Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN TES DAN NORMA KEBUGARAN JASMANI UNTUK ANAK USIA DINI (4-6) TAHUN DI PROVINSI DIY Prastiwi, Bertika Kusuma; Suharjana, Suharjana
Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.39 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i1.2600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model tes kebugaran jasmani untuk anak usia dini (4-6 tahun) yang valid dan reliabel, yang terdiri dari kekuatan otot, ketahanan otot, daya tahan aerobik, dan fleksibilitas. Penelitian ini merupakan research and development dengan pendekatan survei melalui tes pengukuran. Penelitian ini diawali dengan pembuatan draf model, validasi model oleh para ahli. Tahap selanjutnya adalah uji coba skala kecil terhadap 10 siswa dan uji coba skala besar terhadap 20 siswa. Uji coba skala kecil dilakukan di satu Taman Kanak-kanak (TK). Uji skala besar dilaksanakan di dua TK. Uji lapangan utama terhadap 310 siswa yang dilakukan di 15 TK di DIY yang ditetapkan menggunakan cluster sample technique. Validitas menggunakan face validity dan reliabilitas menggunakan test-retest. Teknik pengambilan data tes menggunakan test battery. Teknik analisis data menggunakan uji deskriptif, uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS 16, dan z skor untuk menyamakan satuan. Hasil penelitian dan pengembangan berupa model tes dan norma kebugaran jasmani untuk anak usia dini (4-6 tahun) berupa buku pedoman tes kebugaran jasmani yang telah divalidasi ahli. Validitas tes 0,982 dan reliabilitas tes 0,930 menggunakan taraf signifikan 0,01. Model tes kebugaran jasmani yang disusun dinyatakan layak karena valid dan reliabel. Hasil pengembangan model tes kebugaran jasmani untuk anak usia dini (4-6 tahun) digunakan sebagai pedoman guru PAUD utamanya di TK dalam pemberian nilai dan perkembangan kebugaran jasmani di TK, yakni pada usia 4-6 tahun.Kata kunci: model tes dan norma kebugaran jasmani, anak usia dini (usia 4-6 tahun).
Program Kesehatan Masyarakat Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dan Lingkungan Prastiwi, Bertika Kusuma; Ratimiasih, Yulia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26908

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan memberikan pemahaman, penyadaran terhadap pentingnya kesehatan fisik untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan sebagai usaha preventif dalam kesehatan. Sasaran utama kegiatan ini adalah Warga masyarakat Desa Tlogo dan Watuagung Kabupaten Semarang, dengan dibantu oleh tim mahasiswa KKN UPGRIS. Metode yang digunakan dalam pengabdian PAR (participatory action research). Tahapan dari kegiatan, observasi dan analisis kondisi, memetakan kebutuhan, mencari dan merencanakan pemecahan masalah, pelaksanaan program pemecahan masalah kesehatan fisik dan lingkungan. Materi yang diberikan adalah aktivitas fisik utamnaya senam aerobik untuk meningkatkan kualitas hidup dan pengolahan sampah untuk kesehatan lingkungan, Kegiatan praktek dilakukan dengan cara melaksanakan pengukuran denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas senam aerobik menggunakan stopwacth, mengukur pengetahuan mengenai sampah. Mengukur denyut nadi seblum dan sesudah aktivitas membandingkan antara hasil dengan kategori. Mengukur pengetahuan mengenai beberapa indikator sampah. Hasil dari pengabdian mampu menciptakan penyadaran pentingnya kesehatan fisik untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan dengan pengolahan sampah sebagai usaha preventif kesehatan, dengan tingkat keberhasilan 80 % dilaksanakan untuk diri sendiri dan warga lain. Sosialisasi diharapkan dapat meningkat kepedulian mengenai kualitas hidup dan lingkungan.
Program Kesehatan Masyarakat Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dan Lingkungan Prastiwi, Bertika Kusuma; Ratimiasih, Yulia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26908

