Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Hubungan Maternal Role Attainment dengan Kenaikan Berat Badan pada bayi BBLR Nanik, Siti Noviyanti; Arini, Diyah; Saidah, Qori’Ila; Ernawati, Dwi; Faridah
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 20 No 1 (2025): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v20i1.419

Abstract

Introduction: Weight gain in LBW (Low Birth Weight) babies felt more incompatible with the target that should be achieved to pursue their growth and development to be the same as babies that born normally. This related to the achievement of the mother's role (Maternal Role Attainment) which is a developmental and interactional process where every time a mother touches her baby will create an ability to parenting and take care of her baby including forming roles. Objectives:  The purpose of this research is to analyze the relationship between Maternal Role Attainment with the weight gain in LBW babies at Neonate Poly in RSU Haji Surabaya Methods:  The design of this research is analytic obesity with cross sectional approach. The sampling technique uses simple random sampling. The population of this research was 35 mothers with LBW babies that controlled at Neonate Poly in RSU Haji Surabaya. The instrument that used was a questionnaire for the achievement of the mother's role and observation using a weight scale. Then the data were tested using the Rho Correlation Spearmen. Results: The result showed that 14 respondents (40.0%) had good mother’s role achievement and 21 LBW babies (60.0%) had compatible weight gain. The result obtain <0.001 (ρ <0.05), means that maternal role attainment is related to weight gain in LBW babies at Neonate Poly in RSU Haji Surabaya. Conclusions: The implication of this research is to give an idea to the mother and family with LBW babies that the achievement mother’s role to parenting her baby can be achieved if every factor of Maternal Role Attainment are fulfilled.
PKM PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN JIWA (KKJ) DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KESEHATAN MENTAL Ernawati, Dwi; Mamnuah, Mamnuah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46294

Abstract

Angka gangguan jiwa di Indonesia masih tinggi. Yogyakarta merupakan nomor dua tertinggi di Indonesia. Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Bidang Majelis Kesehatan bertanggung jawab terhadap program kesehatan jiwa di Yogyakarta. Majelis Kesehatan PWA DIY belum banyak melakukan program kesehatan jiwa ini, padahal dampak kesehatan jiwa akan memberikan beban bagi keluarga dan pemerintah.. Kegiatan pendampingan akan membantu keberlanjutan program karena status kesehatan jiwa keluarga akan terpantau karena sudah terbentuk kelompok kader kesehatan jiwa di ranting tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) dalam melakukan deteksi dini kesehatan mental di wilayah Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Tamantirto Tengah Kasihan Bantul. Kegiatan meliputi: pelatihan deteksi dini kesehatan mental kader kesehatan jiwa dan pendampingan deteksi dini kader kesehatan jiwa secara rutin. Hasil Kegiatan PkM adalah 32 dari 4 peserta terindikasi gangguan kesehatan mental
KEMANDIRIAN KELUARGA DALAM MELAKUKAN FOOT CARE PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNG DORO SURABAYA: Bahasa Indonesia Ernawati, Dwi
Jurnal Keperawatan Malang Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v5i1.101

Abstract

Background: The complication of diabetes mellitus is diabetic foot injury. The inability of the family to do foot care is caused by several factors, namely knowledge, socioeconomic and family support. Family independence is very necessary in the success of foot care in diabetic patients undergoing foot care at home. The aim was to determine the level of independence of the family in doing foot care in patients with diabetes mellitus in the working area of ??the Kedung Doro Health Center in Surabaya. Aim: This research design used descriptive method. The sampling was done by simple random sampling method and obtained a number of 92 respondents, the instrument of family independence using a questionnaire. Data is presented in the form of a frequency distribution tabulation. Method: This research design used descriptive method. The sampling was done by simple random sampling method and obtained a number of 92 respondents, the instrument of family independence using a questionnaire. Data is presented in the form of a frequency distribution tabulation. Results: The results indicate that the independence of respondents in the category of independence 4 is 31.5%, independence 2 is 29.3%, independence 3 is 20.7% and independence I is 18.5%. Conclusion: Families should actively participate together with health workers in health centers in increasing independence to care for family members suffering from diabetes mellitus, especially in performing foot care to prevent diabetes foot injuries and further complications.
EFEKTIVITAS REINFORCING COMPETING BEHAVIORS TERHADAP PERILAKU TANTRUM PADA ANAK USIA TODDLER DI RW 5 KELURAHAN GUNDIH KECAMATAN BUBUTAN SURABAYA Arini, Diyah; Ernawati, Dwi; Widayanti, Dini Mei; Widyaningrum, Dwi Oktaviana
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v7i1.2490

