Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR PENDORONG IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI UPT PUSKESMAS II DENPASAR BARAT Ni Ketut Martini; Ni PutuWidya Astuti
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN TERPADU EDISI MARET
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.391 KB)

Abstract

ABSTRAKMenyusui adalah proses alami bagi seorang ibu untuk menghidupi dan mensejahterakan anak setelah melahirkan. Proses menyusui tidak mudah karena memerlukan kekuatan agar dapat berhasil memberikan ASI eklusif pada bayinya. Cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas II Denpasar terendah di Kota Denpasar, namun masih cukup banyak yaitu sebesar 63,6 % ibu yang lulus memberikan ASI Eksklusif. Hasil penelitian pengetahuan yang baik tentang ASI sangat mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Motivasi diri sendiri dan dukungan keluarga responden dapat mendorong keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Perilaku IMD pada ibu dapat mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Sebagian besar responden yang bekerja berhasil memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pendorong ibu dalam pemberian ASI esklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Subyek penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi umur 6-12 bulan yang lulus memberi ASI eksklusif di Wilayah kerja UPT Puskesmas II Denpasar Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan responden dipilih melalui metode purposive sampling sebanyak 10 orang.Kata Kunci: ibu, bayi umur 0-6, ASI eksklusif dan faktor pendorongABSTRACTBreastfeeding is a natural process for a mother to support and welfare of the child after birth. Breastfeeding is not easy because it requires strength to successfully deliver their babies exclusively breast milk. Scope of exclusive breastfeeding in Puskesmas second lowest in Denpasar, but still quite a lot that is equal to 63.6% of women who graduated exclusive breastfeeding. The results of the study a good knowledge about breastfeeding support the success of exclusive breastfeeding. Self motivation and family support respondents can drive the success of exclusive breastfeeding. IMD maternal behavior can support the success of exclusive breastfeeding. Most of the respondents who work successfully exclusive breastfeeding her baby. This study aims to determine the factors driving mother in exclusive breastfeeding in infants aged 0-6 months. The method used is qualitative with cross sectional study design. Subjects were mothers of infants aged 6-12 months were passed giving exclusive breastfeeding at work UPT Puskesmas II Region West Denpasar. Data collection was conducted through in-depth interviews with respondents selected through purposive sampling method as many as 10 people. Keywords: mothers, aged 0-6, exclusive breastfeeding and the factors driving
PENINGKATAN KOMPETENSI PUSKESMAS DALAM PENGELOLAAN DATA KESEHATAN STUNTING DI KABUPATEN KLUNGKUNG Ni Made Kurniati; Ni Putu Widya Astuti; Ni Luh Gede Ari Natalia
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10093

Abstract

Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung memiliki prioritas dalam upaya penanggulangan dan pencegahan stunting. Stunting merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh faktor multi dimensi. Penyediaan data yang dapat menggambarkan situasi mengenai stunting dan faktor risiko stunting. Data stunting yang komprehensif di Kabupaten Klungkung diperlukan untuk melakukan perumusan kebijakan dan strategi pencegahan, penanggulangan, dan pengendalian kejadian stunting di masyarakat. Pelatihan manajemen data diberikan peningkatan komptensi pengelolaan data stunting dan manajemen data dan informasi serta merancang form data yang lebih efisien. Pelatihan dilakukan pada pemegang data di bagian promosi kesehatan seluruh puskesmas Kabupaten Klungkung. Peserta pelatihan diberikan materi terkait pengelolaan data dan praktik langsung untuk melakukan manajemen data. Kompetensi yang ditingkatkan diantaranya adalah penyusunan struktur data pada program manajemen data, mengidentifikasi jenis dan skala data, melakukan pengelolaan data, dan melakukan analisis data secara deskriptif. Pengetahuan peserta pelatihan mengenai jenis data mengalami peningkatan sebesar 87%, pengetahuan peserta terkait pengelolaan data meningkat sebesar 90%, dan pengetahuan terkait manajemen data meningkat sebesar 92%. Peningkatan kompetensi petugas puskesmas dalam mengelola data dapat menghasilkan data yang terintegrasi sehingga memudahkan penyampaian informasi dan dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi dan penyusunan kebijakan untuk mempercepat penurunan kejadian stunting.
Implementasi Program Vaksinasi Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali Putu Sri Armayani; Ni Putu Widya Astuti; Made Nyandra
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.977 KB)

