Claim Missing Document
Check
Articles

DUKUNGAN KELUARGA BERPENGARUH TERHADAP SKRINING ANTENATAL BIDAN DESA Ribkha Itha Idhayanti; Masini Masini; Bambang Sarwono
JURNAL KEBIDANAN Vol 5, No 10 (2016): April (2016)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v5i10.989

Abstract

Based on the results of the initial survey in Magelang district health center 80% of midwives do not perform in accordance with the standard practice of antenatal this strengthens the case investigators that good antenatal screening practices should get good support, especially from leaders, friends and family midwife. This research method is an explanatory research approach contingentcy crosectional coefficient. The population in this study was a midwife in Magelang district some 80 people. Sample with slovin formula showed 30 respondents . Samples were obtained by proportional random sampling. The sample came from the area Temangung  results showed the majority of practicing midwives in antenatal screening in good categories 56.2%. The research method used by researchers to obtain data is a questionnaire for the free variable and observational support by using the checklist for the dependent variable high risk antenatal screening practices. Based on the analysis, this study concludes that: the support of the family, especially the husband was very influential on antenatal screening by village midwife friend . Also support profession, especially in terms of information about the practice of antenatal discussion particularly high risk antenatal screening, the higher the support of family and friends profession , make    practice screening antenatal midwife  better. Proven support has significant influence on the practice of antenatal screening midwife is 60% support profession  friends with p value of 0.021 and   support   family  midwives 75%  with p value 0.027.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENGENDALIAN NYERI PERSALINAN KALA I PADA IBU BERSALIN susilarini susilarini; Sri Winarsih; Ribkha Itha Idhayanti
JURNAL KEBIDANAN Vol 6, No 12 (2017): April 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v6i12.1912

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect of lavender aromatherapy on pain control first stage of labor on maternal. This research was conducted in Jumo primary health centers Temanggung. This study uses a quasi-experimental design One group pretest-posttest design. The study population was all women giving birth in Jumo primary health centers Temanggung using a sampling technique total sampling obtained a total of 33 maternal. The results showed that there is the effect of lavender aromatherapy on pain control first stage of labor on maternal p value of 0.001. From the results of the study are expected in particular health care services for women giving birth in order to provide a service that not only focused on physical problems, but also solves the problem of psychology is to optimize the role of health workers, particularly midwives in intervention, not only collaborative action alone.
CEGAH TANTRUM PADA ANAK MELALUI PENDAMPINGAN IBU BALITA Ribkha Itha Idhayanti; Sri Winarsih; Masini Masini; Bambang Sarwono; Riva Agustina; Sekar Safitri; Naila Zahra Diva Wijayanti; Niken Dwi Rahmawati; Anisa Siti Nurjanah
Jurnal LINK Vol 18, No 1 (2022): MEI 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.969 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i1.8050

Abstract

Tantrum, merupakan luapan emosi tidak terkontrol pada anak ditunjukkan dengan menangis keras, berteriak, menjerit, memukul, menggigit, mencubit, menendang, berontak, melempar badan ke lantai dan berlari menjauh. Normalnya tantrum terjadi 30 detik sampai 2 menit. Orang tua sering menerapkan strategi yang salah, apabila perilaku tantrum pada anak terlambat untuk ditangani perilaku tantrum akan menjadi sifat yang menetap sampai dewasa. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mengatasi tantrum anak, metode pengabmas adalah riset aksi berbasis penelitian melalui pelatihan dengan sasaran ibu balita dan kader posyandu. Hasil pelatihan didapatkan 41 peserta nili pengetahuan pretest sebagian besar kurang dan post test sebagian besar baik, nilai ketrampilan setelah pelatihan sebagian besar baik. Kesimpulan pelatihan mengatasi tantrum anak pada ibu balita berhasil meningkatkan pengetahuan ibu tentang tanrum dan mampu membantu ibu mengatasi anak saat tantrum.
Pelatihan Peran Ayah Dalam Stimulasi Tumbuh Kembang Balita Dengan KPSP Ribkha Itha Idhayanti; Esti Handayani; Nuril Nikmawati; Siti Rofi’ah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.706 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.506

