Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Bibliometric Analysis of the Dynamics of Women's Empowerment in the World of Work Loso Judijanto; Hayu Lusianawati; Salwa Aulia Novitasari
West Science Social and Humanities Studies Vol. 3 No. 01 (2025): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v3i01.1647

Abstract

This bibliometric study provides an extensive analysis of the global research trends on women's empowerment in the workforce from 1990 to the present, utilizing the Scopus database. The study identifies key themes, evaluates the evolution of research focuses over time, and maps the collaborative networks among countries engaging in this field. Initially centered on gender roles and employment, the research emphasis has progressively expanded to include intricate links with economic development, health, and human rights, reflecting an interdisciplinary approach. Our findings reveal that the United States, India, and the United Kingdom are pivotal in the scholarly network, demonstrating strong international collaborations. The study highlights the shift towards integrating women's empowerment with broader economic policies and underscores the importance of collaborative research in enhancing the understanding of gender equality issues. This work not only sheds light on the thematic and collaborative dynamics in the field but also suggests directions for future research to foster a more inclusive and comprehensive discourse on gender equality.
Menyingkap Geliat Gen Z Amerika: Dinamika Aktual Perilaku Anak Muda dalam Perspektif Global Bambang Mudjiyanto; Fit Yanuar; Hafzotillah; Hayu Lusianawati; Launa
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi April
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/jca.v1i6.321

Abstract

Studi ini membahas tentang dinamika Gen Z Amerika di tengah kepungan isu negatif sebagai generasi hedonis, konsumtif, impulsif, dan panik. Melalui penelusuran laporan hasil survei dan riset internasional, penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual dan metode analisis deskriptif-interpretif ini menemukan sejumlah fakta empiris: Gen Z Amerika masih memiliki idealisme, keberpihakan, dan sikap kritis. Hanya saja, mereka telah terlanjur di stempel publik Amerika sebagai generasi berciri negatif. Kajian kualitatif ini menyimpulkan, Gen Z Amerika cukup partisipatif, punya kepedulian dan keberpihakan persisten pada isu-isu publik. Jika kita menggunakan cara pandang alternatif dan data global mutakhir, kita akan menyadari bahwa setiap generasi, termasuk Gen Z Amerika, punya karakter dan kesadaran uniknya sendiri. Menyelami lebih dalam orientasi, cara pandang, dan tujuan hidup Gen Z Amerika akan membantu kita memahami postur mereka secara lebih objektif dan proporsional. Menaja postur Gen Z Amerika menjadi modal penting dan berharga bagi siapa pun yang ingin terkoneksi dan memahami secara efektif dan fungsional dengan substratum penentu nasib dan masa depan bangsa Amerika ini.
PERSEPSI WISATAWAN GEN Z DALAM MENGGUNAKAN BIS WISATA JAKARTA EXPLORER Hayu Lusianawati; Titi Widaningsih
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 3 (2024): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol3.2024.205

Abstract

Persepsi wisatawan memainkan peranan yang sangat penting dalam industri pariwisata. Bis Jakarta Eksplorer adalah layanan transportasi bis wisata yang beroperasi pada rute yang ditentukan sesuai dengan lansekap unggulan pariwisata kota Jakarta. Bis ini ditujukan untuk wisatawan atau orang yang ingin menjelajahi berbagai objek wisata di Jakarta, seperti museum, taman, tempat belanja dan tempat bersejarah tanpa harus repot menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wisatawan gen z terhadap penggunaan layanan bis wisata Jakarta Explorer. Wisatawan gen Z merupakan aspek yang penting dalam pengembangan layanan wisata, karena mereka merupakan generasi yang paling banyak menggunakan moda transportasi, teknologi dan memiliki preferensi yang berbeda dari generasi lain. Penelitian ini menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Data diambil dengan menggunakan pendekatan survai menggunakan google form, kajian literatur, observasi langsung, dan wawancara mendalam dengan wisatawan gen z yang telah menggunakan layanan Jakarta Explorer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatawan gen z dalam penggunaan layanan Jakarta Explorer sangat positif. Wisatawan gen z merasakan manfaat layanan yang disediakan, yang terdiri dari rute yang menarik, informasi yang jelas dan akurat, dan pelayanan yang ramah dan nyaman, serta kebersihan. Namun, ada beberapa kendala yang ditemukan yaitu beberapa wisatawan terkait jumlah armada yang masih sedikit. Dalam pengembangan layanan bis wisata Jakarta Explorer, penelitian ini menaruh harapan dan manfaat pada peningkatan pemahaman wisatawan gen z dan wisatawan secara umum terhadap layanan pada bis wisata, objek wisata kota Jakarta serta peningkatan fasilitas dengan adanya teknologi informasi melalui aplikasi khusus bis wisata Jakarta Eksplorer.
PERAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU Hayu Lusianawati; Titi Widaningsih; Nurul Haniza
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.318

