Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analysis of Organizational Design Effectiveness in Enhancing Hospital Performance and Adaptability: A Systematic Review Ananda Digdoyo; Rinawati Rinawati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i4.3231

Abstract

The complex dynamics of the healthcare environment require hospitals to have an effective organizational design to achieve superior performance and high adaptability. However, integrated evidence on which organizational design elements are most effective and how they relate to performance outcomes and adaptability remains fragmented. To review and synthesize recent empirical evidence on the effectiveness of various organizational designs (e.g., matrix, flat, or network structures) in improving the operational, financial, and clinical performance, as well as the adaptability of hospitals in the face of change. This systematic review will be conducted following the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines. A systematic literature search will be performed in electronic databases such as PubMed, Scopus, Web of Science, and ProQuest. Observational and experimental studies published in the last 10 years that investigate the relationship between organizational design and hospital performance and/or adaptability will be included. The quality of the studies will be assessed using appropriate critical appraisal tools. A narrative analysis will be conducted to synthesize the findings, and a meta-analysis will be considered if the data permits. (This section will be completed after the review. Example: "Out of 2,350 identified studies, 35 met the inclusion criteria. The synthesis of results indicates that differentiated-yet-integrated designs, as well as lean and decentralized structures, are consistently associated with improved clinical performance and operational efficiency. Meanwhile, a collaborative organizational culture and strong network structures were identified as key factors for enhancing adaptability.") The findings of this review are expected to provide an evidence-based guide for hospital managers and policymakers in redesigning organizational structures. Consequently, adopting proven-effective organizational design elements can be a critical strategy for building hospitals that are not only high-performing but also resilient and adaptive for the future.
ANALISIS LOGAM BERAT Cd, Fe DAN Pb PADA AIR SUNGAI WAY UMPU KABUPATEN WAY KANAN SECARA SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM Agung Abadi Kiswandono; Sangaji Ilham Prasetyo; Rinawati Rinawati; Anisa Rahmawati; Anang Risgiyanto
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p68-79

Abstract

Telah dilakukan analisis kandungan logam berat Cd, Fe dan Pb pada empat titik lokasi Air Sungai di Sungai Way Umpu, Kabupaten Way Kanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan dan mengetahui tingkat pencemaran Logam Berat pada air sungai menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Metode pengambilan sampel dilakukan sesuai SNI 6989.59:2008.  Hasil analisis dari menunjukkan konsentrasi logam Cd berada pada rentang 0,011-0,020 ppm, logam Fe 0,196-0,268 ppm, dan logam Pb 0,201-0,254 ppm. Berdasarkan hasil analisis, kadar logam Cd dan Pb menunjukkan bahwa konsentrasi logam tersebut melebihi baku mutu menurut PP.RI. No. 22 Tahun 2021, sedangkan kandungan logam Fe masih berada dibawah baku mutu yang ditetapkan. Validasi metode pada analisis konsentrasi logam Cd, Fe dan Pb menunjukkan nilai koefisien korelasi masing-masing yaitu 99,8%, 99,9% dan 99,7%. Limit deteksi masing-masing yaitu 0,0126; 0,1222; 0,8293 ppm. Sedangkan limit kuantifikasi masing-masing yaitu 0,0422; 0,4072; 2,7645 ppm. Serta akurasi masing-masing 99,03%-99,15%, 100,26%-101,06%, dan 101,04%-102,01%.
PENGARUH LIGAN PADA SINTESIS SENYAWA KOMPLEKS CO(II) DENGAN LIGAN BASA SCHIFF N,N-DIMETIL-4- (FENILIMINOMETIL)ANILIN DAN 1,10-FENANTROLIN Zipora Sembiring; Syaiful Bahri; Rinawati Rinawati; Adita Sukma Ramadhania; Aura Dhayang Fiarizky
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v6i2.2021.p180-188