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan memberikan pemahaman, penyadaran terhadap pentingnya kesehatan fisik untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan sebagai usaha preventif dalam kesehatan. Sasaran utama kegiatan ini adalah Warga masyarakat Desa Tlogo dan Watuagung Kabupaten Semarang, dengan dibantu oleh tim mahasiswa KKN UPGRIS. Metode yang digunakan dalam pengabdian PAR (participatory action research). Tahapan dari kegiatan, observasi dan analisis kondisi, memetakan kebutuhan, mencari dan merencanakan pemecahan masalah, pelaksanaan program pemecahan masalah kesehatan fisik dan lingkungan. Materi yang diberikan adalah aktivitas fisik utamnaya senam aerobik untuk meningkatkan kualitas hidup dan pengolahan sampah untuk kesehatan lingkungan, Kegiatan praktek dilakukan dengan cara melaksanakan pengukuran denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas senam aerobik menggunakan stopwacth, mengukur pengetahuan mengenai sampah. Mengukur denyut nadi seblum dan sesudah aktivitas membandingkan antara hasil dengan kategori. Mengukur pengetahuan mengenai beberapa indikator sampah. Hasil dari pengabdian mampu menciptakan penyadaran pentingnya kesehatan fisik untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan dengan pengolahan sampah sebagai usaha preventif kesehatan, dengan tingkat keberhasilan 80 % dilaksanakan untuk diri sendiri dan warga lain. Sosialisasi diharapkan dapat meningkat kepedulian mengenai kualitas hidup dan lingkungan.
The Effect Of Using Quizizz And Wordwall Media On Cognitive Learning Outcomes Of Health Materials Naufal Izha Manggalih; Bertika Kusuma Prastiwi; Pandu Kresnapati
STAMINA Vol 9 No 2 (2026): Journal of Stamina Issue 2
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v9i2.1362

Abstract

Conventional instructional methods remain inadequate for delivering health education on sensitive topics such as Sexually Transmitted Diseases (STDs), particularly in vocational high school settings where epidemiological urgency coexists with deep sociocultural barriers that inhibit open classroom discussion. This study compared the effectiveness of Quizizz and Wordwall platforms on the cognitive learning outcomes of grade XI students at SMK Negeri 1 Kersana. A quasi-experimental approach with a non-equivalent pretest-posttest group design was applied, positioning both classes as active experimental groups: Experimental Group I used Quizizz (n=36) and Experimental Group II used Wordwall (n = 33), totaling 69 students selected through purposive sampling during the Ramadan academic period. The 25-item multiple-choice instrument was validated through expert judgment, producing an Aiken's V index of 0.91 and a Cohen's Kappa reliability coefficient of 0.603 (p = 0.003), both confirming strong instrument quality. Data were analyzed using normalized N-gain scores and the Mann-Whitney U non-parametric test. Results showed that the Quizizz group achieved a mean N-Gain of 0.7556 (75.56%), categorized as high effectiveness, while the Wordwall group obtained 0.4968 (49.68%), categorized as moderate. A statistically significant difference was confirmed (p = 0.000), with an effect size coefficient r = 0.503 (large effect), indicating that the performance gap between groups reflects a substantive instructional difference rather than statistical chance. The competitive architecture of Quizizz, particularly its leaderboard system and real-time corrective feedback, produced stronger cognitive gains than the template-based exploration model of Wordwall. Quizizz is recommended as the primary instructional tool for PJOK teachers delivering reproductive health content in vocational settings, especially under conditions that restrict physical activity
The Relationship Between Physical Activity, Sleep Quality, And Physical Fitness Among Ssb Persisac Athletes Wiwit Bintang Permatasari; Maftukin Hudah; Bertika Kusuma Prastiwi
STAMINA Vol 9 No 2 (2026): Journal of Stamina Issue 2
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v9i2.1367

