelah Kabupaten Kampar yang bertujuan untuk peningkatan pemanfaatan cairan keluaran dari Bioreaktor anaerobik sebagai pupuk organik cair. Hasil pengujian menjadi dasar pertimbangan untuk pengembangan pupuk organik cair pada pengabdian selanjutnya sebagai Program Peningkatan kualitas Pupuk organik Cair berasal dari Proses Fermentasi Anaerobik. Oleh karena itu, sangat penting dikembangkan pada desa-desa yang ada di Indonesia terutama pada Desa Batubelah Kabupaten Kampar Propinsi Riau berupa tindakan nyata dalam bentuk Kegiatan Pengabdian Fakultas Teknik Universitas Riau. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pupuk organik cair dapat dilakukan dengan mengoptimalkan pengoperasian tangki bioreaktor anaerobik terutama pada laju alir umpan yang stabil setiap hari sebesar 10 % dari volume total bioreaktor anaerobik sehingga diperoleh jumlah produksi pupuk organik cair yang konstan setiap hari secara kontiniu sehingga komposisi Nitrogen, Fospor dan Kalium dalam pupuk organik cair yang diproduksi mempunyai kualitas yang stabil dan prima. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kandungan Nitrogen sebesar 174,7 mg/L, Fospor sebesar 0,04 mg/L dan Kalium kecil dari 0,03 mg/L. Potensi pupuk organik cair yang berasal dari pemanfaatan limbah peternakan sapi yang diproses secara fermentasi anaerobik sangat menjanjikan untuk dikembangkan di pedesaan baik sebagai pupuk tanaman maupun pupuk di perkebunan. Cairan fermentasi anaerobik mengandung unsur karbon, nitrogen dan Fospor. Cairan fermentasi anaerobik tersebut dapat digunakan sebagai pengganti pupuk anorganik.
ANALISIS INDEKS KEKERINGAN METEOROLOGIS MENGGUNAKAN METODE STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX DI KABUPATEN PELALAWAN Yogi Guntara; Sigit Sutikno; Lita Darmayanti
Racic : Rab Construction Research Vol. 8 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v8i1.3183

Abstract

Drought is one of the natural phenomena indicated by the limited availability of water above, on the surface and in the ground. Pelalawan District has a history of drought which occurred in 2015 and resulted in a water crisis. Drought index measurement with the help of spatial techniques is often the key in assisting monitoring to determine drought prevention measures. This study conducted a spatial analysis to determine the distribution of drought using the Standardized Precipitation Index (SPI) method a 3-month time scales. This research used monthly satellite rainfall from 2010-2019. The results of the analysis show that extreme drought conditions occurred in June 2015 in Kuala Kampar sub-district with a value of -3.70.
Adsorption of Cadmium (Cd) Metal in Solution Using Pofa-Based Zeolite (Palm Oil Fly Ash) Lita Darmayanti; Lisa Indriani
EduChemia: Jurnal Kimia dan Pendidikan Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Department of Chemistr Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/educhemia.v9i2.24846

Abstract

Cadmium is one of the heavy metals with high toxicity that can harm human health and the environment. A commonly used method to remove heavy metals is adsorption. One of the widely used adsorbents is zeolite, which is composed primarily of silica and alumina. Palm oil fly ash (POFA) is a waste from palm oil mills that is rich in silica and alumina so that it can be used as a basic material for zeolite. This research aims to study the factors that affect the adsorption process of Cd metal using zeolite synthesized from POFA and determine the kinetics and isotherms of adsorption. The factors observed were pH (3, 4, 5, 6; 7), adsorbent dosage (1, 1.5, 2, 2.5, 3 g/l), contact time (5, 10, 15, 30, 60, 90, 120, 150, 180 min), and initial concentration of Cd metal (2, 4, 6, 8, 10, 15 mg/L). Adsorbent characterization was performed by XRF and XRD analysis. The results showed that pofa-based zeolite can remove Cd metal with an efficiency above 95%. The adsorption process can follow well the pseudo-second-order kinetics model and both Langmuir and Freundlich isotherm models with a maximum adsorption capacity of 64.58 mg/g. The zeolite synthesized from POFA can remove Cd metal well and has the potential to be developed into an adsorbent
SOSIALISASI PEMBUATAN SUPLEMEN TRADISIONAL PENAMBAH IMUNITAS TUBUH UNTUK PENCEGAHAN INFEKSI CORONA Lita Darmayanti; Ermiyati Ermiyati; Yohanna Lilis Handayani; Soewignjo Agus Nugroho; Manyuk Fauzi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2198

