p-Index From 2021 - 2026
13.315
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LAW REFORM Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) Jurnal Panorama Hukum Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Morality :Jurnal Ilmu Hukum CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Meta-Yuridis Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI WAJAH HUKUM Jurnal Ilmu Hukum The Juris Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Gorontalo Law Review Jurnal Ilmiah Hukum DE'JURE: Kajian Ilmiah Hukum Kosmik Hukum Jurnal Hukum Positum Jurnal de jure Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Jurnal Legal Reasoning University Of Bengkulu Law Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Hermeneutika : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Legal Spirit Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Batulis Civil Law Review Jurnal Hukum Saraswati Indo-MathEdu Intellectuals Journal Journal Of Human And Education (JAHE) Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Science and Education Journal Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan NALAR: Journal Of Law and Sharia Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara Referendum Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Verdict: Journal of Law Science Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara Journal of Golden Generation Legal Science Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN VIKTIMOLOGI TERHADAP PEMAKSAAN PERKAWINAN ANAK DIBAWAH UMUR DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN Senjaya, Oci; Rusli Arafat, Muhammad; Taun, Taun; Irawan, Bagus; Zaelany Muttaqin, Ananda; Wibisono, Rayhan; Hayatul Iman, Candra
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4688-4697

Abstract

Pemaksaan perkawinan terhadap anak di bawah umur merupakan kejahatan serius yang mengancam hak-hak asasi manusia dan kesejahteraan anak. Dalam perspektif viktimologi, fenomena ini memperlihatkan pola penindasan dan eksploitasi yang merugikan korban secara fisik, psikologis, dan sosial. Penelitian viktimologi menyoroti dampak traumatik yang dialami oleh korban, termasuk gangguan mental, kerusakan emosional, dan penurunan kesejahteraan psikososial. Anak yang menjadi korban pemaksaan perkawinan mengalami ketidaksetaraan kekuasaan yang ekstrem, kehilangan kontrol atas kehidupan mereka, serta kekerasan fisik dan seksual yang merusak. Perspektif viktimologi juga menyoroti faktor-faktor risiko yang mempengaruhi rentaninya anak terhadap pemaksaan perkawinan, seperti ketidakadilan sosial, kemiskinan, dan kurangnya pendidikan. Upaya penanggulangan pemaksaan perkawinan anak melalui pendekatan viktimologi mencakup pemberian perlindungan bagi korban, rehabilitasi psikososial, serta pencegahan melalui pendidikan dan kesadaran masyarakat. Perlu adanya kerjasama lintas sektor antara pemerintah, lembaga perlindungan anak, masyarakat sipil, dan lembaga internasional untuk mengatasi akar masalah dan memberikan perlindungan yang efektif bagi anak-anak yang rentan terhadap pemaksaan perkawinan. Dengan demikian, pemahaman terhadap fenomena ini dari sudut pandang viktimologi menjadi penting dalam upaya melindungi hak-hak dan kesejahteraan anak di bawah umur.
Analisis Kriminologis terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Tabanan Nomor 14/Pid.Sus/2014/PN.Tbn) Paramahan, Marchello Gabriel; Taun, Taun
Verdict: Journal of Law Science Vol. 4 No. 1 (2025): Verdict: Journal of Law Science
Publisher : CV WAHANA PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59011/vjlaws.4.1.2025.23-35

Abstract

This study aims to analyze the legal considerations of the judges in the Tabanan District Court Decision No. 14/Pid.Sus/2014/PN.Tbn regarding children as perpetrators of theft, as well as to examine the criminological factors that underlie the child’s criminal behavior and its relevance to the imposed criminal sanctions. The research applies a normative legal method using statutory, case, and conceptual approaches. The findings indicate that the panel of judges accurately applied the elements of aggravated theft and complied with juvenile justice procedures, including the use of social investigation reports, legal assistance, and parental involvement. However, substantively, the decision has not fully reflected the principles of restorative justice and the best interests of the child as mandated by the Juvenile Criminal Justice System Law (UU SPPA). From a criminological perspective, the child’s action was influenced by inadequate parental supervision, negative peer influence, economic pressures, psychological immaturity, and situational opportunities to commit the crime. These factors demonstrate that the child’s behavior is situational and should be addressed through rehabilitative rather than punitive imprisonment measures. Therefore, this study emphasizes the need to optimize the implementation of restorative justice in juvenile cases to ensure the achievement of protection and rehabilitation objectives.
Analisis Yuridis terhadap Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Pelecehan Seksual Berbasis Al (Deepfake Pornografi) di Media Sosial : Studi Kasus Mahasiswa Universitas Udayana Bali Anggi Lia Liswati; Taun Taun
Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara Vol. 2 No. 6 (2025): November: Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hukum.v2i6.742

