Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Metode Maternal Reflektif dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Tunarungu Fauzi Irwanto; Mega Iswari; Elsa Efrina
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v2i2.140

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan lima orang siswa tunarungu kelas VIII B di SLB Wacana Asih Padang yang mengalami masalah dalam bahasa ekspresif. Berdasarkan masalah diatas, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan metode maternal reflektif dalam meningkatkan kemampuan mengucapkan kata bagi anak tunarungu kelas VIII di SLB Wacana Asih Padang. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan jenis one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini 5 orang siswa di SLB Wacana Asih Padang. Hasil penelitian ini menunjukkan, kemampuan anak dalam berbahasa ekspresif setelah dianalisis dengan melihat pesentase pada saat pretest yaitu 39% sedangkan untuk posttest terdapat peningkatan yakni menjadi 61%. Data diolah agar lebih ilmiah dengan menggunakan uji Mann Whitney. Diperoleh Uhit = 5 dan Utab = 2 dengan n = 5 pada taraf signifikan 95% dan α = 0,05. Hipotesis alternatif diterima karena Uhit > Utab, jadi disimpulkan bahwa metode maternal reflektif dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif pada anak tunarungu.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK, TAKSTIL (VAKT) PADA ANAK DISLEKSIA Yovi Van Donal; Armaini; Elsa Efrina
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 1 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.034 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak disleksia. Subjek dalam penelitian ini adalah anak disleksia kelas 3 SDLB di SLB YMIK Bayang. Penelitian dilaksanakan di SLB YMIK Bayang. Metode yang digunakan adalah SSR (penelitian subjek tunggal) dengan desainnya AB. Desain A merupakan kondisi dasar yaitu kondisi sebelum diberikan konsultasi dan desain B merupakan kondisi saat diberikan bantuan atau intervensi. Hasil dari analisis grafik visual dari penelitian ini menunjukkan menggunakan media visual, auditori, kinestetik, taksil (VAKT) memberikan pengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan anak disleksia. Kemudian hasil penelitian ini juga terbukti pada perubahan terbukti dari variabel ke variabel. Perubahan level setiap antar kondisi A / B yaitu 29,19% - 25% = 4, 14% dan hasil persentase tumpang tindih pada intervensi (B) dan baseline (A) yang diperoleh 11,11%. Dari hasil penilaian ini dapat ditarik kesimpulan dari metode VAKT ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kesulian membaca atau disleksia.
Penerapan Model Pembelajaran Direct Instruction untuk Peningkatan Memasang Baju Kemeja pada Disabilitas Netra Tarigan, Oktafioner; Efrina, Elsa
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat meningkatkan kemampuan disabilitas netra dalam memasang baju kemeja pada mata pelajaran Activity Daily Living (ADL) kelas I di SLB A  Yapentra, Sumut melalui model pembelajaran Direct Instruction. Penelitian ini merupakan tindakan kelas yang berkolaborasi dengan  guru kelas I SLB  A Yapentra. Subjek  penelitian adalah:  satu siswa disabilitas netra  kelas I SLB A Yapentra. Pengumpulan data penelitian melalui melalui penerapan model Direct Instruction, pengumpulan data penelitian melalui metode tes dan observasi, teknik analisis data  yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasi penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan disabilitas netra dalam memasang baju kemeja melalui penerapan model pembelajaran direct instruction. Hasil dari  siklus  I diperoleh data kemampuan memasang baju kemeja, Pra tindakan 52,08 % dalam kategori kurang, meningkat sebesar  20,83 % menjadi 72,91 %. Kategori cukup. Perbaikan  dilakukan pada siklus II yaitu mengurangi bantuan yang diberikan, menkondisikan disabilitas netra agar lebih fokus dan memberikan kesempatan disabilitas netra aktif bertanya apabila mengalami kesulitan. Hasil dari tindakan siklus II diketahui bahwa disabilitas netra telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu: pada kemampuan memasang baju kemeja meningkat sebesar 16,67 % dari  72,91% menjadi 89,58% kategori baik. Kemampuan memasang baju kemeja disabilitas netra kelas I SLB  A Yapentra, Sumut dapat meningkat setelah dilakukan tidakan penerapan model pembelajaran direct instruction
Meningkatkan Kemampuan Mengontrol Emosi melalui Permainan Monopoli pada Anak Attention Dificit Hyperactivity Disorder Fadhillah, Farah; Efendi, Jon; Efrina, Elsa; Muspita, Rila; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128588

