Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Kelompok Tani di Lereng Arjuno dalam Penerapan Konservasi Air dan Tanah Dengan Sistem Wanafarma Tarigan, Puji Lestari; Sasongko, Purnomo Edi
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i2.3623

Abstract

Kondisi lahan di lereng Gunung Arjuno memiliki topografi bergelombang. Dataran dan lembah yang terdiri dari berbagai kemiringan mempengaruhi kondisi air dan kesuburan tanah. Sehingga kelestarian lingkungan perlu dilakukan melalui upaya konservasi. Adapun metode pengabdian menggunakan metode observasi, ceramah dan konsultasi. Bahan yang disediakan berupa tanaman obat-obatan jenis rimpang-rimpangan, media tanam dan polybag. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan sumber air bersih dan menjaga kesuburan tanah di lereng Gunung Arjuno. Pada kondisi lahan miring di lereng Gunung Arjuno, kondisi pohon tidak beraturan sehingga dapat dilakukan teknik konservasi vegetatif. Teknik ini memiliki keunggulan seperti, ramah lingkungan, memperbaiki struktur tanah secara alami, meningkatkan produktivitas lahan, dan biaya perawatan lebih murah. Konservasi secara vegetatif dapat menggunakan sistem agroforestri wanafarma. Teknik ini menggabungkan antara tanaman hutan (wana) dan tanaman farma (obat-obatan) di satu lahan yang sama. Teknik ini memberikan manfaat ganda terhadap konservasi air dan tanah serta hasil produksi tanaman obat-obatan.
Kontribusi Lignin dan Asam Humat serta Dampaknya Terhadap Stabilitas Agregat Tanah di Desa Jatiarjo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan Perdana, Stevand Putra; Sasongko, Purnomo Edi; Purwadi, Purwadi
Agroteknika Vol 7 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v7i4.435

Abstract

Jenis, lokasi, dan umur tanaman mempengaruhi jumlah lignin yang merupakan sumber asam humat atau senyawa humat dan turunannya yang mengalami degradasi lambat. Asam humat merupakan senyawa organik yang terbentuk ketika bahan organik terurai. Senyawa ini sering ditemukan di tanah yang subur ketika sisa-sisa bahan organik yang mati dan serangga kecil menguraikan tanaman menjadi ukuran yang lebih sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lignin terhadap pembentukan asam humat serta dampak yang dihasilkan dari kontribusi lignin dan asam humat terhadap stabilitas agregat tanah. Penelitian dilakukan di empat satuan penggunaan lahan (SPL) yaitu di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Jumlah asam humat dan lignin tertinggi terdapat pada penggunaan lahan perkebunan. Hal ini disebabkan oleh proses dekomposisi yang optimal dengan nilai Karbon Organik (C-Organik) tertinggi. Selain itu, pengelolaan lahan perkebunan melibatkan komoditas tanaman berkayu yang cenderung menghasilkan lebih banyak lignin. Lignin berperan dalam pembentukan asam humat, terbukti dari variasi kadar asam humat yang dipengaruhi oleh lignin. Kandungan asam humat dan lignin tertinggi ditemukan pada lahan perkebunan, yang ditandai dengan proses dekomposisi optimal dan nilai C-Organik yang tinggi. Kehadiran lignin yang berinteraksi dengan asam humat berperan dalam meningkatkan kekuatan dan ketahanan agregat tanah terhadap erosi.
Potensi Pemanfaatan Pembenah Tanah untuk Perbaikan KTK dan Daya Pegang Air pada Tanah Berpasir Kristanti, Nasya Ari; Sasongko, Purnomo Edi; Wijayanti, Fitri
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 1: Januari 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i1.232

