Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Motivasi Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Matematika Saat Pandemi Covid 19 di Sekolah Dasar Nasihatus Sholihah; Sri Hartatik; Akhwani Akhwani; Sunanto Sunanto
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1204

Abstract

Keberhasilan anak untuk mencetak generasi penerus yang memiliki kompetensi yang bisa diandalkan dan bisa bersaing dengan dunia luar yang tidak hanya bergantung pada secara formal tetapi harus diawali dengan pendidikan dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh motivasi orang tua terhadap prestasi belajar matematika saat pandemi covid 19 di SDN 291 Gresik. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel 77 siswa yaitu siswa kelas 1 sampai 5 di SDN 291 Gresik. Data diperoleh dengan teknik kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji hipotesis. Berdasarkan analisis data hasil uji regresi linier sederhana diperoleh nilai r_hitung 0,226 dan r_tabel 0,188, hal ini menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi orang tua dengan prestasi belajar. Analisis uji hipotesis (uji F) menghasilkan nilai F_hitung = 4,023 dan nilai signifikan adalah 0,048, dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh signifikan motivasi orang tua terhadap prestasi belajar matematika saat pandemi covid di SDN 291 Gresik.
Keefektifan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa di Sekolah Dasar Fadhilah Lailatul Maghfiroh; Siti Maghfirotun Amin; Muslimin Ibrahim; Sri Hartatik
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1341

Abstract

PMRI merupakan pendekatan yang mengarahkan siswa dalam menemukan sendiri konsep pemecahan masalah matematika dan mengaplikasikan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum konsep tersebut berkaitan dengan kemampuan literasi numerasi yang dimiliki oleh siswa. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan proses pembelajaran dan keefektifan pendekatan PMRI terhadap kemampuan literasi numerasi siswa pada materi operasi hitung bilangan bulat di UPT SDN 106 Gresik. Jenis penelitian yaitu pre experimental designs dengan bentuk penelitian one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan soal pretest-posttest, observasi dan angket. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa pendekatan PMRI efektif untuk digunakan. Hal ini sesuai dengan nilai rata-rata N-gain kemampuan literasi numerasi siswa pada materi operasi hitung bilangan bulat diperoleh sebesar 0,594155 berada dalam kategori sedang yaitu pada kisaran 0,30 - 0,70. Sedangkan, hasil obervasi keterlaksanaan guru dalam proses pembelajaran mulai pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup sudah terlaksana dengan baik
Pengenalan Metode BEBER (Belajar Sambil Bermain) Matematika bagi Guru-Guru Maarif di Surabaya Sri Hartatik; Pance Mariati; Nafiah Nafiah; Afib Rulyansah; Siti Maghfirotun Amin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023376

Abstract

Many elementary school students consider mathematics to be the most difficult and complicated subject. Thus, students must be able to understand mathematics learning because mathematics is a means to solve everyday problems such as reading and writing. Difficulties in learning mathematics in understanding concepts must be given a solution as early as possible, otherwise students will face many problems in the future because almost all fields of study require proper mathematics. One of the factors causing learning difficulties is learning motivation and interest in learning mathematics, the low motivation and interest in learning mathematics is due to the lack of precise learning methods used in learning mathematics. Every concept or principle in mathematics that is presented in a concrete form will be well understood by students. The formation of mathematical concepts can be achieved through a series of interconnected patterns in a sequence of planned learning activities between the knowledge structure section and an active learner, using special media designed for mathematics learning. The purpose of this activity is to introduce a mathematics learning method which is the development of the dienes learning theory, namely the BEBER method, namely playing while learning mathematics. Abstrak: Banyak siswa sekolah dasar yang menganggap matematika sebagai pembelajaran yang paling sulit dan rumit. Dengan demikian, siswa harus dapat memahami pembelajaran matematika karena matematika merupakan sarana untuk memecahkan masalah sehari-hari seperti halnya membaca dan menulis. Kesulitan belajar matematika dalam memahami konsep harus diberikan solusi sedini mungkin, kalau tidak siswa akan menghadapi banyak masalah kedepannya karena hampir semua bidang studi membutuhkan matematika yang tepat. Salah satu faktor penyebab kesulitan belajar adalah motivasi belajar dan minat belajar matematika, rendahnya motivasi dan minat belajar matematika disebabkan karena kurang tepatnnya metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Setiap konsep atau prinsip dalam matematika yang disajikan dalam bentuk yang konkret akan dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik. Pembentukan konsep matematika dapat dicapai melalui serangkaian pola yang saling berhubungan dalam sebuah urutan kegiatan pembelajaran yang terencana antara bagian struktur pengetahuan dengan sebuah pebelajar aktif, menggunakan media khusus yang dirancang untuk pembelajaran matematika. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan suatu metode pembelajaran matematika yang merupakan pengembangan dari teori belajar dienes yaitu metode BEBER yaitu Bermain sambil belajar matematika.
Faktor Pendukung Berupa Fasilitas Sekolah Dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Rosi Aurora Nur Haliza; Afib Rulyansah; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 3 (2022): Islamic Sociology and Culture
Publisher : LPPM Institut Pesantren KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/almada.v5i3.2594

