Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pendapatan Alat Tangkap Purse Seine Di Pangkalan Pendaratan Ikan (Ppi) Inengo Kabupaten Bone Bolango Lis M. Yapanto; Citra Panigoro; Fitriyanti Makasau
International Journal on Economics, Finance and Sustainable Development (IJEFSD) Vol. 3 No. 1 (2021): JANUARY
Publisher : Research Parks Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31149/ijefsd.v3i1.1211

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu, mengetahui pendapatan alat tangkap purse seine di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Inengo Desa Huangobotu Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus - Desember 2020. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Data yang dikumpulkan dalam penelitian yakni berupa data primer dan data sekunder. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis pengeluaran usaha, pendapatan usaha dan keuntungan usaha setalah itu dideskripsikan secara kualitatif dan kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kapal purse seine berada alam kondisi layak secara ekonomi dan memiliki keuntungan yang cukup maksimal, selain itu hasil tangkapan kapal purse seine di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Inengo jenis ikan pelagis. Nilai produksi hasil tangkapan di dominasi oleh ukuran pukat cincin (purse seine) ukuran kapal 32 GT dengan jumlah Rp. 1,013,650,000.00/tahun, ukuran 28 GT Rp 1,073,500,000.00/tahun, ukuran 23 GT Rp 995,495,000.00/tahun, dan ukuran 20 GT Rp 986,700,000.00/tahun. Pendapatan nelayan pemilik untuk usaha kapal manggung jaya memiliki pendapatan bersih sebanyak Rp 162,118,400.00,- selanjutnya kapal senter max memiliki pendapatan sebesar Rp 157,815,560.00,- kapal burung laut memiliki jumlah Rp 80,802,050.00,- dan kapal sinar mega mas pendapatannya sebesar Rp 176,551,200.00. Rata-rata pendapatan pemilik purse-seine di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Inengo di Kabupaten Bone Bolango yaitu Rp 144,321,802.50.
Dinamika Populasi Ikan Layang (Decapterus macrosoma, Bleeker 1851) di Perairan Teluk Tomini Gorontalo Winia Ekaristi Gulo; Arfiani Rizki Paramata; Citra Panigoro
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8609

Abstract

Ikan layang (Decapterus macrosoma) merupakan ikan pelagis kecil yang memiliki nilai ekonomis penting dan banyak ditangkap di perairan Teluk Tomini, khususnya wilayah Gorontalo. Kajian tentang kelompok umur dan parameter mortalitas diperlukan karena tingginya aktivitas penangkapan dapat mempengaruhi kondisi stok sumberdaya ikan. Riset ini bertujuan menganalisis dinamika populasi ikan layang (Decapterus macrosoma) di perairan Teluk Tomini Gorontalo berdasarkan kelompok umur dan parameter mortalitas. Pengambilan data dilaksanakan pada Februari-Maret 2026 dengan jumlah sampel 800 ekor ikan melalui pengukuran panjang dan berat. Analisis menggunakan distribusi frekuensi panjang metode Bhattacharya dan length converted catch curve dengan FiSAT II. Hasil riset ini menunjukkan adanya dua kelompok umur yang didominasi ikan fase muda. Nilai mortalitas penangkapan yang tinggi dibandingkan nilai mortalitas alami menunjukkan tingginya tekanan penangkapan terhadap sumber daya ikan layang. Selain itu, nilai laju eksploitasi mengindikasikan bahwa pemanfaatan ikan layang telah berada pada kondisi overfishing. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan penangkapan yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian stok ikan di perairan Teluk Tomini
Keanekaragaman Jenis Ikan di Ekosistem Padang Lamun Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo Sitti Nursinar; Sri Fahriani Gusasi; Citra Panigoro
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2024): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2024 - Januari 2025)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v3i2.94

Abstract

This study aims to determine the types of fish that have been identified, the value of species composition, diversity index, uniformity index, and dominance index in the seagrass ecosystem of Kayubulan Village, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency. This research was conducted from December 2021 to January 2022. This study was conducted with 4 sampling times consisting of 3 stations, each station consisting of 3 transects using drift gill net fishing gear with a net length of 17 m, a net height of 1 m, a mesh size of 2.5 inches, and also measuring seawater quality parameters which were carried out directly at the research site shortly before fish sampling. The results showed that 229 fish individuals consisting of 48 species and 21 families were found. Acanthurus auranticavus has the highest composition of 27.51%. The diversity index value (H') was 3.0203, indicating high diversity. The uniformity index (E) was 0.7802, indicating stable uniformity. Aquatic environmental conditions, such as temperature, pH, and salinity support the survival of fish in the area.
Karakteristik Mutu Organoleptik dan Kimiawi Produk Kacang Telur Substitusi Tepung Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) Rahmat Taufik; Rahim Husain; Citra Panigoro; Shindy Hamidah Manteu
The NIKe Journal VOLUME 14 ISSUE 1 | MARCH 2026
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v14i1.26799

Abstract

Pemanfaatan ikan kembung banyak dilakukan oleh masyarakat karena ikan ini mengandung omega-3 dan omega-6 yang bermanfaat untuk mencegah penyakit serta meningkatkan kecerdasan otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan dan kimia produk kacang telur yang disubstitusi tepung ikan kembung. Analisis penelitian ini yaitu organoleptik hedonik dan proksimat (kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan kadar karbohidrat). Hasil penelitian produk kacang telur subtitusi tepung ikan kembung memiliki nilai organoleptik yaitu kenampakan 7,20 – 7,28, warna 7,24 – 7,36, rasa 6.36 – 7,64, aroma 6,28 – 7,28, dan tekstur 7,12 – 7,20. Nilai proksimat yaitu kadar protein 8,99% - 11,09%, kadar air 1,93 – 2,17%, kadar lemak 15,42 – 28,75%, kadar abu 0,93 – 1,98% dan kadar karbohidrat 56,97 – 71,03%. Formulasi terbaik berdasarkan nilai organoleptik yaitu subtitusi tepung ikan kembung 25g.
Analisis Kerapatan jenis dan Tutupan Lamun di Perairan Teluk Tomini Desa Torosiaje Laut Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Moh Fadli Idrus; Alfi Sahri Baruadi; Citra Panigoro; Olpin Umar
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 3 | SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i3.35631

Abstract

Pemanfaatan ekosistem lamun menunjukkan bahwa profesi sebagai nelayan merupakan profesi yang diwariskan turun temurun sehingga adanya ketergantungan antara jasa ekosistem lamun dan aktivitas sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ekologi serta jenis biota yang bernilai ekonomi dari hasil tangkapan. Penelitian ini dilaksanaan pada bulan Juli sampai September 2024 bertempat di Desa Torosiaje Laut Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel lamun dengan metode line transect dengan menggunakan kuadran berukuran 50 x 50 cm dengan jarak antar kuadran lainnya 5 m. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kerapatan dan persen tutupan lamun. Berdasarkan hasil penelitian jenis lamun yang ditemukan di perairan Desa Torosiaje Laut sebanyak empat jenis yaitu jenis lamun Cymodocea rotundata, Halodule uninervis, Thalasia hemprichi, Enhalus acoroides. Kerapatan jenis lamun tertinggi di perairan Desa Torosiaje Laut ialah Enhalus acoroides dengan nilai kerapatan 16.66 ind/m2, sedangkan jenis lamun Halodule uninervis memiliki nilai kerapatan lamun terendah dengan nilai 1,33 ind/m2. Persen tutupan lamun di perairan Desa Torosiaje Laut dalam kategori miskin.