Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Sosialisasi Budidaya Udang Dengan Model Smart Silvofishery Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kecamatan Muara Badak Esti Handayani Hardi; Haris Retno Susmiyati; Rita Diana; Nurul Puspita Palupi; Krishna Purnawan Candra
ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman Vol. 1 No. 2 (2022): ABDIKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/abdiku.v1i2.380

Abstract

Shrimp farming is one of the most important livelihoods practiced by the community in the villages of Muara Badak Ulu and Salo Palai, Muara Badak District, Kutai Kartanegara Regency, using traditional management. Disease problems, decreasing of water quality, and natural food are all factors that reduce shrimp yields and pond productivity. This outreach and mentoring activity were held in collaboration with the Indonesian Peat and Mangrove Restoration Agency, with the goal of improving community skills in pond management through the use of environmentally friendly smart silvofishery. This method makes use of the nutrient cycle in the pond, as well as plant extracts to prepare and manage the pond. This activity was carried out for four discussed meetings by delivering environmental management and safety pond management. It involved nearly 155 people from the village community, local government, BRGM, and students from Mulawarman University's Faculty of Fisheries and Marine Sciences, forestry, agriculture, and law. This activity began with the identification of pond problems, followed by workshops and the preparation of smart silvofishery subjects, socialization activities for the application of the 10 steps of smart silvofishery, trials on demonstration plot ponds, and concluded with the monitoring and evaluation of activity implementation. Experiments on pond demonstration plots revealed that polyculture management with smart silvofishery increased yields up to 35 kg/ha, up from 14 kg/ha previously, and fish farmer have a standard step to manage their pond.
Pelatihan Olahan Produk Berbasis Ikan di Ekosistem Mangrove: Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi Utoro, Panggulu Ahmad Ramadhani; Andriyani, Yulian; Rachmawati, Maulida; Palupi, Nurul Puspita; Hardi, Esti Handayani
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v4i2.4225

Abstract

Desa Tengin Baru dan Bumi Harapan memiliki potensi besar sebagai desa strategis pendukung perekonomian Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Salah satu sumber daya utama yang dapat dimanfaatkan adalah ekosistem mangrove, yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan serta mendukung sektor perikanan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan hasil perikanan dari ekosistem mangrove, desain kemasan dan pelabelan, serta teknik fotografi produk guna meningkatkan nilai ekonomi produk. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait aturan pelabelan, diversifikasi produk berbasis perikanan, serta keterampilan fotografi produk. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah hasil perikanan secara inovatif dan berkelanjutan. Disarankan agar program lanjutan mencakup aspek legalitas, perizinan, serta strategi pemasaran untuk keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat.
Sekolah Lapang Masyarakat: Pengolahan Produk berbasis hasil perairan pada masyarakat pesisir di Kawasan Delta Mahakam dan IKN Nusantara Banin, Maghfirotin Marta; Rachmawati, Maulida; Palupi, Nurul Puspita; Utoro, Panggulu Ahmad Ramadhani; Andriyani, Yulian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3642

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi besar dalam sektor perikanan dan ekosistem mangrove. Namun, pemanfaatan hasil perikanan di Desa Babulu Laut, Kabupaten Penajam Paser Utara masih menghadapi tantangan, terutama pada aspek pascapanen, diversifikasi produk, dan keberlanjutan ekosistem. Pengabdian masyarakat melalui program sekolah lapang dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM, dalam pengolahan hasil perikanan dan pemanfaatan buah mangrove jenis pidada. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan Participatory Action Research (PAR), dengan praktik pengolahan produk seperti abon ikan, bakso ikan, dan sambal bajak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta antusiasme tinggi dalam diskusi dan praktik tertama dalam penyelesaian resep parktik olahan yang mencapai 100%. Meskipun masih terdapat kekurangan karena kesalahan teknis dalam proses memasak. Program ini juga memberikan wawasan penting tentang desain kemasan produk, keamanan pangan, dan keberlanjutan sumber daya. Dukungan dari akademisi dan pemerintah setempat memperkuat dampak kegiatan ini. Kesimpulannya, kegiatan sekolah lapang berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat pesisir, memberikan nilai tambah ekonomi, serta mendukung konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Namun perlu peningkatan pada legalitas produk, manajemen keuangan, serta inovasi rasa dan kemasan.
Pendampingan Petani untuk Penanaman Sumber Pakan Lebah Madu Kelulut di Desa Bangun Rejo, Kutai Kartanegara Palupi, Nurul Puspita
ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman Vol. 2 No. 2 (2023): ABDIKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/abdiku.v2i2.553