Abstract

Pandemi akibat penyebaran virus corona melanda Indonesia dalam rentang tahun 2020-2021. Ribuan korban terkonfirmasi covid berjatuhan. Pemerintah sudah melakukan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pemberlakuan 3M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan), 5M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas) serta pemberian vaksin untuk meningkatkan antibodi tubuh dalam melawan virus. Faktor penting lain yang diperlukan untuk melawan infeksi virus adalah imunitas tubuh. Imunitas tinggi, infeksi virus corona bisa dikalahkan. Asupan supplemen yang mengandung vitamin C, D, E dan zink, bisa menambah daya imun tubuh. Kekayaan pangan di Indonesia berupa rempah-rempah dan bahan pangan (bahan herbal) dapat dijadikan suplemen tradisional. Khasiat bahan herbal ini dirasakan sejak dahulu. Khasiatnya sudah diteliti dan ahli kesehatan/gizi juga merekomendasikannya. Tujuan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini adalah menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang khasiat bahan herbal untuk menambah imunitas tubuh dalam mencegah infeksi covid. Sosialisasi dilakukan pada Ibu-ibu Majelis Taklim Masjid Al-Manar Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Kegiatan ini berupa penyuluhan tentang jenis tanaman herbal yang bisa digunakan sebagai obat herbal dan cara pembuatannya.Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan ibu- ibu MajelisTaklim Masjid Al-Manar tentang beberapa jenis bahan herbal yang bisa meningkatkan imunitas tubuh.
PENGEMBANGAN PEMBANGKIT BIOGAS UNTUK MEWUJUDKAN DESA MANDIRI ENEGI DI DESA BATUBELAH KABUPATEN KAMPAR PROPINSI RIAU Adrianto Ahmad; Bahruddin; Zuchra Helwani; Lita Darmayanti; Khairat; Sri Rezeki Muria; Sri Helianty
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4955

Abstract

Program bantuan sapi untuk masyarakat di Kabupaten Kampar Propinsi Riau telah didistribusikan sedemikian rupa, dengan sendirinya akan menghasilkan limbah padat berupa kotoran sapi. Kotoran sapi diolah menggunakan proses anaerob akan menghasilkan biogas. Potensi biogas yang diperoleh dapat digunakan sebagai sumber energi. Berdasarkan pengabdian terdahulu tahun 2023 telah teridentifikasi sebanyak 107 ekor sapi dari 30 peternak sapi dan telah dibangun unit pembangkit biogas sebanyak 6 unit, setiap unit mempunyai kapasitas 1500 L yang diumpan dengan kotoran sapi sebesar 250 L/hari sehingga menghasilkan biogas sebesar 1.080 L/hari. Biogas tersebut dapat dikonversi menjadi energi bakar yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kompor rumah tangga pengganti gas LPG. Pengabdian ini dilakukan dalam dua tahap yakni melalui WORKSHOP dan PRAKTEK LAPANGAN. Pada WORKSHOP dan PRAKTEK LAPANGAN diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari kelompok peternak sapi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa api yang dihasilkan berarna biru dan dapat digunakan untuk memasak.
PEMANFAATAN TONGKOL JAGUNG TERAKTIVASI SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (Fe) DALAM AIR SUMUR BOR: PENGARUH pH, WAKTU KONTAK, DAN DOSIS ADSORBEN Vayolla Syakirah Karil; Lita Darmayanti; Elvi Yenie; Lidya Astuti
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i1.22935

Abstract

Air sumur bor di Desa Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, mengandung kadar besi (Fe) melebihi ambang batas menurut Permenkes RI No. 32 Tahun 2017. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas tongkol jagung teraktivasi sebagai bioadsorben untuk menurunkan kadar Fe, serta menentukan kondisi optimum dan model kinetika serta isoterm yang sesuai. Variabel yang diuji meliputi pH larutan (2, 3, 4, 5, 6, dan 7), waktu kontak (5, 10, 15, 30, 60, 90, 120 dan 150 menit), dan dosis adsorben (0,8; 1,2; 1,6; 2; 2,4; 2,8 dan 3,2 g/L). Adsorben disiapkan melalui karbonisasi dan aktivasi dengan menggunakan HCl. Kondisi optimum diperoleh pada pH 5, waktu kontak 60 menit, dan dosis 2,4 g/L, dengan efisiensi penyisihan Fe sebesar 91,57% dan kapasitas adsorpsi 1,58 mg/g. Proses adsorpsi mengikuti model kinetika Pseudo Second Order (R² = 0,9995) dan isoterm Freundlich (R² = 0,8497). Tongkol jagung teraktivasi efektif sebagai solusi lokal dan ramah lingkungan untuk pengolahan air tanah tercemar Fe.
Pengolahan Lindi TPA Muara Fajar Pekanbaru Menggunakan Sequencing Batch Reactor Aerob dengan Variasi Teknik Stabilisasi (IDLE) Ferdy Ashari Syawal; Shafira Dinil Fitri; Lita Darmayanti; David Andrio; Munir Tanjung; Fadhila Fadhila
Jurnal Teknik Kimia USU Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Kimia USU
Publisher : Talenta Publisher (Universitas Sumatera Utara)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jtk.v15i1.23407

