Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EKSPLORASI PLASMA NUTFAH GAMBIR DI KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU KABUPATEN KAMPAR Trisia Wulantika; Seprita Lidar; Surtinah Surtinah
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambir merupakan salah satu komoditas perkebunan rakyat yang bernilai ekonomi tinggi dan prospektif untuk dikembangkan secara komersial pada masa yang akan datang. Provinsi Riau termasuk penghasil gambir dimana Kecamatan yang memiliki perkebunan gambir paling luas adalah Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar seluas 4.104 Ha. Penelitian sebelumnya terkait variabilitas gambir oleh lidar et al di Desa Tanjung diperoleh hasil keragaman rendah dan variabilitas fenotipik juga rendah. Penelitian lanjutan ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan total sampel 20 aksesi tanaman gambir di Desa Bandur Picak dan Gunung Malelo, analisis kemiripan menggunakan program ntsys ver 2.02, dari hasil analisis diperoleh koefisien kemiripan 0.22-0.89. Penelitian eksplorasi merupakan penelitian dasar yang sangat berguna sebagai database dalam kegiatan pemuliaan tanaman. Kata Kunci : Gambir, Karakterisasi, Keragaman, Plasma Nutfah
PENGARUH PENGGUNAAN DOSIS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) DALAM MENGOPTIMALKAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersisum esculentum L) Trisia Wulantika; Yefriwati Yefriwati; Darmansyah Darmansyah
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v7i2.2780

Abstract

Tanaman tomat (Lycopersicum esculentum L) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan dan dikembangkan di Indonesia. Tanaman tomat termasuk tanaman setahun (annual) yang berbentuk perdu atau semak dengan panjang bisa mencapai 2 m. Tanaman tomat berasal dari negara Peru Ekuador, kemudian menyebar keseluruh Amerika terutama yang beriklim tropik sebagai gulma. Pemanfaatan lahan sempit untuk budidaya tanaman tomat bisa dilakukan dengan menggunakan polibag. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan dosis Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) yang efektif dalam mengoptimalkan produksi tanaman tomat. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dan Laboratorium Biologi Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dari bulan Juli sampai Oktober 2020. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), persentase kolonisasi akar mikoriza dan produksi tanaman (berat buah pertanaman).
Pelatihan Budidaya Tanaman Hortikultura untuk Optimalisasi Pekarangan di Nagari Taeh Bukik, Sumatera Barat Nahda Kanara; Ritawati; Sentot Wahono; Trisia Wulantika; Chairunnisak; Rasdanelwati; Darmansyah
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2022): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.8.3.269-275

Abstract

Horticulture plants are fruits, vegetables, flowers and ornamental plants, which are easy to cultivate in home gardens, could reduce household consumption expenditure and offer the good impact for family food security. Therefore, it is necessary to perform community training on horticulture technology by utilizing local resources. The purposes of this community service are to increase public awareness of the home garden’s existence and management, to increase the insight and knowledge of PKK members in horticultural crops cultivation, and to engage PKK members to practice horticulture cultivation in home garden. This community service was located in Taeh Bukik village, Limapuluh Kota Regency, West Sumatra from June‒September 2020. Methods of activities are audience, counseling, training, mentoring, while evaluation method are interview, observation, and survey to the trainees home gardens. This service, is moderately successful by being able to increase public awareness of the importance of the homegarden, increase the insight and knowledge of PKK members on horticulture cultivation, and PKK members were engage to practice horticulture cultivation in their own home garden, which is evidenced by the increase of plant diversity and plants arrangement practice in home gardens.
Pengaruh Perlakuan Skarifikasi dan Perendaman dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren (Arenga pinnata. Merr) Trisia Wulantika; Sentot Wahono
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7005

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) merupakan tanaman dari suku Palmae yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Penelitian “ Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Dan Perendaman Dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren [Arenga pinnata. Merr] “ akan dilakukan di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, selama 4 Bulan (31 Juli- 1 Desember 2022). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Dan Perendaman Dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren [Arenga pinnata. Merr], 2) Perlakuan terbaik untuk pematahan dormansi benih aren. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Perlakuan sebagai berikut : A0 : Kontrol, B : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Bawang Merah , C : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Rebung Bambu, D : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Bonggol Pisang, E : Skarifikasi + Perendaman dengan Air Kelapa Muda . Semua perendaman dilakukan selama 1 Jam dan bahan alami sebagai sumber ZPT Alami diberikan dengan konsentrasi 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan skarifikasi dan perendaman dengan berbagai jenis ZPT Alami belum mampu mematahkan dormansi benih aren
Pengaruh Perlakuan Skarifikasi dan Perendaman dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren (Arenga pinnata. Merr) Trisia Wulantika; Sentot Wahono
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7471