Abstract

Tanah berpasir memiliki kapasitas tukar kation (KTK) dan daya pegang air rendah dapat diperbaiki menggunakan pembenah tanah, di antaranya asam humat, pupuk silika, dan kompos bonggol pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian beberapa jenis pembenah tanah terhadap daya pegang air dan nilai KTK tanah serta mengkaji perlakuan terbaik dalam memperbaiki KTK dan daya pegang air pada tanah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 8 perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Perlakuan terdiri dari kontrol, asam humat, silika, kompos bonggol pisang, asam humat + silika, asam humat + kompos bonggol pisang, silika + kompos bonggol pisang dan asam humat + silika + kompos bonggol pisang. Dosis yang digunakan yaitu asam humat 40 kg ha-1 (0,08 g/polybag), silika 1 ton ha-1 (1,94 g/polybag), dan kompos bonggol pisang 1 ton ha-1 (1,94 g/polybag). Analisis data menggunakan Sidik Ragam (ANOVA) dan uji lanjut Beda Nyata Jujur pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pembenah tanah kompos bonggol pisang meningkatkan nilai daya pegang air sebesar 16,84%. Pembenah tanah silika dapat meningkatkan nilai KTK sebesar 6,49 cmol kg-1.
The Optimization of Biosilica and Humic Acid to Increase Soil Nutrient Availability and Nutrient Uptake in Rice Plant in Sandy Soil Wanti Mindari; M. Ghufron Chakim; Bakti Wisnu Widjajani; Purnomo Edi Sasongko; Haidar Fari Aditya; Ahmad Mustapha Mohamad Pazi; Seca Gandaseca
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 40, No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v40i1.89018

Abstract

Nutrients in sandy soil are limited due to low absorption capacity and are easily leached or evaporated. Biosilica and humic acid extracted from compost and husk ash can improve the soil structure and absorption capacity to optimize the availability and uptake of nutrients. Therefore, this research aims to examine the optimal application dose of biosilica and humic acid to improve the chemical properties of soil with a sandy texture. The experiment was structured based on a completely randomized design (CRD). Factor 1 consisted of biosilica doses of 0, 0.5, 1.0, and 1.5 tons ha-1, while factor 2 comprised humic acid doses of 0, 20, 40, and 60 kg ha-1. Data analysis was performed using ANOVA, followed by Tukey’s Honest Significant Difference (HSD) test, correlation, and determination analysis. The study results indicate that the combination of biosilica and humic acid contributes to the changes in nutrient availability. The impact of the treatment was observed 90 days after application on the parameters of soil pH, organic C, total N, and exchangeable K. The effects of the treatment were also evident in plant nutrient uptake, specifically in total N in the roots and total K in the stems. The optimal combination for improving soil nutrient availability and nutrient uptake in plant tissues was a biosilica dose of 1.0 tons ha-1 (S2) and humic acid at 40 kg ha-1 (H2).
Effect of Liquid Organic Fertilizer from Chicken, Goat, and Cow Manure on the Content of Nitrogen, Phosphorus, Potassium, and Lead in Soil, and on Stem and Fruit Yield of Tomato Wanti Mindari; Bakti Wisnu Widjayani; Purnomo Edi Sasongko; Farichah Isnaini; Siswanto Siswanto
Agrotechnology Research Journal Vol 8, No 2 (2024): Agrotechnology Research Jurnal
Publisher : Perkumpulan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agrotechresj.v8i2.95189

Abstract

Using manure in the form of liquid organic fertilizer (LOF) influences the heavy metal levels absorbed by plants, which can affect both plant quality and human health. This research aims to assess the impact of LOF on soil pH, total nitrogen, available phosphorus, lead levels, and the fruit yield of tomatoes. A factorial completely randomized design (CRD) was employed, with the first factor being three types of LOF from chicken, goat, and cow manure and the second factor being three doses of LOF: 5, 10, and 15 mL. The study utilized tomato plants grown in latosol soil. Results indicated that the application of LOF from the three manure types affected soil nitrogen, soil lead, and tomato yield. The addition of LOF also influenced lead content and tomato production. However, the use of chicken manure is not recommended due to high lead accumulation in soil and plants. The optimal LOF dose was found to be 5-10 mL, which maintained lead levels within safe limits. The best tomato fruit yield was achieved with 5 mL of goat manure LOF, resulting in low metal accumulation.
Accumulation of Heavy Metal Copper (Cu) in Mangrove Vegetation in River Flow of the Sea Coast Dina Riska Triswanti; Moch Arifin; Purnomo Edi Sasongko
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 14, No 2 (2025): April 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i2.352-361

Abstract

Mangroves have ecological functions, one of which is being able to absorb and accumulate heavy metals which can pollute the environment. The aim of the research is to assess the ability of mangroves to accumulate the heavy metal Cu. The research location is on the East Surabaya River Coast. The research method is purposive sampling with a distance of 250 m from one point to another. The pH value is classified as neutral to slightly alkaline. The salinity value is classified as very high. The texture of mangrove sediments has fine particles consisting of clay and dust. Cu concentrations in sediments are still below quality standards according to the United States Environmental Protection Agency (US-EPA). The Cu concentration in the sediment was highest in the Tambak Oso River with an average of 50.50 mg/kg. The concentration of heavy metals in the roots is higher than in the leaves. The bioconcentration factor (BCF) value is classified as the excluder, while the translocation factor value is classified as the phytostabilization and phytoextraction classes. Keywords: Estuaries, Mangroves, Pollution, East surabaya, Cu toxicity.
KAJIAN KEMAMPUAN TANAH DALAM MENAHAN AIR PADA TIGA SATUAN PENGGUNAAN LAHAN DI DESA KARANGPATIHAN KECAMATAN BALONG KABUPATEN PONOROGO Diah Rahmadani; Purnomo Edi Sasongko; Kemal Wijaya
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 25 No 2 (2023)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.25.2.66-73