Abstract

Physical fitness is a key component of athletic performance, particularly among soccer players who require endurance, recovery, and optimal physical condition. Previous research has reported inconsistent findings regarding the relationship between physical activity, sleep quality, and physical fitness. Some studies have found significant associations, while others have reported non-significant results. Furthermore, evidence focusing on adolescent soccer players in local soccer schools remains limited, particularly in the Indonesian context. Therefore, this study aimed to examine the relationship between physical activity, sleep quality, and physical fitness, as well as changes in these variables over a two-week observation period among athletes at SSB Persisac Semarang. This study employed a quantitative correlational design with pre-test and post-test measurements involving 25 athletes selected through purposive sampling. Physical activity was assessed using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), and physical fitness was evaluated using the Nusantara Student Fitness Test (TKPN). Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, Spearman’s rank correlation, and the Wilcoxon signed-rank test. Spearman’s correlation was used to determine the relationship between variables, while the Wilcoxon test was used to compare pre-test and post-test measurements. The results showed that physical activity had a weak positive correlation with physical fitness (r = 0.176; p = 0.399), while sleep quality had a weak negative correlation with physical fitness (r = −0.162; p = 0.439), with both relationships being statistically insignificant. The Wilcoxon test revealed significant changes in sleep quality (p = 0.006) and physical fitness (p = 0.001), while physical activity did not undergo a significant change (p = 0.145). These findings suggest that physical activity and sleep quality were not significantly associated with physical fitness among athletes at SSB Persisac Semarang; however, significant changes in sleep quality and physical fitness were observed during the two-week observation period
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DAN WARNA PADA PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP GERAK LOKOMOTOR SISWA Muhammad Rizki Al Karim; Bertika Kusuma Prastiwi; Muh. Isna Nurdin Wibisana
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/0162t591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar dan media warna pada permainan tradisional engklek terhadap gerak lokomotor siswa SDN 01 Lamper Tengah serta mengetahui media yang memberikan pengaruh lebih besar terhadap gerak lokomotor siswa. Penelitian ini memakai pendekatan eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Two Group Design. Sampel penelitian berjumlah 55 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok media gambar (n=28) dan kelompok media warna (n=27). Instrumen yang digunakan adalah Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2). Hasil penelitian memaparkan bahwasanya penggunaan media gambar pada permainan tradisional engklek berpengaruh signifikan terhadap gerak lokomotor siswa (p<0,05). Penggunaan media warna juga berpengaruh signifikan terhadap gerak lokomotor siswa (p<0,05). Temuan tersebut diperkuat oleh hasil uji Mann-Whitney yang menunjukkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,022 (p<0,05), dengan nilai mean rank kelompok media warna lebih tinggi dibandingkan kelompok media gambar. Berdasarkan hasil penelitian bisa disimpulkan bahwasanya pemakaian media gambar dan media warna sama-sama berpengaruh terhadap gerak lokomotor siswa, namun media warna memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan media gambar terhadap gerak lokomotor siswa sekolah dasar.
Pengaruh Permainan Tradisional Gobak Sodor Untuk Meningkatkan Minat Siswa Materi Kebugaran Jasmani Rizka Lisa Firnanda; Bertika Kusuma Prastiwi; Osa Maliki
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.165

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis efektivitas penerapan permainan tradisional Gobak Sodor dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), terutama pada pokok bahasan kebugaran jasmani. Pendekatan yang diterapkan pada studi ini ialah kuantitatif melalui rancangan pre-eksperimental dan menerapkan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 59 siswa kelas VII dan VIII SMPN 12 Semarang yang ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengambilan data dilangsungkan dengan memanfaatkan kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis melalui penerapan statistik deskriptif, pengujian normalitas, serta uji Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan analisis menjabarkan ada peningkatan skor rata-rata minat belajar siswa, dari 35,24 pada pengukuran awal (pretest) menjadi 68,51 setelah diberikan perlakuan (posttest). Selain itu, hasil uji Wilcoxon menghasilkan skor signifikansi yakni sejumlah 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara minat belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan permainan. Maka, bisa disimpulkan permainan tradisional Gobak Sodor terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa terhadap materi kebugaran jasmani pada pembelajaran PJOK.
Analisis IMT Siswa Kelas 8 SMPN 12 Semarang terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Aldo Ferdian Ilham; Bertika Kusuma Prastiwi; Dian Ayu Zahraini; Yulia Ratimiasih
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i2.320

Abstract

Asupan gizi seimbang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta kemampuan belajar siswa di sekolah. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah menghadirkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik dari jenjang dasar hingga menengah agar memperoleh asupan yang memadai selama kegiatan belajar. Penelitian ini di bertujuan untuk memberikan gambaran empiris mengenai kondisi status gizi siswa melalui analisis Indeks Massa Tubuh (IMT) pada siswa kelas 8. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross-sectional untuk menganalisis kondisi gizi siswa kelas 8 SMPN 12 Semarang menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada 271 siswa. Berdasarkan klasifikasi standar WHO, hasil menunjukkan 74,16% siswa berkategori normal, 4,05% kurus, 17,34% gemuk, dan 4,42% obesitas. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukan bahwa program MBG berpotensi menjaga kondisi gizi siswa dan mendukung pembelajaran.  Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain yang lebih komprehensif untuk mengkaji pengaruh program MBG terhadap perubahan status gizi siswa secara lebih mendalam.
Analisis Kebiasaan Senam Anak Indonesia Hebat terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa di SMPN 9 Semarang Manarul Hidayat; Bertika Kusuma Prastiwi; Muh Isna Nurdin Wibisana
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i2.5569

Abstract

Tujuan dari penelitian ini guna menganalisis pengaruh kebiasaan senam anak indonesia hebat terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa di SMP Negeri 9 Semarang. Latar belakang studi ini berangkat dari kekhawatiran menurunnya aktivitas fisik siswa akibat perkembangan teknologi, sehingga sehingga di perlukan intervensi berupa kegiatan senam yang terstruktur. Penelitian yang digunakan pada artikel ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei. Populasi yang digunakan terdiri dari 64 siswa kelas VIII, dan data diperoleh melalui instrumen Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) yang meliputi komponen IMT, fleksibilitas, kekuatan otot, daya tahan, dan kapasitas aerobik. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori kebugaran jasmani “Baik” sebesar 41%, dengan rata-rata nilai kebugaran 2,7. Kegiatan senam yang dilakukan secara rutin sebelum pembelajaran terbukti mampu meningkatkan aspek fisik siswa dan mendukung kesiapan mental dalam belajar. Kesimpulannya, program senam ini efektif dalam membentuk kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.  
ANALISIS IMT SISWA KELAS 7 SMPN 12 SEMARANG TERHADAP PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) Ajeng Putri Atma Dhani; Bertika Kusuma Prastiwi; Dian Ayu Zahraini
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v6i3.361