Abstract

Abstract Vaccination is a process of administering vaccine in the someone's body so as to be invulnerable. The purpose of this research is to find out the covid-19 vaccination program conducted by provincial health department Bali. The research is descriptive research. Research strategy exploration research is used to put, process, output. The research sample is divided into three of which is the key informants, main informants, and supporting informants. The result showed input from the aspect of this study is the availability of energy in helping covid-19 policy, implementation infrastructure is adequate, the budget charged through national and regional budgets. From the aspect of the process in terms of writing and reporting covid-19 case. From the aspect of output reflected in the amount of vaccination, the reception of vaccine, and the number of target. Local governments in this village officials to give regulations involving areas which was not reached target vaccine.Keywords:Covid-19, Vaccine, Provincial Health Department BaliAbstrak Vaksinasi merupakan proses pemberian vaksin dalam tubuh sehingga menjadi kebal atau terlindungi dari suatu penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program vaksinasi Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Strategi penelitian yang digunakan penelitian adalah eksplorasi terhadap input, proses, output. Sampel penelitian ini terbagi menjadi tiga yaitu informan kunci, informan utama, dan informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan dari aspek input yakni meliputi ketersediaan tenaga dalam membantu pelaksanaan kebijakan Covid-19, sarana prasarana sudah cukup memadai, kebutuhan anggaran dibebankan melalui APBN dan APBD. Dari aspek proses dilihat dari pencatatan dan pelaporan kasus Covid-19. Dari aspek output dilihat dari jumlah vaksinasi, penerimaan vaksin, dan jumlah sasaran. Pemerintah daerah dalam hal ini perangkat desa agar memberikan regulasi yang menyangkut daerah-daerah yang belum mencapai target vaksin.Kata kunci:Covid-19, Vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Bali
Evaluasi Pengelolaan Vaksin COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022 Ni Komang Sutriari; Ni Putu Widya Astuti; I Nyoman Suarjana; Made Agus Sugianto
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.359 KB)

Abstract

AbstrakPenanganan pandemi COVID-19 melalui vaksinasi memerlukan Vaksin COVID-19. Vaksin merupakan produk biologis yang rentan rusak sehingga memerlukan pengelolaan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Vaksin COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian adalah pejabat dan staf yang terlibat dalam pengelolaan vaksin COVID-19 menggunakan instrumen yang berupa pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Vaksin COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022 yang meliputi penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penanganan vaksin rusak dan kadaluarsa, serta pencatatan dan pelaporannya menggunakan acuan pedoman yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan. Kalibrasi alat belum dilakukan sesuai aturan pada proses penyimpanan namun secara umum proses penyimpanan sudah dilakukan sesuai standar. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa secara umum pengelolaan Vaksin COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022 yang meliputi penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penanganan vaksin rusak dan kadaluarsa, serta pencatatan dan pelaporannya sudah sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan.Kata kunci: Pengelolaan, Vaksin, COVID-19, Dinas Kesehatan Provinsi BaliAbstractHandling the COVID-19 pandemic through vaccination requires a COVID-19 vaccine. Vaccines are biological products that are susceptible to damage, so they require special management. This study aims to evaluate the management of the COVID-19 Vaccine at the Bali Provincial Health Office in 2022. The study used a descriptive qualitative method. Research informants are officials and staff involved in the management of the COVID-19 vaccine using an instrument in the form of an interview guide. The results showed that the management of the COVID-19 Vaccine at the Bali Provincial Health Office in 2022 which includes receiving, storing, distributing, handling damaged and expired vaccines, as well as recording and reporting using the reference guidelines set by the Ministry of Health. The instrument calibration has not been carried out according to the rules in the storage process but in general the storage process has been carried out according to standards. Based on the results of the study, it was concluded that in general the management of the COVID-19 Vaccine at the Bali Provincial Health Office in 2022 which includes receipt, storage, distribution, handling of damaged and expired vaccines, as well as recording and reporting are in accordance with the standards set by the Ministry of Health.Keywords:Management, Vaccines, COVID-19, Bali Provincial Health Office 
Implementasi Posyandu Pintar dalam Upaya Pencegahan Malnutrisi di UPTD Puskesmas Pupuan I Ni Wayan Eka Rusniati; Made Agus Sugianto; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.56 KB)