Abstract

The advancement of Artificial Intelligence (AI) technology has generated significant benefits while simultaneously creating new opportunities for cyber-based sexual offenses, particularly through deepfake technology, which enables the manipulation of a person's face into pornographic content without consent. This study examines criminal liability for perpetrators of AI-based sexual harassment and legal protection for victims in deepfake pornography cases, focusing on a case involving a student at Udayana University, Bali. This research employs a normative legal method by analyzing primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings indicate that although Indonesian law does not yet explicitly regulate deepfake technology, perpetrators can still be prosecuted under the Electronic Information and Transactions Law, Pornography Law, Sexual Violence Law, and the new Criminal Code. Criminal intent is established through the deliberate manipulation, creation, and dissemination of non- consensual sexual content. Furthermore, victims are entitled to legal protection, including psychological recovery, privacy rights, restitution, and content removal. This study highlights the urgency of developing specific regulations addressing AI-related sexual crimes, enhancing forensic digital capabilities, and strengthening victim-centered protection mechanisms. The research contributes to the legal discourse on emerging digital crimes and emphasizes the need for adaptive legal frameworks in the AI era.  
PENYULUHAN TERHADAP KOPERASI UNTUK BERKEMBANG DI ERA DIGITAL PADA MASA PANDEMI DI KABUPATEN KARAWANG Apriani, Rani; Avionita, Venni; Taun, Taun; Arafat, M.Rusli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1991-1999

Abstract

Koperasi dipertimbangkan sebagai unsur yang paling fundamental untuk ekonomi Indonesia. Sebagaimana termaktub pada Pasal 33 UUD 1945 disebutkan bahwasannya “Perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha. bersama berdasarkan asas kekeluargaan”. Berdasarkan pada uraian penjelasan UUD 1945 ini dijelaskan bahwa badan usaha yang sejalan dengan pasar ini disebut dengan istilah Koperasi, dengan demikian koperasi ini dianggap sebagai bagian yang paling fundamental untuk perekonomian Negara dan sebagai unsur terpenting di dalam keberlangsungan ekonomi Negara Indonesia. Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terkena imbas dari Pandemi covid-19, seperti yang kita ketahui saat ini Kabupaten Karawang merupakan kota indistri, banyak tersebar pabrik yang didirikan dan beroprasi di Karawang. Koperasi dan UMKM yang berada di Kabupaten Karawangpun harus bertahan terhadap efek Pandemi covid 19. Maka diperlukan inovasi agar dapat berkembang salah satunya melalui digitalisasi. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan memanfaatkan sistem aplikasi zoom dan lapangan yang berbentuk kegiatan webinar, isi dari webinar tersebut adalah membahas mengenai Penyuluhan Terhadap Koperasi Untuk Berkembang Di Era Digital Pada Masa Pandemi Di Kabupaten Karawang. Digitalisasi koperasi memiliki tujuan untuk memberikan kemudahan, kecepatan pelayanan, kenyamanan, dan keamanan saat melakukan transaksi dengan koperasi. Maka dari itu, Lembaga koperasi manual harus segera menjadi koperasi digital.
Diskriminasi Sosial dan Marginalisasi Ekonomi sebagai Korelaktor Kejahatan: Studi Etnografi pada Komunitas Urban Poor di Jakarta, Surabaya, dan Medan Taun, Taun; Giffari, Muhammad Naufal
Verdict: Journal of Law Science Vol. 4 No. 2 (2025): Verdict: Journal of Law Science
Publisher : CV WAHANA PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59011/vjlaws.4.2.2025.102-114

