Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

DESCRIPTION OF DEVELOPMENT CHILDREN AGE 24 – 59 MONTH Tabah, Hikmah Mesti; Widiasih, Restuning; Ermiati, Ermiati
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 5, No 4 (2022): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v5i4.12289

Abstract

Screening development for children is important to detected any developmental problem in children. Early detection in children development would provide early intervention if Wanaraja there are development problem. Therefore the aims of this study is to assess the development of children age 24 - 59 months This research was descriptive quantitative research, The sample in this study were 56 children age 24 – 59 month. The study was conducted in village, Karangpawitan sub-district, Garut city. The samples were choosen using consecutive sampling technique, and the data were collected with visit the posyandu.the Instrumen of this study was Kuisioner Pra-Skrining Perkembangan (Pre-Screening Development questionnare). The results showed that 60.7% of children development is normal, 30.4% doubting, and 8.9% have developmental problem. The conclusion, there are children in doubting and development problem category and need special attention. Recommendation, health workers is expected to provide further nursing intervention to children and parents especially for children with development problem. 
THE EFFECTIVENESS OF COUNTER PRESSURE/DEEP BACK MASSAGE IN REDUCING PAIN LEVELS IN PARTICULAR WOMEN Ermiati, Ermiati; Nusaibah, Niken; Aulia, Santi; Cahyani, Gita; Rahmawati, Yuli; Dwi, Yasmina; Handayani, Nathasa; Nabilla, Salsabila; Srimurni, Nita Ayu
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 6, No 4 (2023): Journal of Maternity Care Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v6i4.12276

Abstract

During labor, myometrial contractions can be painful. Labor pain is an unpleasant process and can increase uncoordinated uterine activity and prolong the labor process thereby endangering the life of the fetus and mother. Non-pharmacological efforts to reduce pain can use counter pressure/deep back massage techniques by placing pressure on the back pain area or sacrum. This study aims to determine the effectiveness of counter pressure/deep back massage in reducing pain levels in mothers giving birth based on literature analysis. The method used is a narrative review through searches from the PubMed, Garuda and Science Direct databases. Review articles using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA) method with 4 stages, namely identification, screening, feasibility, and acceptable results. The search results identified 579 articles, then they were screened and 32 articles were found, then at the feasibility stage 7 articles were found and it was decided that these 7 articles could be accepted. The results of the article review found that counter pressure massage and deep back massage can stimulate the body to release endorphins which act as pain relievers and provide a relaxing condition for the mother, thereby increasing circulation in the genital area and improving cervical elasticity. In conclusion, counter pressure massage and deep back massage are effective in reducing the pain level of women giving birth during the first active phase. Counter pressure massage is considered more effective than deep back massage.
Peningkatan rerata kadar Hb pada ibu hamil yang patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe Ermiati, Ermiati; Koeryaman, Mira Trisyani; Setyawati, Anita
MEDISAINS Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v15i2.1647

