Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : E-JUPEKhu

Penerapan Model Pembelajaran Direct Instruction untuk Peningkatan Memasang Baju Kemeja pada Disabilitas Netra Tarigan, Oktafioner; Efrina, Elsa
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat meningkatkan kemampuan disabilitas netra dalam memasang baju kemeja pada mata pelajaran Activity Daily Living (ADL) kelas I di SLB A  Yapentra, Sumut melalui model pembelajaran Direct Instruction. Penelitian ini merupakan tindakan kelas yang berkolaborasi dengan  guru kelas I SLB  A Yapentra. Subjek  penelitian adalah:  satu siswa disabilitas netra  kelas I SLB A Yapentra. Pengumpulan data penelitian melalui melalui penerapan model Direct Instruction, pengumpulan data penelitian melalui metode tes dan observasi, teknik analisis data  yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasi penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan disabilitas netra dalam memasang baju kemeja melalui penerapan model pembelajaran direct instruction. Hasil dari  siklus  I diperoleh data kemampuan memasang baju kemeja, Pra tindakan 52,08 % dalam kategori kurang, meningkat sebesar  20,83 % menjadi 72,91 %. Kategori cukup. Perbaikan  dilakukan pada siklus II yaitu mengurangi bantuan yang diberikan, menkondisikan disabilitas netra agar lebih fokus dan memberikan kesempatan disabilitas netra aktif bertanya apabila mengalami kesulitan. Hasil dari tindakan siklus II diketahui bahwa disabilitas netra telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu: pada kemampuan memasang baju kemeja meningkat sebesar 16,67 % dari  72,91% menjadi 89,58% kategori baik. Kemampuan memasang baju kemeja disabilitas netra kelas I SLB  A Yapentra, Sumut dapat meningkat setelah dilakukan tidakan penerapan model pembelajaran direct instruction
Meningkatkan Kemampuan Mengontrol Emosi melalui Permainan Monopoli pada Anak Attention Dificit Hyperactivity Disorder Fadhillah, Farah; Efendi, Jon; Efrina, Elsa; Muspita, Rila; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128588

Abstract

Artikel ini mangulas tentang meningkatkan kemampuan mengontrol emosi melalui permainan monopoli pada anak Attentin deficit hyperactivity disorder. Riset ini memakai tipe riset kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk single subject research (SSR). Dengan desain A- B- A. Informasi dianalisis dengan analisis visual grafik. Metode dalam pengumpulan informasi berbentuk uji serta perlengkapan pengumpulan informasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadinya penurunan frekuensi marah berlebihan pada siswa Attentin deficit hyperactivity disorder melalui permainan monopoli. Hal ini dibuktikan dengan kondisi A1 pesentase 75% dengan frekuensi 3,5,5,5. Kondisi B presentase 85% dengan frekuensi 5,6,6,7,9,9,9, dan kondisi A2 presentase 75% dengan frekuensi 3,5,5. Setelah dianalisis maka permainan monopoli tidak dapat mengurangi emosi marah bagi siswa Attentin deficit hyperactivity disorder.
Meningkatkan Kemampuan Kemampuan Mengenal Abjad Bisindo melalui Model Pembelajaran Scramble bagi Anak Tunarungu Sonia, Puja Dwi; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Efrina, Elsa; Taufan, Johandri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130079

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah model pembelajaran scramble dapat meningkatkan kemampuan mengenal aksara Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) pada siswa tunarungu kelas III/C di SLB Perwari Padang. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan format ABA. Analisis menghasilkan 10 observasi dengan menggunakan data grafik visual. Hasil pada setiap kondisi adalah sebagai berikut: baseline (A1) sebesar 28%, 28%, dan 28%; fase intervensi (B) sebesar 52%, 89%, 89%, dan 89%; dan baseline akhir (A2) sebesar 91%, 91%, dan 91%. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran scramble secara signifikan meningkatkan kemampuan mengenal aksara BISINDO pada siswa tunarungu.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Simbol/Tanda Jalur Evakuasi Menggunakan Game Edukasi Trimurti, Eka; Efrina, Elsa; Tsaputra, Antoni; Nurhastuti, Nurhastuti; Taufan, Johandri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130359