Abstract

This study examines the complex relationship between social discrimination and economic marginalization as underlying drivers of criminal behavior among urban poor communities in Jakarta, Surabaya, and Medan. Utilizing a critical ethnographic methodology, the research explores how structural inequalities—rooted in institutional exclusion and persistent stigmatization—shape individual adaptation strategies that often result in involvement with criminal activities. Data were collected through in-depth interviews, participant observation over twelve months, and comprehensive analysis of police records and relevant policy documents. Evidence gathered from fieldwork demonstrates that restricted access to formal employment and essential public services perpetuates material deprivation, while cultural stigmatization reinforces negative social stereotypes and marginalizes urban poor further from opportunities for meaningful participation. Anchored in strain theory (Merton, 1938), conflict criminology, and frameworks of social exclusion, this study finds that criminality functions as a rational, adaptive response to survival challenges presented by systemic exclusion. The findings also highlight disparities in the criminal justice process, including over-policing, limited access to legal representation, and disproportionate punitive outcomes for poor individuals. By integrating empirical data and theoretical perspectives, the research argues for a reconceptualization of urban criminality as a social and structural phenomenon rather than individual pathology. Policy implications suggest a need for distributive justice reforms and inclusive social development programs to break the cyclical ties between discrimination, marginalization, and crime within Indonesian urban contexts. This study contributes to the field of criminology by providing grounded, context-specific analysis relevant for future intervention and policymaking.
Studi Kriminologis tentang Pengaruh Trauma Masa Kecil terhadap Pembentukan Kepribadian Psikopat Purba, Audia Nerevalina; Taun
Journal of Golden Generation Legal Science Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026 : Journal of Golden Generation Legal Science
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggls.v2i1.67

Abstract

Trauma masa kanak-kanak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan perilaku antisosial dan kepribadian psikopat di masa dewasa. Kajian ini menelaah keterkaitan antara pengalaman traumatis awal seperti kekerasan, pengabaian, dan pelecehan dengan kecenderungan melakukan tindakan kriminal melalui lensa teori kriminologi modern, termasuk General Strain Theory (Agnew), teori temperamen (DeLisi & Vaughn), serta hasil penelitian tentang psikopati dan regulasi diri. Trauma berperan sebagai faktor “strain” yang memicu disfungsi emosional, gangguan empati, dan lemahnya kontrol impuls, yang bila tidak dimoderasi oleh ketahanan psikologis atau dukungan lingkungan, dapat berkembang menjadi pola perilaku kriminal dan sifat psikopat. Dengan demikian, pendekatan kriminologis kontemporer menekankan pentingnya intervensi dini yang berfokus pada pemulihan trauma dan penguatan kemampuan regulasi diri guna mencegah siklus kekerasan dan kejahatan yang berulang.
Analisis Kriminologis terhadap Gangguan Kepribadian Antisosial pada Pelaku Tindak Pidana Safira, Liviana Agitha; Taun
Journal of Golden Generation Legal Science Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026 : Journal of Golden Generation Legal Science
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggls.v2i1.68

Abstract

Penanganan pelaku tindak pidana dengan Gangguan Kepribadian Antisosial (GKAS) menghadapi kesenjangan antara pemahaman klinis dan kerangka hukum pidana. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik kriminologis, faktor pembentuk, dan evaluasi pertanggungjawaban pidana pelaku GKAS. Melalui pendekatan kualitatif studi kasus ganda dengan analisis putusan pengadilan dan literatur terkait, hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama. Pertama, karakteristik kriminologis menunjukkan pola perilaku impulsif dengan signature behavior devaluasi korban. Kedua, faktor kriminogen meliputi lingkungan sosial patologis dan pembelajaran melalui asosiasi diferensial. Ketiga, evaluasi hukum menunjukkan ketidakefektifan pemidanaan konvensional sehingga diperlukan model terintegrasi antara pembatasan dan rehabilitasi. Simpulan penelitian merekomendasikan pengembangan asesmen forensik komprehensif dan peningkatan kapasitas rehabilitasi di LAPAS untuk penanganan pelaku GKAS yang lebih efektif.
Analisis Kriminologi terhadap Bullying di Pesantren Al-Azhar Janapria, Lombok Tengah Baiti, Khafidah Nur; Taun
Journal of Golden Generation Legal Science Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026 : Journal of Golden Generation Legal Science
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggls.v2i1.69

Abstract

The phenomenon of bullying in educational settings involving children and adolescents is increasingly worrying because it has serious physical and psychological impacts on victims. This study aims to analyze the criminological perspective on children as perpetrators of bullying and to identify the criminogenic factors that influence this behavior. The method used is normative legal research with a case study approach and a conceptual approach, utilizing secondary data from legal literature, journals, and bullying cases at the Al-Azhar Janapria Islamic Boarding School in Central Lombok. The results indicate that bullying behavior can be explained through strain theory, differential association theory, social control theory, and labeling theory. Bullying is influenced by faulty social learning processes, weak social control, and the application of negative labels. Criminogenic factors include the social environment, the individual, peers, and the family. Prevention efforts need to be carried out comprehensively through synergy between families, schools, and the community to create a safe and violence-free educational environment.
KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME SEBAGAI PENYEBAB DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA Taun; Dea Aulia Rahmawati Putri; Dinda Khaerunisa; Jelita Islahani Rehita; Rafi Miftahul Awali; Muhammad Farrel Aryo Rafasya
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8ww3hq34

