Claim Missing Document
Check
Articles

COOKIES PIRATEL (PISANG RAJA WORTEL) BERPENGARUH TERHADAP BERAT BADAN BALITA STATUS GIZI KURANG Masini, Masini; Prasetyaningtyas, Vivi Nur; Idhayanti, Ribkha Itha; Ayuningtyas, Ayuningtyas; Munayarokh, Munayaroh
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v4i1.11393

Abstract

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan, terdapat empat permasalahan gizi balita di Indonesia. Di antaranya stunting, wasting, underweight, dan overweight. Menurut SSGI 2022, prevalensi balita wasting di Indonesia naik 0,6 poin dari 7,1% menjadi 7,7% pada tahun lalu. Kemudian, prevalensi balita underweight atau gizi kurang sebesar 17,1% pada 2022 atau naik 0,1 poin dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan permasalahan gizi kurang balita di Indonesia masih tinggi. Oleh karena itu, permasalahan gizi kurang pada balita perlu segera mendapatkan penanganan agar tidak terjadi gangguan pertumbuhan maupun permasalahan dikemudian hari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cookies piratel terhadap berat badan balita status gizi kurang. Jenis penelitian menggunakan Pra Experimental dengan desain one group pretest dan posttest , populasi sejumlah 34 anak , tekning pengambilan sampel yakni total sampling sejumlah 34 responden balita gizi kurang yang diberikan intervensi selama 14 hari dan dianalisis perubahan berat badannya pada hari ke 15. Analisis hasil dengan uji T Test Berpasangan Paired T-Test menunjukkan terdapat pengaruh sebelum dan sesudah pemberian cookies piratel dengan p value 0.000 (p value <0,05).  Kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian cookies piratel terhadap berat badan balita status gizi kurang. Diharapkan orang tua memberikan cookies piratel pisang dan wortel sebagai salah  satu alternatif makanan untuk meningkatkan berat badan balita yang mengalami kurang gizi. 
PENGARUH NUGGET KELLA (KELOR DAN NILA) TERHADAP BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN BADUTA Idhayanti, Ribkha Itha; Puspitasari, Dini; Sukini, Tuti; Mundarti, Mundarti
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v4i1.11421

Abstract

Kondisi gizi yang bagus ialah salah satu aspek berarti buat menggapai tingkatan kesehatan yang maksimal. Baduta atau bayi usia 12-24 bulan berada pada periode emas dan periode kritis, karena mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Periode emas dapat dicapai secara optimal apabila memperoleh asupan gizi yang sesuai dengan tumbuh kembangnya. Salah satu upaya pencegahan permasalahan gizi dengan memberikan asupan protein dan karbohidrat dalam bentuk makanan tambahan berupa pemberian nugget kelor dan nila terhadap berat badan dan tinggi badan baduta. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh nugget KELLA terhadap berat badan dan tinggi badan baduta. Jenis penelitian ini merupakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh baduta usia 12 – 24 bulan di Desa Kemiriombo wilayah kerja Puskesmas Gemawan. dan pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 37 responden baduta. Hasil penelitian menggunakan uji T-Dependent ditemukan hasil p-value 0,000 pada berat badan (pvalue < 0,05), maka disimpulkan ada pengaruh pemberian nugget KELLA terhadap peningkatan berat badan baduta dan pada tinggi badan diperoleh p-value 0,000 (palue<0,05), maka disimpulkan ada pengaruh pemberian nugget KELLA terhadap peningkatan tinggi badan badutaHasil penelitian ini diharapkan sebagai pertimbangan dalam tindakan pencegahan masalah gizi pada balita dengan memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan bahan lokal seperti daun kelor dan ikan nila dan dapat menerapkan pemberian nugget KELLA sebagai alternatif makanan tambahan balita.
PENGARUH PENDAMPINGAN KESEHATAN WUS TERHADAP PERILAKU WUS DALAM PEMERIKSAAN IVA Idhayanti, Ribkha Itha; Sari, Nita Melia; Maryani, Siti; Masini, Masini
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v4i2.12490