Abstract

Pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Ayah turut memberikankontribusi penting bagi perkembangan anak, pengalaman yang dialami bersama dengan ayah, akanmempengaruhi seorang anak hingga dewasa nantinya. Bentuk keterlibatan seorang ayah dalam memberikanasuhan dapat beragam. Dukungan ayah dapat berupa waktu untuk merawat dan mengasuh anak ataubermain bersama anak sekaligus memantau bahkan menstimulasi tumbuh kembang anak. Kegiatan inibertujuan untuk untuk memberikan pelatihan kepada para ayah agar ikut berperan dalam stimulasitumbuh kembang balita dengan KPSP. Metode yang digunakan adalah pelatihan peran ayah dalamstimulasi tumbuh kembang balita dengan KPSP.Hasil pelatihan berupa peningkatan tingkat pengetahuanayah tentang stimulasi tumbuh kembang balita serta modul dan slide presentasi cara melakukan stimulasipada balita oleh seorang ayah.
MOZAIK DAN PUZZLE MAMPU MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK PRASEKOLAH Ribkha Itha Idhayanti
Jurnal Sains Kebidanan Vol 4, No 1 (2022): MEI 2022
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v4i1.8226

Abstract

Perkembangan motorik halus anak prasekolah sangat penting dilatih sejak dini karena ini adalah usia emas anak untuk dilatih dengan stimulasi perkembangan. Namun untuk menunjang hal itu dibutuhkan stimulasi yang baik. Salah satunya yaitu stimulasi perkembangan motorik halus yang memiliki tujuan untuk melatih kelincahan jari jemari anak. Teknik ketrampilan supaya bisa meningkatkan ketrampilan  motorik halus dengan menggunakan mozaik dan Puzzle. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan perkembangan motoric halus dengan menggunakan media mozaik dan juga puzzle bagi anak prasekolah. Penelitian ini dilakukan di wilayah RA Kebumen, Pringsurat Temanggung. Metode penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimen dengan teknik pegambilan data purposive samping. Sampel yang terbagi 18 responden dengan mozaik dan 18 responden dengan Puzzle. Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon mozaik menunjukkan hasil 0,000 0.05 dan Puzzle 0.008 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh mozaik dan Puzzle terhadap peningkatan perkembangan motorik halus anak prasekolah. Selanjutnya Uji Mann-Whitney ditemukan p value = 0.000 dan  p0.05 yang berarti mozaik dan Puzzle sama sama mampu meningkatkan  perkembangan motorik halus anak prasekolah. Dari hasil penelitian, mozaik maupun puzzle  bisa menjadi rekomendasi kedepannya sebagai salah satu alternatif yang digunakan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak prasekolah dengan melibatkan  pengawasan orang terdekat
BRAIN GYM DAN PENGUIN DANCE MAMPU MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK Ribkha Itha Idhayanti; Riski Novita Sari; Bambang Sarwono
Midwifery Care Journal Vol 3, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/micajo.v3i2.8225

Abstract

Emotional intelligence is the ability to process, recognizing, control emotions, motivate oneself, and build relationships. The level of emotional intelligence in RA Darusallam Muaradua is still low around 26 (30%) children. In Indonesia, an outline home health survey data analysis (SKRT, 2012) regarding the emotional symptoms of mental disorders of children aged 5-14 years is 114 per 1000 children. The impact of low children emotional intelligence, children often appear to be fussy, tend to have difficulty exspressing their annoyances and their anger appropriately, stubborn and difficult to socialize. Physical activities used to improve children's emotional intelligence are brain gym and penguin dance.The purpose of this study was to determine the increase in children's emotional intelligence through brain gym and penguin dance techniques in preschool children. The type of research is quantitative, quasi-experimental research method with a research design of Two Group Pre-test and Post-test with control group design. The population in this study is preschool in 2020 RA with a total of 65 children. The sampling technique in this study uses non-probability (purposive sampling) to obtain a sample of 36 children. The observation sheet used to assess the level of emotional intelligence of children is the UNIT GSS-EAS.Data analysis was carried out with the Wilcoxon test showing that the value of p = 0.000 0.05, it can be concluded that Ha is accepted. This means that there is an increase in children's emotional intelligence before and after the brain gym and penguin dance techniques are carried out. The results of the Mann Whitney test showed p = 0.004 0.05, the group after being given the Brain Gym and Penguin Dance techniques, had a mean rank value of the Brain Gym technique of 23.53, while the Penguin Dance technique was 13.47, so it can be seen the mean rank the Brain Gym technique is greater than the Penguin Dance technique, which means that the Brain Gym technique is equally effective in increasing the emotional intelligence of preschool children
PENINGKATAN KETRAMPILAN PEMERIKSAAN KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE IVA MELALUI REFRESHING KADER Siti Rofiah; Rina Kusnanti; Ribkha Itha Idhayanti
Midwifery Care Journal Vol 2, No 2 (2021): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.983 KB) | DOI: 10.31983/micajo.v2i2.6860