Abstract

 SLB Al Muiz Kerinci Kerinci berada daerah rawan bencana gempa bumi. Untuk itu diperlukan pengetahuan bagi peserta didik  tunagrahita tentang bagaimana menghadapi bencana gempa bumi, salah satunya mengenal simbol/tanda jalur evakuasi. Pada kelas V tunagrahita SLB Al Muiz Kerinci ditemukan tiga orang anak YL, GZ, dan HZ dengan kemampuan mengenal simbol/tanda jalur evakuasi yang belum optimal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan berkolaborasi dengan guru kelas. Prosedur kegitan penelitian terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiga kali pertemuan setiap siklusnya. Data penelitian diperoleh dari observasi,tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar dan aktivitas guru dan peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada kondisi awal YL 32,7%, GZ 32,7%, HZ 48%. Pada siklus I YL 57,6%, GZ 61,5%, HZ 73%. Pada siklus II YL 84,6%, GZ 86,5%, HZ 88,4%. Aktivitas guru mengalami peningkatan pada pra siklus 55%, siklus I 73%, dan siklus II 83,2%. Aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan pada kondisi awal 58,3%, siklus I 65,6%, dan siklus II 77,85%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan game edukasi dapat meningkatkan kemampuan mengenal simbol/tanda jalur evakuasi pada peserta didik kelas V tunagrahita di SLB Al Muiz Kerinci.
Meningkatkan Kemampuan Membedakan Panjang Pendek dan Pendek Menggunakan Media Long Rods Bagi Siswa Tunagrahita Ringan Agustina Nasution, Yuni Vera; Efrina, Elsa
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses peningkatan kemampuan membedakan panjang dan pendek melalui media LongRods pada siswa kelas IV tunagrahita ringan di SLB N Padangsidimpuan. Pendekatan penelitian yang digunakan peneliti bersifat kualitatif. Data kualitatif ini berupa narasi dari informasi yang diperoleh selama penelitian yang menggambarkan bagaimana proses pembelajaran membedakan panjang dan pendek melalui media kereta huruf. Tindakan pada siklus I sampai siklus II. Dari hasil yang diperoleh, kemampuan awal anak dari Z 40%, Y 40%, kemudian diberikan tindakan pada siklus I meningkat menjadi Z 60% Y 60%, kemudian dilanjutkan pada siklus II, kemampuan anak selanjutnya meningkat menjadi Z 90% dan Y 80%. Dari hasil penelitian setelah menggunakan media LongRods dapat meningkatkan kemampuan pengukuran siswa kelas IV tunagrahita ringan di SLBN Padangsidimpuan.
Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Mengenal Perangkat Keras Komputer melalui Media Pembelajaran Interaktif Canva Apendi, Sabtu; Efrina, Elsa; Damri, Damri; Nurhastuti, Nurhastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129960

Abstract

This study addresses challenges faced by two mildly intellectually disabled seventh-grade students at SLB YPAC SUMBAR in recognizing computer hardware components. Despite showing good initial cognitive abilities, the students struggled with this skill. Traditional lecture and individual assignment methods were previously used for vocational ICT training. A classroom action research approach consisting of two cycles, each with four sessions, was employed. The cycles involved planning, implementation, observation, and reflection phases. Results demonstrated improvement in computer hardware recognition skills through the use of Canva as an interactive learning medium. Pre-intervention scores for MS and FA were 45 and 47, respectively. After the first cycle, scores increased to 62 and 65. The second cycle saw further improvement to 80 and 85. These findings suggest that utilizing Canva as an interactive educational tool can enhance students' ability to identify computer hardware components.
Mingkatkan Kemampuan Mengurutkan Bilangan Bilangan Dengan Menggunakan Media Media Puzzle Bagi Siswa Tunagrahita Ringan Febriani, Fitri; Efrina, Elsa
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130310

