Claim Missing Document
Check
Articles

Kontribusi Lignin dan Asam Humat serta Dampaknya Terhadap Stabilitas Agregat Tanah di Desa Jatiarjo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan Perdana, Stevand Putra; Sasongko, Purnomo Edi; Purwadi, Purwadi
Agroteknika Vol 7 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v7i4.435

Abstract

Jenis, lokasi, dan umur tanaman mempengaruhi jumlah lignin yang merupakan sumber asam humat atau senyawa humat dan turunannya yang mengalami degradasi lambat. Asam humat merupakan senyawa organik yang terbentuk ketika bahan organik terurai. Senyawa ini sering ditemukan di tanah yang subur ketika sisa-sisa bahan organik yang mati dan serangga kecil menguraikan tanaman menjadi ukuran yang lebih sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lignin terhadap pembentukan asam humat serta dampak yang dihasilkan dari kontribusi lignin dan asam humat terhadap stabilitas agregat tanah. Penelitian dilakukan di empat satuan penggunaan lahan (SPL) yaitu di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Jumlah asam humat dan lignin tertinggi terdapat pada penggunaan lahan perkebunan. Hal ini disebabkan oleh proses dekomposisi yang optimal dengan nilai Karbon Organik (C-Organik) tertinggi. Selain itu, pengelolaan lahan perkebunan melibatkan komoditas tanaman berkayu yang cenderung menghasilkan lebih banyak lignin. Lignin berperan dalam pembentukan asam humat, terbukti dari variasi kadar asam humat yang dipengaruhi oleh lignin. Kandungan asam humat dan lignin tertinggi ditemukan pada lahan perkebunan, yang ditandai dengan proses dekomposisi optimal dan nilai C-Organik yang tinggi. Kehadiran lignin yang berinteraksi dengan asam humat berperan dalam meningkatkan kekuatan dan ketahanan agregat tanah terhadap erosi.
Potensi Pemanfaatan Pembenah Tanah untuk Perbaikan KTK dan Daya Pegang Air pada Tanah Berpasir Kristanti, Nasya Ari; Sasongko, Purnomo Edi; Wijayanti, Fitri
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 1: Januari 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i1.232

Abstract

Tanah berpasir memiliki kapasitas tukar kation (KTK) dan daya pegang air rendah dapat diperbaiki menggunakan pembenah tanah, di antaranya asam humat, pupuk silika, dan kompos bonggol pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian beberapa jenis pembenah tanah terhadap daya pegang air dan nilai KTK tanah serta mengkaji perlakuan terbaik dalam memperbaiki KTK dan daya pegang air pada tanah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 8 perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Perlakuan terdiri dari kontrol, asam humat, silika, kompos bonggol pisang, asam humat + silika, asam humat + kompos bonggol pisang, silika + kompos bonggol pisang dan asam humat + silika + kompos bonggol pisang. Dosis yang digunakan yaitu asam humat 40 kg ha-1 (0,08 g/polybag), silika 1 ton ha-1 (1,94 g/polybag), dan kompos bonggol pisang 1 ton ha-1 (1,94 g/polybag). Analisis data menggunakan Sidik Ragam (ANOVA) dan uji lanjut Beda Nyata Jujur pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pembenah tanah kompos bonggol pisang meningkatkan nilai daya pegang air sebesar 16,84%. Pembenah tanah silika dapat meningkatkan nilai KTK sebesar 6,49 cmol kg-1.
Accumulation of Heavy Metal Copper (Cu) in Mangrove Vegetation in River Flow of the Sea Coast Dina Riska Triswanti; Moch Arifin; Purnomo Edi Sasongko
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 14, No 2 (2025): April 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i2.352-361

Abstract

Mangroves have ecological functions, one of which is being able to absorb and accumulate heavy metals which can pollute the environment. The aim of the research is to assess the ability of mangroves to accumulate the heavy metal Cu. The research location is on the East Surabaya River Coast. The research method is purposive sampling with a distance of 250 m from one point to another. The pH value is classified as neutral to slightly alkaline. The salinity value is classified as very high. The texture of mangrove sediments has fine particles consisting of clay and dust. Cu concentrations in sediments are still below quality standards according to the United States Environmental Protection Agency (US-EPA). The Cu concentration in the sediment was highest in the Tambak Oso River with an average of 50.50 mg/kg. The concentration of heavy metals in the roots is higher than in the leaves. The bioconcentration factor (BCF) value is classified as the excluder, while the translocation factor value is classified as the phytostabilization and phytoextraction classes. Keywords: Estuaries, Mangroves, Pollution, East surabaya, Cu toxicity.
KAJIAN KEMAMPUAN TANAH DALAM MENAHAN AIR PADA TIGA SATUAN PENGGUNAAN LAHAN DI DESA KARANGPATIHAN KECAMATAN BALONG KABUPATEN PONOROGO Diah Rahmadani; Purnomo Edi Sasongko; Kemal Wijaya
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 25 No 2 (2023)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.25.2.66-73

