Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Personality dan Potensi Guru TK Melalui Self Development Di Kecamatan Sawangan Kotamadya Depok Wartiningsih, Endah; Mariam, Iis; Latianingsih, Nining; Purwinarti, Titik; Sofa, Nidia
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v2i2.2689

Abstract

In the current era of globalization and information technology, the world of education is challenged to always be adaptive to changes that occur in the surrounding environment and have an impact on the patterns of teaching and services carried out by stakeholders such as at the level of basic education, namely kindergarten (kindergarten). The pattern of education and teaching will not succeed without being equipped with a pattern of service from administrative staff, teachers and school principals to students, parents of students, fellow students and to the community. Friendly service is a service that refers to the pattern of administrative services which is pima. To produce excellent service quality, it requires a training for kindergarten teachers in the field of office administration through self-potential development. In this dedication there are two kindergarten partners in Sawangan-Depok sub-district involved, namely: TK Islam Perkasa and TK Aisyiah Bustanul Afthal 17. The problem that arises is the self-potential and personality development of the kindergarten teacher in the service and learning process must still be improved. Therefore, in this service, it is expected that there will be a transfer of knowledge and experience (transfer of knowledge and experience) in teaching patterns, ways of exploring one's potential and improving strong personal qualities through self development so that the quality of learning becomes superior. The resulting output is a model of self-introduction, self-potential, grooming for educators that can be published in national journals.
Pelatihan Pencatatan Keuangan dengan Accurate Lite untuk UMKM Sabian Kuliner Kabupaten Bogor Nurhayati, Ida; Bidhari, Sandhika Cipta; Latianingsih, Nining; Mariam, Iis; Sonjaya, Iwan; Pratama, Arizal Putra
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i1.2810

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilihan jenis usaha yang dapat memperkuat perekonomian masyarakat. Pencatatan keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM di suatu daerah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai pencatatn keuangan berbasis digital dengan accounting cloud menggunakan aplikasi Accurate Lite. Kegiatan ini ditujukan kepada para pengelola UMKM di desa Bojong Rangkas, Kabupaten Bogor. UMKM “Sabian Kuliner” selama ini belum melakukan pencatatan keuangan dengan baik, sehingga melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa ada kemajuan seebesar 84,6% terkait pemahaman dan penerapan pencatatan keuangan pada bisnis Sabian Kuliner.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Pada Masa Pandemi Covid-19 Latianingsih, Nining; Winarni Susyanti, Dewi; Syarweni, Narulita; L. Rudatin, Christina
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.397 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v2i2.660

Abstract

This community service is the result of research from the 2020 implementation team entitled the response to policies during the COVID-19 pandemic and considerations for formulating tourism village management policies in the future. This community empowerment program in the tourist village of Cisarua sub-district, Bogor district, is a PNJ tourism village. The scheme implemented in this community service is PNJ Higher Education Excellence Community Service. The outbreak of the COVID-19 virus has made various lines of life experience difficulties, especially economic problems. Those who are affected are the Tourism Village community in Cilember Village, especially MSMEs. In addition to the pandemic, they also experienced a decrease in turnover and lack of marketing. Therefore, the Community Service Team tries to provide solutions to these obstacles that have to do with community development and empowerment. The solution given is how to empower the community through online-based product implementation activities and digitalization-based marketing as well as providing supporting tools for activities and facilitating production activities as well as related to the development of tourist villages. The next program after being given training is mentoring so that the funds run well. The outputs of this activity are in addition to journal articles, there are seminar articles, activity videos, books and intellectual property rights. For the sustainability of this community empowerment, it is hoped that the community will be able to operationalize and develop business programs through online so that the tourism village community is economically independent. Pengabdian kepada masyrakat ini adalah merupaka hasil penelitian dari tim pelaksanaan tahun 2020 yang berjudul respon terhadap kebijakaan pada saat pandemic covid 19 serta pertimbangan perumusan kebijakan pengelolaan desa wisata dimasa depan. Program pemberdayaan masyarakat di desa wisata kecamatan Cisarua kabupaten Bogor ini merupakan binaan desa wisata PNJ. Skema yang dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Pengabdian kepada Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi PNJ. Mewabahnya virus covid 19 ini telah membuat beragam lini kehidupan mengalami kesulitan terutamah masalah perekonomian. Yang termasuk kena imbas adalah masyarakat Desa Wisata yang ada di Desa Cilember khususnya UMKM. Selain pandemic juga mereka mengalami penurunan omzet serta kurangnya pemasaran . oleh karena itu tim Pennngabdi kepada masyarakat mencoba memberikan solusi terhadap kendala ini yang ada hubungannya dengan pengembangan serta pemberdayaan masyarakat. Solusi yang diberikan adalah bagaimana cara untuk memberdayakan masyarakat melalui kegiatan implementasi produk berbasis online serta pemasaran berbasis digitalisasi serta memberikan alat penunjang untuk kegiatan serta mempermudah dalam kegiatan produksi serta berkaitan dengan pengembangan desa wisata. Program selanjutnya setelah diberikan pelatihan adalah pencampingan agar berkelanjutan dana berjalan dengan baik. Luaran kegiatan ini adalah selain artikel jurnal adalah artike seminar, video kegiatan, buku serta HKI. Untuk keberlajutan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan masyarakat mampu mengoperasionalkan serta mengembangkan proram usaha melalui online sehinggan secara ekonomi masyarakat desa wisata ini menuju mandari.
Implementasi Pendekatan Konsep 3A (Attitude, Attention, Action) dalam Mewujudkan Pelayanan Prima Mariam, Iis; Latianingsih, Nining; Purwinarti, Titik; Wartiningsih, Endah
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 8 No. 1 (2022): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v8i1.26-33