Abstract

Budidaya lebah kelulut sangat berpotensi untuk dijadikan suatu ladang usaha dan budidaya untuk para petani lebah kelulut di Desa Bangun Rejo, Tenggarong Seberang. Dikarenakan ketersediaan makanan atau tanaman yang dapat menunjang hidup lebah kelulut banyak di tanam di desa tersebut dan sangat melimpah jumlahnya. Budidaya lebah kelulut sendiri di Desa Bangun Rejo sudah ber-skala layak di perjual belikan di tingkat nasional. Namun karena masih kurangnya pengetahuan peternak terkait ragam jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan nektar, pollen, dan resin pada saat dimakan madu kelulut sendiri menjadi kendala utama dalam budidayanya. Dari hasil pendampingan ini sendiri kami dapat menunjukkan beberapa jenis tanaman yang dapat menghasilkan pollen dan nektar pada saat di konsumsi oleh lebah kelulut. Oleh karena itu perlu di lakukan penyuluhan dan pembimbingan tentang prospek ekonomi, ekologi pada budidaya lebah kelulut sebagai potensi sumber pakan yang bermutu, dan berkualitas pada saat masa pra panen sampai pasca panen.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT (Fe, Zn, Cd, Cu, dan Mn) PADA TANAH SAWAH DI KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG Fitri, Aulia Melyana; Palupi, Nurul Puspita; Kesumaningwati, Roro
Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol 8, No 2 (2026): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 8 Nomor 2 Februari 2026
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatl.8.2.2026.19822.17-28

Abstract

Pertanian adalah merupakan sektor penting dalam Pembangunan suatu daerah, pada Kawasan Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara ini banyak sekali aktifitas pertambangan yang mencemari lingkungan dan merusak kesehatan tanah yang dapat merugikan industri pertanian. Tujuan penelitian ini menetapkan kawasan desa yang terdampak kontaminasi logam berat dan mendapati nilai batas kritis, pencemaran logam berat yang terjadi ini mengakibatkan berbagai kerugian terhadap manusia dan mahluk hidup lainnya. Dalam pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling dan dilakukan pengujian dengan menggunakan alat AAS (atomic absorption spectrophotometerm) Shimadzu AA7000. nilai logam Fe tertinggi didapati pada Desa Kerta Buana dengan nilai 1552,05 ppm, nilai logam Zn tertinggi pada Desa Bukit Pariaman dengan nilai 52,68 ppm, nilai logam Cd tertinggi terdapat di Desa Separi dengan nilai 0,72 ppm, logam Cu tertinggi terdapat di Desa Separi dengan nilai 19,43 ppm dan nilai Mn tertinggi terdapat pada Desa Buana Jaya dengan nilai 461,48 ppm.
The use of animal manure for improving chemical properties of degraded Ultisol, yield, and secondary metabolic of Zingiber montanum Palupi, Nurul Puspita; Kesumaningwati, Roro; Subeki, Subeki; Mujiono, Kadis; Sofian, Sofian; Paramita, Swandari; Arung, Enos Tangke
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2023.111.4847

Abstract

Ultisols in Indonesia have the potential for agricultural development, but the soils have low pH and nutrient contents that hinder plant growth and yield. Using animal manure can be an alternative to improve soil productivity and crop yields. This study aimed to examine the effects of animal manure on the chemical properties of Ultisol, yield, and secondary metabolic of Zingiber montanum. The treatments tested were combinations of types of manure (cow and chicken manure) and manure application levels, namely P0 (control), P1 (cow manure 20 t/ha), P2 (cow manure 40 t/ha), P3 (cow manure 60 t/ha), P4 (chicken manure 20 t/ha), P5 (chicken manure 40 t/ha), and P6 (chicken manure 60 t/ha). The results showed that the application of chicken manure of 60 t/ha increased N and P contents of the soil, and the application of cow manure of 60 t/ha increased soil cation exchange capacity. The application of cow manure of 60 t/ha gave the highest plant height, the number of leaves, and the number of at 18 weeks after planting, while the application of chicken manure dose of 60 t/ha produced the longest plant roots. The highest fresh and dry rhizome weight was observed for the 60 t/ha cow manure treatment. The highest secondary metabolic levels in each parameter were found in dry rhizomes (phenolic, flavonoid, and tannin) and fresh rhizomes (phenolic and flavonoid), with the highest tannin compound in the treatment of 40 t chicken manure/ha. The application of chicken manure at a dose of 60 t/ha resulted in a strong antioxidant yield in fresh and dry rhizomes.