p-Index From 2021 - 2026
8.767
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Archive of Community Health JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak IMJ (Indonesian Midwifery Journal) Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Midwifery Update (MU) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Journal of Borneo Holistic Health Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Midwifery LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal EduHealth MALANG JOURNAL OF MIDWIFERY (MAJORY) Midwifery Care Journal Jurnal Berita Kesehatan Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Journal of Innovation Research and Knowledge Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns International Journal of Midwifery and Health Sciences Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) ABDIMAS KOSALA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bhakti Sabha Nusantara Jurnal Medika Usada Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Optimal Midwife Journal Bulletin of Inspiring Developments and Achievements in Midwifery Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Stimulasi Pijat Tui Na dan Oromotor sebagai Strategi Promotif Pencegahan Stunting di Posyandu Ni Komang Erny Astiti; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Wayan Suarniti; Ni Made Dwi Purnamayanti; Asep Arifin Senjaya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v8i1.570

Abstract

Tui Na and Oromotor massage education is a promotive strategy to prevent stunting for cadres at Posyandu, so that it optimally educates mothers of child with difficulty eating. Objective: to improve the knowledge and skills of Tui Na and Oromotor massage. Activities include planning (preliminary study, instrument preparation); implementation (pretest, demonstration with phantom and E Module) and evaluation (posttest). The instruments are questionnaire, a checklist for skill, E Module of Tui Na and Oromotor massage and phantom. The knowledge score before and after the activity was analyzed with Wilcoxon, the result significant increase (p = 0.00). Skill scores also similar with knowledge. The modification of Tui Na and Oromotor Massage Education as a Promotive Strategy for Stunting Prevention in Posyandu with demonstrations, phantom and E Module effective in improving the knowledge and skill. The development of cadre competencies in child care with interactive learning media, is the main strategy to support cadres’s roles in the community.
Hubungan Paritas dengan Kejadian Atonia Uteri Suwantini, Luh Putu; Budiani, Ni Nyoman; Suarniti, Ni Wayan
Jurnal Sehat Mandiri Vol 21 No 1 (2026): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 21, No.1 Juni 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v21i1.2029

Abstract

Atonia uteri diidentifikasi sebagai etiologi yang mendasari hingga 80% kasus perdarahan pasca persalinan. Grandemultipara merupakan faktor resiko potensial untuk terjadinya atonia uteri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paritas dengan kejadian atonia uteri di Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara Provinsi Bali tahun 2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dan menggunakan total sampling pada 94 ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medik pasien. Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Koefisien Kontingensi (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas re$sponde$n pada pe$ne$litian ini de$ngan paritas multipara se$banyak 51 orang (54,3%), te$rdapat 19 ibu be$rsalin (20,2%) me$ngalami atonia ute$ri, dan terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu bersalin (nilai-p = 0,000) dengan kejadian atonia uteri dengan nilai korelasi 0,457 menunjukkan kekuatan hubungan sedang dimana semakin sering ibu melahirkan maka resiko kejadian atonia uteri semakin besar. Paritas tinggi perlu menjadi sorotan bagi tenaga kesehatan terkait pencegahan atonia uteri dan ibu hamil disarankan untuk merencanakan kehamilannya untuk mencegah faktor resiko dari atonia uteri oleh karena paritas serta peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi faktor risiko lain terkait atonia uteri.
The effectiveness of prenatal exercise on leg swelling in third-trimester pregnant women: A literature review Ni Wayan Sulistia Devi; Ni Luh Putu Sri Erawati; Ni Wayan Suarniti
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 2 (2026): May Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i2.3318

Abstract

Background: Leg swelling (edema) is a common complaint among third-trimester pregnant women due to fluid retention and impaired venous return. Prenatal exercise is a safe nonpharmacological intervention that can help reduce leg edema. Purpose: To determine the effectiveness of prenatal exercise on leg swelling in third-trimester pregnant women based on previous research findings. Method: This study employed a literature review method, with articles retrieved from the PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect databases from 2021 to 2026. Inclusion criteria included original research articles on prenatal exercise or physical activity regarding leg edema in third-trimester pregnant women. Article selection followed the PRISMA flowchart, resulting in 9 eligible articles. Results: The review findings indicate that prenatal exercise is effective in reducing leg swelling in third-trimester pregnant women. Prenatal exercise helps improve blood circulation, enhance venous return, improve vascular function, and reduce fluid retention in the lower extremities. Additionally, prenatal exercise improves physical comfort and quality of life for pregnant women. Conclusion: Prenatal exercise is effective as a nonpharmacological intervention to reduce leg edema in third-trimester pregnant women and can be recommended in antenatal care.
EDUKASI TENTANG DETEKSI DINI DEPRESI PASCAKELAHIRAN BESERTA CARA MENCEGAHNYA DI DESA PEGUYANGAN KANGIN KECAMATAN DENPASAR UTARA KOTA DENPASAR I Komang Lindayani; Ni Wayan Suarniti; Ida Bagus Made Putra Mahendra
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.25381

