Claim Missing Document
Check
Articles

TRAUMA PADA REMAJA AWAL YANG DITINGGAL ORANG TUA AKIBAT KEMATIAN Sri Luthfiah Zaqiah Ramadhanti, Sri Luthfiah Zaqiah Ramadhanti; Adi Fahrudin
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i2.5015

Abstract

Abstrak Kematian seseorang yang dicintai merupakan pengalaman kehilangan yang paling mempengaruhi individu remaja secara fisik, emosional dan spiritual. Selain itu reaksi seperti munculnya perasaan menyalahkan diri sendiri, marah, depresi, tendensi melakukan perilaku berbahaya, trauma, percobaan bunuh diri sampai perubahan hubungan dengan lingkungan sekitar juga dapat terjadi. Remaja juga mengalami krisis yang bisa menyebabkan stresor dikarenakan adanya transisi perubahan baik secara fisik juga psikologis, salah satu yang dialami yakni trauma. Trauma pada umumnya merupakan tekanan emosional dan psikologis akibat dari kejadian atau peristiwa yang tidak menyenangkan atau pengalaman yang berkaitan dengan kekerasan dan menimbulkan stress yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini yakni mengetahui dampak psikologis yang dialami remaja ketika orang tua meninggal akibat kecelakaan, sakit terminal, dan terkena covid dan mengetahui upaya mengatasi trauma pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dampak psikologis yang dialami remaja ketika kematian orang tua akibat kecelakaan, sakit terminal, dan terkena covid. Dari keenam subjek mengalami sedih, takut, tidak pecaya, cemas, merasa kesepian, merasa tidak aman, mimpi buruk, perasaan menyesal, marah, merasa kecewa, merasa salah, dan stres. Baik subjek laki-laki maupun subjek perempuan mengalami dampak psikologis yang sama. Upaya mengatasi trauma pada keenam subjek ialah dengan melakukan self healing diantaranya bermain bersama teman, menjauhi kejadian penyebab trauma, Terdapat dukungan dari luar diantaranya kakak kandung dan teman keenam subjek. Kata Kunci: Trauma, Remaja, Kematian
Human resources management in the children's social welfare institution darul ilmi, Depok city Sahrul, Muhammad; Nulhaqim, Soni Akhmad; Darwis, Rudi Saprudin; Fahrudin, Adi
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 5 (2022): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/fairvalue.v5i5.2707

Abstract

In every organization, including human service organizations, the role of human resources becomes very important, because the running of the organization is largely determined by the existence of human resources as a driver in resource management and organizational activities that are realized to achieve organizational goals. This study aims to examine human resource management in the setting of a child social welfare institution which is part of a human service organization. This study uses a descriptive qualitative approach. Data were obtained from primary and secondary data, while data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews and documentation studies. Data analysis was carried out through the stages of data presentation, data reduction, and drawing conclusions. The research location is at the Darul Ilmi Child Welfare Institution, Depok City, West Java Province. The results of the study indicate that human resources are very important in addition to other resources in child social welfare institutions because they involve management from planning to awarding staff or employees who are used as a unit in human resource management so that the realization of an effective and efficient organization can be achieved.
ISLAMIC RELIGIOSITY GUIDANCE APPROACHES ON MENTAL HEALTH DISORDER Awang Saputra; Adi Fahrudin; Munaya Fauziah; Saiful Bahri; Muhammad Fachri
Muhammadiyah International Public Health and Medicine Proceeding Vol. 3 No. 1 (2023): PROCEEDING MUHAMMADIYAH INTERNATIONAL PUBLIC HEALTH AND MEDICINE CONFERENCE - T
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61811/miphmp.v3i1.365

Abstract

The productive age population in Indonesia in 2022 will reach 69%, with great potential for increasing economic growth. However, there is an increasing threat of mental disorders, which results in low productivity and hinders economic growth. Mental health disorders have psychologically weak conditions that need strengthening through religious guidance. Muslims believe that a religious guidance approach can help solve problems of mental health disorders. Unfortunately, they do not understand practical Islamic guidance as an effort to prevent and promote mental health disorders. This study aims to analyse the Islamic religious guidance approach for mental health disorders. This research uses qualitative methods with a literature study approach. The data collection strategy was sourced from seven published Scopus-indexed journal literature in 2018-2023 using the keywords "Islamic religion and mental health". The study found practical variations of Islamic religious guidance for mental health disorders, including religious lectures, Al-Quran therapy, prayer therapy, psycho-spiritual therapy, therapy for majelis taklim activities, zikir and shalawat therapy, tawba and istighfar therapy. The practical implications of research with Islamic religious guidance can help treat mental health disorders gradually and sustainably.
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Psychological Well-Being Pada Remaja Laki-Laki Berkonflik Hukum Ardiani, Indri; Fahrudin, Adi; Febrieta, Ditta
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 7 (2024): Madani, Vol 2. No. 7, 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12716147