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) merupakan tanaman dari suku Palmae yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Penelitian “ Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Dan Perendaman Dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren [Arenga pinnata. Merr] “ akan dilakukan di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, selama 4 Bulan (31 Juli- 1 Desember 2022). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Pengaruh Perlakuan Skarifikasi Dan Perendaman Dengan Berbagai ZPT Alami Terhadap Pematahan Dormansi Benih Aren [Arenga pinnata. Merr], 2) Perlakuan terbaik untuk pematahan dormansi benih aren. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Perlakuan sebagai berikut : A0 : Kontrol, B : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Bawang Merah , C : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Rebung Bambu, D : Skarifikasi + Perendaman dengan Ekstrak Bonggol Pisang, E : Skarifikasi + Perendaman dengan Air Kelapa Muda . Semua perendaman dilakukan selama 1 Jam dan bahan alami sebagai sumber ZPT Alami diberikan dengan konsentrasi 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan skarifikasi dan perendaman dengan berbagai jenis ZPT Alami belum mampu mematahkan dormansi benih aren.
Enhancing soil and pakcoy (Brassica rapa subsp. Chinensis) nutrient content: investigating the effects of chicken manure compost and bioactivator combinations on various doses Trisia Wulantika; Yun Sondang; Rina Alfina; Ngakumalem Sembiring; Sentot Wahono; Wiwik Hardaningsih; Yefriwati; Ritawati; Febria Fitri
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v20i3.12176

Abstract

Chicken manure compost serves as a valuable source of organic fertilizer. This study aimed to investigate the effects of different combinations of chicken manure compost and bioactivators on soil and plant nutrient content. Additionally, it sought to examine the relationship between fertilizer dosage and soil and plant nutrient levels, as well as determine the optimal treatment combination of chicken manure compost and bioactivator variations at different doses. In this study, the plant used was pakcoy. The study utilized a randomized group design with two factors. The first factor involved different compost types: A1 (chicken manure compost), A2 (chicken manure compost + N21 bioactivator), and A3 (chicken manure compost + local microorganism (MOL) solutions from banana weevil). The second factor encompassed varying doses of organic fertilizer, 5, 10, 15, and 20 tons ha-1, respectively for D1-D4. The findings revealed that composting chicken manure with different bioactivators and doses led to increased soil nutrient levels and noticeable effects on plant nutrient content. However, no interaction was observed among the combined treatments. The treatment combination of chicken manure compost and MOL solutions from banana weevil yielded the highest average plant nutrient content. Applying chicken manure compost with different bioactivators and doses influenced soil nutrient levels.
EKSPLORASI PLASMA NUTFAH KARAMUNTING DARI TIGA KENAGARIAN DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Wulantika, Trisia; Kanara, Nahda; Wahono, Sentot; Ritawati
LUMBUNG Vol. 21 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.958 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i1.492

Abstract

Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) adalah salah satu tumbuhan obat yang sering digunakan oleh masyarakat. Tumbuhan ini termasuk ke dalam famili Myrtaceae dan mempunyai nama internasional Rosemyrle. Secara tradisional, daun tumbuhan ini digunakan untuk mengobati luka, kudis, sakit perut, diare, sakit kepala, mencegah infeksi. Tumbuhan ini juga memiliki nilai tambah yang belum banyak diketahui oleh masyarakat lokal yaitu buahnya mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh serta bisa diolah menjadi makanan olahan. Penelitian eksplorasi plasma nutfah tanaman karamunting dilakukan untuk menemukan keberadaannya di lapangan serta mengetahui karakter morfologi serta tingkat kemiripan aksesi yang ditemukan. Penelitian telah dilakukan dari bulan Juni-September 2021 dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari hasil penelitian ditemukan sebanyak 30 aksesi tanaman karamunting, ditemukan keragaman karakter morfologi yang diukur dengan parameter tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, diamater batang, warna daun, warna batang, bunga dan buah. Analisi menggunakan NTSYS menunjukan 30 aksesi mengelompok menjadi 2 kelompok besar pada koefisien 0,25 dan ada 2 aksesi dengan tingkat kemiripan 100% yaitu ST5 dan ST7
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik KoHeA+MF Terhadap Produksi Benih Padi Junjuang Varietas Unggul Lokal Wulantika, Trisia; Fitri, Febria; Ngakumalem, Ngakumalem; Sondang, Yun; Hardaningsih, Wiwik; Wahono, Sentot; Anty, Khazy
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.4.2.251-258