Abstract

Pariwisata di Kepulauan Seribu memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta pelestarian budaya dan lingkungan. Dalam pengembangannya, peran perempuan semakin signifikan, baik sebagai pengelola homestay, pemandu wisata, pelaku usaha kuliner, maupun pengrajin suvenir. Tujuan penelitian untuk menganalisis kontribusi perempuan dalam pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta analisis dokumen terkait peran perempuan dalam pariwisata. Hasil penelitian bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya tarik pariwisata melalui inovasi produk lokal, pelayanan wisata yang berkualitas, serta pelestarian budaya setempat. Namun, menghadapi berbagai kendala, seperti akses terbatas terhadap pelatihan dan modal usaha, keterbatasan jaringan pemasaran, serta norma sosial yang membatasi ruang gerak mereka dalam dunia kerja. Oleh karena itu, perlu dukungan dari semua elemen penta helix, yaitu pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta, untuk meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam industri pariwisata di Kepulauan Seribu. Penguatan peran perempuan dalam sektor ini, diharapkan terciptanya ekosistem pariwisata yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan sosial masyarakat setempat. Rekomendasi kebijakan berupa program pemberdayaan perempuan, peningkatan akses pelatihan keterampilan, serta penguatan jaringan pemasaran berbasis digital guna mendukung kemandirian perempuan dalam industri pariwisata Kepulauan Seribu.
The Role of Interpersonal Communication in Improving Work Effectiveness in an Organizational Environment Hayu Lusianawati
Journal of Dialogos Vol. 2 No. 4 (2025): Journal of Dialogos-NOVEMBER
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/1kxjx381

Abstract

Interpersonal communication is a crucial factor influencing work effectiveness in an organizational setting. This study uses a literature review method to analyze the contribution of interpersonal communication to coordination, employee psychological dynamics, and the achievement of organizational goals. The literature sources used include scientific journals, academic books, proceedings, and relevant publications from the past ten years. The analysis results show that effective interpersonal communication facilitates work coordination, improves task clarity, and minimizes misinterpretation of instructions. Harmonious interpersonal relationships increase motivation, trust, and job satisfaction, thus motivating employees to contribute optimally. In addition, interpersonal communication supports cross-divisional collaboration, accelerates decision-making, and strengthens the implementation of organizational strategies. Literature findings confirm that good interpersonal communication management plays a strategic role in improving individual and team performance, reducing internal conflict, and facilitating adaptation to changes in the work environment. This study concludes that interpersonal communication is not only a technical aspect, but also psychological and strategic factors that contribute significantly to the achievement of organizational goals. The implications of this research emphasize the need to improve interpersonal communication competencies for employees and management as part of an organizational development strategy
Fluent Branding di Era Media Sosial: Studi Strategi Merek Start-Up Digital dan Kepercayaan Publik di Asia Tenggara Masayu FA Indriaty; Sendang Ayu; Hayu Lusianawati
Jurnal Komunikasi Dialogis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi Dialogis
Publisher : Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/jkd.v1i1.955

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana strategi penamaan merek yang fluent—yaitu pendek, mudah diucapkan, dan familiar—berperan dalam membentuk persepsi dan kepercayaan publik terhadap brand start-up digital di Asia Tenggara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis isi digital dan wacana media sosial, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nama-nama seperti Gojek, Grab, dan Shopee dikonstruksi dan disebarkan dalam budaya platform sepertiTikTok, Instagram, dan Twitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluency heuristics berinteraksi dengan konstruksi sosial media dalam memperkuat daya tarik dan kredibilitas brand. Nama-nama fluent tidak hanya lebih mudah dikenali, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi budaya digital yang membentuk kepercayaan konsumen. Penelitian ini merekomendasikan agar strategi penamaan brand memperhitungkan tidak hanya aspek kognitif, tetapi juga dinamika sosial media dan budaya digital di kawasan.
Marginalized Voices: Homeless Media as an Agent of Social Transformation Nur Azizah; Bambang Mudjiyanto; Hayu Lusianawati; Launa
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10414

Abstract

Today the shifting media platform usage from conventional media accounts to homeless media (HM) is an undeniable fact. Through qualitative research using a phenomenological and virtual ethnographic approach, as well as utility and satisfaction theory, this study found that HM accounts have been widely operating on various official social media platforms, filling the information gap that conventional media cannot reach, especially at the level of marginalized and local communities. Despite internal challenges still surrounding HM, it holds significant potential as an alternative information provider, especially for local and marginalized communities. HM is a crucial phenomenon in the social transformation of Indonesia's digital society landscape today. With its speed of distribution, content innovation, and social mobilization capabilities, HM opens new avenues for information democratization, public participation, and social change dynamics. Synergy between HM, conventional media, and the public, along with news content accuracy, ethics, and journalistic responsibility, will be key to achieving inclusive and meaningful social transformation in the future.
Partisipasi Politik Perempuan dalam Pemilu Legislatif Ditinjau dari Prinsip Kesetaraan Gender Hayu Lusianawati; Rival Pahrijal; Rani Eka Arini
Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jhhws.v5i02.3691