Abstract

Di era modern ini, berbagai masalah sosial muncul di wilayah perkotaan dan pedesaan, termasuk di kalangan remaja yang sering terlibat dalam tindakan pidana. Remaja dalam fase transisi dari anak-anak menuju dewasa sangat dipengaruhi oleh lingkungan, sehingga rentan melakukan perilaku menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba. WHO menyatakan bahwa remaja adalah fase adaptasi dari anak menuju dewasa, dengan rentang usia 12 hingga 24 tahun. Kenakalan remaja yang tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi pelanggaran hukum serius, terutama bagi mereka dari keluarga tidak stabil. Dukungan sosial yang memadai dari keluarga, teman, dan lingkungan sangat penting untuk membantu remaja mengatasi dampak negatif dari konflik hukum dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini mengkaji pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja berkonflik hukum di Lapas X, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear dan melibatkan 150 remaja laki-laki berusia 18-22 tahun sebagai sampel. Instrumen penelitian menggunakan skala Guttman dengan uji validitas dan reliabilitas yang memadai. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif signifikan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis, dengan koefisien korelasi 0,851 dan kontribusi sebesar 72,4%. Kesimpulan menegaskan pentingnya meningkatkan dukungan sosial untuk kesejahteraan psikologis remaja berkonflik hukum, serta menyarankan penelitian lebih lanjut dengan jumlah responden lebih besar. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi lembaga pemasyarakatan dalam upaya rehabilitasi remaja serta pengembangan program intervensi yang efektif.
Pengaruh Psycological Well-Being Terhadap Perilaku Social Climber Pada Mahasiswa di Kota Bekasi Irawan, Muhammad Reza; Fahrudin, Adi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 8 (2024): Vol. 2, No. 8, 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13235753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh psychological well-being terhadap perilaku social climber pada mahasiswa di Kota Bekasi. Perilaku social climber, yang ditandai dengan penggambaran untuk orang yang menggunakan segala cara supaya bisa diterima oleh orang-orang yang memiliki status sosial lebih tinggi. Perilaku ini didorong oleh kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan dan perhatian dari orang lain, meskipun sering kali dinilai negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi dan regresi linear untuk melihat hubungan dan pengaruh antara psychological well-being dan perilaku social climber. Penelitian melibatkan 143 mahasiswa aktif di Kota Bekasi yang memiliki kecenderungan bergaul dengan individu populer dan aktif di media sosial. Data dianalisis menggunakan uji regresi dan teknik korelasi Pearson’s r. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara psychological well-being dan perilaku social climber. Semakin tinggi tingkat psychological well-being, semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk menjadi social climber, dan sebaliknya. Penelitian ini menemukan bahwa 16,9% varians perilaku social climber dapat dijelaskan oleh psychological well-being, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti kebutuhan psikologis dan lingkungan sosial. Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa social climber yang memiliki kontrol tinggi atas upaya mereka untuk mencapai status sosial cenderung memiliki tingkat psychological well-being yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya untuk mencapai status sosial yang lebih tinggi dapat berdampak positif pada kesejahteraan psikologis individu, meskipun motivasi dan tujuan di balik perilaku ini perlu diperhatikan untuk menghindari dampak negatif.