Abstract

Leachate is a liquid generated from waste decomposition containing organic matter, ammonia, heavy metals, and suspended solids in high concentrations. Improper leachate disposal can pollute soil and water around the landfill. This study aims to determine the effect of different idle stabilization techniques on COD, ammonia, and TSS removal efficiency using an aerobic Sequencing Batch Reactor (SBR). Three idle variations were tested: static idle, mixed idle, and aerated idle. The SBR reactor was operated with fill (1 h), react (18 h), settle (2 h), draw (1 h), and idle (2 h) phases for four cycles. The results showed that the aerated idle variation achieved the highest removal efficiencies: COD 86.67%, ammonia 95.36%, and TSS 93.97%. Aerated idle provided better sludge stability and optimal oxygen conditions for microbial activity.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adrianto Ahmad Adrianto Ahmad Adrianto Ahmad Alex Kurniawandy Amalia Masturah Aminuyati Annam, M. Khairul Annisa Arifandita Mifshella Arhamny Arhamny Ari Sandhyavitri Aryo Sasmita Atria Martina Bahruddin Bahruddin Bambang Sujatmoko Benny urzikri Rahim Cahyani, Anugrah Damayanti, Elok David Andrio Desasy, Hannifah Julian Desce P Simarmata, Stella Dewi Fitria Dewi Fitria Dewi Fitria DEWI FITRIA, DEWI Dewi, Dian Kharisma Dian Paramita Dinil Fitri, Shafira Dwiegi Safitri Febriani Dwiegi Safitri Febriani Edward HS Edward Hs Edward Sitio Edy Saputra Elvi Yenie Elvi Yenie, Elvi Enri Damanhuri Ermiyati Ermiyati Eryan Chintya Debby Esther RA Fachry Abda El Rahman Fadhila Fadhila Fadhila Fadhila Fadli Dirga Subardi Fauzi, Manyuk Febiola, Ollga Febriana, Hertina Febriansyah, M. Ferdy Ashari Syawal Fika Rahma Yuni Fika Rahma Yuni Fikri Julian Fitra, Rakha Athaya Grethy Asmara Sitorus Habrio Ilva YR Hamdani . Hamdani Hamdani Hendriani, Annisa Hesti, Tsaniatul Amania Husni, Afdaul Imelda Dewi Agusti Iqbal Perdana Putra Irpan, Apdani Jaya Alexander Pandiangan Jecky Asmura Kartika Pratama Syafitri Khairani , Ayu Dhea Khairat Khairat, Khairat Kholik, Dede Abdul Leowedi, Agung Lidya Astuti Lidya Astuti Lisa Asmiyarna Lisa Asmiyarna Lisa Indriani M. Khairul Annam M. Ridwansyah Mahardika, Dewa Ayu Divia Pradhaswari Mahombar, Boby Steven Marta Yudha Ozman May Kristina Maya Septiani Wijaya Mayrizki, Maura Monita Olivia Muhamad Yusa Muhammad Hasbu Nazar Muhammad Ramadhan Saputra Muhardi Muhardi Munir Tanjung Mutia Putri Mutia Putri Nabila Rahma Suci Nadia Yulia Lestari Nadya Dwi Permatasari Vionola Norima Sabrina Novriyanti, Lucky Okdika Berliandra Olivia, Arinda Oni Loretha Priscilia P Girsang, Yemima Priyambada, Gunadi Purwoko, Agus Putra, Iqbal Perdana Putri, Dini Riskiana Putri, Nofia Afifah Regina Deva Aulia Reynaldi Saputra Rezeki, Muhammad Dio Rilian Gerry Sitompul Ririn Yuari Farandia Rodiah Rabi’ah Al Adawiyah Roma Dearni Ryan Renaldi S Siswanto Safitri, Nurramadhani Saputra, Muhammad Ramadhan Sarah Dwi Arini Shafira Dinil Fitri Shinta Elistya Shinta Elystia Sigalingging, Krisda Novita Soewignjo Agus Nugroho Sri Febria Sri Helianty Sri Helianty Sri Rezeki Muria Sri Rezeki Muria Sri Rezeki Muria Suprihanto Notodarmodjo Suprihanto Notodarmojo Sutikno, Sigit Syamsul Arifin Syarfi Daud Tania Octalina Tamamy Tanjung, Munir Ucok H Pulungan Usman, Ratika Vayolla Syakirah Karil Winda Astuti Halinda Putri Wulandari Wulandari Yasmin Nabila Dharma Yelmida Azis Yenie, Elvi Yogi Guntara Yohanna Lilis H Yuni, Fika Rahma Zuchra Helwani