Abstract

Rice is a strategic food commodity whose production and productivity need to be increased to maintain the nation's food security.Seeds are one of the production inputs that have a significant contribution to the level of productivity.Therefore, various problems related to rice seed production must be addressed immediately. Problems related to fertilization can be solved by the application of organic fertilizer technology KoHeA +MF (organic fertilizer technology of chicken manure with bioactivator MOL banana poultry),this technology is a cost-effective and environmentally friendly technology.The research was conducted on the experimental land of the Payakumbuh State Agricultural Polytechnic, in June - October 2023.The research design was factorial arranged in a Randomized Group Design (RAK) with 3 replications. The first factor is the level of artificial fertilizer, namely A1: 0% NPK, A2: 25% NPK, A3: 50% NPK, A4: 75% NPK, A5: 100% NPK. The second factor is the dose of KoHeA+MF, D1: 0 tons ha-1; D2: 5 tons ha-1; D3: 10 tons ha-1, D4: 15 tons ha-1, D5: 20 tons ha-1 and D6: 25 tons ha-1.The experimental unit consisted of 90 experimental units. Data analysis using STAT program and DNMRT further test at 5% level. The results showed that the overall application of KoHeA+MF organic fertilizer and NPK inorganic fertilizer had a good effect on the growth and production of rice seeds. At the time of generative growth, KoHeA+MF organic fertilizer support the highest increase in the number of tillers at a dose of 10 tons ha-1 KoHeA+MF and 100 kg ha-1NPK
PENGARUH LAMA WAKTU PENGOMPOSAN TERHADAP KANDUNGAN HARA PUPUK ORGANIK KoHeA+MF Sondang, Yun; Fitri, Febria; Wulantika, Trisia; Sembiring, Ngakumalem; Hardaningsih, Wiwik; Wahono, Sentot; Khazyanty, Khazyanty
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4688

Abstract

The quality of organic fertilizer produced from the composting process depends on the basic ingredients used and the length of time for composting. The quality of organic fertilizer that meets the standards will affect soil fertility and plant growth. The aim of this research was to see the effect of the length of composting time on the nutrient content of KoHeA+MF organic fertilizer.. The length of composting time is 7, 14 and 21 days. The parameters observed included pH, C-organic, N-total, P2O5, K2O, Mg-total, Ca-total and CEC. The results obtained at 21 days the content of C-organic, N-total, P2O5 and CEC was higher compared to 7 and 14 days. In general, the length of composting time does not really affect the nutrient content of the KoHeA+MF organic fertilizer produced. At 7 days composting time has met the quality standards of organic fertilizers that can be used to improve soil fertility and increase crop production.
Efektivitas Pemberian Kompos KoheA+MF dan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Benih Jagung Hibrida JH-37 Sondang, Yun; Wulantika , Trisia; Hardaningsih , Wiwik; Fitri , Febria; Wahono , Sentot; Ariliusra , Azzukhruf; Harnas , Hafid
Agroteknika Vol 7 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v7i4.454

Abstract

Jagung adalah sumber karbohidrat penting setelah beras yang dimanfaatkan sebagai sumber pangan, pakan hewan, dan bahan baku industri. Permintaan jagung Indonesia sangat tinggi saat ini, bertambahnya penggunaan bioetanol jagung sebagai bahan bakar alternatif. Upaya peningkatan produksi jagung hibrida dengan penggunaan benih unggul belum optimal, sehingga peneliti berasumsi menerapkan penggunaan pupuk organik KoheA+MF yang dipadukan dengan pupuk anorganik. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas pemberian pupuk organik KoheA+MF dan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi benih jagung JH-37. Penelitian dilakukan di kebun percobaan PT. Agro Zuriat Mandiri, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Indonesia selama 5 bulan dari bulan Juni–Oktober 2024 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan 5 ulangan. Perlakuan jenis pupuk yaitu rekomendasi (R) pupuk anorganik (kontrol), KoheA+MF+3/4 R pupuk anorganik, KoheA+MF+1/2 R pupuk anorganik, KoheA+MF+1/4 R pupuk anorganik, dan KoheA+MF+0 R pupuk anorganik. Penelitian diawali dengan pembuatan kompos KoheA+MF yang diinokulasi dengan bioaktivator MOL bonggol pisang selama 2 minggu. Kompos KoheA+MF 10 ton/ha diberikan 3 hari sebelum tanam, sedangkan pupuk anorganik Urea 300 kg/ha dan NPKS 300 kg diberikan setelah tanam. Pengamatan dilakukan terhadap kandungan hara tanah sebelum dan sesudah diberi KoheA+MF dan pupuk anorganik, pertumbuhan vegetatif tinggi tanaman, jumlah daun, panjang dan lebar daun, komponen hasil panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah baris/tongkol, jumlah biji/baris, bobot 100 biji, hasil pipilan per tanaman, dan produksi pipilan per hektar. Pupuk organik yang dipadukan dengan pupuk anorganik berdampak signifikan terhadap seluruh variabel pengamatan. Perlakuan kombinasi terbaik untuk produksi jagung pipil adalah KoheA+MF+3/4 rekomendasi pupuk anorganik.