p-Index From 2021 - 2026
5.216
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bulletin of Scientific Contribution : Geology Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Record and Library Journal Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Wilayah dan Lingkungan Warta IHP (Warta Industri Hasil Pertanian) Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Jurnal Belantara Buletin Sumber Daya Geologi KABILAH : Journal of Social Community Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Jurnal Geologi Kelautan: Media Hasil Penelitian Geologi Kelautan Journal of Local Government Issues SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Inobis: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia Timorese Journal of Public Health Journal of Sustainable Tourism Research Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema Journal Evaluation in Education (JEE) International Journal of Science and Society (IJSOC) Toba: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Geominerba Mamangan Social Science Journal Aceh International Journal of Science and Technology Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Journal of Geosciences and Applied Geology BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Scientific Contributions Oil and Gas
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Lahan Sawah sebagai Daya Tarik Wisata di Desa Segaran Karawang Budiman, Christian Julianto; Pamungkas, Kasno; Endyana, Cipta
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i1.11362

Abstract

Desa Segaran di Kabupaten Karawang memiliki potensi lahan sawah produktif seluas lebih dari 300 hektar yang terintegrasi dengan Kawasan Percandian Batujaya yang bersejarah. Namun, pemanfaatan lahan sawah sebagai daya tarik wisata belum dikembangkan secara optimal, sementara penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada pengembangan agrowisata di daerah lain tanpa menyentuh potensi integrasi dengan warisan budaya. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan lahan sawah sebagai daya tarik wisata di Desa Segaran yang terintegrasi dengan kawasan percandian. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali secara mendalam persepsi dan pengalaman para pemangku kepentingan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 12 informan yang mewakili unsur pentahelix, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi agrowisata Desa Segaran didukung oleh lanskap sawah yang asri, kedekatan dengan wilayah metropolitan, serta masyarakat yang telah terbiasa dengan pariwisata. Namun, pengembangan terkendala oleh keterbatasan infrastruktur, fasilitas pendukung, kapasitas sumber daya manusia, dan promosi. Berdasarkan analisis SWOT, dirumuskan empat strategi utama yang diintegrasikan ke dalam peta jalan empat fase: penguatan kapasitas komunitas, pengembangan produk dasar, ekspansi pasar, dan konsolidasi berkelanjutan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada pendekatan kualitatif yang tidak dapat digeneralisasi dan belum dikajinya aspek kelayakan ekonomi. Penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif atau campuran direkomendasikan untuk menguji efektivitas strategi yang dirumuskan.
Assessing Educational Tourism’s Capacity to Support Sustainable Principles via the ELT Framework: A Systematic Review Eldo Delamontano; Cipta Endyana; Yunus Winoto; Evi Novianti
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 4 (2025): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i4.1883

Abstract

Purpose of the study: This Systematic Literature Review (SLR) analyzes research trends in Educational Tourism (2019–2024) by applying Kolb’s Experiential Learning Theory (ELT) framework. The study specifically investigates how the Educational Tourism approach supports the principles of Sustainable Tourism and its positioning in addressing the complex issue of Climate Change. Methodology: The research employed an SLR supported by bibliometric analysis and thematic synthesis of 447 Scopus-indexed articles. The ELT framework (comprising Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, and Active Experimentation) was used as a conceptual lens to test the balance of thematic focus across the literature. Main Findings: The analysis revealed a systemic imbalance within the literature. While the Abstract Conceptualization and Concrete Experience stages show strong documentation, the Reflective Observation is the most minimally discussed theme (65.55%). This gap indicates that current research tends to bypass the critical evaluation process, thus failing to methodologically validate the internal mechanism required to link direct experience to lasting sustainable behavior. This methodological weakness hinders the sector's ability to effectively tackle complex, large-scale issues like Climate Change and Environmental Protection. Novelty/Originality of this study: This study contributes by being the first to systematically apply the ELT framework to diagnose the thematic maturity of Educational Tourism, explicitly identifying Reflective Observation as the most critical theoretical and methodological gap.
Penggunaan Konten Visual Media Sosial dan Keputusan Kunjungan Wisatawan: Tinjauan Sistematis Review Zahra, Izzatun; Endyana, Cipta; Pamungkas, Kasno; Nugraha, Awaludin
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 8 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.2026v8i2.2511