Abstract

Siswa dengan disabilitas intelektual sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep abstrak seperti deret bilangan. Mereka mungkin mengalami kesulitan dalam mengenali dan mengingat deret bilangan, serta menggunakan kemampuan motorik untuk menulis atau menggambar bilangan. Media pembelajaran sangat membantu proses pembelajaran agar berjalan lebih efektif. Guru dituntut untuk kreatif dalam menentukan media pembelajaran, salah satunya adalah media puzzle. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan mengurutkan bilangan 1-10 pada siswa kelas IV tunagrahita ringan. menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan 2 subjek penelitian di SLB N Padangsidimpuan. Penggunaan media puzzle dalam upaya meningkatkan kemampuan mengurutkan bilangan pada siswa tunagrahita. Penelitian ini dilakukan karena minat belajar anak kurang dan anak masih mengalami kesulitan dalam mengurutkan bilangan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dengan 8 kali pertemuan. Kemampuan awal siswa memperoleh nilai 54 dan 48. Pada siklus 1 61 dan 66. Pada siklus 2 siswa memperoleh nilai 83 dan 86
Efektifitas Media Pembelajaran Hedgehog dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal pada Siswa Disabilitas Intelektual Kelas VI di SLBN 1 Lubuk Basung Viora, Gea Oska; Efrina, Elsa; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135181

Abstract

This research is motivated by issues identified by the author at SLBN 1 Lubuk Basung, where a child with intellectual disabilities has not been able to recognize all vowel letters despite being in a higher grade level. The child can only recognize the letters 'a' and 'o' and often makes mistakes in pronouncing vowel letters, for example, misidentifying the letter 'u' as 'e'. This study adopts an experimental method with a Single Subject Research (SSR) approach using an A-B design. The hedgehog media applied in this research is a concrete medium shaped like a hedgehog character, designed to attract the attention of students and facilitate the visual and tactile recognition of vowel letters. The subject of this research is a child with intellectual disabilities who is in the sixth grade at SLBN 1 Lubuk Basung. The results of the study indicate an improvement in the child's ability to recognize vowel letters after the application of hedgehog media. This improvement is evidenced by the change in the ability to recognize vowel letters from the baseline condition (A), which recorded percentages of 12%, 12%, and 12% over three meetings, to the intervention condition (B), which showed percentages of 100%, 100%, and 100% over three meetings. Therefore, it can be concluded that hedgehog media is effective in enhancing the ability to recognize vowel letters in children with intellectual disabilities.ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan yang diidentifikasi oleh penulis di SLBN 1 Lubuk Basung, di mana seorang anak dengan disabilitas intelektual belum mampu mengenali seluruh huruf vokal meskipun telah berada di tingkat kelas yang lebih tinggi. Anak tersebut hanya dapat mengenali huruf a dan o, serta sering melakukan kesalahan dalam pengucapan huruf vokal, contohnya menyebut huruf u sebagai huruf e. Penelitian ini mengadopsi metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) yang menggunakan desain A-B. Media hedgehog yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan media konkret berbentuk karakter hewan landak, yang dirancang untuk menarik perhatian peserta didik dan memfasilitasi pengenalan huruf vokal secara visual dan taktil. Subjek penelitian ini adalah seorang anak dengan disabilitas intelektual yang berada di kelas VI di SLBN 1 Lubuk Basung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengenalan huruf vokal pada anak setelah penerapan media hedgehog. Peningkatan ini dibuktikan dengan perubahan kemampuan mengenal huruf vokal dari kondisi baseline (A) yang tercatat sebanyak tiga kali pertemuan denganpersentase 12%, 12%, dan 12%, menjadi kondisi intervensi (B) yang menunjukkan persentase 100%, 100%, dan 100% pada tiga kali pertemuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan meskipun hasil selama intervensi menunjukkan kestabilan, penelitian ini belum dapat dijadikan dasar yang kuat untuk menyimpulkan efektivitas media secara menyeluruh. Keterbatasan waktu intervensi yang singkat menjadi kendala utama dalam membuktikan keberlanjutan dan konsistensi hasil dalam jangka panjang.
Media Fun Shape Board sebagai Inovasi Pembelajaran Bangun Datar bagi Siswa Disabilitas Rungu Rahmadani, Annisa Wulan; Efrina, Elsa; Irdamurni, Irdamurni; Ardisal, Adisal; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135536