Abstract

[PREDICTION OF SOIL WATER HOLDING CAPACITY FOR DIFFERENT TYPES OF LAND USE IN KARANGPATIHAN VILLAGE, BALONG SUBDISTRICT, PONOROGO DISTRICT USING AVAILABLE SOIL CHARACTERISTICS]. Water has significant roles for plant growth and development. The ability of soil in various types of land use to hold water is influenced by their physical and chemical properties. Meanwhile, land use types in Karangpatihan village are dominated by dry land, rice fields, and bushes. Therefore, the aim of this study was to predict soil water holding ability (WHC) in three different land use type in Karangpatihan village using available soil characteristics. Samples of disturbed and undisturbed soil in each land use type were collected with four replicates using purposive random sampling to determine their physico-chemical characteristics. Data analysis was performed using correlation and regression analysis to relate the soil characteristics in each land uses with its WHC. The results showed that the bush land use type had the highest WHC. Irrespective of land use type, WHC of soil was in order influenced by organic matter, soil texture, soil bulk density, soil porosity, and soil permeability
ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN MANGROVE KOTA SURABAYA DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Faisal Fakhruddin; Maroeto; Purnomo Edi Sasongko
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 26 No 1 (2024)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.26.1.40-47

Abstract

[ANALYSIS OF MANGROVE  LAND CAPABILITIES IN SURABAYA CITY  UTILIZING GEOGRAPHIC  INFORMATION SYSTEM]. Mangroves are experiencing rapid growth and require optimal management. Assessing the land potential is crucial for developing necessary policies to evaluate mangrove areas and determine their suitability for mangrove plantations. Findings from land evaluation offer valuable guidance for land use according to specific requirements. Assessing land capacity serves as a reference to determine suitability, with mapping based on mangrove vegetation in the Surabaya region. This research aims to identify and assess the suitability of land along the Surabaya coast for mangrove cultivation. Results indicate that mangroves in Surabaya City fall into ability classes V and VII. Limiting factors include drainage conditions and physical properties such as soil texture, permeability, and salinity. Proper land use is determined based on land capability classes, designating areas as nature reserves and protected forests.  
Efisiensi Aplikasi Asam Humat dan Silika Terhadap Kadar Nitrogen (N) Tanah dan Tanaman Padi di Lahan Sawah Sekitar Industri Andahrino, Berliana Putri; Mindari, Wanti; Sasongko, Purnomo Edi; Chakim, M. Ghufron
Agroteknika Vol 8 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i2.533

Abstract

Permasalahan global terkait lahan tercemar akibat aktivitas industri berdampak terhadap penurunan produksi tanaman padi di Sidoarjo. Endapan logam dari limbah industri dapat mengontaminasi lahan tersebut. Maka dari itu solusi yang dapat dilakukan untuk perbaikan lahan sawah dengan pemberian pembenah tanah. Tujuan penelitian untuk mengkaji efisiensi asam humat dan silika untuk meningkatkan N dalam tanah dan serapan nitrogen tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Penelitian ini disusun menurut Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama dari dosis asam humat dan silika sebanyak 0 kg.ha-1, 10 kg.ha-1, 20 kg.ha-1, dan 30 kg.ha-1 . faktor kedua terdiri dari 3 lokasi yang terindikasi tercemar. Parameter pengamatan dibagi menjadi 3 yaitu analisa sub-sampel tanah, pengamatan pertumbuhan tanaman padi dan serapan nitrogen tanaman padi. Analisi data dianalisis dengan menggunakan keragaman (ANOVA) terhadap sifat kimia tanah dengan uji lanjut BNJ 95%. Hasil dari penelitian menunjukkan aplikasi asam humat silika berpengaruh nyata terhadap kadar nitrogen di dalam tanah dan serapan tanaman padi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan padi. Dosis terbaik pemberian asam humat silika pada lahan sawah dekat industri farmasi (L1) dan lahan sawah dekat industri kertas (L3) adalah 30 kg.ha-1 (P3) dengan nilai N sebesar 0,16%, sementara pada lahan sawah dekat industri pakan ternak (L2) dosis terbaik adalah 20 kg.ha-1 (P2) dengan nilai N sebesar 0,19%. Efisiensi serapan tanaman tertinggi yaitu terdapat pada perlakuan pada lahan sawah dekat industri pakan ternak dengan dosis 30 kg.ha-1 yang menghasilkan efisiensi serapan sebesar 52% pada bagian akar, sedangkan efisiensi tertinggi pada bagian daun menghasilkan efisiensi sebesar 64,62% dengan dosis 10 kg.ha-1.
Uji Ketersediaan Nitrogen Vermikompos dan Biochar Limbah Kotoran Kuda Pada Tanah dan Hasil Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max) Fajar Mauliyah, Ismi; Arifin, Moch; Edi Sasongko, Purnomo
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2023): RADIKULA - Juni 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/radikula.v2i01.2925