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara wisatawan mencari informasi dan mengambil keputusan perjalanan, dengan konten visual menjadi elemen kunci dalam komunikasi destinasi. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis literatur akademik periode 2015-2025 mengenai peran konten visual di media sosial dalam membentuk niat dan keputusan kunjungan wisatawan. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis kerangka PRISMA, sebanyak 296 artikel dari basis data Scopus diseleksi, hingga diperoleh 27 artikel jurnal peer-reviewed berstatus open access untuk dianalisis mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa foto, video, travel vlog, dan user-generated content berfungsi sebagai stimulus utama yang memengaruhi respons kognitif dan afektif wisatawan melalui pembentukan citra destinasi, ekspektasi pengalaman, dan persepsi awal serta memengaruhi niat kunjungan wisatawan. Publikasi meningkat signifikan pasca-2020, meskipun penelitian masih terfragmentasi dari sisi platform dan pendekatan teoretis.
TURNING RIVERS INTO LIVING LABORATORIES: ACTION-BASED EDUCATIONAL TOURISM TO ENHANCE YOUTH ECOLOGICAL STEWARDSHIP Delamontano, Eldo; Endyana, Cipta; Winoto, Yunus; Novianti, Evi
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10, Nomor 1, February 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i1.48224

Abstract

This study examines the influence of action-based educational tourism on bridging the "knowledge-action gap" within environmental education. The research aims to evaluate how motivation, awareness, knowledge, and active participation through the "SatuBumi River Cleanup" program shape the pro-environmental behavior (PEB) of high school and university students. Using a quantitative-explanatory method with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), data were collected from 206 respondents via purposive sampling. The results reveal that environmental motivation (beta = 0.403) and active participation (beta = 0.279) are the primary drivers of sustainable behavioral change, while environmental knowledge showed no statistical significance (beta = 0.021). The novelty of this research lies in the integration of Richards’ 3S storytelling framework with physical waste mitigation, transforming polluted river ecosystems into "living laboratories" for socio-ecological transformation. This study challenges the traditional information-delivery paradigm by demonstrating that emotional resonance and physical agency are more effective than theoretical instruction. The implication for educational science suggests a shift toward experiential, narrative-driven pedagogy to foster genuine ecological stewardship. By providing empirical evidence of how immersive environments catalyze behavioral shifts, this research contributes to the broader development of science in educational methodology, advocating for the institutionalization of action-based learning to achieve long-term sustainability goals.
Developing Environmental Numeracy Materials through Problem-Based Learning and Contextual Mathematics for Young Learners Delamontano, Eldo; Endyana, Cipta; Winoto, Yunus; Novianti, Evi
Mimbar Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v12i3.89170

Abstract

This study develops and examines an educational material that integrates mathematics learning with environmental awareness, titled Mathematics in Action: Counting Waste, Saving the Earth. Designed for learners aged 8 to 12, the material connects core arithmetic concepts such as addition, multiplication, and estimation with real-world environmental issues, particularly waste management. Using authentic local data from the Citarum River in West Java as a contextual anchor, students engage in mathematical activities that encourage reflection on personal consumption habits and the long-term ecological impact of daily behavior. Employing a descriptive qualitative design that combines a systematic literature review and semi-structured interviews with mathematics teachers, the study synthesizes key perspectives from Environmental Education, Contextual Mathematics, and Problem-Based Learning. The findings indicate that embedding mathematics within environmental contexts enhances student engagement, critical thinking, and emotional connection to sustainability issues. Furthermore, the material aligns with Sustainable Development Goal 12 (Responsible Consumption and Production), offering a practical and values-driven model for integrating ecological literacy into elementary mathematics curricula. This research contributes to the broader discourse on interdisciplinary education and demonstrates how foundational math skills can foster environmental responsibility from an early age.
Strategi pengembangan Desa Banjarasi menjadi destinasi wisata berkelanjutan Sutrisno, Eko Yuli; Endyana, Cipta; Hadian, Mohamad Sapari Dwi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i22025p303-316