Abstract

Artikel ini mangulas tentang meningkatkan kemampuan mengontrol emosi melalui permainan monopoli pada anak Attentin deficit hyperactivity disorder. Riset ini memakai tipe riset kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk single subject research (SSR). Dengan desain A- B- A. Informasi dianalisis dengan analisis visual grafik. Metode dalam pengumpulan informasi berbentuk uji serta perlengkapan pengumpulan informasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadinya penurunan frekuensi marah berlebihan pada siswa Attentin deficit hyperactivity disorder melalui permainan monopoli. Hal ini dibuktikan dengan kondisi A1 pesentase 75% dengan frekuensi 3,5,5,5. Kondisi B presentase 85% dengan frekuensi 5,6,6,7,9,9,9, dan kondisi A2 presentase 75% dengan frekuensi 3,5,5. Setelah dianalisis maka permainan monopoli tidak dapat mengurangi emosi marah bagi siswa Attentin deficit hyperactivity disorder.
Meningkatkan Kemampuan Kemampuan Mengenal Abjad Bisindo melalui Model Pembelajaran Scramble bagi Anak Tunarungu Sonia, Puja Dwi; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Efrina, Elsa; Taufan, Johandri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130079

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah model pembelajaran scramble dapat meningkatkan kemampuan mengenal aksara Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) pada siswa tunarungu kelas III/C di SLB Perwari Padang. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan format ABA. Analisis menghasilkan 10 observasi dengan menggunakan data grafik visual. Hasil pada setiap kondisi adalah sebagai berikut: baseline (A1) sebesar 28%, 28%, dan 28%; fase intervensi (B) sebesar 52%, 89%, 89%, dan 89%; dan baseline akhir (A2) sebesar 91%, 91%, dan 91%. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran scramble secara signifikan meningkatkan kemampuan mengenal aksara BISINDO pada siswa tunarungu.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Simbol/Tanda Jalur Evakuasi Menggunakan Game Edukasi Trimurti, Eka; Efrina, Elsa; Tsaputra, Antoni; Nurhastuti, Nurhastuti; Taufan, Johandri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130359

Abstract

 SLB Al Muiz Kerinci Kerinci berada daerah rawan bencana gempa bumi. Untuk itu diperlukan pengetahuan bagi peserta didik  tunagrahita tentang bagaimana menghadapi bencana gempa bumi, salah satunya mengenal simbol/tanda jalur evakuasi. Pada kelas V tunagrahita SLB Al Muiz Kerinci ditemukan tiga orang anak YL, GZ, dan HZ dengan kemampuan mengenal simbol/tanda jalur evakuasi yang belum optimal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan berkolaborasi dengan guru kelas. Prosedur kegitan penelitian terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiga kali pertemuan setiap siklusnya. Data penelitian diperoleh dari observasi,tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar dan aktivitas guru dan peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada kondisi awal YL 32,7%, GZ 32,7%, HZ 48%. Pada siklus I YL 57,6%, GZ 61,5%, HZ 73%. Pada siklus II YL 84,6%, GZ 86,5%, HZ 88,4%. Aktivitas guru mengalami peningkatan pada pra siklus 55%, siklus I 73%, dan siklus II 83,2%. Aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan pada kondisi awal 58,3%, siklus I 65,6%, dan siklus II 77,85%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan game edukasi dapat meningkatkan kemampuan mengenal simbol/tanda jalur evakuasi pada peserta didik kelas V tunagrahita di SLB Al Muiz Kerinci.
Meningkatkan Kemampuan Membedakan Panjang Pendek dan Pendek Menggunakan Media Long Rods Bagi Siswa Tunagrahita Ringan Agustina Nasution, Yuni Vera; Efrina, Elsa
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses peningkatan kemampuan membedakan panjang dan pendek melalui media LongRods pada siswa kelas IV tunagrahita ringan di SLB N Padangsidimpuan. Pendekatan penelitian yang digunakan peneliti bersifat kualitatif. Data kualitatif ini berupa narasi dari informasi yang diperoleh selama penelitian yang menggambarkan bagaimana proses pembelajaran membedakan panjang dan pendek melalui media kereta huruf. Tindakan pada siklus I sampai siklus II. Dari hasil yang diperoleh, kemampuan awal anak dari Z 40%, Y 40%, kemudian diberikan tindakan pada siklus I meningkat menjadi Z 60% Y 60%, kemudian dilanjutkan pada siklus II, kemampuan anak selanjutnya meningkat menjadi Z 90% dan Y 80%. Dari hasil penelitian setelah menggunakan media LongRods dapat meningkatkan kemampuan pengukuran siswa kelas IV tunagrahita ringan di SLBN Padangsidimpuan.
Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Mengenal Perangkat Keras Komputer melalui Media Pembelajaran Interaktif Canva Apendi, Sabtu; Efrina, Elsa; Damri, Damri; Nurhastuti, Nurhastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129960