Abstract

[PREDICTION OF SOIL WATER HOLDING CAPACITY FOR DIFFERENT TYPES OF LAND USE IN KARANGPATIHAN VILLAGE, BALONG SUBDISTRICT, PONOROGO DISTRICT USING AVAILABLE SOIL CHARACTERISTICS]. Water has significant roles for plant growth and development. The ability of soil in various types of land use to hold water is influenced by their physical and chemical properties. Meanwhile, land use types in Karangpatihan village are dominated by dry land, rice fields, and bushes. Therefore, the aim of this study was to predict soil water holding ability (WHC) in three different land use type in Karangpatihan village using available soil characteristics. Samples of disturbed and undisturbed soil in each land use type were collected with four replicates using purposive random sampling to determine their physico-chemical characteristics. Data analysis was performed using correlation and regression analysis to relate the soil characteristics in each land uses with its WHC. The results showed that the bush land use type had the highest WHC. Irrespective of land use type, WHC of soil was in order influenced by organic matter, soil texture, soil bulk density, soil porosity, and soil permeability
ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN MANGROVE KOTA SURABAYA DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Faisal Fakhruddin; Maroeto; Purnomo Edi Sasongko
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 26 No 1 (2024)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.26.1.40-47

Abstract

[ANALYSIS OF MANGROVE  LAND CAPABILITIES IN SURABAYA CITY  UTILIZING GEOGRAPHIC  INFORMATION SYSTEM]. Mangroves are experiencing rapid growth and require optimal management. Assessing the land potential is crucial for developing necessary policies to evaluate mangrove areas and determine their suitability for mangrove plantations. Findings from land evaluation offer valuable guidance for land use according to specific requirements. Assessing land capacity serves as a reference to determine suitability, with mapping based on mangrove vegetation in the Surabaya region. This research aims to identify and assess the suitability of land along the Surabaya coast for mangrove cultivation. Results indicate that mangroves in Surabaya City fall into ability classes V and VII. Limiting factors include drainage conditions and physical properties such as soil texture, permeability, and salinity. Proper land use is determined based on land capability classes, designating areas as nature reserves and protected forests.  
Efisiensi Aplikasi Asam Humat dan Silika Terhadap Kadar Nitrogen (N) Tanah dan Tanaman Padi di Lahan Sawah Sekitar Industri Andahrino, Berliana Putri; Mindari, Wanti; Sasongko, Purnomo Edi; Chakim, M. Ghufron
Agroteknika Vol 8 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i2.533

Abstract

Permasalahan global terkait lahan tercemar akibat aktivitas industri berdampak terhadap penurunan produksi tanaman padi di Sidoarjo. Endapan logam dari limbah industri dapat mengontaminasi lahan tersebut. Maka dari itu solusi yang dapat dilakukan untuk perbaikan lahan sawah dengan pemberian pembenah tanah. Tujuan penelitian untuk mengkaji efisiensi asam humat dan silika untuk meningkatkan N dalam tanah dan serapan nitrogen tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Penelitian ini disusun menurut Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama dari dosis asam humat dan silika sebanyak 0 kg.ha-1, 10 kg.ha-1, 20 kg.ha-1, dan 30 kg.ha-1 . faktor kedua terdiri dari 3 lokasi yang terindikasi tercemar. Parameter pengamatan dibagi menjadi 3 yaitu analisa sub-sampel tanah, pengamatan pertumbuhan tanaman padi dan serapan nitrogen tanaman padi. Analisi data dianalisis dengan menggunakan keragaman (ANOVA) terhadap sifat kimia tanah dengan uji lanjut BNJ 95%. Hasil dari penelitian menunjukkan aplikasi asam humat silika berpengaruh nyata terhadap kadar nitrogen di dalam tanah dan serapan tanaman padi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan padi. Dosis terbaik pemberian asam humat silika pada lahan sawah dekat industri farmasi (L1) dan lahan sawah dekat industri kertas (L3) adalah 30 kg.ha-1 (P3) dengan nilai N sebesar 0,16%, sementara pada lahan sawah dekat industri pakan ternak (L2) dosis terbaik adalah 20 kg.ha-1 (P2) dengan nilai N sebesar 0,19%. Efisiensi serapan tanaman tertinggi yaitu terdapat pada perlakuan pada lahan sawah dekat industri pakan ternak dengan dosis 30 kg.ha-1 yang menghasilkan efisiensi serapan sebesar 52% pada bagian akar, sedangkan efisiensi tertinggi pada bagian daun menghasilkan efisiensi sebesar 64,62% dengan dosis 10 kg.ha-1.
Uji Ketersediaan Nitrogen Vermikompos dan Biochar Limbah Kotoran Kuda Pada Tanah dan Hasil Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max) Fajar Mauliyah, Ismi; Arifin, Moch; Edi Sasongko, Purnomo
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2023): RADIKULA - Juni 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/radikula.v2i01.2925