Abstract

Abstract Smart Posyandu is one of the innovation programs of the Tabanan District Health Office as an effort to prevent malnutrition in Tabanan District. This study aims to analyze the differences in the nutritional status of children under five between smart Posyandu and regular Posyandu at UPTD Puskesmas Pupuan I. This type of research is quantitative analytic with cross sectional design. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 100 children aged 12-59 months. The variables in this study were the Posyandu group consisting of ordinary Posyandu and smart Posyandu, the BB/U, TB/U and BB/TB index of toddlers in each Posyandu which analyzed using the Mann Whitney Test statistical test with a significance level of = 0.05. The results of the Mann Whitney Test statistical test analysis, the differences in the nutritional status of children under five between the ordinary Posyandu and the smart Posyandu in the working area of UPTD Puskesmas Pupuan I, showed p value index of BB/U is 0.038, p value of index of TB/U is 0.022 and a p value of index BB/TB is 0.025. The result of this study shows the differences in the nutritional status of children under five between smart Posyandu and regular Posyandu at UPTD Puskesmas Pupuan I. The suggestion for Puskesmas (Health Care Center) is to be more intense to conduct advocacy to the villages that do not have a smart Posyandu to immediately form a smart Posyandu.Keywords:nutritional status, innovation, smart Posyandu, UPTD Puskesmas Pupuan I Abstrak Posyandu Pintar merupakan salah satu program inovasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan sebagai upaya mencegah terjadinya malnutrisi di Kabupaten Tabanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan status gizi balita antara posyandu pintar dengan posyandu biasa di UPTD Puskesmas Pupuan I. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan design cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang balita umur 12-59 bulan. Variabel pada penelitian ini adalah kelompok posyandu yang terdiri dari posyandu biasa dan posyandu pintar, Indeks BB/U, TB/U dan BB/TB balita di masing-masing posyandu yang kemudian dianalisa dengan menggunakan uji statistik Mann Whitney Test dengan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil uji statistik Mann Whitney Test analisis perbedaan status gizi balita antara posyandu biasa dengan posyandu pintar di posyandu wilayah kerja UPTD Puskesmas Pupuan I masing-masing menunjukkan p valueindeks BB/U sebesar 0,038, p value indeks TB/U sebesar 0,022 dan pvalue indeks BB/TB sebesar 0,025. Hasil dari penelitian ini adalahterdapat perbedaan status gizi balita antara posyandu pintar denganposyandu biasa di UPTD Puskesmas Pupuan I. Adapun saran untukPuskesmas diharapkan lebih intens melakukan advokasi ke desa yangbelum memiliki posyandu pintar agar segera membentuk posyandupintar. Kata kunci:Status gizi, inovasi, posyandu pintar, UPTD Puskesmas Pupuan I
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Triple Eliminasi pada Trimester I di UPTD Puskesmas Kediri I Tabanan Gusti Ayu Nyoman Sri Rahayu Agustini; Nyoman Suarjana; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.536 KB)