Abstract

Telah dilakukan sintesis senyawa kompleks Co(II) dengan ligan basa Schiff N,N-Dimetil-4-(feniliminometil)anilin dan ligan 1,10-Fenantrolin. Sintesis senyawa kompleks dilakukan dengan reaksi kondensasi refluks pada suhu 78 °C menggunaan pelarut etanol, menghasilkan kristal berwarna coklat muda dengan rendemen sebesar 68% untuk kompleks Co(II) basa Schiff dan berwarna oranye dengan rendemen sebesar 72,60% untuk kompleks Co(II) Fenantrolin. Kristal yang diproleh kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, FTIR, dan TG-DTA. Berdasarkan hasil karakterisasi menunjukkan terbentuknya kompleks Co(II) basa Schiff dan kompleks Co(II) Fenantrolin. Kemudian untuk melihat pengaruh ligan pada pembentukan senyawa kompleks dilakukan karakterisasi menggunakan MSB dan dihasilkan momen magnet efektif (µeff) senyawa kompleks Co(II) basa Schiff sebesar 3,87 BM yang bersifat paramagnetik, sedangkan pada kompleks Co(II) Fenantrolin memiliki momen magnet efektif (µeff) sebesar 4,72 BM yang bersifat paramagnetik serta membentuk agen khelat. Hasil karakterisasi menggunakan MSB menunjukkan kompleks Co(II) Fenantrolin memiliki kestabilan yang lebih baik dibandingan dengan ligan basa Schiff N,N-Dimetil-4-(feniliminometil)anilin.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i2.2021.p180-188
ANALISIS PENGARUH BACKWASH TERHADAP PENGOLAHAN AIR BERSIH DI WATER TREATMENT PLANT (WTP) 1 PDAM WAY RILAU BANDAR LAMPUNG Sania Mirelda Sari; Rinawati Rinawati
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v6i2.2021.p198-208

Abstract

Unit Filtrasi merupakan bagian penting dalam proses pengolahan air baku di Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Way Rilau untuk pemenuhan penyediaan air bersih masyarakat kota Bandar Lampung.  Untuk mencegah penyumbatan pada unit filtrasi ini perlu dilakukan pencucian ulang (backwash).  Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dan efektifitas proses backwash yang dilakukan di Water Treatment Plant (WTP) PDAM Way Rilau berdasarkan parameter derajat keasaman (pH), kadar kesadahan, kekeruhan, Total Dissolved Solid (TDS) dan konduktivitas. Hasil studi menunjukkan bahwa proses backwash efektif untuk memaksimalkan kinerja dari unit proses filtrasi yang terlihat dari nilai efektifitas kadar kesadahan serta kekeruhan (40-50)%.  Proses ini juga sedikit menurunkan derajat keasaman (pH) (0-5)%, , total dissolved solid (TDS) (5-10)%, dan konduktivitas (10-20)%.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i2.2021.p198-208
KAJIAN SEBARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN KROMIUM (Cr) PADA SEDIMEN DI SEKITAR PERAIRAN TELUK LAMPUNG Fatimah Milasari; Diky Hidayat; Rinawati Rinawati; R. Supriyanto; Agung Abadi Kiswandono
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p92-100

Abstract

Telah dilakukan kajian sebaran logam berat Timbal (Pb) dan Kromium (Cr) pada sedimen di sekitar perairan Teluk Lampung.  Konsentrasi logam Pb dan Cr ditentukan dengan menggunakan spektofotometer serapan atom (SSA) dengan menggunakan tiga validasi metode yaitu limit deteksi, presisi (ketelitian) dan linieritas. Hasil analisil menunjukan konsentrasi logam Pb pada sedimen di sekitar Perairan Teluk Lampung berada pada rentang 77,6673 ± 0,1549 ppm hingga 80,1263 ± 0,944 ppm.Konsentrasi logam berat Cr pada sampel sedimen di perairan Teluk Lampung berada pada rentang 48,7350 ± 0,3638 ppm sampai 66,0250 ± 0,1900ppm. Nilai konsentrasi logam berat Pb dan Cr yang di peroleh dalam penelitian ini berada diantara baku mutu logam berat pada sedimen yang telah di tetapkan oleh National Sediment Quality Survey (USEPA) yaitu 47,82 – 161,06 ppm untuk logam berat Pb dan 26 – 110 ppm untuk logam berat Cr.Validasi metode pada penentuan konsentrasi logam berat Pb dan Cr pada sedimen menunjukan nilai koefisien korelasi yaitu 99,9 %; limit deteksi untuk masing-masing logam Pb dan  Cradalah 0,0000 dan 0,4016; serta presisi dengan nilai RSD < 5%.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p92-100 
FUNGSIONALISASI SILIKA SEKAM PADI DENGAN DIFENILAMIN UNTUK ADSORPSI POLISIKLIK AROMATIK HIDROKARBON (PHENANTRENA) Rinawati Rinawati; Christian Paul Partogi Sidabalok; R Supriyanto; Agung Abadi Kiswandono; Diky Hidayat
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 01 April (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v4i1.2019.p51-64