Abstract

Kerusakan tanah diakibatkan penggunaan pupuk kimia secara terus menerus sehingga dibutuhkan bahan pembenah tanah organik dengan memanfaatkan vermikompos dan biochar sebagai pembenah tanah organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian vermikompos dan biochar limbah kotoran kuda terhadap media, dan tanaman kedelai di Kabupaten Gresik. Penelitian menggunakan RAK faktorial. Faktor pertama vermikompos 4 taraf (dosis 0, 10, 20, 30 ton/ha), faktor kedua Biochar 4 taraf (dosis 0, 10, 20, 30 ton/ha). Parameter analisis adalah tinggi tanaman, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat polong, berat biji, N-total dan pada media antara lain pH, EC, C-Organik, dan N-tersedia. Hasil penelitian menunjukkan vermikompos dan biochar limbah kotoran kuda tidak berpengaruh nyata terhadap hasil analisis media tanah dan tanaman kedelai.
Effect of Dosage and Type Liquid Organic Fertilizer on Availability N and Cu in Soil and Growth Chilli Plant (Capsicum annuum L.) Siram Solecha, Maratus; Sasongko, Purnomo Edi; Mindari , Wanti
BIOEDUSCIENCE Vol 8 No 3 (2024): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jbes/14160

Abstract

Background: Liquid Organic Fertilizer (LOF) uses livestock manure such as chickens, goats, and cows to support the growth of Red Chillies (Capsicum annuum L.) in the form of N and Cu nutrients. This research aims to determine the type of LOF that provides the best chili production results. Method: This research was designed using the Completely Randomized Design (CRD) technique, which consists of two factors. The first factor is the types of animal manure fertilizer with three levels, namely chicken (K1), goat (K2), and cow (K3). The second factor is concentrations of animal manure fertilizer with three levels, namely 5 ml/L (A1), 10 ml/L (A2), and 15 ml/L (A3). Each treatment was repeated 3 times so that there were 3x3x3=27. A control was added as a comparison, which was repeated 3 times, so the total treatment was 30 experimental units. Results: The results showed that LOF K2A3 treatment provided the highest value for total soil Cu and Cu uptake in the roots and stems of chili plants. The LOF K1A3 treatment showed the highest value in soil N-total, and LOF K1A2 gave the highest results in N uptake in the roots of chili plants. The control treatment gave the highest results in plant height, the weight of chili fruit, and the number of chili. Conclusion: Chicken manure LOF treatment with a concentration of 15 ml/L provided the highest results in soil N-total, and at a concentration of 10 ml/L provided the highest results in N absorption in the roots of chili plants.
Aplikasi Formulasi Bahan Pembenah Tanah terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah Berpasir dan Produksi Tanaman Padi Aprilia, Intan Bella; Sasongko, Purnomo Edi; Siswanto, Siswanto
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 23 No. 1 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i1.8342