Abstract

Latar belakang: Angka anemia pada ibu hamil masih tinggi di Indonesia termasuk di Puskesmas DTP Jatinangor. Hal ini disebabkan masih banyak ibu hamil yang tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe sehingga angka anemia pada ibu hamil tetap tinggi. Perlu media untuk mengingatkan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe setiap hari sehingga ibu hamil teratur dan patuh mengkonsumsi tablet Fe. Tujuan: Mengetahui peningkatan rerata kadar Hb pada ibu hamil yang patuh dalam mengkomsumsi tablet Fe setelah diberikan SMS Reminder. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperiment Design dengan menggunakan rancangan Pre Test and Post Test Kontrol Group. Kelompok intervensi di berikan SMS Reminder selama 30 hari, kelompok kontrol diberikan pendidikan kesehatan dengan menggunkan leaflet. Sampel pada penelitian ini 40 orang yang di bagi dalam 2 kelompok dengan masing-masing 20 orang untuk kelompok kontrol dan intervensi. Penilaian tingkat kepatuhan menggunakan lembar self report. Kadar Hb dilakukan pemeriksaan sebelum dan setelah intervensi. Analisis data kepatuhan menggunakan Chi Square dan kadar Hb dengan t test. Hasil: Setelah diberi SMS Reminder pada kelompok intervensi, yang patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 17 orang (85%), sedangkan pada kelompok kontrol yang patuh hanya 4 orang (20%). Sebelum diberikan SMS Reminder pada kelompok intervensi, rerata Hb 10,290 gr/dl, pada kelompok kontrol rerata Hb 10,105 gr/dl. Setelah SMS Reminder pada kelompok intervensi rerata Hb 11,165 gr/dl, pada kelompok kontrol rerata Hb 10,200 gr/dl. Kesimpulan: Terdapat perbedaan kepatuhan yang signifikan antara kelompok kontrol dan intervensi (p value 0,000). Terdapat perbedaan rerata Hb pada kelompok intervensi (p value=0,006) dan tidak terdapat perbedaan rerata Hb pada kelompok control (p value=0,654). Petugas kesehatan dapat menggunakan SMS Reminder untuk meningkatkan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dan rerata kadar Hb pada ibu hamil sehingga dapat menurunkan kejadian anemia pada ibu hamil.
Adaptasi gejala perimenopause dan pemenuhan kebutuhan seksual wanita usia 50-60 tahun Koeryaman, Mira Trisyani; Ermiati, Ermiati
MEDISAINS Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i1.2411

Abstract

Latar Belakang: Perubahan fisik dan psikologis akibat perubahan hormonal pada masa perimenopause dapat menyebabkan ketidaknyamananTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penanganan gejala perimenopause termasuk pemenuhan kebutuhan seksual pada wanita usia 50-60 tahun.Metode: Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, sampel berjumlah 246 responden dengan pengelompokan sampel berdasarkan seksual aktif (n= 74) dan seksual tidak aktif (n=172). Penelitian dilakukan di di wilayah Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung. Pengumpulan data melalui kuesioner terdiri 21 item tentang pemenuhan kebutuhan seksual dan 29 item menggali adaptasi perubahan gejala fisik dan psikologis masa perimenopause.Hasil: Hasil penelitian menunjukan sebagian besar wanita tidak terpenuhi pada aspek kebutuhan seksualnya, meliputi aspek gairah/minat seksual (82,43%), perangsangan arousal (66,21%), orgasme (75,67%) serta 56,75% mengalami disparenia. Data lainnya menunjukan bahwa sebagian besar para wanita usia 50-60 tahun dalam penanganan gejala perimenopause dalam kategori kurang baik, meliputi pengaturan nutrisi (58,14%), pengaturan aktivitas olahraga (65,69%), pengaturan aktivitas seksual (52,32%), pengaturan stress dan emosi (65,69%), pengaturan istirahat (50,58%), pengaturan pencarian informasi dan pelayanan kesehatan (58,72%).Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian gambaran pengelolaan tanda dan gejala menopause para wanita masa perimenopause masih perlu penanganan yang tepat untuk mengurangi dampak komplikasi pada masa yang akan datang. Melalui program intervensi pengelolaan tanda dan gejala perimenopause diharapkan kualitas hidup wanita masa menopause meningkat.
Perilaku ibu postpartum saat pelaksanaan rawat gabung di rumah sakit bersalin Muhammadiyah Cirebon Setyawati, Anita; Maryati, Ida; Ermiati, Ermiati
MEDISAINS Vol 14, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v14i1.1043