Abstract

Kerusakan tanah diakibatkan penggunaan pupuk kimia secara terus menerus sehingga dibutuhkan bahan pembenah tanah organik dengan memanfaatkan vermikompos dan biochar sebagai pembenah tanah organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian vermikompos dan biochar limbah kotoran kuda terhadap media, dan tanaman kedelai di Kabupaten Gresik. Penelitian menggunakan RAK faktorial. Faktor pertama vermikompos 4 taraf (dosis 0, 10, 20, 30 ton/ha), faktor kedua Biochar 4 taraf (dosis 0, 10, 20, 30 ton/ha). Parameter analisis adalah tinggi tanaman, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat polong, berat biji, N-total dan pada media antara lain pH, EC, C-Organik, dan N-tersedia. Hasil penelitian menunjukkan vermikompos dan biochar limbah kotoran kuda tidak berpengaruh nyata terhadap hasil analisis media tanah dan tanaman kedelai.
Co-Authors Ahmad Mustapha Mohamad Pazi Ahmad Zainul Arifin Andahrino, Berliana Putri Aprilia, Intan Bella Ari Wibisono Ari Wibisono Arifin, Ahmad Zainul Arifin, Moch Arum Soesanti Bakti Wisnu Widjajani Bakti Wisnu Widjayani Chosa Zahro Fatiha Detta Anugrah Heni Dewi, Fifi Aurafika Diah Rahmadani Dian Novita Dina Riska Triswanti Dinna Hadi Sholikah Dwiridhotjahjono, Jojo Erna Andajani Fabela, Erica Faisal Fakhruddin Fajar Mauliyah, Ismi Fari Aditya , Haidar Farichah Isnaini Fitri Wijayanti Fitri Wijayanti Garciah, Anisah Aprilia Haidar Fari Aditya Hakim, Cindy Aisyah Hamidah, Nilna Murobbiyah Handini, Aline Sisi Ilham Kurniawan Iwan Kresna Setiadi Jayanti, Fara Amilia Jojok Dwiridotjahjomo Jojok Dwiridotjahjon Jojok Dwiridotjahjono Jojok Dwiridotjahjono Kemal Wijaya Kristanti, Nasya Ari M. Ghufron Chakim Maghfiroh, Rahmatun Nisful Mahendra Kusuma, Ramadhani Maroeto Maroeto Maroeto Maroeto Maroeto, . Mindari, Wanti - Moch Arifin Muhammad Farhan Firmansyah Nora Augustien Nur Supriyadi, Yudi Nurhutami, Shofie Rindi Perdana, Stevand Putra Pradana, Iqbal Satria Pradana, Marchelino Rendi Puji Lestari Tarigan Purwadi Purwadi MP. Ir Purwadi Purwadi Purwadi Purwadi Purwanto Purwanto Putri, Devina Ristanti Rahayu Anggraini Ramadhani Mahendra Kusuma Ramdan Hidayat Rashif Hamzah, Hifzan S Siswanto S Siswanto Sandi, Kurnia Seca Gandaseca Setyo Budi Santoso Setyo Budi Santoso Siram Solecha, Maratus Siswanto Siswanto Siswanto Siswanto Sumargono, ' Tjahjono, Jojok Dwirido Tri MUJOKO Triswanti, Dina Riska Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wanti Mindari Widiwurjani Widyatmani Sih Dewi Wijaya, Kemal Windriyanti, Wiwin YUDI NUR SUPRIADI Yusuf, Aulia Islamiati