Abstract

Development strategy for Banjarasi Village as a sustainable tourism destination This research was conducted in Banjarasri Village, Kalibawang, Kulon Progo, Special Region of Yogyakarta. The background of this study is that Banjarasri Village has not yet become a popular tourist destination, even though several surrounding villages have already gained recognition as attractive tourist destinations. The purpose of this study is to identify the strategic position of Banjarasri Village and recommend strategies for developing it into a sustainable tourism destination. The research method employed is descriptive qualitative. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings indicate that Banjarasri Village has the potential to become a sustainable tourism destination. The recommended strategies for development are maximizing the village’s strengths by building tourism facilities and infrastructure, creating scenic viewing spots, developing heritage and educational tourism packages, projecting the merti dusun tradition as a cultural tourism attraction, and promoting the village’s tourism potential. The second strategy is minimizing weaknesses to seize opportunities, such as developing glamour camping (glamping), establishing traditional village-style eateries, and forming a tourism awareness group. The third strategy is utilizing strengths to address threats, including campaigning that Banjarasri’s attractions are located in a safe zone from Mount Merapi’s disaster risk, improving attraction quality, and implementing product differentiation. The fourth strategy is reducing weaknesses to prevent threats by providing affordable and easily accessible accommodation, offering dining options that meet tourists’ preferences, and conducting education and training programs in the tourism sector. Penelitian ini dilakukan di Desa Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah Desa Banjarasri belum menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan padahal beberapa desa yang berada di sekitarnya saat ini telah menjadi destinasi wisata yang digemari wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui posisi strategis Desa Banjarasri dan rekomendasi strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan Desa Banjarasri menjadi destinasi wisata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitiannya adalah Desa Banjarasri memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata berkelanjutan. Saran rumusan strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan Desa Banjarasri adalah memaksimalkan kekuatan Desa Banjarasri dengan membangun sarana dan prasarana wisata, membangun spot untuk menikmati pemandangan, membuat paket wisata heritage dan pendidikan, memproyeksikan kegiatan merti dusun menjadi daya tarik wisata budaya, dan melakukan promosi daya tarik wisata Desa Banjarasri. Strategi yang kedua adalah mengurangi kelemahan untuk meraih peluang yang dapat dilakukan dengan membangun glamour camping (glamping), membangun tempat makan khas pedesaan, dan membentuk kelompok sadar wisata. Strategi yang ketiga adalah memanfaatkan kekuatan untuk menghadapi ancaman, yaitu dengan mengkampanyekan bahwa daya tarik Desa Banjarasri berada di zona aman bencana Gunung Merapi, meningkatkan kualitas daya tarik, dan melakukan diferensiasi produk. Strategi yang keempat adalah mengurangi kelemahan untuk mencegah ancaman dengan menyediakan akomodasi penginapan yang terjangkau dan mudah dipesan, menyediakan tempat makan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan wisatawan, dan mengadakan program Pendidikan dan pelatihan bidang pariwisata.
Strategi Pengembangan Lahan Sawah sebagai Daya Tarik Wisata di Desa Segaran Karawang Budiman, Christian Julianto; Pamungkas, Kasno; Endyana, Cipta
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i1.11362

Abstract

Desa Segaran di Kabupaten Karawang memiliki potensi lahan sawah produktif seluas lebih dari 300 hektar yang terintegrasi dengan Kawasan Percandian Batujaya yang bersejarah. Namun, pemanfaatan lahan sawah sebagai daya tarik wisata belum dikembangkan secara optimal, sementara penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada pengembangan agrowisata di daerah lain tanpa menyentuh potensi integrasi dengan warisan budaya. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan lahan sawah sebagai daya tarik wisata di Desa Segaran yang terintegrasi dengan kawasan percandian. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali secara mendalam persepsi dan pengalaman para pemangku kepentingan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 12 informan yang mewakili unsur pentahelix, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi agrowisata Desa Segaran didukung oleh lanskap sawah yang asri, kedekatan dengan wilayah metropolitan, serta masyarakat yang telah terbiasa dengan pariwisata. Namun, pengembangan terkendala oleh keterbatasan infrastruktur, fasilitas pendukung, kapasitas sumber daya manusia, dan promosi. Berdasarkan analisis SWOT, dirumuskan empat strategi utama yang diintegrasikan ke dalam peta jalan empat fase: penguatan kapasitas komunitas, pengembangan produk dasar, ekspansi pasar, dan konsolidasi berkelanjutan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada pendekatan kualitatif yang tidak dapat digeneralisasi dan belum dikajinya aspek kelayakan ekonomi. Penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif atau campuran direkomendasikan untuk menguji efektivitas strategi yang dirumuskan.
Assessing Educational Tourism’s Capacity to Support Sustainable Principles via the ELT Framework: A Systematic Review Delamontano, Eldo; Endyana, Cipta; Winoto, Yunus; Novianti, Evi
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 4 (2025): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i4.1883