HUBUNGAN PEER GROUP SUPPORT DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA SKIZOFRENIA Syadza Salvirania; Adi Fahrudin
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan yang sehat dan mendukung seperti peer group support membuat penderita skizofrenia merasakan sense of belonging dan rasa aman terhadap lingkungannya, sehingga penderita skizofrenia dapat menjalin dan menjaga hubungan yang dimana mereka dan lingkungan dapat saling memberikan kontribusi. Rasa saling memiliki inilah yang membantu mereka mengembangkan fungsi sosial umtuk saling mendukung yang akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup penderita skizofrenia, Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan atau literatur review. Dimana pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dimana data yang diperoleh berupa buku, jurnal, majalah, skripsi, tesis dan laporan yang berkaitan dengan pembahasan. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peer group support dengan kualitas hidup penderita skizofrenia. Hasil: hasil yang didapatkan bahwa terdapat hubungan antara peer group support dengan kualitas hidup penderita skizofrenia. peer group support (dukungan sesama kelompok) mempunyai peranan penting terhadap kualitas hidup pada penderita skizofrenia, karena peer group support dapat memberikan kesempatan untuk mengurangi isolasi, meningkatkan proses pemulihan pada ODS serta peningkatan ingklusi sosial dan kualitas hidup. Hal ini mendorong untuk ODS mengekspresikan pikiran, perasaan, dan masalah pribadi mereka dalam lingkungan.
INTERVENSI LIFE REVIEW THERAPY BAGI LANJUT USIA YANG MENGALAMI MASALAH EMOSIONAL DAN KOGNITIF Wanda Kiyah George Albert; Adi Fahrudin; Husmiati Yusuf; Wan Anor Wan Sulaiman; Mohd Dahlan HA Malek
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu dan teknologi senantiasa berkembang. Kemajuan ilmu dan teknologi telah memberi pengaruh ke dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat seperti bidang kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Dalam bidang kesehatan misalnya, kemajuan teknologi pengobatan dan perawatan telah meningkatkan derajat kesehatan manusia yang tercermin dari semakin tingginya angka harapan hidup (life of expectancy). Implikasi dari peningkatan angka harapan hidup ini adalah semakin meningkatnya jumlah kelompok lanjut usia di masyarakat (Atchley, 2000). Pada sisi lain, kemajuan dan perkembangan ilmu dan teknologi juga telah mendorong terjadinya perubahan-perubahan dalam sistem sosial-budaya masyarakat. Perubahan tersebut tercermin pada perubahan pola dan sistem kekeluargaan dari keluarga besar (extended family) kepada keluarga inti (nuclear family). Konsekuensi perubahan ini juga berdampak pada kelompok orang tua yang berusia lanjut. Hal ini disebabkan semua  anggota khususnya anak-anak mereka telah membentuk keluarga baru, sehingga tidak jarang orang tua yang diabaikan dan ditelantarkan oleh anak-anak dan kerabat mereka sendiri.
Layanan Pertolongan Pertama Psikologi Bagi Keluarga Dengan Anggota ODGJ di Desa Jambenenggang, Kab. Sukabumi Rahmi, Kus Hanna; Supriatna, Ecep; Andayani, Rini Hartini Rinda; Susilawati, Susilawati; Vonika, Nike; Fahrudin, Adi
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024041152000