Abstract

Sandy soil is part of the soil fraction with low nutrient content, organic matter, and cation exchange capacity. This is due to the leaching process so that nutrients are easily lost. The research aimed to improve the chemical characteristics of sandy soil and rice crop production due to the application of humic acid and silica. This research used of Completely Randomized Design method using soil amendment materials, namely humic acid (A) at the of 60 kg/ha and silica (S) at the of 5 tons/ha consisting of 6 combinations of comparisons repeated 4 times. Variables of analysis parameters include pH, cation exchange capacity, organic matter, N-NH4+, N-NO3- and rice crop production. The data obtained were analyzed by analysis  of variance (ANOVA). If the results showed a significant effect, it was continued with the Honestly Significant Difference (HSD) test at the 5% level. The results showed that the application of soil amendment in the from humic acid and silica with various treatments on sandy soil was only able to improve CEC by 3,18% and Organic-C by 0,08%. In contrast soil pH and N-available didn`t give significant results in improving soil chemical properties and rice crop production. It`s recommended to conduct further research on the dose used in soil amendments so that it can effect nitrogen parameters and rice crop production in sandy soil.  Keywords: humic acid, silica, sandy soil
Reklamasi Beberapa Sifat Kimia Entisol dengan Pemberian Bahan Organik dan Biochar di Desa Sedayulawas, Lamongan Sandi, Kurnia; Siswanto, Siswanto; Sasongko, Purnomo Edi
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 2, Oktober 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i2.8424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian jenis bahan organik dan dosis biochar serbuk kayu terhadap sifat kimia tanah Entisol di Desa Sedayulawas, Lamongan serta untuk mengkaji jenis perlakuan jenis bahan organik dan dosis biochar serbuk kayu yang sangat berpengaruh untuk memperbaiki kesuburan kimia tanah entisol. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Sumber Daya Lahan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur pada April sampai Juli 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan dengan inteval 20, 40 dan 60 hari. Faktor pertama adalah jenis bahan organik (K), terdiri atas : Kontrol, Seresah Daun 45 g/polybag (K1), Cangkang Telur 45 g/polybag (K2) dan Kotoran Kambing 45g/polybag (K3). Faktor kedua dosis biochar serbuk kayu, terdiri atas : 15 g/polybag (S1), 20 g/polybag (S2) dan 30 g/polybag (S3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan cangkang telur 45g/polybag tanpa dosis biochar serbuk kayu menghasilkan penurunan pH tanah Entisol. Perlakuan tanpa bahan organik dan dosis serbuk kayu 30g/polybag menghasilkan nilai tertinggi pada C-organik tanah Entisol. Perlakuan Kotoran Kambing 45g/polybag dan dosis biochar serbuk kayu 15g/polybag menghasilkan nilai tertinggi pada N-total tanah Entisol.
Co-Authors Aditya, Haidar Fari Agus Zainur Roziqin Ahmad Mustapha Mohamad Pazi, Ahmad Mustapha Mohamad Ahmad Zainul Arifin Andahrino, Berliana Putri Anisah Aprilia Garciah Aprilia, Intan Bella Ari Wibisono Ari Wibisono Arifin, Ahmad Zainul Arifin, Moch Arum Soesanti Bakti Wisnu Widjajani Chosa Zahro Fatiha Detta Anugrah Heni Dewi, Fifi Aurafika Diah Rahmadani Dian Novita Dina Riska Triswanti Dinda Ramadhani Putri Dinna Hadi Sholikah Dwiridhotjahjono, Jojo Erna Andajani Fabela, Erica Faisal Fakhruddin Fajar Mauliyah, Ismi Fari Aditya , Haidar Fitri Wijayanti Fitri Wijayanti Hakim, Cindy Aisyah Hamidah, Nilna Murobbiyah Handini, Aline Sisi Ilham Kurniawan Isnaini, Farichah Iwan Kresna Setiadi Jayanti, Fara Amilia Jojok Dwiridotjahjomo Jojok Dwiridotjahjon Jojok Dwiridotjahjono Jojok Dwiridotjahjono Kemal Wijaya Kristanti, Nasya Ari M. Ghufron Chakim Maghfiroh, Rahmatun Nisful Maghfirotun Ni'mah Hidayati Mahendra Kusuma, Ramadhani Marchelino Rendi Pradana Maroeto Maroeto Maroeto Maroeto Maroeto Maroeto Maroeto, . Mindari, Wanti - Moch Arifin Muhammad Farhan Firmansyah Nora Augustien Nur Supriyadi, Yudi Nurhutami, Shofie Rindi Perdana, Stevand Putra Pradana, Iqbal Satria Priyadarshini, Rossyda Puji Lestari Tarigan Purwadi Purwadi MP. Ir Purwadi Purwadi Purwanto Purwanto Putri, Devina Ristanti Rahayu Anggraini Ramadhani Mahendra Kusuma Ramdan Hidayat Rashif Hamzah, Hifzan Rossyda Priyadarshini S Siswanto S Siswanto Sandi, Kurnia Seca Gandaseca Setyo Budi Santoso Setyo Budi Santoso Siram Solecha, Maratus Siswanto Siswanto Sumargono, ' Tjahjono, Jojok Dwirido Tri MUJOKO Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wanti Mindari Wanti Mindari Widiwurjani Widjayani, Bakti Wisnu Widyatmani Sih Dewi Wijaya, Kemal Windriyanti, Wiwin YUDI NUR SUPRIADI Yusuf, Aulia Islamiati