Abstract

Indonesia unik karena budaya, suku, agama, bahasa, dan adat istiadatnya yang beragam. Namun, individu-individu yang tidak bertanggung jawab yang berpotensi memecah belah atau menghancurkan bangsa Indonesia akhir-akhir ini membuat persatuan dan kesatuan Indonesia kian luntur. Korupsi, kolusi, dan nepotisme adalah praktik yang dapat merusak Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian literatur untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengaruh KKN terhadap kerusakan bangsa Indonesia. Ketimpangan ekonomi yang signifikan, kesenjangan sosial, dan konflik dipicu oleh korupsi. Monopoli dan praktik bisnis tidak adil dihasilkan dari konspirasi antara pengusaha lokal dan pejabat pemerintah, yang mengganggu perekonomian. Karena ketidakpuasan atas keistimewaan yang diberikan kepada individu tertentu berdasarkan hubungan keluarga atau kedekatan pribadi, nepotisme sering kali memicu konflik internal dalam organisasi pemerintah dan masyarakat. Tindakan KKN berdampak buruk bagi semua pihak dan memperburuk perbedaan pendapatan antara orang kaya dan miskin. KKN dapat menyebabkan perbedaan ini semakin diperlebar karena uang didistribusikan secara tidak sehat dan tanpa mengikuti aturan ekonomi yang tepat.
Analisis Yuridis Terhadap Alat Bukti Digital dalam Kasus Penganiayaan Mario Dandy Early Dewati Putri; Taun Taun
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 3 No. 4 (2026): Januari-Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jkhkp.v3i2.1970