Abstract

Balanced nutrition plays a crucial role in supporting the growth and development of school-aged children. The government has introduced the Free Nutritious Meal Program (MBG) as an effort to improve students’ nutritional intake, particularly at the elementary and junior high school levels. This study aims to analyze the effect of the MBG program on the nutritional status of seventh-grade students at SMPN 12 Semarang using Body Mass Index (BMI) as the main indicator. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional survey method. Data were collected through measurements of body weight and height from 254 students participating in the MBG program. The measurements were then used to calculate BMI, which was classified based on WHO standards. The findings revealed that 76.38% of students had normal nutritional status, 7.48% were underweight, 13.39% were overweight, and 2.76% were obese. Overall, the results indicate that the Free Nutritious Meal Program (MBG) contributes positively to the students’ nutritional status.
Co-Authors Agus Anis Riyanto Agus Wiyanto Agus Wiyanto Ajeng Putri Atma Dhani Al Kahfi, Muhammad Ilham Aldo Ferdian Ilham Alfianurrohman, Dafa Anhar, Donny Anjasmoro Dwi Putra Aji Ariani, Priscilla Oktavia Avita Dia Ayuningrum Bambang Priyono Billy Saputra Saputra Bintoro, Yudha Dwi Buyung Kusumawardhana Choirul Anwar Chusnul Chotimah Danang Aji Setiawan Dani Slamet Pratama Darmanto, Purno Deni Wahyu Jumawan Dhimas Dwi Prasetyo Dian Ayu Zahraini Difa Arya Saputra Donny Anhar Fahmi Dwi Prastiyo Hadi, Dwi Prastiyo Endri Wiranto Fafa Nurdyansyah Faizi, Khiyar Fajar Ari Widiyatmoko Fajar Ari Widyatmoko Fajar Dwi Widiyatmoko fatkhu, ibnu Fatkhur Rozi Galih Dwi Pradipta Galih Dwi Pradipta Pradipta hanistya moh irwan gurdasena Hendi Imam Fadoli Hendry Bagus Prasetyo Husnul Hadi Ibnu Fatkhu Royana Ibnu Fatkurroyana Ismail Gani Izhatullaili Jumawan, Deni Wahyu Khofifah, Vebriana KRESNAPATI, PANDU Laila Nur Rohmah Luthfie Lufthansa Madia Nur Alisa Madia Nur Alisa Maftukin Hudah Maftukin Hudah Maftukin Hudah, Maftukin Maharani Bachtiar, Dhea Maliki, Ahmad Kafi Manarul Hidayat Muh Isna Nurdin W Muh Isna Nurdin W Muh Isna Nurdin Wibisana Muh. Isna Nurdin Wibisana Muhamad Azwan, Muhamad Muhammad Alimin Muhammad Rizal Muhammad Rizki Al Karim Muhammad Shiddiq At Tamimi Muhammad Zaki Ambari Mulia Dharmika, Bagas Muzaki, Reiza Nur Azis Rohmansyah Nur Zaini Akrom Sofwan Octaviano Risqi Ardian Osa Maliki Pandu Kresnapati, Pandu Pratama, Dani Slamet Priyo Hutomo Pungki Indarto Putra Aji, Anjasmoro Dwi Putro, Baskoro Nugroho Rahayu Ngudi Sari Ratimiasih, Yulia Riyanto Riyanto Rizka Lisa Firnanda Rizki Kurniati Rudi Cahyono Setiyawan Setiyawan Setiyawan Setiyawan Setiyawan Setyarini, Irma Setyawan, Danang Aji Shelina Putri Oktaviyani Shidiq Haryanto Suharjana . Suprapti Suprapti Suwarso Suwarso Syifa Wulan Alfiani Tiara Yuliana TUBAGUS HERLAMBANG, TUBAGUS Utvi Hinda Zahnnisa Vebriana Khofifah Wibisana, Muh Isna Nurdin Widiyatmoko, Fajar Ari Widiyatmoko, Fajar Dwi Wiwit Bintang Permatasari Yulia Ratimiasih