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisi bagaimana konsep 3A (Attention, Attitude, Action) dapat meningkatkan pelayanan prima. Manfaat yang diperoleh untuk peserta pengabdian kepada masyarakat adalah dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan menggunakan pelayanan yang prima. Peserta pelatihan adalah para staf administrasi, Guru, Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak di kecamatan Sawangan, kotamadya Depok sebanyak 20 orang.Metode penelitian  yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data memakai, observasi,  diskusi dan studi kasus. Sedangkan evaluasi pelaksanaan menggunakan angket yang berisi pertanyaan tentang konsep 3A dengan konstruktor jawaban merujuk pada skla Likert (sangat tidak setuju, tidak setuju, deskriptif kualitatifsetuju dan sangat setuju. Hasil dan analisis angket  selanjutnya diolah dan  dijelaskan dan menunjukkan bahwa konsep 3A dalam pelayanan telah digunakan para Guru dan Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak dengan baik (setuju 80 %) dan sangat setuju (20%). Hasil ini membuktikan bahwa peserta pengabdian kepada masyarakat setelah mengikuti pelatihan telah menunjukkan perubahan yang baik dalam  perhatian, sikap dan tindakan yang baik  kepada siswa pada waktu pembelajaran berlangsung, kepada orang tua dan masyarakat dalam menyampaikan komunikasi dan informasi.
Pelatihan Foto Produk Sederhana Bagi UMKM “Rendang Bundo Ade” Nurhayati, Ida; Latianingsih, Nining; Mariam, Iis; Bidhari, Sandhika Cipta; Sonjaya, Iwan; Pratama, Arizal Putra
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): November
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v11i2.38-45

Abstract

Pelatihan fotografi produk yang dilaksanakan untuk UMKM Rendang Bundo Ade bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menghasilkan visual produk yang menarik guna mendukung strategi pemasaran digital. Pelatihan ini meliputi beberapa tahapan, yaitu pengenalan konsep dasar fotografi, diskusi interaktif, praktik langsung, dan evaluasi hasil karya. Peserta yang merupakan pegawai UMKM Rendang Bundo Ade  diajarkan teknik dasar seperti pencahayaan, komposisi, dan pengambilan sudut yang tepat menggunakan perangkat sederhana, seperti kamera ponsel. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam memproduksi foto produk yang estetis dan profesional. Foto yang dihasilkan diharapkan dapat memperkuat daya tarik visual produk di platform digital, termasuk media sosial dan e-commerce. Pelatihan ini memberikan fondasi penting bagi UMKM dalam menciptakan konten visual berkualitas, yang secara langsung mendukung pemasaran digital mereka. Dengan keterampilan baru ini, Rendang Bundo Ade diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, dan mendorong keberlanjutan usaha di era digital. Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam memberdayakan UMKM untuk menghadapi tantangan dan peluang di pasar modern.
PENGEMBANGAN UMKM BAKSO MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI KECAMATAN KEMANG KABUPATEN BOGOR Ida Nurhayati; Nining Latianingsih; Anis Rosyidah; Yogi Widiawati
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.683 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.198