Abstract

Pendahuluan: Anak toddler adalah anak usia 12–36 bulan, dimana masa eksplorasi lingkungan yang intensif karena anak berusaha mencari tahu bagaimana semua terjadi. Tantrum yaitu luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas reinforcing competing behaviors terhadap perilaku tantrum anak toddler. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental. Populasi sebanyak 65 anak usia 1-3 tahun yang tantrum. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 56 anak usia 1-3 tahun yang tantrum, dan dibagi dalam kelompok kontrol dan intervensi. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, dan analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok intervensi (pre test) didapatkan hampir setengah 13 responden (46.4%) anak mengalami tantrum sedang, sedangkan (post test) setengahnya yaitu 14 responden (50.0%) anak mengalami tantrum sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai P = 0,003 < 0,05 H0 ditolak sehingga ada perbedaan antara sebelum dan sesudah diberikan reinforcing competing behaviors terhadap perilaku tantrum. Kesimpulan: Implikasi hasil penelitian menunjukkan reinforcing competing behaviors dapat mempengaruhi perilaku tantrum. Diharapkan orang tua dapat menerapkan reinforcing competing behaviors saat anak tantrum
PKM PELATIHAN SCREANING KESEHATAN MENTAL DI BRAJAN TAMANTIRTO KASIHAN BANTUL Ernawati, Dwi; Aryani, Titin; Mamnuah, Mamnuah
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v1i12.1927

Abstract

Posbindu PTM merupakan kegiatan untukmenjaga kesehatan masyarakat, kegiatan posbindu PTM ada 5 meja, yang salah satunya adalah screaning kesehatan mental. Kesehatan mental saat ini adalah salah satu hal yang penting untuk diperhatikan, Karena banyak masyarakat yang tidak sadar bahwa merken mengsalami gangguan mental walau itu dalam tahapan ringan. Warga Brajan Rt 06, telah melaksanaak posbindu PTM per 3 bulan, akan terapi di posbindu PTM tersebut belum ada skrining kesehatan mental. Tujuan PkM ini adalah memperkenalkan screaming kesehatan mental pada warga dań melakukan screening saat posyandu. Metode pengabdian kepada masyarakat ini yaitu koordinasi dengan mitra, pelatihan screaning kesehatan mental, pelaksanaan screaning kesehatan mental pada warga dan pemeriksaan guladarah, asam urat, kolesterol. Target yang akan dicapai dari kegiatan PkM yaitu publikasi di jurnal nasional, HaKI, publikasi di media massa online,dan  video kegiatan
PEMBENTUKAN RANTING AISYIYAH SIAGA SEHAT JIWA Mamnuah, Mamnuah; Suryani, Suryani; Ernawati, Dwi
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i2.2396

Abstract

Angka gangguan jiwa di Indonesia masih tinggi. Yogyakarta merupakan nomor dua tertinggi di Indonesia. Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Bidang Majelis Kesehatan bertanggung jawab terhadap program kesehatan jiwa di Yogyakarta. Majelis Kesehatan PWA DIY belum banyak melakukan program kesehatan jiwa ini, padahal dampak kesehatan jiwa akan memberikan beban bagi keluarga dan pemerintah. Untuk itulah perlu dilakukan program untuk mengatasi permasalahan kesehatan jiwa. Salah satu upaya untuk meningkatkan status kesehatan jiwa masyarakat dengan cara pembentukan Ranting ‘Aisyiyah Siaga Sehat Jiwa. Pembentukan Ranting ‘Aisyiyah Siaga Sehat Jiwa dilakukan di   wilayah Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Tengah Tamantirto Kasihan Bantul. Kegiatan diawali dengan identifikasi kader, pelatihan kader dan pembentukan kelompok kader kesehatan jiwa sebanyak 17 orang. Kegiatan pelatihan kader dilakukan pada tanggal 12 Juni 2022 di masjid Baitunnafi. Keberlanjutan program setelah Ranting ‘Aisyiyah Siaga Sehat Jiwa terbentuk maka status  kesehatan jiwa keluarga akan terpantau karena sudah terbentuk kelompok kader kesehatan jiwa di ranting tersebut
Uji Presisi Pengukuran Kalsium Pada Air Susu Ibu (ASI) Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) Aryani, Titin; Ernawati, Dwi
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i2.949

Abstract

AbstrakKalsium merupakan mikronutrien penting dalam ASI. Jumlahnya yang sedikit dan dapat berkurang karena preparasi sampel menjadi sebab perlunya dilakukan uji presisi agar diketahui ketelitian hasil uji laboratorium. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui presisi dalam pengukuran kalsium pada Air Susu Ibu (ASI). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Penelitian dimulai dengan pengumpulan, kategorisasi, preparasi, pengukuran dan pengolahan data hasil penelitian. Perhitungan presisi dilakukan dalam tiga kali pengujian dengan 20 data pada setiap pengujian. Presisi akan dihitung berdasarkan nilai Koefisien Variasi (KV). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rerata hasil pengukuran kalsium ASI pada kelompok uji A, B, dan C adalah 105,408, 104,795 dan 110,032 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian kalsium pada kelompok uji A, B dan C diperoleh nilai %KV berturut-turut 0,582, 0,464 dan 0,444% dan nilai 0,67*KV Horwitz berturut-turut 3197, 5,3185 dan 5,3149. Simpulan, pengukuran kadar kalsium dalam ASI menunjukkan nilai presisi yang baik dengan hasil uji yang memenuhi syarat keberterimaan presisi karena menunjukkan nilai %KV lebih kecil dari nilai 0,6*KV Horwitz.Kata kunci: air susu ibu, kalsium, uji presisi
Eksplorasi Professional Learning Community (PLC) pada Dimensi Supportive and Leadership di Sekolah Dasar Program Khusus Ardhi, Muh. Waskito; Praptiwi, Erma; Ernawati, Dwi
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.766