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa disabilitas rungu di SLB Autisma Permata Bunda Fase B dalam mengidentifikasi bangun datar. Dua siswa, HM dan DN, kesulitan mengenali bangun datar saat diperlihatkan secara acak, meski sudah hafal urutan bergambar. Dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas dan penggunaan media Fun Shape Board, siswa diajak menunjuk, mencocokkan, dan menuliskan  bangun datar. Hasilnya sangat positif, ketuntasan belajar HM meningkat dari 30% menjadi 97%, dan DN dari 40% menjadi 95%. Media ini terbukti efektif membantu siswa memahami dan mengingat bentuk serta nama bangun datar secara lebih baik meskipun tanpa urutan, sehingga dapat disimpulkan bahwa Fun Shape Board signifikan meningkatkan kemampuan identifikasi bangun datar bagi siswa disabilitas rungu
Peran Guru dan Orang Tua tentang Kesadaran Keselamatan Diri Anak Down Syndrome di Lingkungan Sekolah dan Rumah Umizahra, Wika; Nurhastuti, Nurhastuti; Efrina, Elsa; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135801

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan membuahkan hasil yakni anak Down Syndrome berinisial D masih belum memiliki kesadaran keselamatan diri yang baik. Seperti belum memahami bahaya di jalan raya, bahaya kebakaran, serta bahaya benda-benda tajam. Sehingga masih membutuhkan peran guru dan orang tua dalam kegiatan sehari- hari yang berhubungan dengan kesadaran keselamatan diri. Masih perlunya perhatian terhadap pendidikan keselamatan diri pada anak-anak disabilitas, termasuk Down Syndrome. Diperlukan kajian untuk mengetahui sejauh mana peran guru dan orang tua telah dijalankan dan bagaimana sinerginya dapat ditingkatkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua tentang kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek penelitian adalah guru, orang tua, serta kepala sekolah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian data direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan guru dan orang tua telah menjalankan perannya sesuai dengan kedudukannya. Guru dan orang tua tetap menjalankan perannya dengan baik walaupun mengalami tantangan dalam pembelajaran kesadaran keselamatan diri anak. Penelitian ini menyajikan data deskriptif yang memuat pentingnya peran guru dan orang tua serta sinergi keduanya dalam membentuk kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome.
Co-Authors Abda Abda Agustina Nasution, Yuni Vera Alan Rahman Rendra Alifa, Maisyarah Amani, Risca Aparta, Rapla Diarola Apendi, Sabtu Ardisal Ardisal Ardisal Ardisal, Adisal Arisul Mahdi Armaini Asep Ahmad Sopandi Budi, Setia Damanik, Veranita Damri Damri Damri Damri, - Efendi, Ananda Tiara Septia Endang Sri Handayani Fadhillah, Farah Fauzi Irwanto Fauzi Irwanto Febriani, Fitri Fitri, Yasifa Rawza Gaby Arnez Grahita Kusumastuti, Grahita Hanum, Taskiya Hero Prayoga Ilhami, Seppa Aulya Irdamurni Irwanto, Fauzi Johandri Taufan Jon Efendi Kasiyati Kasiati Khairunnisa, Winda Komalasari, Chece Kurnia, Muhammad Fadlan Mahdi, Arisul Maireni, Gusra Mardhatillah Zulpiani Marlina , Marlina Marlina Marlina Marlina, - Maulida, Triyasinta Mazaya, Fatharani Mega Iswari Mega Iswari Mega Iswari Mugianti, Indah Mutia Mutia, Mutia Newa, Dwi Ambar Nurhastuti, Nurhastuti Nurwijayanti Prayoga, Hero Puspa, Dara Putri, Nabila Amelia Rafiqoh, Koni RAHAYU, IFNALIA Rahmadani, Annisa Wulan Rahmadani, Miranti Rahmadhani, Indri Rahmah Nazila Pane Rahmah, Inas Zahra Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia rahmawati, selvi Rapla Diarola Aparta Rila Muspita Rindia Nengsih Rudi Setiawan Safaruddin, - Sepdiah, Sepdiah Setia Budi Setia Budi Silvi Oktaviani Sonia, Puja Dwi Sugeng Santoso Sukma, Yoga Hadia Syari Yuliana, Syari Syukriani, Viola Tarigan, Oktafioner Tasya, Tasya Tiarahman, Rizki Agus Trimurti, Eka Trioktafia, Shintia Triswandari, Retno Tsaputra, Antoni Ulfa, Nurmalika Umizahra, Wika Van Donal, Yovi Viora, Gea Oska Yarmis Hasan Yosa Yulia Nasri Yovi Van Donal Yuliana, Wiwit Dwi Yunisa, Fitriza Yusuf, Rahmadani Zulmiyetri Zulmiyetri Zulpiani, Mardhatillah