Abstract

                                                 Abstrak Prevalensi HIV, Sifilis, Hepatitis B di Indonesia masih tinggi, nilai berurutan 0,39 %, 1,70% dan 2,50 %, untuk mencegah menular dari ibu hamil kepada anaknya dengan dilakukan pemeriksaan laboratorium sedini mungkin. Rendahnya cakupan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Kediri I tahun 2020 hanya16,8% dari target 100% sehingga perlu diteliti faktor yang mempengaruhinya. Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi 565 orang, sampel 85 orang (rumus slovin), instrumen berupa kuisioner. Uji chi square serta regresi logistik dengan 95% CI. Penelitian menyatakan variabel pekerjaan (p=0,872), pengetahuan (p=0,000), dukungan petugas kesehatan (p=0,033) dan dukungan suami (p=0,000). Hasil uji mutivariat variabel pengetahuan p=0,000 dengan Exp (B) 10,4. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 10,4 kali lebih besar melakukan pemeriksaan triple eliminasi pada trimester I dibandingkan pengetahuan kurang. Disimpulkan pengetahuan menjadi faktor yang dominan berpengaruh sedangkan pekerjaan tidak mempunyai berpengaruh.Kata kunci: Triple eliminasi, ibu hamil                                             Abstract Prevalence of syphilis , HIV and hepatitis B in Indonesia is still high, at 0.39%, 1.70% and 2.5%, respectively from mother to child can perform laboratory tests throughout the first trisemester. Only 16,9% of the target of 100% were reached. This study aimsn to understand the factor that influence. That is descriptive quantitative research with 565 population, 85 of sample (Slovin formula), the instrument is questionnaire. Analysiswhit chi squareand logistic regression . The results revealed thatthe work variable (p = 0.872), knowledge (p = 0.000), health worker support (p = 0.033) and husband's support (p = 0.000). Knowledge, support health workers,husband's support have a statistically significant influence, whereas the work variable has no effect.The biggest bearing is knowledge. Triple elimination examination behavior that is subpar is 10.4 times more likely to occur in pregnant with poor knowledge of triple elimination than in with strong knowledge.Keywords: Triple Elimination, Pregnant Women, UPTD Puskesmas Kediri I
DIMENSI TANGIBLE DAN RELIABILITY BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN Ni Komang Asri Novitasari; Ni Putu Widya Astuti; Made Nyandra
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2591

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien. Rancangan penelitian adalah cross sectional di UPTD Puskesmas 3 Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara pada bulan desember 2021 sampai dengan juni 2022. Sampel merupakan pasien rawat jalan berjumlah 109 orang. Data variabel dikumpulkan menggunakan kuesioner dimensi mutu pelayanan dan tingkat kepuasan. Data penelitian dianalisis secara univariat, bivariate dan multivariate. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 63,3% merasakan dimensi mutu tangibles yang kurang baik, 73,4% responden merasakan dimensi mutu reliability yang kurang baik, 65,1% responden merasakan dimensi mutu responsiveness yang kurang baik baik, 71,6% responden merasakan assurance yang kurang baik dan 68,8% responden merasakan empathy yang kurang baik. Sebesar 67,0% merasakan kepuasan dengan kategori kurang puas. Dimensi tangible memiliki hubungan dengan kepuasan pasien dengan adjusted (aOR) sebesar 17,0; 95%CI : 4,6-62,1, p=<0,001. Dimensi reliability juga memiliki hubungan dengan kepuasan pasien dengan aOR sebesar 10.4; 95% CI: 2,4 – 43,8, p=0,001. Sebagai simpulan bahwa mayoritas responden merasakan dimensi mutu dan kepuasan yang kurang baik. Dimensi mutu pelayanan tangibles dan reliability memiliki hubungan dengan kepuasan pasien. Melakukan penelitian terkait alasan pasien merasa kurang puas.
Hubungan Sanitasi Lingkungan Pemukiman dan Jarak Kandang Ternak Ayam terhadap Kepadatan Lalat di Perumahan Sempalit, Sijangkung Singkawang Selatan Tahun 2022 Jois; Ni Putu Widya Astuti; Ni Luh Utari Sumadewi
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2596