Abstract

Supportive leadership in the teacher community in schools has an important meaning for the formation of professional learning communities. The purpose of this study was to explore the experiences of teachers involved in the application of PLCs which were limited to the dimensions of Supportive and shared leadership in Special Program-based primary schools. The research approach used case studies. The source of data in this study was 15 teachers in 2 special program elementary schools located in Boyolali district, Central Java, Indonesia. Data collection using semi-structured interviews. The data in this study was analyzed using thematic analysis techniques. The results of this study found that there are 11 themes that describe the dimensions of supportive and leadership, namely (1) types of leadership support (2) school leadership strategies (3) forms of teacher leadership (4) means of leadership guidance (5) forms of implementing decisions (6) leadership attitudes (7) evaluation of decision implementation (8) teacher collaboration (9) collaboration media (10) forms of teacher responsibility to the community and (11) leadership roles.
Hubungan Persepsi tentang Cyberbullying dan Tipe Kepribadian Remaja terhadap Perilaku Cyberbullying Hafilia, Aina; Ernawati, Dwi; Rustini, Sri Anik
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1257

Abstract

Cyberbullying merupakan perilaku agresif untuk menyakiti/menakuti melalui media sosial (Dewi et al., 2020) . Guru BK di SMP Laboratorium YDWP UNESA Surabaya mengatakan adanya perilaku Cyberbullying yang terkadang terjadi secara tidak sengaja yang dilakukan oleh para murid. Tujuan dari peneltian ini untuk menganalisis Hubungan Persepsi Tentang Cyberbullying  dan Tipe Kepribadian Remaja Terhadap Perilaku Cyberbullying di SMP Laboratorium YDWP UNESA Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah murid di SMP Laboratorium YDWP UNESA Surabaya sebanyak 103 responden dengan teknik simple random sampling dengan instrument yang digunakan adalah kuisoner persepsi remaja tentang Cyberbullying, tipe kepribadian dan perilaku Cyberbullying. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan persepsi remaja tentang Cyberbullying dengan perilaku Cyberbullying, sebanyak 38 responden (60,3%) memiliki persepsi positif dengan perilaku cyberbulliying sedang ρ=0,003(ρ < 0,05), dan juga adanya hubungan tipe kepribadian remaja dengan perilaku Cyberbullying, sebanyak 43 responden (65,2%) memiliki tipe kepribadian ekstrovert dengan perilaku Cyberbullying sedang ρ = 0,022 (ρ < 0,05).  Sekolah dapat mendatangkan psikolog untuk melakukan konseling rutin agar membantu murid yang pernah menjadi korban dan mencegah murid lainnya agar terhindar dari perilaku Cyberbullying
PENGALAMAN IBU TENTANG KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN Ernawati, Dwi; Rika Ayu Lestari; Mamnuah, Mamnuah; Dwi Sri Handayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9366

Abstract

Kehamilan yang tidak diinginkan adalah suatu kondisi dimana pasangan tidak menghendaki adanya kelahiran akibat dari kehamilan. Laporan State of World Population (SWOP) yang dirilis oleh United Nations Population Fund (UNFPA) pada tahun 2022 total 121 juta kehamilan di dunia dan hampir setengahnya adalah kehamilan yang tidak diinginkan. Di Indonesia pada tahun 2015–2019, total 7,91 juta kehamilan setiap tahunnya. Di Provinsi Yogyakarta kasus KTD pada tahun 2023 meningkat menjadi 1.090 kasus. Tahun 2024 periode Januari-Juni kasus KTD di Yogyakarta sebanyak 484 dengan kasus terbanyak berada di Kabupaten Bantul sebanyak 157 kasus dan Puskesmas Kasihan II sebanyak 6 kasus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengalaman Ibu tentang Kehamilan tidak Diinginkan di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 4 orang yaitu 3 informan umum dan 1 informan pendukung. Pengumpulan data dengan metode wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara dan voice recorder serta dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian didapatkan tema dalam pengalaman kehamilan tidak diinginkan yaitu psikologis ibu dan penyebab kehamilan tidak diinginkan. Diharapkan bagi pasangan agar dapat mencegah terjadinya KTD dengan menggunakan kontrasepsi.