Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Manajemen Kecelakaan di Area Kerja Pembelajaran Praktik melalui Pelatihan K-3 bagi Guru di SMK Sore Tulungagung Yoto, Yoto; Nurhadi, Didik; Suyetno, Agus; Mawangi, Puteri Ardista Nursisda; Effendi, Muhammad Idris; Maula, Putrinda Inayatul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2880

Abstract

Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu intervensi strategis untuk meningkatkan kompetensi guru produktif dalam mengelola lingkungan praktik yang aman dan sesuai standar industri di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak pelatihan K3 bagi guru di SMK Sore Tulungagung, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan mitra dengan kombinasi teori dan praktik melalui ceramah, diskusi kasus, dan simulasi penggunaan alat pelindung diri (APD) serta alat pemadam api ringan (APAR). Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam aspek manajemen keselamatan kerja. Keberhasilan pelatihan juga didukung oleh kolaborasi aktif antara tim pengabdian, pihak sekolah, dan pemangku kepentingan lain. Program ini selaras dengan teori manajemen keselamatan, pedagogi vokasional, dan regulasi Permenaker No. 5 Tahun 2018. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan K3 yang terstruktur dan kontekstual efektif dalam membentuk budaya keselamatan di lingkungan pendidikan vokasi. Diharapkan program ini dapat direplikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan guru dan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Pengembangan sumber belajar mekatronika dan robotika untuk menyiapkan kompetensi pemrograman otomasi industri Marsono, Marsono; Suyetno, Agus
Jurnal Taman Vokasi Vol 12 No 1 (2024): Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v12i1.17600

Abstract

Robotika merupakan perkembangan teknologi revolusi industri 4.0, dimana semua data dan pekerjaan telah terintegrasi dengan sistem digitalisasi dan otomatisasi menggunakan perangkat robotik. Matakuliah Mekatronika dan Robotika bertujuan untuk menyiapkan kompetensi dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Sehingga dibutuhkan bahan ajar untuk mempelajari ilmu serta kompetensi tentang robotika. Bahan ajar robotika ini dikembangkan dengan model pengembangan Borg&Gall yang telah dimodifikasi menjadi 7 tahapan, yaitu: (1) Studi pendahuluan; (2) Desain produk; (3) Uji coba kecil; (4) Revisi; (5) Uji coba Besar; (6) Revisi; dan (7) Produk Akhir. Berdasarkan hasil validasi media, validasi materi, uji coba kecil dan uji coba besar disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan sangat baik dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran Matakuliah Mekatronika dan Robotika.
Penerapan Teknologi Perontok Debu Karpet Tempat Ibadah di Masjid Wilayah Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, Kab Malang Yoto Yoto; Didik Nurhadi; Agus Suyetno; Putri Ardista Nursisda Mawangi; Muhammad Idris Effendi; Putrinda Inayatul Maula
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7221

Abstract

Carpet cleanliness in mosques remains a crucial issue at Mosque, Wonokerso Village, Pakisaji District, due to limited equipment and ineffective manual cleaning methods that pose health risks to volunteers. To address this, the community service team from Universitas Negeri Malang developed and implemented an appropriate technology-based carpet dust remover with a beater and vacuum system. The program involved problem identification, tool design and testing, user training, and performance evaluation. Function tests showed that the machine could clean up to 642.6 m² of carpet per hour, significantly more efficient than traditional methods. This initiative enhanced worship comfort, community participation, and partner self-reliance in managing mosque hygiene. The results highlight the importance of simple, applicable technological innovations to meet specific local needs and support sustainable cleanliness of religious facilities.
Inovasi Teknologi Shredding Machine sebagai Solusi Pengolahan Limbah Kotoran Kambing Menjadi Pupuk Organik di Desa Bangoan, Kabupaten Tulungagung Yoto Yoto; Tuwoso Tuwoso; Marsono Marsono; Agus Suyetno; Muhammad Idris Effendi
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8616

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan limbah kotoran kambing yang menumpuk di lingkungan peternak Desa Bangoan, Kabupaten Tulungagung. Melimpahnya limbah hingga ±17 kg/hari tidak dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, tim pengabdian merancang dan menerapkan Shredding Machine sebagai teknologi tepat guna untuk mempercepat proses pencacahan limbah menjadi bahan baku pupuk organik. Metode pelaksanaan meliputi pembuatan dan uji kinerja mesin, sosialisasi, pelatihan operasional, pelatihan pembuatan pupuk organik, serta pendampingan pengemasan dan pemasaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mesin memiliki kapasitas hingga 1.756 kg/jam pada putaran tinggi dan mampu menggiling 5 kg limbah dalam 10–22 detik. Pelatihan meningkatkan keterampilan peternak dalam mengoperasikan mesin, mengolah pupuk, serta mengemas dan memasarkan produk. Program ini berdampak signifikan dalam meningkatkan kebersihan lingkungan, kapasitas produksi pupuk organik, serta membuka peluang rintisan usaha bagi peternak. Dengan demikian, inovasi teknologi ini efektif dalam mendukung ekonomi sirkular dan pemberdayaan masyarakat desa.
Development of a Goat Manure Shredding Machine as an Appropriate Technology for Organic Fertilizer Production Yoto Yoto; Didik Nurhadi; Marsono Marsono; Agus Suyetno; Muhammad Idris Effendi; Putrinda Inayatul Maula
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 3 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 3 July 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i3.7222

Abstract

This study aimed to develop and test an appropriate technology in the form of a goat manure shredding machine to enhance organic fertilizer production and improve waste management efficiency. The research adopted a 4-D development model comprising Define, Design, Develop, and Disseminate stages. Initial problem analysis was conducted through field observations and farmer interviews. Based on these findings, a prototype shredding machine was designed and fabricated using a 7 HP gasoline engine with adjustable rotation speeds. The machine was then tested in both workshop and field environments. Fifteen local farmers participated in the field implementation, which included technical training and composting trials. The performance test showed that the machine could process 10 kg of goat manure in 5.23 minutes at low speed and 2.12 minutes at high speed, resulting in a maximum shredding capacity of 283.02 kg/hour. The shredded manure accelerated the composting process, producing mature organic fertilizer within 21–28 days. The final compost exhibited optimal physical characteristics, including dark color, neutral odor, and balanced moisture content. Additionally, farmers reported increased skills, reduced labor burden, and growing interest in commercializing the compost product. In conclusion, the developed shredding machine proved effective in addressing manure waste challenges, enhancing composting efficiency, and supporting sustainable agricultural practices in rural areas. The technology has strong potential for replication and integration into broader circular agriculture systems.