Abstract

Kasus kanker leher rahim menepati urutan kedua setelah kanker payudara yaitu sebanyak 36.633 kasus atau 9,2 % dari total kasus kanker di Indonesia. Cara sederhana mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin yaitu dengan melakukan IVA. Saat ini cakupan deteksi dini kanker leher rahim di Indonesia melalui pap smear dan IVA masih sangat rendah(sekitar 5%). Di Kabupaten Temanggung cakupan pemeriksaan IVA 5,6% dan di Kecamatan Bejen 13,6% dari sasaran 1012Tujuan Umum:Untuk mengetahui pengaruh pendampingan kesehatan WUS terhadap pemeriksaan IVA di Desa Prangkokan Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperimen dengan rancangan yang digunakan yaitu One Group Pre Test-Post Test Design. jumlah sampel sebesar 40 orang. Pada saat kegiatan sosialisasi tanggal 04 Oktober 2023 sesuai kriteria inklusi. Dalam penelitian ini d menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian ini adalah: Perilaku pemeriksaan IVA sebelum di lakukan pendampingan kesehatan WUS masih rendah yaitu 12,5% dari 40 responden. Perilaku pemeriksaan IVA sesudah di lakukan pendampingan kesehatan WUS meningkat menjadi 80% dari 40 responden. Ada pengaruh yang signifikan pendampingan kesehatan WUS terhadap pemeriksaan IVA yaitu adanya peningkatan 27 responden dalam pemeriksaan IVA.Diharapkan responden yang belum pernah melakukan pemeriksaan IVA agar segara mungkin melakukan pemeriksaan IVA untuk mendeteksi resiko kanker leher rahim. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pedoman dalam penelitian selanjutnya dan dikembangkan oleh peneliti lain dengan menggunakan variable yang berbeda serta analisi yang lebih mendalam.  
HIDROTERAPI DESTILASI HIDROSOL DAUN JERUK PURUT LEBIH EFEKTIF MEMPENGARUHI KUANTITAS TIDUR ANAK PRASEKOLAH DIBANDING AIR HANGAT Idhayanti, Ribkha Itha; Munayarokh, Munayarokh; Masini, Masini; Pipit Cahyani, Tatrini Ika; Rijanto, Rijanto
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 7 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v7i2.13844

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar bagi anak prasekolah, namun banyak di antara mereka mengalami kuantitas tidur yang tidak mencukupi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi nonfarmakologis. Mengetahui pengaruh hidroterapi air hangat dan hidroterapi jeruk purut terhadap kuantitas tidur anak prasekolah. Penelitian pra-eksperimental ini menggunakan rancangan two-group pretest–posttest yang melibatkan 74 anak prasekolah yang dipilih dengan teknik total sampling. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok: hidroterapi air hangat (n = 36) dan hidroterapi jeruk purut (n = 36). Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat, uji normalitas, uji Wilcoxon, dan uji Mann–Whitney. Kedua intervensi meningkatkan kuantitas tidur dengan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan pada masing-masing kelompok (p < 0,05). Rata-rata peningkatan durasi tidur lebih besar pada kelompok jeruk purut (1,45 jam) dibandingkan kelompok air hangat (0,85 jam), dengan perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,032). Hidroterapi jeruk purut lebih efektif dibandingkan hidroterapi air hangat dalam meningkatkan kuantitas tidur anak prasekolah. Hydrosol jeruk purut direkomendasikan sebagai pilihan intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur anak.
Co-Authors Algania Imandafirly, Hafidza Anggit Puspitaningrum Anisa Setyowati Anisa Siti Nurjanah Arfiana Arfiana Arfiana Arfiana Arfiana arum lusiana Arum Lusiana Arum Lusiana, Arum Asih Warastuti Ayuningtyas Ayuningtyas Bambang Sarwono Bekti Yuniyanti Bekti Yuniyanti, Bekti Christin Hiyana Tungga Dewi Christin Hiyana Tungga Dewi Christin Hiyana Tunggadewi Cristiani Tamu Apu Dewi, Christin Hiyana Tungga Dini Patimah Elisia, Salma Esti Handayani Esti Handayani Esti Handayani Evada Safitri Fachry Abda El Rahman Firdayanti, Dewi Fugianti, Ari Hapsari, Wanodya Herlina Tri Damailia Herlina Tri Damailia, Herlina Tri Herlina Tridamailia Humaira Tadzkiyyatus Shalihah Adz-Azahra Intani Ega Rarassari Kartini, Rubiyana Islam Kemalasari, Galuh Masini Masini Masini Masini Masini, Masini Masini, Masiani Masini, Masini Maya Agiustina, Anggarani Meisya Alfia Rosada Munayarokh Munayarokh Munayarokh Munayarokh Munayarokh Munayarokh Munayarokh, Munayarokh Munayarokh, Munayaroh Mundarti Mundarti Mundarti Mursiyah Mursiyah Muryana, Dina Yuli Naila Zahra Diva Wijayanti Niken Dwi Rahmawati Nikmawati, Nuril Nuril Nikmawati Nuril Nikmawati Pipit Cahyani, Tatrini Ika Prasetyaningtyas, Vivi Nur Puji Wahyuni Pusparani, Lili Puspitasari, Dini Rahmawati, Ulya Ratu Safitri Ramadhania Rijanto, Rijanto Rina Kusnanti Rini, Purwati Mustiko Riski Novita Sari Riva Agustina Rizqi Khoirunisa Rofiah, Siti Rofi’ah, Siti Rubiyana Islam Kartini Safitri, Eka Ani Saputra, Wahyu Joko Sari, Nita Melia Sekar Safitri Siti Chunaeni Siti Chunaeni Siti Chunaeni SITI MARYANI Siti Maryani Siti Musringah Siti Rofi’ah Siti Rofi’ah Sri Winarsih susilarini susilarini Susilowati, Purwantini Tati Herawati Tulus Puji Hastuti Tuti Sukini Tuti Sukini Tuti Sukini, Tuti Wahyu Joko Saputra Wahyu Pujiastuti Wahyu Pujiastuti Wahyu Pujiastuti, Wahyu Wiwin Reni Rahmawati Yani Purwaningsih Yulia Rosemawati Yunita Yunita