Abstract

The absence of clear and unified rules governing digital evidence within Indonesia's general criminal procedural framework creates considerable legal ambiguity, particularly when digital materials are used to prove conventional criminal offenses under the Penal Code. This study aims to examine the legal position of digital evidence in Indonesia's criminal proof system and to analyze its application in the Mario Dandy assault case using a normative legal research approach. The findings reveal a fragmented regulatory landscape. KUHAP under Law Number 8 of 1981 does not explicitly recognize digital evidence in Article 184 paragraph (1). This normative gap is addressed by UU ITE under Law Number 11 of 2008, which through Article 5 paragraphs (1) and (2) recognizes electronic information and documents as admissible evidence. Constitutional Court Decision Number 20/PUU-XIV/2016 further established that digital evidence must be lawfully obtained during law enforcement proceedings. This framework was subsequently strengthened by the New Criminal Procedure Code under Law Number 20 of 2025, which formally incorporates electronic evidence as a recognized proof category. In the Mario Dandy assault case, digital evidence consisting of video recordings, CCTV footage, and digital communication records was examined through forensic procedures conforming to SNI ISO/IEC 17025-2017 standards. This evidence satisfied both the formal and substantive requirements under UU ITE and proved decisive in establishing the elements of premeditated aggravated assault under Article 355 paragraph (1) in conjunction with Article 55 paragraph (1) of the Criminal Code.
Co-Authors Abdillah, Muhammad Fahmi Achmad Juneadi Adela Pitri Yani Dewi Agustina, Elvira Agustinus Purnomo Hadi Ahmad Syafikri Alkarni Amelia, Septi Amir, Salma Najla Ananda Nugraha Anggi Kania Putri Anggi Lia Liswati Angreani Triana Annisa Chaerani Arafat, M.Rusli Arafat, Muhammad Rusli Ardiansyah, Acep Kiki Arif Sofiyan Berlianto Arjun Dwi Prasetya Aryo Fadlian Athiatus Salam Audia Nerevalina Purba Audia Nervalina Purba Azhar, Putri Aulia Azra, Alia Aida Bagus Irawan Baiti, Khafidah Nur Berlianti , Shinta Nur Izza Bibra, Arlia Nuravenia Bramantyo Dwi Wicaksono Camelia , Khafifatul Chaesara, Meishin Dona Cinta , Nazhwaa Oktavionan Cinta , Nazwa Oktavionan Dania Pramesywari Daniarsi Ayu Ramdani Daniel Hasiholan Marpaung Daniel Sianturi Daud Munasto Dea Aulia Rahmawati Putri Dea Aulia Rahmawati Putri Debby Khoirunisa Defiani , Ashilla Syifa Dewina Mutiara Sholihat Diana Lehitu, Danila Chris Dinda Khaerunisa Dinda Khaerunisa Divanny Elisabeth Oktavia Panjaitan Dwi Sri Rahmawati Dzulkarnain, Jamil Early Dewati Putri Elgi Hikmat Syah Elisabeth Panjaitan Erlangga Bagus Setiyawan Erlina Novianti, Erlina Evan Katana Fadhil Sadam Rusbal Fadhilah, Meita Fahma, Vella Novira Fakhri Rizki Zaenudin Fareed Mohd Hassan Farhan Fauzie Achmad Fatihah , Diniatul Syifa Fatimah Azzahra Fauzia , Fasya Firda Zahrah Firmansyah, Alfi Fitra Akbar Fitrianna, Wiwit Tasya Giffari, Muhammad Naufal Gusweni, Annisa Ayu Dewi Halimatussa’diyah , Nadiyah Hambali Hambali Hana Faridah Hayatul Iman, Candra Hepi Theresa Sinaga Herdiyanto , Dedi Hikmah, Rizkatul Ilham Rahman Prayogo Imam Budi Santoso Imam Budi Santoso Iman, Chandra Hayatul Imanudin Affandi Indra Yudha Koswara Indriyan, Aizka Revalina Inna Anbar Ramadhanti Irma Dwiyanti Jamil, Thoriq Alfi Jelita Islahani Rehita Jelita Islahani Rehita Kania Esfandiari Fauziah Ali Karina, Karina Luana Pramesti Kartika, Nia Amelia Khafidah Nur Baiti Khafifatul Camelia Khoirunnisa Komala Sari Kusuma, Rizki Dwi Liviana Agitha Safira M Tanto Mulyana M. Farhan Alfarizi Nur Rois M.Rusli Arafat M.Rusli Arafat Majiyatun Nisa Manurung, Theodora Melvine Sinta Mardani, Rajespri Saflahinas Margalena, Dina Mas Arya Trisulton Nurfachrullah Maulana Hakim Nurudin Maulida Fathia Azhar Maura Viranti Maura Viranti A.Syira Adam Ma’mun, Shaummadini Putri Meishin Dona Chaesara Muhamad Radjhu Khan Saputra Muhammad Andriansyah, Muhammad Muhammad Fahmi Abdillah Muhammad Farrel Aryo Rafasya Muhammad Farrel Aryo Rafasya Mutiara Mega Putri Utami Nabela Fitriani Utamawati Nabila Rachmadanti Nadia Faza Salsabila Naili Sa’adah Nathania , Syahla Nathania, Khafifatul Camelia Nathania, Syahla Naufal Faris, Radhin Nazhwaa Oktavionan Cinta Neyla Rida Shakira Nur Azza Morlin Iwanti NUR LAILA Oktavairuz, Rafly Pamungkas Satya Putra Paramahan, Marchello Gabriel Pasaribu, Audry Salsabila Prabuningrat, Sitaresmi Pradipta Larasati Pradipta Larasati Annisa Aulia Hapsari Purba, Audia Nerevalina Puti Priyana Putri Meutia Khairani Qiaro Tamyiz Radhin Naufal Faris Rafi Miftahul Awali Rafi Miftahul Awali Rahman Rain Victoria Rain Victoria Lumban Batu Rajespri Saflahinas Mardani Ramdani, Daniarsi Ayu Rani Apriani Rayhan, Akmal Restu Anggara Ridwan, Ridwan Riehza Faizal Ramdhani Robiatul Adawiyah Adhiza Desvieny Priyadi Rohma, Silvia Aidha Rohman , Roni Saepul Romarito, Maulana Rusli Arafat, Muhammad Safira, Liviana Agitha Salma Najla Amir Salma, Maula Salsabila , Salwa Salwa Aulia Lestari Santoso, Imam Budi Sari, Noer Nilam Sayidina , Imtiyaaz Anantasyah Senjaya, Oci Sholihat, Dewina Mutiara Sihotang, Oktaviano Mangaraja Sitaresmi Prabuningrat Siti Fathonah Siti Fatimah Siti Khodijah Suri , Kartika Syachnazz Natasya Goeslow Syaharani Putri Ubaidillah Syahla Nathania Syaira Ananda Crisnandi Syaputri , Nadiyah Rika Syifa Miftahuljannah Tamyiz, Qiaro Thessa Lonians Marghareta Tentua Thoriq Alfi Jamil Venni Avionita Vinne Tri Rahim Safavi Wahyu Diningrum Wahyu Donri Tinambunan Wibisono, Rayhan Wicaksono, Bramantyo Dwi Wiwit Tasya Fitrianna Yaumil Khairani Zaelany Muttaqin, Ananda Zaman, Akbari Amarul