Claim Missing Document
Check
Articles

Model Penerapan Ict Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Alfian Erwinsyah
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba mendeskripsikan model pemanfaatan/penerapan ICT serta beberapa hambatannya. ICT telah secara sistematis diterapkan melalui desain, pengembangan, pemanfaatan, manajemen, dan evaluasi. Hambatan dalam melaksanakan ICT umumnya berasal dari kurangnya personil, infrastruktur, hardware, dan software.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI Rinaldi Datunsolang; Firman Sidik; Alfian Erwinsyah
EDUCATOR (DIRECTORY OF ELEMENTARY EDUCATION JOURNAL) Vol. 2 No. 2 (2021): EDUCATOR (DIRECTORY OF ELEMENTARY EDUCATION JOURNAL)
Publisher : RUMAH JURNAL - LP2M IAIN SULTAN AMAI GORONTALO JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI) FAKULTAS ILMU TERBIYAH DAN KEGURUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54045/educator.v2i2.418

Abstract

This article aims to look at the role of teachers in shaping the character of students in public elementary schools. This study uses a qualitative approach with data collection techniques of observation, interviews and documentation. The data validity analysis techniques used were triangulation, observation extension and increased persistence. The results of this study found that the teacher's role is very strategic in shaping the character of students because the teacher is not only a person who teaches character values ​​to students theoretically but the teacher also provides an example, so that it is relevant between what is conveyed and what is done by the teacher. teacher. So that it has a very positive impact on the formation of the character of students. Keywords: Teacher's Role, Character, Students
ANALISIS DAN DESAIN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS HOTS DAN LITERASI PADA PEMBELAJARAN IPA Alfian Erwinsyah; Ramli Utina; Frida Maryati Yusuf; Erni Mohamad; Muhamad Iksan
Irfani Vol. 18 No. 1 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i1.2423

Abstract

The purpose of this study is to develop a problem-based learning model based on higher order of thinking skills. The research method used is the ADDIE Research and Development model which is limited to the Analysis and Design Steps. The tools developed are RPP, LKPD, Assessment Instruments. The results of the research are that the HOTS-based and Literacy-based PBL learning device products have real characteristics in learning, arranged systematically with PBL syntax, will develop HOTS and student literacy. and the final product of the learning device meets the valid criteria seen from the validator score. Keywords: Learning Tools, ADDIE, PBL, HOTS
KEEFEKTIFAN PROGRAM INDONESIA PINTAR DI MADRASAH KABUPATEN GORONTALO Syafrin Ngiode; Alfian Erwinsyah
JURNAL AL-TANZIM Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.599 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v4i1.987

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Smart Indonesia Program (PIP) in madrasah, Gorontalo District, Gorontalo Province. This research uses mixed methods. Data collection techniques carried out through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The data analysis technique is done in stages, starting from editing, coding tabulating, scoring to drawing conclusions. The results showed that: Input component score is 87 (effective), consisting of guidelines book, objectives, program objectives, PIP recipient requirements, student allocation, fund amount, determination of prospective students receiving assistance, submission of PIP recipients, PIP program funds distribution and withdrawal, realization of PIP disbursement and reporting, are considered effective, because their implementation refers to the technical guidelines for the implementation of the Smart Indonesia Program in madrasah. Output component score of 90 (effective). The indicators on the use of funds are considered effective, because students have used them well to meet their educational needs. The PIP recipient's liability indicator is in the effective category, because in PIP acceptance, madrasah students have an obligation to report the value of their semester results, PIP will be canceled if the requirements are not met.
PERILAKU KOGNITIF PESERTA DIDIK (STUDI KASUS DALAM MANAJEMEN PEMBELAJARAN) Alfian Erwinsyah; Ramli Utina; Frida Maryati Yusuf; Erni Muhammad; Muhammad Iksan
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2022): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v10i2.2697