Abstract

This study addresses challenges faced by two mildly intellectually disabled seventh-grade students at SLB YPAC SUMBAR in recognizing computer hardware components. Despite showing good initial cognitive abilities, the students struggled with this skill. Traditional lecture and individual assignment methods were previously used for vocational ICT training. A classroom action research approach consisting of two cycles, each with four sessions, was employed. The cycles involved planning, implementation, observation, and reflection phases. Results demonstrated improvement in computer hardware recognition skills through the use of Canva as an interactive learning medium. Pre-intervention scores for MS and FA were 45 and 47, respectively. After the first cycle, scores increased to 62 and 65. The second cycle saw further improvement to 80 and 85. These findings suggest that utilizing Canva as an interactive educational tool can enhance students' ability to identify computer hardware components.
Mingkatkan Kemampuan Mengurutkan Bilangan Bilangan Dengan Menggunakan Media Media Puzzle Bagi Siswa Tunagrahita Ringan Febriani, Fitri; Efrina, Elsa
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130310

Abstract

Siswa dengan disabilitas intelektual sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep abstrak seperti deret bilangan. Mereka mungkin mengalami kesulitan dalam mengenali dan mengingat deret bilangan, serta menggunakan kemampuan motorik untuk menulis atau menggambar bilangan. Media pembelajaran sangat membantu proses pembelajaran agar berjalan lebih efektif. Guru dituntut untuk kreatif dalam menentukan media pembelajaran, salah satunya adalah media puzzle. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan mengurutkan bilangan 1-10 pada siswa kelas IV tunagrahita ringan. menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan 2 subjek penelitian di SLB N Padangsidimpuan. Penggunaan media puzzle dalam upaya meningkatkan kemampuan mengurutkan bilangan pada siswa tunagrahita. Penelitian ini dilakukan karena minat belajar anak kurang dan anak masih mengalami kesulitan dalam mengurutkan bilangan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dengan 8 kali pertemuan. Kemampuan awal siswa memperoleh nilai 54 dan 48. Pada siklus 1 61 dan 66. Pada siklus 2 siswa memperoleh nilai 83 dan 86
Risk of Children Born with Autism Spectrum Disorders Reviewed from Prenatal Factors Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Rahmah, Inas Zahra; Amani, Risca; Efrina, Elsa; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Taufan, Johandri; Kusumastuti, Grahita
Proceeding of International Conference on Special Education in South East Asia Region Vol. 3 No. 1 (2024): 14th International Conference on Special Education in South East Asia Region (I
Publisher : Angstrom Centre of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57142/picsar.v3i1.570

Abstract

One of the factors causing a child to be born with Autism Spectrum Disorder (ASD) is prenatal, which is when the child is still in the womb. This study aims to find out what prenatal factors affect children born with ASD. The research method used is quantitative descriptive with a retrospective approach. Data was collected by distributing online questionnaires to 33 respondents. The data were analyzed by univariate. The results showed that 51.5% of the risk of ASD children increased in YPPA when the mother was exposed to cigarette smoke, which was 17 people. Maternal emotional state factors 15.2%, complications during pregnancy 12.1%, drug consumption 21.2%, disease history 9.1%, and nutritional state 15.2%. There are no factors that cause children to be born with ASD from maternal age and gestational age. Exposure to secondhand smoke has a significant impact on the risk of children born with ASD