Abstract

Cervical cancer incidence ranks second after breast cancer. One of the efforts to detect cervical cancer early is the IVA method. The formation of IVA cadres in Bejiruyung Village was a breakthrough in efforts to reduce cervical cancer cases. Health cadres as the spearhead of health empowerment need to be refreshed in improving their skills. This study used an quasi experimental study with one group pre test post test design. Data analysis used Wilcoxon test. The results of the study showed that there are increased in cervical cancer examination skills using the IVA method through refreshing cadres in Bejiruyung Village, Sempor District, Kebumen Regency in 2020 (p value 0.0001). It is hoped that the Head of the Puskesmas will optimize health promotion officers at the puskesmas and village midwives in conducting training / refreshing for IVA cadres as well as health education / health promotion on early detection of cervical cancer using the IVA method. Village midwives should always assist and provide motivation to cadres in carrying out their duties to invite women to do early cervical cancer screening using the IVA method.
TEKNIK FINGER PAINTING DAN PLAYDOUGH EFECTIVE MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK PRASEKOLAH Ribkha Itha Idhayanti; Humaira Tadzkiyyatus Shalihah Adz-Azahra; Masini Masini
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 2, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.129 KB) | DOI: 10.31983/juk.v2i1.8792

Abstract

Anak pra sekolah sangat perlu dilatih motorik halusnya karena keterampilan tangan anak merupakan jendela pengetahuan bagi anak untuk mengembangkan segala potensi yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik finger painting dan playdough terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Griya Sinau Salsabila. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan tipe Quasy Experimental dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok A dan B di TK Griya Sinau Salsabila. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dimana sampel diambil dari yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu 36 responden. 18 responden untuk kelompok intervensi dan 18 responden untuk kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil analisis data uji wilcoxon pada kelompok finger painting yaitu p-value 0,005 (p0,05), terdapat pengaruh yang signifikan intervensi finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah. Dan pada kelompok playdough diperoleh hasil sebesar 0,000 (p0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan intervensi playdough terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah. Kata kunci: finger painting, playdough, motorik halus
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE Munayarokh Munayarokh; Tati Herawati; Ribkha Itha Idhayanti; Nuril Nikmawati
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 2, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.558 KB) | DOI: 10.31983/juk.v2i1.8787

Abstract

Pendidikan kesehatan sangat penting terutama pada ibu hamil di masa kehamilan persalinan dan nifas. Pemahaman tentang pentingnya tablet fe sangat diperlukan, dampak kejadian karena kurangnya tablet Fe ialah anemi, menurunnya daya tahan tubuh, infeksi dan perdarahan. Pengetahuan  merupakan faktor yang sangat penting bagaimana seharusnya tablet fe  diminum sesuai anjuran yang benar. Promosi kesehatan yang dilakukan puskesmas dengan cara penyuluhan langsung tanpa menggunakan media audio visual (video).Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan ibu  hamil mengenai  tablet fe di Puskesmas Puring  Kabupaten KebumenPenelitian ini menggunakan penelitian pra eksperiment  dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Puskesmas Puring  sejumlah 767 ibu hamil.  Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Sampel pada penelitian ini sejumlah 88 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui  media video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai tablet Fe di Puskesmas Puring Kabupaten Kebumen tahun 2020 (p value 0,0001).Diharapkan kegiatan promosi kesehatan/penyuluhan kesehatan yang dilakukan kepada masyaraakat digunakan media video. Puskesmas meningkatkan kegiatan promosi kesehatan bekerja sama dengan linta sektoral yang lain (pihak kecamatan, dinas yang ada di kecamatan)  TP PKK maupun lembaga masyarakat (UKBM) yang lain.     Kata Kunci: video, pengetahuan ,ibu hamil, tablet Fe      
EKSTRAK PANDAN DAN SEREH MAMPU MENINGKATKAN KUANTITAS TIDUR ANAK PRASEKOLAH Ribkha Itha Idhayanti; Wahyu Pujiastuti; Herlina Tridamailia
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v13i2.429