Abstract

The purpose of this study is to describe the supporting factors in the form of facilities in improving the numeracy skills of students at SDN Margorejo 1 Surabaya. The method used is a descriptive qualitative approach with the main subjects in this study including the principal and homeroom teacher. The first data collection technique is direct observation, interviews, and documentation. Based on the results of research obtained from observations and interviews with resource persons, it can be concluded that there are several efforts that have been made by school principals in increasing numeracy skills that are in accordance with the contents of the discussion contained in the supporting material for numeracy literacy, which is to improve numeracy by doing habituation by giving story questions related to everyday life and starting from the simplest things by utilizing the environment around the school as a supporting facility. In line with previous research, there are several factors that students lack understanding about numeracy, including lack of habituation in giving story questions related to daily life, and training for teachers is needed to improve their teaching abilities.
Penerapan Media Augmented Reality Pada Materi Ilmu Pengetahuan Alam Siswa Sekolah Dasar Nur Fauziah; Nafiah; Sri Hartatik; Sunanto
Jurnal Sekolah Dasar Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Sekolah dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalsekolahdasar.v7i2.2116

Abstract

Media pembelajaran merupakan sebuah inovasi dalam menghadapi revolusi pendidkan. Media pembelajaran yang terus berkembang berdampak pada peningkatan minat dan hasil belajar. Penerapan media Augmented Reality materi ilmu penegtahuan alam diharapkan dapat meningkatkan literasi sains khususnya di sekolah dasar, karena pemanfaatan media 3 dimensi menjadi lebih flexible, interaktif dan inofatif dengan memanfaatkan benda apapun untuk dijadikan target marker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan penerapan media Augmented Reality materi ilmu pengetahuan alam di sekolah dasar. Hasil review menunjukkan bahwa banyak peneliti yang mengembangkan dan memanfaatkan media Augmented Reality pada berbagai materi ilmu pengetahuan alam, sehingga banyak pengaruh positif meningkatkatnya minat dan hasil belajar belajar dari penerapan media ini seperti pembelajaran pengenalan hewan sesuai jenis makanannya, ekosistem, planrt, hewan bermetafosis sempurna dll. Sehingga, siswa dapat menghasilkan sifat kreatif, kecerdasan emosinya menjadi terukur, dan siswa lebih kompetitif serta kolaboratif dengan teman sebaya nya.
PENDAMPINGAN KELOMPOK BELAJAR SISWA BERBASIS COLLABORATIVE LEARNING Dewi Widiana Rahayu; Akhwani Akhwani; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.178

Abstract

Masa pandemic menuntut para guru untuk lebih kreatif dalam melaksanakan pembelajaran. Guru dituntut untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk pelaksanaan pembelajaran. Berbagai upaya dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan pendidikan terutama di masa pandemic, salah satunya adalah melalui kegiatan pendampingan kelompok belajar yang merupakan bentuk dari pengabdian masyarakat.Collaborative learning merupakan pembelajaran kolaboratif yang mengutamakan kerja sama antar siswa dalam memahami pelajaran diharapkan dapat menjadikan pembelajaran siswa kelas remedial semakin menarik dengan metode tutor sebaya dan pendekatan personal. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan siswa dalam pembelajaran ketika pembelajaran PTM-T mulai dilaksanakan. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan, small group discussion, pendekatan personal dan tutor sebaya. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah berupa peningkatan kemampuan belajar siswa yang mengalami kesulitan belajar.
IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA: STUDI DI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Sri Hartatik; Riyan Sisiawan Putra; Umdatus Soleha; Rizki Amalia; Rizqi Putri Budiarti; Endang Sulistiyani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.594

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsipkan bagaimana implementasi MBKM yang ada program studi non kesehatan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan untuk mengetaui dampak dari implemntasi MBKM terhadap pembelajaran di program studi. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitif deskripstif dengan metode wawancara kepada program studi yang ada di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan metode survey dengan responden 3956 terdiri dari mahasiswa sebanyak 3623 responden. Intrumen yang digunakan adalah angket dan wawancara tidak terstruktur. Responden penelitian ini adalah para kaprodi di prodi-prodi non Kesehatan Unusa dan seluruh civitas akademika yang ada di universitas baik tendik, dosen maupun mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah Prodi-prodi non Kesehatan yang ada di Unusa tersebut rata-rata melaksanakan 5-6 Kegiatan dari 8 kegiatan MBKM. Implementasi program MBKM ini memberikan dampak terhadap proses pembelajaran mahasiswa. Proses Pembelajaran mahasiswa mengalami peningkatan yang baik dan sangat bermanfaat dalam peningkatan tujuan capaian pembelajaran yang ada di program studi. Peran serta tenaga dosen dan tendik dalam melaksanakan program MBKM, adapun bebrapa peran dosen maupun tendik yaitu berkontribusi langsung dalam rapat, diskusi dalam mempersiapkan kegiatan MBKM dan sebagai tim yang mempersiapkan kegiatan MBKM.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Powtoon bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan Sri Hartatik; Pance Mariati; Nafiah Nafiah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.107 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.773