Abstract

This case study aims as a basis or reference for solving students' cognitive-behavioral problems, can have more data to be carried out in the next stage of management, analyze students' cognitive-behavioral problems and align each related element. The case study method used is a qualitative method, with a phenomenon and psychology approach because it involves the cognitive behavior of students in learning management. The method of data collection was done by interview and observation. This case study was carried out by taking 2 students as samples, as well as several teachers at SMP Negeri 3 Limboto. In the data analysis technique, the writer divides the problem identification, analysis, synthesis, diagnosis, prognosis, treatment and follow -up continued. The results of the case study, from the identification of problems these students experienced cognitive-behavioral problems in the form of learning difficulties in learning management. Analysis, students' cognitive problems, namely the difficulty of understanding mathematics, science, and English, lack of willingness to learn, language difficulties, having a shy character, sibling conflict, and verbal bullying experienced students. In synthesis, students lack the motivation to learn, feel lazy to learn, and have a sense of hatred towards a particular subject and conflict. Diagnosis, Internal factors within students and external to their environment. Prognosis, if the problem is not immediately addressed, then what can happen is that no knowledge is transferred and learning achievement will decrease. Treatment, homeroom teachers, and teachers must always cooperate, provide advice to students, and teach slowly until they find comfort in learning. As a follow-up, students can be included in competitions, for example in Sports and the Arts, which are their favorite subjects. Inform parents about problems and treatments that must be carried out as well as those carried out at school.
Rekognisi dan Dampak Kepemimpinan Instruksional Kepala Madrasah Alfian Erwinsyah; Hasyim Mahmud Wantu; Asriyati Nadjamuddin
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2021): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v9i1.2096

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan temuan studi empiris, praktik kepemimpinan instruksional Kepala Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi praktik kepemimpinan instruksional di madrasah ibtidaiyyah di Kabupaten Gorontalo selama masa pandemic covid-19. Studi ini mengkategorikan batas-batas pengetahuan yang ada yang ditetapkan pada praktik kepemimpinan instruksional dan juga untuk mencerahkan pemahaman empiris awal tentang bagaimana para kepala Madrasah memandang peran mereka sebagai pemimpin instruksional. Desain penelitian kualitatif digunakan dan wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan 11 kepala madrasah ibtidaiyyah di Kabupaten Gorontalo, ditambah dengan pengisian angket secara online. Awalnya data dianalisis secara induktif dan berturut-turut diberi kode untuk menghasilkan temuan dan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa kepala Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Gorontalo secara keseluruhan memahami dan mendefinisikan tugas-tugas yang berkaitan dengan pengembangan praktik pembelajaran. Khususnya mengenai supervisi guru, bagaimana mereka memantau dan mengevaluasi pengajaran baik luring maupun daring. Data menemukan bahwa kurang lebih kewajiban dan pencapaian yang terkait dengan menjadi kepala Madrasah Ibtidaiyyah di Kabupaten Gorontalo sebagian besar sesuai dengan praktik kepemimpinan instruksional bahkan tanpa memiliki pengetahuan dan pengakuan atas nama kepemimpinan instruksional. Pemantauan dan pengawasan pembelajaran yang dikombinasikan dengan pembelajaran profesional terkemuka sangat ditandai dalam data. Ada keinginan kebijakan yang kuat, yang dijelaskan dalam Kebijakan Pendidikan Nasional bahwa kepala Madrasah bertanggung jawab atas peningkatan mutu secara keseluruhan di Madrasah dan seharusnya menjadi pemimpin pembelajaran. Bukti menunjukkan kepala Madrasah meratifikasi beberapa fungsi yang terkait dengan menjadi pemimpin instruksional tetapi tidak yang lain. Temuan penelitian ini menawarkan beberapa pemahaman tentang praktik kepemimpinan instruksional kepala Madrasah Ibtidaiyyah di Kabupaten Gorontalo. Ini juga menawarkan dasar untuk investigasi yang lebih mendalam yang dapat lebih meningkatkan pengetahuan tentang praktik kepemimpinan instruksional kepala Madrasah Ibtidaiyyah di Kabupaten Gorontalo
PENGEMBANGAN PERANGKAT PRAKTIK LATIHAN PROFESI (PLP) BERBASIS RISET DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISW Alfian Erwinsyah; Putriani L. Maliki
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2021): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v9i2.2190