Abstract

Purpose of the study: This Systematic Literature Review (SLR) analyzes research trends in Educational Tourism (2019–2024) by applying Kolb’s Experiential Learning Theory (ELT) framework. The study specifically investigates how the Educational Tourism approach supports the principles of Sustainable Tourism and its positioning in addressing the complex issue of Climate Change. Methodology: The research employed an SLR supported by bibliometric analysis and thematic synthesis of 447 Scopus-indexed articles. The ELT framework (comprising Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, and Active Experimentation) was used as a conceptual lens to test the balance of thematic focus across the literature. Main Findings: The analysis revealed a systemic imbalance within the literature. While the Abstract Conceptualization and Concrete Experience stages show strong documentation, the Reflective Observation is the most minimally discussed theme (65.55%). This gap indicates that current research tends to bypass the critical evaluation process, thus failing to methodologically validate the internal mechanism required to link direct experience to lasting sustainable behavior. This methodological weakness hinders the sector's ability to effectively tackle complex, large-scale issues like Climate Change and Environmental Protection. Novelty/Originality of this study: This study contributes by being the first to systematically apply the ELT framework to diagnose the thematic maturity of Educational Tourism, explicitly identifying Reflective Observation as the most critical theoretical and methodological gap.
Co-Authors Achmad Rizal Agus Didit Haryanto Agustina Eka Putri Ahmad Fudholi Ajeng Ramadhita Larasati Ajeng Ramadhita Larasati Akhmad Kusuma Wardhana Alamsyah, Irpan Alexander Muhammad Akbar Alexander Muhammad Akbar Khan Aly Rasyid Andis Priswantoro Anggoro Tri Mursito Annisa, Sekar Dinda Aping Firman Juliansyah Ar-rouf, Ferdian Budi Asep Mulyana Asep Yusuf Awaludin Nugraha Baitulloh, Taqiy Gusdi Boy Macklin Pareira Prawiranegara Budiman, Christian Julianto Dadang Suganda Delamontano, Eldo Denny Lumban Raja Dicky Muslim Eldo Delamontano Eldo Delamontano Elnovani Lusiana Emi Sukiyah Emma Rochima Evi Novianti Evi Novianti Evi Novianti Fauzan, Aldo Febri Hirnawan Febri Hirnawan Fiverno, David Feby Hafidhah Nurul Haq Hanny Hafiar Harahap, Ulfah Azzahra Hartifiany Praisra Hendarmawan Hendarmawan, . Hendrawan Hendrawan Hendrawan Hendrawan Jauhari, Regitha Johanes Hutabarat Kasno Pamungkas Kholidil Amin Laksmana, Tb.Adinda Larasati, Ajeng Ramadhita Lumongga, Az Zahra M. Liga Suryadana Mega Fatimah Rosana Mohamad Sapari Hadian Mudiyati Rahmatunnisa Muhammad, Azwar Satrya Mulan, Kencan Nana Sulaksana Nugraha, Katon Sena Ajie Nurida Maulidia Rahma Praisra, Hartifiany Prastowo , Ari Agung Priswantoro, Andis Andis Putra, Adhika Graha Irianto Putra, Rieza Rachmat Putraarta Samodro R. Hendro S. Arlianto Rachmat, Heryadi Rahmatika Desiana Rianto, Yan Rika Wulandari Sambodo, Tri Hananto Sentosa*, Millati Amalia Sutrisno, Eko Yuli Tri Mursito, Anggoro Anggoro Ulfah Azzahra Harahap Undang Mardiana Ute Lies Siti Khadijah Wandani, Diki Wulung, Shandra Rama Panji Yan Rianto Yunus Winoto Zahra, Izzatun