Abstract

Partisipasi politik perempuan dalam pemilihan legislatif merupakan komponen fundamental dari tata pemerintahan demokratis dan manifestasi praktis dari prinsip kesetaraan gender. Meskipun hak-hak politik yang setara telah diakui secara luas dalam kerangka hukum konstitusional dan internasional, perempuan terus menghadapi berbagai hambatan struktural, budaya, ekonomi, dan kelembagaan yang membatasi representasi mereka dalam badan legislatif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi politik perempuan dalam pemilihan legislatif dari perspektif prinsip kesetaraan gender melalui pendekatan hukum normatif. Penelitian ini mengkaji ketentuan konstitusional, hukum pemilu, instrumen hak asasi manusia internasional, doktrin hukum, dan literatur ilmiah mengenai hak-hak politik dan kesetaraan gender. Temuan menunjukkan bahwa prinsip kesetaraan gender mencakup dimensi formal dan substantif. Sementara kesetaraan formal menjamin hak-hak politik yang sama bagi perempuan dan laki-laki, kesetaraan substantif membutuhkan penerapan langkah-langkah yang mampu mengatasi kerugian historis dan ketidaksetaraan struktural. Studi ini lebih lanjut menemukan bahwa kebijakan tindakan afirmatif, termasuk kuota gender, merupakan mekanisme hukum yang sah untuk mempromosikan representasi perempuan dan konsisten dengan standar hak asasi manusia internasional, khususnya Konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW). Namun, efektivitas langkah-langkah tersebut masih dipengaruhi oleh komitmen partai politik, mekanisme penegakan hukum, dan sikap sosial budaya yang berlaku terhadap kepemimpinan perempuan. Studi ini menyimpulkan bahwa pencapaian partisipasi politik perempuan yang bermakna tidak hanya membutuhkan jaminan hukum formal, tetapi juga langkah-langkah hukum dan kelembagaan komprehensif yang mendukung kesetaraan gender substantif dalam pemilihan legislatif. Penguatan langkah-langkah ini sangat penting untuk meningkatkan legitimasi demokrasi, tata kelola perwakilan, dan keadilan sosial.
Communication Strategies of the Four INLA Renewal Movements in Internalizing the New Moral Values ​​of 'One Family World': A Case Study of INLA Goes to School in Batam City Eka Wijaya Putri; Hayu Lusianawati
West Science Social and Humanities Studies Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v4i01.2601

Abstract

This study aims to analyze the communication strategies of the Four INLA Renewal Movements in internalizing the moral values ​​of "One Family World" through the INLA Goes to School program in Batam City. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observations, and documentation of INLA administrators, program facilitators, and school officials. The results show that INLA implements educational, persuasive, and participatory communication strategies by placing aesthetic communication as the main approach. Elements of art, movement, music, stories, symbols, and emotional expressions are used to build students' moral experiences. The Four INLA Renewal Movements—renewal of mindsets, attitudes and behaviors, social relations, and culture and the environment—form an integrated communication framework. This study concludes that aesthetic communication plays a strategic role in internalizing moral values ​​because it is able to reach the cognitive, affective, and behavioral aspects of students, although there are still limitations in the aspects of sustainability and long-term impact evaluation.
Analysis of the Role of Single Mothers in Promoting Gender Equality in the Women's Community on Instagram Hayu Lusianawati; Husen Mony
West Science Social and Humanities Studies Vol. 3 No. 12 (2025): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v3i12.2632

Abstract

Social media, particularly Instagram, has evolved into a strategic digital public space for social advocacy and the formation of critical awareness regarding gender equality. Amidst these dynamics, single mothers have emerged as social actors who not only face the structural burdens of patriarchy but also actively produce alternative narratives about women, family, and gender justice. This article aims to analyze the role of single mothers in promoting gender equality through women's communities on Instagram using a text analysis approach. This study integrates critical discourse analysis, visual representation, and audience interaction analysis of Instagram content produced by the single mother community. Theoretically, this research is grounded in Uses and Gratifications Theory, representation theory, digital feminism, and virtual community theory. The results of the literature review indicate that although studies on gender and Instagram have developed significantly, research specifically positioning single mothers as agents of gender equality advocacy is still limited. This article offers an integrative conceptual model that explains how single mothers' digital narratives contribute to the formation of public awareness and attitudes regarding gender equality. These findings are expected to enrich the academic discourse on communication, gender, and digital media and serve as a reference for further empirically based research.