Abstract

Pandemi covid 19 memberikan dampak yang sangat besar bagi dunia Pendidikan diman semua guru harus mampu merancang, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi Pandemi covid 19. Guru Sekolah Dasar (SD) dituntut untuk dapat menyampaikan informasi/materi pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan metode pembelajaran saat daring. Media pembelajaran yang menarik kreatif, dapat meningkatkan motivasi belajar dan sesuai tujuan pembelajaran saat pandemic. Media pembelajaran yang menarik bagi siswa SD salah satunya media pembelajaran dengan desain kartun. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan dalam membuat media pembelajaran yaitu Powtoon perangkat lunak animasi berbasis cloud untuk membuat presentasi animasi dan video penjelajah animasi. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini adalah untuk memberikan keterampilan serta wawasan kepada Guru SD dalam membuat media pembelajaran sederhana dan menarik sesuai dengan tema pelajaran di SD dengan menggunakan aplikasi Powtoon, Sehingga dengan adanya media pembelajaran ini, peserta didik bisa lebih tertarik serta mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan secara daring dengan subjek sasaran yakni Guru SD yang ada di Magetan sebanyak 56 orang. Tahapan kegiatan ini yaitu pemaparan materi, simulasi pembuatan media, dan pendampingan pembuatan media. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan yaitu guruguru Sekolah Dasar sekarang sangat paham dengan powtoon, mereka percaya diri untuk dapat membuat media dengan powtoon; mereka menyadari bahwa membuat media dengan powtoon tidak sulit; mereka semua merasa senang dengan kesempatan yang diberikan mengikuti pelatihan ini. Dan mereka mulai mencoba membuat media pembelajaran dengan aplikasi powtoon untuk murid-murid. Kesimpulannya yakni kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi powtoon memberikan manfaat yang sangat besar kepada guru-guru Sekolah Dasar dalam mengembangkan media pembelajaran di tengah pandemic Covid 19. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar dapat meningkatkan kreativitas guru.
Pengabdian Masyarakat Pelatihan dan Pendampimgan Pembuatan Bahan Ajar Digital Dengan Aplikasi Flipbook Bagi Guru SD di Magetan Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Sri Hartatik
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.77 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.781

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk memberikan pelatihan menyusun bahan ajar dengan aplikasi flipbook bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan, dan untuk memberikan pendampingan menyusun bahan ajar dengan aplikasi flipbook bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pada Guru SD di Magetan. Mitra pada pelaksanaan Pengabdian masyarakat ini adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Magetan, tempat mitra adalah di Tempat pengabdian masyarakat di Jalan Kemasan No.1 Magetan, Jawa Timur. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan secara Daring menggunakan aplikasi zoom. Tahapan dalam pelaksanaan metode ini terbagi dalam persiapan kegiatan PKM, implementasi kegiatan PKM dan pasca kegiatan PKM. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan pelatihan menyusun bahan ajar dengan aplikasi flipbook bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan berjalan dengan sukses karena dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dengan pengabdian masyarakat. Guru sangat antusias dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan secara daring, guru juga sudah cara membuat bahan ajar dengan menggunakan aplikasi flipbook dengan sangat baik setelah kegiatan pelatihan dan pendampingan.
PENGARUH PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD KEMALA BHAYANGKARI 1 Amelia Ratih Damayanti; Suharmono Kasiyun; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.132 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v9i2.7876

Abstract

This study aims to analyze the provision of teacher strengthening, learning motivation, and to determine the effect of giving reinforcement teachers on student’s learning motivation SD Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. The subjects of this study were students in grades II, III, IV and V with 77 students. This type of research used quantitative descriptive with correlation methods. The technique of collecting data used a questionnaire. The instrument has been validated by expert lecturers in the field of education and by using SPSS calculations. The data was analyzed by using descriptive analysis and non-parametric statistics with Spearman rank correlation test analysis. The results showed that giving teachers’ reinforcement was included in the quite good category with 45.45%, the students’ motivation in learning was included in the good category with 46.75%, the effect of giving reinforcement and learning motivation has a positive and significant effect between teachers reinforcement on learning motivation of SD Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. The findings showed that the results of the Spearman rank correlation test on the correlation coefficient value was 0.578 with a significant level value of 0.01 (0.578 > 0.01) while the value of sig. of 0.00 with a significant level of 0.01 (0.00 < 0.01). Giving teachers’ reinforcement on learning motivation was included in the moderate category at a correlation coefficient of 0.578 (0.40 - 0.599).