Abstract

Usaha bakso di desa Tegal, khusunya adalah sebuah industri kecil dalam skala rumah tangga yang sudah memasyarakat. Pandemi virus Corona tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan, virus yang dikenal sebagai Covid-19 ini telah menimbulkan masalah di sektor lainnya seperti sektor ekonomi. Tidak hanya industri besar, pandemi virus Corona telah membuat pelaku UMKM di Indonesia mulai menurun. Studi menyebutkan jika Covid-19 membuat Indonesia mengalami penurunan persentase pertumbuhan ekonomi sebesar 0.1% di tahun 2020. Di desa Tegal ini, usaha bakso yang diolah dengan peralatan yang sudah mengenal teknologi, meskipun masih sederhana, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, sehingga akan menaikkan pendapatan. Usaha bakso ini sangat diminati warga desa Tegal, namun dengan keterbatasan keterampilan, modal, dan keahlian lainnya, maka melalui kegiatan pelatihan, pendampingan pembuatan bakso, pengemasan, pemasaran secara online, dan pembukuan usaha diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masayarakat di masa pendemi covid19 ini. Metode dilakukan pelatihan dan praktik oleh ahli dan berpengalaman, yang diikuti oleh warga desa Tegal yang berminat menjadi penghasil dan penjual bakso. Hasilnya mereka dapat berwirausaha berjualan bakso, baik secara matang dan frozen di masa pandemi covid19 ini. Dengan demikian penjadi peluang usaha bagi warga meskipun kondisi pandemi covid 19, sekaligus sebagai bentuk peluang dalam peningkatan pendapatan dan kesempatan untuk membuka usaha.
PENDAMPINGAN BUDIDAYA DAN PEMASARAN IKAN LELE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT DI KELURAHAN SUKABUMI UTARA KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT: - Iwan Susanto; Mariam, Iis; MRR.Tyas Maheni DK; Nining Latianingsih
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.566 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.221

Abstract

Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Negeri Jakarta telah menetapkan roadmap untuk mencapai sasaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan yang berbasis interdisiplin dalam menentukan jenis pengabdian kepada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat berbasis Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) merupakan program yang dikompetisikan dari Kemenristek/BRIN kepada perguruan tinggi tahun 2020. Kegiatan PPTTG 2020 yang diperoleh UP2M-PNJ ini dilakukan di Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dengan melibatkan masyarakat dalam upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi budidaya ikan lele yang dapat dioptimalkan sebagai pendapatan utama dan tambahan masyarakat. Masalah yang muncul adalah adanya kenaikan untuk harga pakan ikan lele, mudah diserang penyakit, masalah memasarkan ikan lele serta masih terbatasnya teknologi dan keterampilan dalam pembudidayaan ikan lele tersebut. Tujuan dari kegiatan PPTTG ini adalah pedampingan kepada masyarakat dalam mencegah terjangkitnya penyakit pada ikan lele, memasarkan hasil panen ikan lele kepada pembeli baik secara offline maupun online, dan memberikan keterampilan pengelolaan ikan lele menjadi siomay yang dapat dijual. Hasil dari PPTTG ini adalah adanya kolam budidaya ikan lele menggunakan bahan terpal, harga jual ikan lele yang baik sehingga harga beli pakan dapat terjangkau dan menambah pendapatan masyarakat, memiliki pengetahuan pola pemasaran ikan lele dan siomay lele baik offline maupun online, dan mampu mendeteksi gejala penyakit pada ikan lele.
BUDIDAYA BURUNG PUYUH (COTURNIX YPSILOPHORA) SAAT PANDEMI COVID-19 SALAH SATU PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT A Tossin Alamsyah; Iwan Sutanto; Darna Senan; Nining Latianingsih
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.034 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v1i2.229