Abstract

Phenantrena merupakan polutan organik yang termasuk dalam kelompok senyawa polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) dengan toksisitas tinggi, persisten, mutagenik dan karsinogenik.  Karena itu diperlukan metode yang efisien, mudah dan ramah lingkungan untuk penyisihan senyawa polutan tersebut.  Dalam penelitian ini telah dilakukan sintesis silika yang difungsionalisasikan dengan difenilamin (DPA) untuk mengadsorpsi phenantrena.  Karakterisasi silika-DPA dilakukan dengan menggunakan SEM dan FTIR.  Optimasi adsorpsi dilakukan berdasarkan pengaruh massa adsorben, waktu ekstraksi, pH dan konsentrasi phenantrena.  Hasil karakterisasi SEM menunjukkan terbentuknya Si-DPA dengan adanya perubahan morfologi pada permukaan silica dan adanya serapan spesifik gugus aromatic dan ikatan C-N pada spectrum FTIR.  Hasil optimasi adsorpsi diperoleh pada massa adsorben 4 mg, pH 3, waktu kontak 90 menit, dan konsentrasi larutan standar phenantrena 15,88 ppm. Adsoprsi PAH menggunakan silica sekam padi yang difungsionalisasi DPA telah berhasil dilakukan.doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p51-64 
STUDI ANALISIS ION LOGAM Cu(II) DENGAN ASAM TANAT MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER ULTRAUNGU-TAMPAK Rizka Ari Wandari; Supriyanto Supriyanto; Rinawati Rinawati
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 02 October (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i2.2018.p

Abstract

Studi analisis ion logam Cu(II) dengan asam tanat telah dilakukan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum antara ion logam Cu(II) dengan asam tanat serta mendapatkan kondisi optimumnya terhadap pH, konsentrasi, volume, dan waktu kestabilan untuk senyawa ion logam Cu(II)–asam tanat.  Analisis ion logam Cu(II) dengan asam tanat dilakukan menggunakan spektrofotometer ultraungu-tampak.  Hasil penelitian ini diperoleh panjang gelombang maksimum senyawa kompleks ion logam Cu(II)-asam tanat sebesar 473,5 nm dengan kondisi optimum pada pH 11, perbandingan stoikiometri variasi konsentrasi ion logam Cu(II)-asam tanat 1:4, perbandingan stoikiometri variasi volume ion logam       Cu(II)-asam tanat 1:1, serta waktu kestabilan pada menit ke 30.  Setelah didapatkan variasi optimum lalu dilakukan validasi metode pada ion logam Cu(II) diperoleh nilai r sebesar 0.9997, pada uji presisi diperoleh nilai SD sebesar 0.0124 dan %RSD sebesar 1.4277.  Nilai LoD dan LoQ sebesar 0.2953 dan 0.9845, serta nilai perolehan kembali (%recovery) sebesar 94,54%. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p91-103
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI KARBON AKTIF DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) SEBAGAI ADSORBEN SENYAWA POLISIKLIK AROMATIK HIDROKARBON FENANTRENA Riri Auliya; Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Rinawati Rinawati
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 02 October (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i2.2018.p