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan adanya tingkat kepadatan lalat diperumahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterkaitan sanitasi lingkungan pemukiman; saran ketersediaan SPAL, saran ketersediaan tempat sampah dan jarak kandang ternak ayam terhadap angka kepadatan lalat di perumahan Sijangkung, Singkawang Selatan. Responden pada penelitian ini sebanyak 95 KK. Jenis penelitian adalah rancangan kuantitatif deskriptif. Metode untuk pengambilan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Uji analisis yang digunakan adalah Chi-Square test.Hasil penelitian menujukkan tidak adanya hubungan ketersediaan sarana SPAL terhadap tingkat kepadatan lalat (pvalue = 0.165), adanya pengaruh ketersediaan tempat sampah terhadap tingkat kepadatan lalat (p value=0.000) dan adanya keterkaitan hubungan jarak kandang ternak dengan tingkat kepadatan lalat diperumahan (p value= 0.00).
Efektifitas Kombinasi Filtrasi dan Fitoremidiasi dengan Tanaman Kangkung Air pada Limbah Tempe Tahun 2022 I Kade Fandy Rajendra Suta; Ni Luh Utari Sumadewi; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2602

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode kombinasi filtyrasi dan fitoremediasi dengan tanaman kangkung air dalam penurunan kadar BOD dan COD dalam pengolahan limbah cair tempe. Penyajian data yang digunakan adalah data yang telah diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium dianalisis secara deskriptif kemudian dibandingkan dan disajikan dengan menggunakan tabel dan diuraikan dalam bentuk narasi. Hasil sebelum treatment BOD sebesar 3936,26 mg/L dan parameter COD sebesar 12200,0 mg/L. Treatment tanpa masker BOD sebesar 1769,05 mg/L, 1156,47 mg/L, 865,19 mg/L dan parameter COD sebesar 2789 mg/L, 1612,04 mg/L, 1426,10 mg/L dan treatment penambahan masker BOD sebesar 1276,4 mg/L, 689,56 mg/L, 498,05 mg/L dan parameter COD sebesar 2154,08 mg/L, 1219,02 mg/L, 987,20 mg/L. Efektifitas tanpa masker BOD sebesar 55%, 70%, 78% dan parameter COD sebesar 77%, 86%, 88% dan menggunakan masker BOD sebesar 67%, 82%, 87% dan parameter COD sebesar 82%, 90%, 91%. Efektivitas Presentase penurunan kadar parameter air limbah pemeriksaan pertama parameter BOD sebesar 55% dan COD sebesar 77%, pemeriksaan kedua parameter BOD 70% dan COD 86%, pemeriksaan ketiga parameter BOD 78% dan COD 88%. Presentase penurunan kadar parameter air limbah dengan menggunakan metode kombinasi filtrasi dan fitoremediasi tanaman kangkung air yaitu pemeriksaan pertama parameter BOD sebesar 67% dan COD sebesar 82%, pemeriksaan kedua parameter BOD 82% dan COD 90%, pemeriksaan ketiga parameter BOD 87% dan COD 91%.
EFEKTFITAS METODE FILTRASI KARBON AKTIF DALAM MENURUNKAN KADAR COD PADA LIMBAH CAIR LAUNDRY DI DESA TONJA KECAMATAN DENPASAR UTARA KOTA DENPASAR TAHUN 2022 Kadek Andi Dwi Saputra; Ni Luh Utari Sumadewi; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2613