Abstract

Kegiatan penguatan kelembagaan Unit Informasi Layanan Sosial (UILS) dan layanan bantuan pertama psikologi bagi keluarga dengan anggota orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Jambenenggang, Kabupaten Sukabumi, dilakukan atas kerja sama antara Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jaya dan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas layanan sosial dan dukungan psikologis di masyarakat. Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis keluarga serta mendukung pemulihan ODGJ melalui intervensi yang melibatkan sistem dukungan sosial dan komunitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dukungan psikologis, serta pengurangan stigma terhadap ODGJ. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas UILS dan perbaikan kesejahteraan psikologis keluarga ODGJ, yang berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung. Kegiatan ini memperlihatkan pentingnya dukungan psikososial berbasis komunitas dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga ODGJ di daerah pedesaan.
ANALISIS AITEM VARIABEL AGRESIF PADA RELIABILITAS INTERNAL SUPORTER THE JAK MANIA Rifki, Rifki Nur Ismail; Adi Fahrudin; Rizma Afian Azhiim
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10738

Abstract

Agresif merupakan suatu bentuk tindakan yang bertujuan merusak atau melukai individu lain yang berusaha menjauhi tingkah laku tersebut. Agresif dapat muncul ketika individu berada dalam komunitas dengan fanatisme yang tinggi, seperti perkumpulan penggemar sepak bola. Oleh karena itu, diperlukan alat ukur yang andal dan sensitif untuk mendeteksi dampak secara akurat. Berdasarkan konsep agresif dari Buss & Perry terdapat 4 dimensi yaitu, agresi fisik,agresi verbal, kemarahan, permusuhan Selanjutnya, dilakukan analisis terhadap butir-butir dalam alat ukur agresif dengan mempertimbangkan tingkat reliabilitasnya. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, menghasilkan total 120 responden dari suporter The Jak Mania. Data diolah menggunakan statistik parametrik dengan bantuan program JASP versi 0.19.1. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar butir memiliki daya beda yang cukup baik, meskipun terdapat 2 dari 24 butir yang memiliki daya beda kurang dari 0,300. Berdasarkan hasil analisis butir tersebut, diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,863, yang tergolong baik. Penelitian ini didukung oleh data subjek yang lengkap, dengan kategori subjek yang menunjukkan tingkat agresivitas sedang hingga tinggi.
PENGARUH KECEMASAN SOSIAL TERHADAP KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA Angga Tri Pamungkas; Adi Fahrudin; Rizma Afian Azhiim
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 4 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i4.10740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kecemasan sosial terhadap ketergantungan media sosial pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran angkatan 2020. Dengan melibatkan 296 responden, penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan antara kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial. Ketika kecemasan sosial meningkat, tingkat ketergantungan terhadap media sosial juga mengalami peningkatan. Penemuan ini mendukung penelitian sebelumnya, yang menyatakan bahwa kecemasan sosial dapat memperburuk ketergantungan media sosial dan berpotensi merugikan kesehatan psikologis mahasiswa. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk potensi bias dalam pengisian kuesioner dan keterbatasan representasi sampel karena populasi yang sangat besar. Penelitian ini memberikan kontribusi baru terkait lokasi studi dan subjek penelitian, sehingga diharapkan dapat menjadi referensi untuk studi lebih lanjut mengenai hubungan antara kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Alya Sagita, Nabila Angga Tri Pamungkas Ardiani, Indri Astriani, Ririn Awang Saputra Bayani Rahmawati, Betha Binahayati Rusyidi Dayne Trikora Wardhani Erik Saut H Hutahaean, Erik Saut H Fata Nidaul Khasanah Febrieta, Ditta Firjatullah, Maharani Amelia Fuad Akhmad Yanuar Rifai Gina, Fathana Gus Muiid, Azwin Hanna Rahmi Hidarsah, Ida Husmiati Yusuf Husmiati Yusuf Husmiati Yusuf Irawan, Muhammad Reza Irna Nursanti Irna Nursanti Ismawati Ismawati Jajuli Jajuli Khaerul Wahidin Lestari, Hanafiani Margono Mitrohardjono Mohd Dahlan A. Malek Mohd Dahlan HA Malek Mohd Dahlan HA Malek Muhammad Fachri Muhammad Sahrul Mulyani Mulyani Mulyanto, Erwan Munaya Fauziah Muzzamil, Ferdy N. Oneng Nurul Bariyah NIKE VONIKA Nuraida, Tia Nuryasin, Muhamad Nyimas Heny P Perdini, Tiara Anggita Prihatini, Fitria Purwanto, Purwanto Putra, Alvin Rahma Qurotul Aini Rahmi, Kus Hanna Rialdi Siregar, Bram Rifa’i, Fuad Yanuar Akhmad Rifki, Rifki Nur Ismail Rima Berti Anggraini Rini Hartini Rinda Andayani Rizaludin Kurniawan Rizma Afian Azhiim ROYANI HUTAGALUNG, ELFRIDA Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Saiful Bahri Saputra, Farhan Sarli Amri Teguh Pribadi Setiasih, Windi Sholehuddin Sholehuddin Siti Hajar Abdul Rauf Siti Hajar Abu Bakar Ah Siti Noor Fazariah Bt Suis @ Mohd Rusdy Soni Akhmad Nulhaqim Sri Luthfiah Zaqiah Ramadhanti, Sri Luthfiah Zaqiah Ramadhanti Steward Lindong Supriatna, Ecep Susilawati, Susilawati Syadza Salvirania Untari, Dhian Tyas Wan Anor Wan Sulaiman Wan Anor Wan Sulaiman Wan Anor Wan Sulaiman Wan Anor Wan Sulaiman Wan Nazilah Wan Othman Wan Nur Fatini Wan Anor Wan Nurfatini Wan Anor Wanda Kiyah George Albert Wanda Kiyah George Albert Wanda Kiyah George Albert Yana Sundayani Zulkarnain Ahmed Hatta