Abstract

Polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) merupakan kelompok organik polutan yangmempunyai dampak serius pada lingkungan karena sifatnya yang toksik,karsinogenik, dan mutagenik. Dalam penelitian ini telah dilakukan uji adsorpsidengan menggunakan adsorben karbon aktif dari kulit pisang yang sudah diaktivasimenggunakan ZnCl2 30% dengan rasio impregnasi 3:3. Karakterisasi karbon aktifdilakukan dengan menggunakan SEM untuk mengetahui morfologi permukaan sertadigunakan spektrofotometer FT-IR untuk mengidentifikasi gugus fungsi. Ujiadsorpsi dilakukan dengan metode batch untuk menentukan kadar optimumadsorben, waktu kontak, dan konsentrasi adsorbat menggunakan spektrofotometerUV-VIS pada panjang gelombang 250 nm. Hasil optimasi adsorpsi PAH denganmenggunakan fenantrena diperoleh pada konsentrasi 3 ppm, pada penambahankadar adsorben 25 mg dan waktu optimum 60 menit. Data kinetika adsorpsifenantrena cenderung mengikuti model kinetika pseudo orde dua dengan nilaikoefisien korelasi R2 sebesar 0,9914, sedangkan data isoterm adsorpsi fenantrenamengikuti model isoterm Freundlich dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,7863.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p126-138
STUDI ANALISIS ION LOGAM Cd(II) DENGAN ASAM TANAT MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER ULTRAUNGU-TAMPAK Nova Ariska; Supriyanto Supriyanto; Rinawati Rinawati; Agung Abadi Kiswandono
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 02 October (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i2.2018.p

Abstract

Telah dilakukan studi analisis ion logam Cd(II) dengan asam tanat menggunakan spektrofotometer ultraungu-tampak. Studi  ini dilakukan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum pada pH optimum, konsentrasi optimum, volume optimum dan waktu kestabilan untuk senyawa kompleks asam tanat-ion logam Cd(II). Kadmium merupakan salah satu logam berat yang memiliki orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron bebas dari asam tanat yang bertindak sebagai ligan dan dapat membentuk senyawa kompleks. Analisis kompleks asam tanat-Cd(II) dilakukan menggunakan spektrofotometer ultraungu-tampak. Hasil pengukuran optimasi asam tanat-Cd(II) diperoleh pH optimum 10 dengan panjang gelombang 477 nm, perbandingan stoikiometri variasi konsentrasi asam tanat:Cd(II) yaitu 4:1, perbandingan stoikiometri variasi volume asam tanat:Cd(II) yaitu 2:1, dan waktu kestabilan 20 menit. Validasi metode pada logam Cd(II) menunjukkan nilai r sebesar 0,9996, nilai LoD dan LoQ yang diperoleh sebesar 0,041 dan 0,137, uji presisi diperoleh nilai SD sebesar 0,036 dan %RSD sebesar 1,256%, nilai % perolehan kembali yang dihasilkan sebesar 87,96%.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p79-90
Pengaruh Tingkat Birokrasi, Sentralisasi Pengambilan Keputusan, Kompleksitas Prosedur Operasional Standar, dan Jumlah Pelaporan Administratif terhadap Kelincahan Organisasi : (Studi pada RS “I”) Daniel Setiawan Nathan; Rian Andriani; Rinawati Rinawati
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 4 No. 3 (2026): Juni : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA (JIKMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v4i3.4658

Abstract

Introduction: Organizational agility is an essential strategic capability for healthcare institutions navigating regulatory dynamics, technological transformation, and evolving service demands. Bureaucracy level, decision-making centralization, standard operating procedure (SOP) complexity, and administrative reporting quantity are structural factors that significantly determine hospital organizational agility. Methods: An explanatory quantitative survey study was conducted on all 75 employees of “I” Hospital, using saturated sampling. A Likert scale 1–5 questionnaire met validity (r-calculated > 0.227) and reliability standards (Cronbach's α ≥ 0.972). Multiple linear regression was performed via SPSS. Results: All independent variables showed positive and significant effects on organizational agility both partially and simultaneously: bureaucracy level (β=0.594; p=0.000), decision-making centralization (β=0.113; p=0.025), SOP complexity (β=0.308; p=0.019), and administrative reporting quantity (β=0.031; p=0.032). Simultaneous testing yielded F=1056.152 (p=0.000) with R²=0.984. Bureaucracy level was the most dominant predictor (standardized β=0.559). Discussion: Adaptively structured bureaucracy, effective centralization, systematic SOPs, and well-managed administrative reporting synergistically enhance organizational agility through dynamic capabilities mechanisms. Conclusion: All four structural variables jointly contribute significantly to enhanced organizational agility at “I” Hospital, West Bandung Regency.