Abstract

Masa nifas (6 minggu pascapersalinan) merupakan periode rawan bagi ibu karena perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat menimbulkan stres hingga depresi pascakelahiran. Depresi ini berdampak serius terhadap kesehatan ibu, pemberian ASI, hubungan dengan keluarga, serta tumbuh kembang anak. Prevalensi depresi pascakelahiran di Indonesia 18–25%, dan di Denpasar mencapai 23–25%. Di Desa Peguyangan Kangin, masalah utama adalah masih tingginya prevalensi depresi pascapersalinan dan rendahnya dukungan sosial bagi ibu nifas.Tujuan program adalah meningkatkan pemahaman ibu dan keluarga tentang gejala serta pencegahan depresi pascakelahiran, serta menurunkan prevalensinya. Solusi dari permasalahan ini adalah edukasi deteksi dini dan pencegahan depresi pascapersalinan melalui penyuluhan, booklet, dan media audiovisual dengan melibatkan ibu, keluarga, dan masyarakat. Manfaat dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan kesadaran, memperkuat dukungan sosial, mencegah komplikasi psikologis, dan menjaga kesehatan ibu serta anak.Pelaksanaan kegiatan melalui proses berikut ini:  pre-test, penyuluhan (ceramah, video, booklet), dan post-test yang dilaksanakan pada posyandu Integrasi Layanan Primer pada tanggal 14 September 2025 dengan sasaran sebanyak 30 orang.
Perbedaan Kecemasan Ibu Pre Sectio Caesarea Sebelum dan Sesudah Diberikan Aromaterapi Lavender Astrini, Eka Yuli; Suarniti, Ni Wayan; Ningtyas, Listina Ade Widya
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 10 No 1 (2026): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v10i1.619

Abstract

Background: Pre-cesarean section (CS) anxiety can adversely affect maternal and fetal health. This study evaluates the effect of lavender aromatherapy as a nonpharmacological intervention to reduce maternal anxiety levels prior to a CS procedure. Methodology: This quantitative study used a pre-experimental, one-group pre-test and post-test design without a control group. Conducted at Singasana Regional General Hospital, Tabanan (March–April 2025), the study involved 30 pregnant women selected via purposive sampling. Anxiety levels were measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) and analyzed with a paired t-test (alpha = 0.05). Results: The mean maternal anxiety score decreased significantly from 55.50 before the intervention to 35.56 after. The paired t-test showed a t-value of 29.854 with a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant reduction in anxiety. Conclusions: Lavender aromatherapy significantly reduces maternal anxiety levels before a cesarean section. Its bioactive compounds, linalool and linalyl acetate, modulate central nervous system neurotransmitters, decreasing sympathetic nervous system activation and helping regulate stress and emotional responses
Co-Authors Anna Maria Manullang Asep Arifin Senjaya Astrini, Eka Yuli Desak Putu Eka Heny Hayudha Dewi, I GAA Novya Dewi, Ni Made Puspita Dewi, Putu Ayu Mia Sintya Dewi, Sang Ayu Yunda Setia Dwi Purnamayanti, Ni Made Ekawiyadnyani, Ida Ayu Putu Erliawati, Putu Nevi Fitriana, Farida Friyati, Ni Luh Gede Mei Gilda Saina Gusti Ayu Marhaeni Gusti Ayu Marheni Gusti Ayu Nyoman Winda Sari Adnyana I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ayu Surati I Gusti Ayu Surati I Ketut Labir I Komang Lindayani I Putu Suiraoka Ida Bagus Made Putra Mahendra Inna Noor Inayati Julyanti, Ni Kadek Nita Dwi Kekado, Miranda Nitani Kompiang Sekarini Lely Cintari Lindayani, I Komang Listiana Ade Widya Ningtyas Listina Ade Widya Ningtyas Made Widhi Gunapria Darmapatni Ni Gusti Kompiang Seriasih Ni Gusti Kompiang Sriasih Ni Kadek Dwi Pradnyawati Ni Kadek Putri Radharani Ni Ketut Ayu Murtini Ni Ketut Devy Kaspirayanthi Ni Ketut Somoyani Ni Komang Dewi Listyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Putu Karunia Wati Karang Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Wahyu Padesi Ni Made Dwi Mahayati Ni Made Dwi Malahayati Ni Made Widhi Gunapria Darmapatni Ni Nyoman Ayu Suci Marlina Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Bujani Ni Nyoman Suindri Ni Nyoman Sumiasih Ni Putu Tya Pramesti Iswari Ni Putu Widhiasih Ni Wayan Armini Ni Wayan Armini Ni Wayan Rusminiati Ni Wayan Sriningsih Ni Wayan Sulistia Devi Ni Wayan Yanik Sariati Ningtyas, Listina Ade Widya Novyadewi, I Gusti Agung Ayu Oktaviani, Ni Putu Ayu Sri Pande Made Sriani Permana Putri, Ni Luh Putu Sentania Widhi Purnamayanti, Ni Made Dwi Rantiani , Ni Ketut Regina Tedjasulaksana Senjaya, Asep Arifin Supariani, Ni Nyoman Dewi Suwantini, Luh Putu Suyasa, Ida Bagus Oka Tedjasulaksana, Regina Utarini, Gusti Ayu Eka Visti Delvina Widiantari, Gusti Ayu Made Yuni Widnyani, Ida Ayu Putu Wirata , I Nyoman Wirata, I Nyoman Wulandari, Putu Pradnya