Abstract

Keluarga burung puyuh termasuk unggas dapat dikonsumsi baik daging atau telurnya. Beberapa tempat kuliner menyediakan menu burung puyuh goreng/fresto atau pindang telor. Burung puyuh umumnya dimakan bersama dengan tulangnya karena mudah dikunyah dan karena ukurannya yang kecil. Telur burung puyuh juga merupakan makanan berprotein umumnya dipindang, sebagai camilan soto atau bubur, untuk itu unggas ini layak diperhatikan potensinya dalam peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dalam masa pandemi covid-19 ini. Melalui Program produk teknologi yang diseminasi ini, Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Jakarta, melakukan kegiatan berupa Peningkatan Pengelolaan Dan Pengolahan Burung Puyuh bermitra dengan Tokoh Masyarakat, Ketua RW dan Bapak Lurah di Kelurahan Grogol Kecamatan Limo Kota Depok. Model yang ditawarkan berupa pembentukan Peternak Plasma dan Inti. Saat ini telah dibentuk, 13 Peternak Plasma dan Satu Peternak Inti. Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan berupa pembentukan koperasi, pemasaran berbasis on line, pembukuan sederhana. Bantuan modal berupa penyerahan, satu mesin penetas otomatis untuk peternak inti, dan bantuan kandang Plasma berupa 100 ekor puyuh siap bertelur (umur tiga bulan) dan pakan selama satu bulan. Bantuan lainnya berupa biaya pembentukan koperasi, merek dan kemasan. Hasil monitoring setelah dua bulan kegiatan berlangsung, hampir 90%, peternak plasma berkembang sesuai yang diharapkan.
The Influence of Price Perception and Service Quality on Customer Satisfaction of Maxim Application Putra, Haris Satria; Wartiningsih , Endah; Anggraeni, Anggun Putri; Sofa, Nidia; Firdaus, Risya Zahrotul; Latianingsih, Nining
Poltanesa Vol 25 No 2 (2024): December 2024
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v25i2.3169

Abstract

This study aims to analyze the influence of price perception and service quality on Customer satisfaction with the Maxim online transportation application in Depok City. With the rapid growth of online transportation in the Jabodetabek area, particularly in Depok, Maxim has become one of the preferred service providers due to its competitive pricing and numerous promotions. Based on previous research, factors such as service quality, price, and employee service have been shown to positively affect customer satisfaction. In the increasingly competitive online transportation industry, Customer satisfaction is a crucial factor for success. This study focuses on Maxim Customers in Depok, who are identified by their yellow helmets and jackets. According to data from the Central Bureau of Statistics of Depok City in 2020, the city has a population of over 2 million, but there is still limited research on Customer perceptions of Maxim's services in this area. This research uses a quantitative method with a purposive sampling approach, targeting male and female respondents aged 17 to 30 who have used Maxim’s services at least three times, with a sample of 100 respondents, and using the SmartPLS version 4 program. The results indicate that price perception has a positive and significant effect on Customer satisfaction, with a P-value of 0.001 < 0.05 and a path coefficient of 0.324 or 32.4%. Additionally, service quality is also proven to significantly influence Customer satisfaction, with a P-value of 0.000 < 0.05 and a path coefficient of 0.590 or 59%. These findings indicate that both variables—price perception and service quality—play important roles in determining the satisfaction level of Maxim Customers in Depok City. Therefore, online transportation companies are expected to continuously improve service quality and maintain competitive pricing to ensure customer satisfaction amid fierce competition.
Pemberdayaan Desa Leuwimalang melalui Pengembangan Website Pariwisata dan Pemesanan Homestay Latianingsih, Nining; Mariam, Iis; Chandra, Yanita Ella N.; Pratama, Arizal P.; Triyanto, Irfan Rusydi
Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): November
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/abdimu.v5i2.1580

Abstract

Leuwimalang Village, located in Cisarua District, Bogor Regency, possesses significant natural and cultural tourism potential; however, its utilization remains limited due to the lack of information and digital-based promotion. This community service activity aims to develop the village website as an information and promotional medium, particularly for homestay booking services and tour packages. The implementation method included field observation, problem identification in collaboration with village partners, and website content management. The results of the activity produced a digital platform containing structured information on tourism potential, homestay packages, travel guides, and the village profile. This website facilitates tourists in accessing information and making bookings, while also supporting homestay owners to promote their services. The application of this innovation is expected to enhance Leuwimalang Village’s competitiveness as a tourist village and contribute positively to the local community’s economy.