Abstract

Masalah kurang tidur banyak dialami oleh anak prasekolah dan jika tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan kelelahan di siang hari, lekas marah, hiperaktif, dan sulit berkonsentrasi. Aromaterapi dapat membantu memulihkan kuantitas tidur yang baik bagi anak. Mandi air hangat dengan aromaterapi menyebabkan otot tubuh menjadi rileks. Salah satu terapi komplementer yang digunakan untuk mengatasi gangguan tidur adalah serai dan daun pandan yang diekstrak memiliki efek antidepresan dan vasodilator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak serai dan ekstrak daun pandan terhadap kuantitas tidur anak prasekolah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pretest-posttest with control group design. Sampel sebanyak 30 responden yang terbagi menjadi 15 responden pada kelompok kontrol dan 15 responden pada kelompok intervensi diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kuantitas tidur pada kelompok kontrol sebelum mandi dengan ekstrak serai adalah 10,40 jam dan rata-rata kuantitas tidur setelah mandi mandi air ekstrak sereh adalah 11,13 jam. Rata-rata kuantitas tidur kelompok intervensi sebelum diberikan ekstrak daun pandan adalah 9,73 jam dan kuantitas tidur setelah diberikan ekstrak daun pandan adalah 12,60 jam. Terdapat perbedaan rata-rata dimana kelompok intervensi pandan lebih tinggi nilainya yakni 21,77 dan kelompok kontrol sereh nilainya 9,23. ekstrak daun pandan dan ekstrak daun sereh sama sama efektif meningkatkan kuantitas tidur anak pra sekolah dengan nilai p = 0,000. Diharapkan ibu dapat menerapkan terapi mandi air hangat dengan ekstrak daun pandan atau ekstrak serai untuk membuat anak mempunyai kuantitas tidur yang lebih baik.
Co-Authors Algania Imandafirly, Hafidza Anggit Puspitaningrum Anisa Setyowati Anisa Siti Nurjanah Arfiana Arfiana Arfiana Arfiana Arfiana arum lusiana Arum Lusiana Arum Lusiana, Arum Asih Warastuti Ayuningtyas Ayuningtyas Bambang Sarwono Bekti Yuniyanti Bekti Yuniyanti, Bekti Christin Hiyana Tungga Dewi Christin Hiyana Tungga Dewi Christin Hiyana Tunggadewi Cristiani Tamu Apu Dewi, Christin Hiyana Tungga Dini Patimah Elisia, Salma Esti Handayani Esti Handayani Esti Handayani Evada Safitri Fachry Abda El Rahman Firdayanti, Dewi Fugianti, Ari Hapsari, Wanodya Herlina Tri Damailia Herlina Tri Damailia, Herlina Tri Herlina Tridamailia Humaira Tadzkiyyatus Shalihah Adz-Azahra Intani Ega Rarassari Kartini, Rubiyana Islam Kemalasari, Galuh Masini Masini Masini Masini Masini, Masini Masini, Masiani Masini, Masini Maya Agiustina, Anggarani Meisya Alfia Rosada Munayarokh Munayarokh Munayarokh Munayarokh Munayarokh Munayarokh Munayarokh, Munayarokh Munayarokh, Munayaroh Mundarti Mundarti Mundarti Mursiyah Mursiyah Muryana, Dina Yuli Naila Zahra Diva Wijayanti Niken Dwi Rahmawati Nikmawati, Nuril Nuril Nikmawati Nuril Nikmawati Pipit Cahyani, Tatrini Ika Prasetyaningtyas, Vivi Nur Puji Wahyuni Pusparani, Lili Puspitasari, Dini Rahmawati, Ulya Ratu Safitri Ramadhania Rijanto, Rijanto Rina Kusnanti Rini, Purwati Mustiko Riski Novita Sari Riva Agustina Rizqi Khoirunisa Rofiah, Siti Rofi’ah, Siti Rubiyana Islam Kartini Safitri, Eka Ani Saputra, Wahyu Joko Sari, Nita Melia Sekar Safitri Siti Chunaeni Siti Chunaeni Siti Chunaeni SITI MARYANI Siti Maryani Siti Musringah Siti Rofi’ah Siti Rofi’ah Sri Winarsih susilarini susilarini Susilowati, Purwantini Tati Herawati Tulus Puji Hastuti Tuti Sukini Tuti Sukini Tuti Sukini, Tuti Wahyu Joko Saputra Wahyu Pujiastuti Wahyu Pujiastuti Wahyu Pujiastuti, Wahyu Wiwin Reni Rahmawati Yani Purwaningsih Yulia Rosemawati Yunita Yunita