Abstract

Tujuan Penelitian ini ialah Untuk menghasilkan profil perangkat Praktik Latihan Profesi (PLP) berbasis riset PAR (Participatory Action Research) pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo yang valid dan reliable, Untuk mengetahui peningkatan kompetensi manajemen mahasiswa setelah praktikum dengan menggunakan perangkat Praktik Latihan Profesi (PLP) berbasis riset PAR (Participatory Action Research) yang telah dikembangkan, dan untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap perangkat Praktik Latihan Profesi (PLP) berbasis riset PAR (Participatory Action Research) yang akan diterapkan. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian research and development (RnD) dengan model 4D, serta untuk mengetahui peningkatan kemampuan kompetensi mahasiswa digunakan desain eksperimen kelompok tunggal dengan pretest-postes tatau one group pretest-postest design Hasil Penelitian yakni Profil perangkat Praktik Latihan Profesi (PLP) berbasis riset PAR (Participatory Action Research) pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo yang dihasilkan dalam penelitian ini meliputi: (1) Buku Pedoman PLP, (2) Lembar Observasi, (3) Instrumen Penilaian, (4) Tes Kompetensi Pengetahuan Manajemen Pendidikan berdasarkan hasil validasi menunjukkan bahwa perangkat PLP memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kompetensi Pengetahuan Manajemen Pendidikan mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo mengalami peningkatan setelah menggunakan perangkat (PLP) berbasis riset PAR (Participatory Action Research) dan peningkatannya sudah pada kategori sedang. Respon terhadap perangkat Praktik Latihan Profesi (PLP) berbasis riset PAR (Participatory Action Research) yang diterapkan umumnya memberikan respon positif.
PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM IAIN SULTAN AMAI GORONTALO MELALUI ANALISIS SWOT Alfian Erwinsyah; Syafrin Ngiode; Jodi Umar
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2023): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v11i2.3928

Abstract

Manajemen Kelas Dalam Meningkatkan Efektifitas Proses Belajar Mengajar Alfian Erwinsyah
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam tulisan ini yakni Bagaimana implementasi manajemen kelas dalam meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar. Apa saja faktor penghambat manajemen kelas dalam meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar. Usaha-usaha apa yang ditempuh dalam manajemen kelas sehingga dapat meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar. Implementasi Manajemen Kelas dalam meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar yang meliputi: perencanaan pembelajaran, pengarahan, mengatur ruang kelas, komunikasi; dan kontrol. Hal ini diimplementasikan untuk meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar sehingga dapat meraih prestasi yang murni. Faktor penghambat manajemen kelas dalam meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar adalah Faktor guru, faktor penghambat yang datang dari berupa hal-hal, seperti: tipe kepemimpinan guru yang otoriter, format belajar mengajar yang tidak bervariasi (monoton), kepribadian guru yang tidak baik, pengetahuan guru yang kurang, serta pemahaman guru tentang peserta didik yang kurang. Faktor peserta didik. Faktor keluarga. Faktor fasilitas. Usaha-usaha yang ditempuh dalam manajemen kelas sehingga dapat meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar yaitu: a) mempersiapkan tugas administratif, b) penggunaan metode pembelajaran dan media pembelajaran yang bervariasi; dan c) menggunakan pendekatan pluralistik.
Pengelolaan Pembelajaran Sebagai Salah Satu Teknologi Dalam Pembelajaran Alfian Erwinsyah
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Definisi teknologi dibagi atas dua yakni secara sempit, teknologi adalah mesin atau peralatan elektronik. Secara luas teknologi bukan hanya mesin atau peralatan elektronik tetapi termasuk proses, sistem, mekanisme pantauan, manajemen, ide/gagasan. Teknologi pembelajaran adalah kajian dan praktik untuk membantu proses belajar dan meningkatkan kinerja dengan membuat, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber teknologi yang memadai. Istilah teknologi pendidikan sering dihubungkan dengan teori belajar dan pembelajaran. Bila teori belajar dan pembelajaran mencakup proses dan sistem dalam belajar dan pembelajaran, teknologi pembelajaran mencakup sistem lain yang digunakan dalam proses mengembangkan kemampuan manusia. Dari definisi di atas dapat dihubungkan bahwa pengelolaan pembelajaran termasuk pada salah satu bagian dalam teknologi pembelajaran. Pengelolaan pembelajaran adalah cara seorang pengajar mengatur kelasnya dan mengembangkan tingkah laku siswa yang diinginkan serta mengurangi atau meniadakan tingkah laku yang tidak diinginkan, mengembangkan hubungan interpersonal dan iklim sosio-emosional yang positif, serta mengembangkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif.