Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMBERDAYAAN GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DI SD NEGERI 2 BOBOTSARI Nur'aini Muhassanah; Indah Sulistiyawati; Asfi Aniuranti; Diah Arimbi
Jurnal Pemantik Vol. 1 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.581 KB) | DOI: 10.56587/pemantik.v1i1.2

Abstract

Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menyusun proposal dan instrumen Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Secara umum, para guru masih kesulitan dalam menyusun proposal, intrumen dan melakukan penelitian di dalam kelas. Peserta pelatihan adalah guru SD Negeri 2 Bobotsari yang berjumlah 25 orang yang terbagi dalam 8 kelompok. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Service Learning yaitu metode pengabdian yang memberikan layanan kepada mitra, melalui pendampingan dalam menyelesaikan masalah. Pelatihan ini dijadwalkan dalam dua kegiatan. Untuk kegiatan pertama adalah penyampaian materi terkait dengan penyusunan proposal dan instrumen penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara luring sebanyak dua kali. Sedangkan kegiatan kedua adalah pendampingan terhadap peserta pelatihan dalam penyusunan proposal dan instrumen penelitian tindakan kelas yang dilaksankan secara daring melalui WA Group, Zoom, dan GMeet. Hasil dari kegiatan ini dalam bentuk luaran proposal dan instrumen penelitian, dimana 37.5% peserta dapat menghasilkan proposal PTK, 37.5% dapat menghasilkan proposal dan instrumen PTK, dan 25% peserta belum dapat menyelesaikan luaran kegiatan berupa proposal dan instrumen PTK. Dari 6 proposal PTK yang menjadi luaran dalam kegiatan ini mendapatkan penilaian dengan kriteria baik sebanyak 5 proposal dan kriteria sangat baik sebanyak 1 proposal.
KONSUMSI GARAM BERYODIUM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT GAKY DI MASYARAKAT Indah Sulistiyawati; Nur Laila Rahayu; Muhammad Falah; Wahyu Maulana Endris
Jurnal Pemantik Vol. 1 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.63 KB) | DOI: 10.56587/pemantik.v1i1.5

Abstract

Ganguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. Yodium (iodine) merupakan mineral zat gizi mikro yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil tetapi penting. Kekurangan yodium mempengaruhi kualitas sumber daya manusia mulai dari keguguran, hipotiroid, dan hambatan tumbuh kembang termasuk perkembangan otak sehingga berpotensi penurunan kecerdasan. GAKY dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan aspek kehidupan yang meliputi perkembangan kecerdasan, perkembangan sosial, dan perkembangan ekonomi. Persamalahan yang muncul saat ini masyarakat belum memahami pentingnya konsumsi yodium dan fungsinya bagi kehidupan sehingga diperlukan solusi berupa usaha preventif untuk mencegah GAKY. Tujuan artikel ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya GAKY serta peranan mengkonsumsi garam yodium. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan dan pendampingan kepada PKK dalam memilih garam yodium dengan melakukan tes garam yodium. Hasil yang telah dicapai dalam pengabdian yaitu tercapainya peningkatan pengetahuan tentang garam yodium apada target sasaran ibu PKK, dengan adanya pemahaman dan kemampuan dalam memilih dan membedakan garam yodium.
Menumbuhkembangkan Jiwa Berwirausaha dengan Pelatihan Pembuatan Makanan dan Minuman Sehat pada Siswa SD Indah Sulistiyawati; Nuraini Muhasanah; Asfi Aniuranti; Diah Arimbi; Denny Indra Yudhistira
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.444

Abstract

Makanan dan minuman sehat sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia 6-11 tahun. Kebiasaan jajan di pada usia anak sekolah sangat dipengaruhi oleh jenis makanan, karakteristik individu dan lingkungan. Permasalahan yang saat ini dihadapi adalah pola makanan sehat yang tidak dikenali siswa. pengetahuan anak yang dimiliki pada umumnya masih rendah, sehingga menyebabkan anak mengkonsumsi makanan dalam bentuk jajanan sembarangan. Jajanan yang dikonsumsi pada anak, seringkali tidak diperhatikan kandungan gizi dan kebersihannya. Tujuan pengabdian ini menumbuhkembangkan jiwa berwirausaha dengan pelatihan pembuatan makanan dan minuman sehat pada siswa SD. Sasaran kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah siswa Kelas IV Sekolah Dasar di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi; koordinasi program, sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan serta evaluasi dan monitoring pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini telah diikuti sejumlah 30 siswa yang diawali dengan kegiatan pre test untuk mengukur pemahaman materi dan dilanjutkan penyuluhan dan praktik pembuatan makanan dan minuman sehat serta diakhiri dengan post test. Peningkatan hasil pre test dan post test menjadi tolok ukur kelancaran dan keberhasilan program dengan peningkatan 51%. Selama kegiatan berlangsung mitra sangat antusias mengikuti dan telah memiliki perubahan dengan kemampuan mempraktekkan ketrampilan membuat makanan dan minuman sehat.
Menilai Kesehatan Metabolik: Evaluasi Tingkat Gula Darah dan Asam Urat sebagai Alat Diagnostik Wahyu Maulana Endris; Indah Sulistiyawati; Maditaningtyas Hawwa Zuwanda; Oksa Hugi Lestiani
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.509

Abstract

Kesehatan metabolik adalah faktor kunci yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, penilaian kesehatan metabolik yang efektif menjadi hal yang penting dalam upaya pencegahan, pengelolaan, dan pengobatan. Salah satu indikator penting dalam penilaian kesehatan metabolik adalah tes gula darah dan asam urat. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023, bertempat di Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam program ini, meliputi koordinasi, sosialisasi kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Berdasarkan hasil penilaian pre tes dan pos tes tentang pengetahuan tingkat gula darah dan asam urat, ditemukan variasi dalam tingkat pengetahuan mereka. Pada pre tes, sebagian peserta menunjukkan pengetahuan yang terbatas dengan sekitar 70% peserta memperoleh jawaban benar. Namun, setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat dan pos tes, terlihat peningkatan pengetahuan peserta dengan sekitar 80% peserta memperoleh jawaban benar. Hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk menilai kesehatan metabolik melalui evaluasi tingkat gula darah dan asam urat sebagai alat diagnostik telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan.
Membangun Desa Sehat Mandiri dengan Pengembangan Produk Olahan Tanaman Biofarmaka menjadi Obat Herbal di Desa Sirkandi Banjarnegara Indah Sulistiyawati; Gita Anggraeni; Tien Setyaningtyas
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.558

Abstract

Desa Sirkandi Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah dengan topografi perbukitan dengan kontur tanah lereng curam dan berlempung sehingga masuk dalam zonasi rawan longsor dengan luasan lahan 478,45 Ha. Berdasarkan analisis situasi permasalahan penduduk desa saat ini belum sepenuhnya memahami manfaat dan fungsi kesehatan (nilai gizi) dari tanaman biofarmaka sehingga rendahnya kesadaran akan pentingnya membudidayakan tanaman biofarmaka dan memanfaatkan untuk pencegahan (preventif) penyakit. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman warga desa tentang pentingnya manfaat dan fungsi kesehatan dari tanaman biofarmaka; meningkatkan kemampuan budidaya penanganan pra dan pasca panen; meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill warga desa dalam melakukan pengembangan diversifikasi produk pengolahan tanaman biofarmaka menjadi obat herbal dengan teknologi modern menjadi produk unggulan Desa. Metode pengabdian dengan kegiatan yang dilakukan meliputi (1) koordinasi, (2) sosialisasi program, (3) penyuluhan, (4) pelatihan/workshop, (5) lokakarya, (6) percontohan, dan (7) monitoring evaluasi, dengan implementasi penggunaan teknologi modern berbasis IPTEKS dengan sasaran Kelompok Tani. Kegiatan pelatihan pengelolaan tanaman biofarmaka menjadi minyak atsiri menggunakan teknologi tepat guna, mesin penyulingan/destilasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menghasilkan luaran non fisik dan fisik. Hasil non fisik yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan skill ketrampilan kelompok tani sebesar 38% dalam mengolah tanaman biofarmaka menjadi minyak atsiri atau bahan baku obat herbal. Adapun hasil fisik yaitu adanya percontohan praktek langsung penggunaan mesin destilasi untuk memproduksi minyak atsiri dari tanaman biofarmaka kayu putih dan nilam, oleh kelompok tani.
Pelatihan Penulisan Abstrak bagi Mahasiswa Semester Akhir sebagai Upaya Persiapan Penulisan Abstrak dalam Skripsi Asfi Aniuranti; Nuraini Muhasanah; Indah Sulistiyawati; Diah Arimbi
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.620

Abstract

Abstrak merupakan bagian penting dalam setiap tulisan ilmiah dan acapkali menjadi bagian pertama yang dilihat oleh para pembaca. Meskipun tergolong singkat, seringkali mahasiswa kesulitan dalam menyusun abstrak dan melewatkan bagian-bagian penting yang harusnya ada dalam sebuah abstrak. Oleh karena itu, pelatihan penyusunan abstrak dinilai penting terutama bagi mahasiswa semester akhir di Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto yang sedang menyusun skripsi. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis abstrak, menggali persepsi mahasiswa mengenai pelatihan yang diadakan serta memberikan pengalaman menyusun abstrak. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari secara daring melalui Google Meet. Terdapat beberapa tahapan dalam pelatihan, yaitu pemaparan materi, diskusi, latihan terbimbing, latihan mandiri, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 13 mahasiswa dari 13 Prodi di Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Sosial, Ekonomi dan Humaniora. Sebelum kegiatan pelatihan, belum ada mahasiswa (0%) yang memiliki pengalaman menulis abstrak, dan di akhir kegiatan, tercatat ada 8 mahasiswa (61,53%) yang berhasil menyusun abstrak dengan topik yang telah disediakan. Jika dievaluasi dari kelengkapan komponen abstrak dan penggunaan bahasa, nilai rerata abstrak mahasiswa mencapai 75,62. Hasil angket juga menunjukkan respon postif mahasiswa peserta pelatihan. Mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap seluruh tahapan pelatihan dan terhadap abstrak itu sendiri. Kesimpulannya, pelatihan telah berhasil memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi mahasiswa dalam menulis abstrak dan kegiatan pelatihan mendapat respon yang positif dari para peserta.
Evaluating Porins OmpK35 and OmpK36 mRNA Expression in Ciprofloxacin-Resistant Klebsiella pneumoniae Sulistiyawati, Indah; Wahyono, Daniel Joko; Siswandari, Wahyu
Molekul Vol 19 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jm.2024.19.1.10134

Abstract

Porin messenger RNA (mRNA) expression significantly influences porin permeability and reduces antibiotic penetration. Klebsiella pneumoniae has developed resistance to several antibiotics. Decreased expression levels of OmpK35 and OmpK36 porins result in changes in the porin profile and even functional loss of porins. This research aimed to analyze the relative expression of the outer membrane porins, OmpK35 and OmpK36. The research methodology involved MIC assays and quantification of OmpK35 and OmpK36 mRNA using RT-qPCR. The relative expression of OmpK35 and OmpK36 in clinical isolate K. pneumoniae is 0.8925 and 0.5877, respectively. The porin permeability of OmpK35/K36 mRNA positively correlated with the MIC values of OmpK35 (p-value = 0.029) and OmpK36 (p-value = 0.016), respectively. Keywords: Ciprofloxacin, Klebsiella pneumoniae, OmpK35/K36, porin permeability
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MELALUI LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH MAHASISWA Mustofa, Zainul; Khoiriyah, Anna Jarrotul; Sulistiyawati, Indah; Harmawati, Diah; Al Muhdhar, Mimien Heni Irawati
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.75 KB) | DOI: 10.17977/um052v8i1p32-37

Abstract

This research aims at improving students' problem solving skills. The type of research used is Classroom Action Research by implementing Lesson Study-based Problem Based Learning strategy as an effort to improve students’ problem solving skills. This study was conducted for 1 cycle consisting of two meetings. The results of this research show that LS-based PBL strategy can improve students' problem solving skills, from 30% during observation to 93%. The data of students' average problem solving skill scores reached 80.07. The achievement of this score has met the minimum standard score of State University of Malang, which is 55.00. Based on these results, learning by using LS-based PBL strategy can improve students' problem solving skills.
Efficacy of Ethanol Extract of Sambiloto (Andrographis paniculata) Against Pneumonia-Causing Klebsiella pneumoniae Sulistiyawati, Indah; Falah, Muhammad; Nurasih, Ari Dwi
Jurnal ILMU DASAR Vol 26 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jid.v26i1.36846

Abstract

Klebsiella pneumoniae is one of the most common pathogens in nosocomial respiratory infections. Antibiotics are often used for the treatment of K. pneumoniae infections. Increased bacterial resistance to antibiotics is closely related to the success rate of infectious disease therapy. The use of plants as phytopharmacology is currently an alternative treatment. Some medicinal plants that have antibacterial and immunomodulatory activity are Sambiloto (Andrographis paniculata) with an active compound called andrographol. The purpose of this study was to provide a solution to the problem above by developing a phytopharmaceutical using bitter extract to inhibit the growth of K. pneumoniae bacteria. Two sputum samples from the laboratory confirmed Covid-19 patients with pneumonia infection at the Hospital. The sambiloto was extracted by using 96% ethanol. The extract was further analyzed for its antimicrobial activity and phytochemical compounds. There were two K. pneumoniae isolates, namely KpRNG and KpTRI. The active compounds were saponin and steroids. The antimicrobial activity of the ginger extract was measured with different concentrations of 25%, 50%, 75%, and 100%. Its inhibitory zone against K. pneumoniae was ranging from 5.8 to 7 mm or had a moderate inhibition category.
PROFIL M. tuberculosis PASIEN TB SENSITIF RIFAMPISIN TERHADAP LAMA WAKTU PENUNDAAN PEMERIKSAAN SPUTUM Sulistiyawati, Indah; Fatimah, Siti; Rahayu, Nur Laila
Bioscientiae Vol 22, No 1 (2025): Bioscientiae Volume 22 No 1
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/b.v22i1.14676

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that is currently still a serious health problem in society, both in terms of mortality rates, morbidity rates, diagnosis and its therapy rates. Sputum quality is an important component in laboratory examinations. The quality of sputum samples can affect the number of M. tuberculosis bacteria. This study aims to determine the differences in the morphological characteristics of M. tuberculosis bacteria with the length of time of delay in sputum sample examination. The study was conducted at the Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto. The study used a descriptive method with a cross-sectional design. The sample population of this study were all suspected TB patients who underwent Molecular Rapid Technique (MRT) examinations at the Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto (KKPM) in the January-June 2024. The research sampling technique was purposive sampling that met the inclusion criteria. The results of the study showed that the morphological characteristics of the M. tuberculosis bacteria vary in each sputum sample, based on differences in the quality of the sputum examined with a general description of the morphological characteristics of the bacteria, which have the form of monobacillus, diplobacillus and bacillus, solitary and in colonies, and are a type of Gram-positive bacteria.  Keywords: Mycobacterium tuberculosis, MDR-TB. TCM test, GeneXpert