Abstract

Latar belakang: Rawat gabung sudah digunakan oleh beberapa rumah sakit di Indonesia sebagai upaya mendukung ibu postpartum untuk merawat bayinya sedini mungkin. Adanya perilaku ibu (pengetahuan, sikap, dan tindakan) yang belum baik saat pelaksanaan rawat gabung di ruang perawatan RSB Muhammadiyah Cirebon menjadi fenomena dalam penelitian ini. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perilaku ibu postpartum saat pelaksanaan rawat gabung di ruang perawatan. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 39 ibu postpartum dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil :Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ibu postpartum rendah dalam pengetahuan, tidak mendukung dalam sikap, dan kurang dalam tindakan saat pelaksanaan rawat gabung di ruang perawatan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan perlu adanya kerja sama antara perawat dan rumah sakit untuk memperkenalkan sejak dini tentang pelaksanaan rawat gabung pada ibu postpartum. Kata kunci : Ibu postpartum, pengetahuan, perilaku, rawat gabung, sikap, tindakan
Hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswa profesi keperawatan terhadap pelaksanaan rawat gabung Setyawati, Anita; Koeryaman, Mira Trisyani; Ermiati, Ermiati
MEDISAINS Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v15i2.1646

Abstract

Latar belakang: Aktivitas merawat bayi baru lahir dapat menimbulkan banyak rasa cemas bagi ibu. Dukungan dari perawat terhadap usaha ibu untuk merawat bayinya pada hari-hari pertama dapat menjadi faktor penting untuk keberhasilan ibu melakukan perawatan bayi kedepannya. Hasil observasi di tempat praktik profesi keperawatan menunjukkan bahwa mahasiswa belum dapat menunjukkan perilaku yang baik terhadap pelaksanaan rawat gabung. Tujuan: Mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan sikap mahasiswa profesi keperawatan terhadap pelaksanaan rawat gabung. Metode:Rancangan penelitian yang digunakan adalah desain analisis korelasi bivariat. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa profesi keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan XXXII. Jumlah sampel yang digunakan adalah 112 responden dengan consecutive sampling technique. Pengumpulan data dilakukan dengan meminta responden mengisi kuesioner tentang pelaksanaan rawat gabung. Analisis data yang digunakan untuk menguji hubungan pada penelitian ini adalah uji Chi-square. Hasil: Pada sikap mendukung dengan pengetahuan baik sebesar 75,6% sedikit lebih kecil daripada sikap mendukung dengan pengetahuan kurang sebesar 76,5%. Pada sikap tidak mendukung dengan pengetahuan baik sebesar 24,4% sedikit lebih besar daripada sikap tidak mendukung dengan pengetahuan kurang sebesar 23,5%. Hasil penelitian menunjukkan p value Chi-square=0,925 dan OR=0,955. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap mahasiswa profesi keperawatan terhadap pelaksanaan rawat gabung.
Effectiveness of Self-Care Teaching Media for Pregnant Women and Pregnant Women with Hypertension Rachmawati, Irma; Yanti Hermayanti; Ermiati, Ermiati
Jurnal Kesehatan Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v15i3.4665

Abstract

Complications that occur during pregnancy are one of the causes of high maternal mortality, but these complications can be treated and prevented. Proper care before giving birth and adequate antenatal care can be supported by the presence of teaching media for pregnant women, including pregnant women with hypertension. Teaching media is effective in improving knowledge and self-care skills and helping understand pregnant women and pregnant women with hypertension. The small number of study articles on teaching media for self-care for pregnant women and pregnant women with hypertension made researchers interested in conducting a literature review on this topic. This study aims to determine the effectiveness of teaching media for self-care for pregnant women and pregnant women with hypertension. This research method is a literature review with a narrative review design. A comprehensive literature search was conducted using electronic databases, namely Pubmed, CINAHL, and Google Scholar. The author obtained 24 articles that were based on the research objectives. The results of the study, the teaching media used in self-care for pregnant women and pregnant women with hypertension are educational modules, power points, booklets, videos, animated videos, pamphlets, m-Health technology, mobile applications, social networks such as WhatsApp, Telegram, and Instagram. In conclusion, self-care teaching media can improve self-care in pregnant women, including pregnant women with hypertension because the teaching media is adjusted to the needs of pregnant women, the material is for self-care, the language is easy to understand, and the media used is interesting.
The Effect of the Ratio of Mocaf and Soybean Flour with Addition of Glucomannan on Physical, Chemical and Sensory Properties of Gluten-Free Wet Noodles Violalita , Fidela; Yanti, Henny Fitri; Evawati, Evawati; Roza, Irwan; Ermiati, Ermiati; Fahmy, Khandra; Yuswilara, Yuswilara; Saputra, Afdal
Agroteknika Vol 7 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v7i4.446

Abstract

The primary ingredient used to make noodles is typically wheat flour. However, not everyone can consume wheat flour. Gluten-free noodles are suitable for individuals who avoid gluten, particularly those with celiac disease and autism. Some ingredients used to make gluten-free noodles include mocaf, soybeans, and glucomannan. This study aims to determine the characteristics and optimal formulation of gluten-free wet noodles made from mocaf, soybean, and glucomannan flour. This research method uses a Completely Randomized Design (CRD) factorial with two factors and three replications. The first factor is the ratio of mocaf flour to soybean flour, consisting of 3 levels: 80:20 (A1), 75:25 (A2), and 70:30 (A3). Another factor is the addition of glucomannan flour, consisting of 3 levels: 2% (B1), 5% (B2), and 8% (B3). The analysis performed on these wet noodles includes physical, chemical, and sensory evaluations. The comes about of the study appeared that noodles with the ratio of mocaf flour to soybean flour 75:25 and the addition of 2% glucomannan flour (A2B1) is the best treatment based on the highest elasticity with elasticity 73.3%, water absorption, 89.3%, swelling index 271%, cooking loss 8.78%, water content 36.8%, protein 6.44%, ash 1.89%, fat 0.74%, carbohydrate 50.4%, sensory test results appearance 3.76 (somewhat like), color 3.72 (somewhat like), aroma 3.2 (neutral), texture 3.36 (neutral), and taste 3.36.
Gambaran Determinan Terjadinya Stunting pada Balita di Desa Cikahuripan dan Karangpapak Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Shalahuddin, Iwan; Alfairuz, Faiz Zahran; Ermiati, Ermiati
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i3.18354

Abstract

ABSTRACT Stunting is a condition in which children experience growth and development failure due to malnutrition. The causes of stunting include lack of nutritional intake for toddlers, low access to nutritious food, low birth weight, infectious diseases, exclusive breastfeeding, complementary foods, and poor food diversity. Cikahuripan and Karangpapak villages are one of the villages with the highest stunting rate in Cisolok District, Sukabumi Regency. The purpose of this study is to see the picture of the determinants of stunting factors in toddlers in Cikahuripan Village and Karangpapak, Cisolok District, Sukabumi Regency. Quantitative descriptive research with research respondents as many as 110 mothers who have stunting toddlers in Cikahuripan and Karangpapak Villages. The 4 factors that affect the incidence of stunting, that are the mother's occupation, maternal education, family income, and the history of the toddler's diet. Factors such as maternal occupation, maternal education, family income and dietary history dominate the incidence of stunting in toddlers in these locations. Keywords: Nutritional Status, Stunting, Toddler. ABSTRAK Stunting merupakan kondisi di mana anak mengalami kegagalan pertumbuhan dan perkembangan karena kekurangan gizi. Penyebab terjadinya stunting diantaranya kurangnya asupan gizi balita, rendahnya akses terhadap makanan bergizi, berat badan lahir rendah, penyakit infeksi, ASI eksklusif, MP-ASI, dan buruknya keragaman pangan. Desa Cikahuripan dan Karangpapak merupakan salah satu desa yang memiliki angka stunting tertinggi di Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran determinan faktor terjadinya stunting pada balita di Desa Cikahuripan dan Karangpapak Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan responden penelitian sebanyak 110 ibu yang memiliki balita stunting di Desa Cikahuripan dan Karangpapak. Dari 10 faktor determinan yang diteliti terdapat 4 faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di Desa Cikahuripan dan Karangpapak. 4 faktor tersebut yaitu pekerjaan ibu, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, dan riwayat pola makan balita. Faktor-faktor seperti pekerjaan ibu, pendidikan ibu, pendapatan keluarga dan riwayat pola makan mendominasi kejadian stunting pada balita di lokasi tersebut. Kata Kunci: Balita, Status Gizi, Stunting.
Physical Activities That Influence Pregnant Women’s Well-Being: Literature Review Ermiati, Ermiati; Mamuroh, Lilis; Srimurni, Nita Ayu
Journal of Nursing Care Vol 8, No 1 (2025): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v8i1.61370

Abstract

Pregnancy and childbirth are physiological processes that influence maternal mortality and morbidity risk factors. Proper mental and physical preparation is essential to prevent pathological conditions that may affect pregnant women. One effective intervention is engaging in physical activity, which positively impacts both the mother and fetus. This literature review aims to examine the relationship between physical activity and the health of pregnant women in physical, psychological, socio-economic, cultural, and environmental aspects. This study employs a literature review methodology using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and MetaAnalyses) approach. Article selection was conducted using the PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome) framework, with keywords such as “pregnant women,” “physical activity,” “sports,” “benefits,” and “exercise” in Indonesian and English. The literature search was performed using Sage Journals, Scopus, and Google Scholar for articles published between 2019 and 2024 also free full-text. A total of six relevant studies were selected based on inclusion and exclusion criteria. The findings indicate that physical activity offers significant benefits for pregnant women and fetuses, particularly in improving their quality of life both physically and mentally. Pregnant women in rural areas tend to be more physically active than those in urban areas, and light exercises such as walking or yoga help reduce the body’s burden, enhance sleep quality, alleviate stress, and prevent pregnancy complications. Further longitudinal research and education are necessary to understand the long-term effects of physical activity on pregnant women and to raise awareness of its benefits, especially in urban areas.Keywords: Maternal well-being, Pregnancy, Physical activity
Co-Authors Abdul Muis Hasibuan Adawiyah, Nabilah Al Afifah, Anisa Nur Agus Wahyudi Aini, Ayyida Alfairuz, Faiz Zahran Anita Setyawati Ardianti, Aulia Sabriska Aulia, Santi Azizatunnisa, Auliyah Zahra Cahyani, Gita Cahyani, Regina Chairunnisa, Kenny Chatarina Umbul Wahyuni Daiatul, Rifqii Dwi, Yasmina Ermiati, Lilis Mamuroh Etika Emaliyawati Evawati Evawati Fitria, Dini Handayani, Nathasa Harun, Hasniatisari Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediani I. N. Rachmawati Ida Maryati Indah Mutia Indriyanti, Deviana Irwan Roza Iwan Shalahuddin Kamila, Shafa Amanda Tasya Khalam, Sadarul Khandra Fahmy Kundaryanti, Rini L. Sabri Laili Rahayuwati Lestari, Resti Dharma Lilis Mamuroh Maruf, Irma Rachmawati Mira Trisyani Mira Trisyani Koeryaman Muhammad Rusydi Nabilla, Salsabila Napisah, Pipih Natasha, Windy Nur Oktavia Hidayati Nusaibah, Niken Oktapiani, Risna Ayu Parisa, Grisela Parwati, Hanny Cindi Purwadhi Purwadhi Putri, Maria Ulpa Ananda Rahmawati, Nur Rini Raini Diah Susanti, Raini Diah Ratnawati, Ai Siti Restuning Widiasih Retnowulan, Veha Rismayati, Rismayati Salmaa, Qoori Saputra, Afdal Satriya, Guntur Sihemran, Kast Kijay Siti Sarah Purnamasari Solehudin, Asep Srimurni, Nita Ayu Suciawati, Anni Sugiharto, Firman Suherman, Ara Ardiansah Sukarman Sukarman Sukmawati Sukmawati Suntari, Yosiriyani Tabah, Hikmah Mesti Tetti Solehati Titin Sutini, Titin Urip Rahayu, Urip Violalita , Fidela Windy Rakhmawati Y. Rustini Yani Restiani Widjaja, Yani Restiani Yanti Hermayanti Yanti, Henny Fitri Yuli Rahmawati Yulianti, Sania Yuswilara, Yuswilara