Abstract

Jasa laundry menghasilkan limbah cair laundry, bila tidak diolah dengan baik akan menghasilkan kadar BOD (Biologycal Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand) yang berdampak terhadap pencemaran kualitas air. Filtrasi merupakan salah satu metode pemisahan antara partikel padat dengan fluida (dapat berupa gas atau cair) dengan menggunakan media, dengan demikian partikel padatan tersebut dapat tersuspensi pada media Parameter yang dianalisis yaitu COD (Chemical Oxygen Demand ) dengan cara menghitung kadar awal dan sesudah difiltrasi. Kadar COD ( Chemical Oxygen Demand ) yang digunakan pada penelitian ini berpatokan dengan baku mutu yang sesuai dengan Pergub Bali No 16 Tahun 2016 yaitu sebesar 50mg/L. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa efektif filtrasi yang digunakan untyuk menurunkan kadar COD dalam limbah laundry. Kadar COD( Chemical Oxygen Demand ) air limbah laundry sebelum difiltrasi rata-rata sebesar 124,95 mg/L, sedangkan kadar COD ( Chemical Oxygen Demand ) setelah dilakukan filtrasi kabon aktif rata-rata sebesar 99,75 mg/L sehingga didapatkan rata-rata persentase penurunan kadar COD ( Chemical Oxygen Demand ) sebesar 17,97%, dari hasil yang didapatkan dengan metode filtrasi kabon aktif menggunakan batu paras, pasir, serabut kelapa, sponge, tissue dan kerikil belum bisa dikatakan efektif karena belum memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Gubernur Bali No 16 Tahun 2016 .
Co-Authors Afifah Husna Gusmiati Agustin, Ni Putu Diah Putri Andrianto, Nurrahman Aprilia Siskowati, Dewi Aprilisia, Made Viani Ayu Ginawai, Tirta Bagus Komang Satriyasa Dewi Aprilia Siskowati Dewi, I Dewa Ayu Sri Warma Diah Krismawintari, Ni Putu Dionisia Marcelina Freitas Belo Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Gusti Ayu Nyoaman Sri Rahayu Agustini Gusti Ayu Nyoman Sri Rahayu Agustini Heretringgi, Rode Husna Gusmiati, Afifah I Gede Agus Handyka Kumala I Gede Arma Prima Reka Yoga I Gede Mustika I Gusti Ayu Putu Dian Anggraeni I Gusti Ngurah Anom Cahyadi Putra I Kade Fandy Rajendra Suta I Ketut Tunas I Made Candra Wiguna I Made Wisnu Adhi Putra I Nyoman Mahaendra Yasa I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Purnawan I Nyoman Suarjana I Putu Darma Wijaya I Putu Darmawijaya I Putu Dedy Kastama Hardy I Wayan Sudiana J. A. Pangkahila Jassica Sarimba Randan Jois Kadek Andi Dwi Saputra Kharisma, Putu Anastasia Komang Sriwisani S Komang Try Adnyani Rahayu Krismawintari, N.P.D. Made Agus Sugianto Made Nyandra Made Nyandra Manuntun Manurung Marcelina Freitas Belo, Dionisia Martini, Ni Ketut Negara, I Made Jaya Ni Kadek Sukarini NI KADEK YUNITA SARI Ni Ketut Martini Ni Ketut Sri Lestari Ni Komang Asri Novitasari Ni Komang Sutriari Ni Komang Trivika Ayu Sarini Ni Luh Gede Ari Natalia Ni Luh Utari Sumadewi Ni Made Dwijayanti Ni Made Kurniati Ni Made Suaniti Ni Made Tia Erlinda Sukadewi Ni Putu Octaviani Elisa Putri Ni Wayan Eka Rusniati Ni Wayan Rahayuni Nyoman Ngurah Adi Sanjaya Nyoman Ngurah Adisanjaya Nyoman Suarjana Octaviani Elisa Putri, Ni Putu Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Prayoga M, Gede Aris Primatanti, Putu Asih Putri, Kadek F. Aryani Putri, Kadek Fina Aryani Putri, Ruliana Putu Nuniek Hutnaleontina Putu Sri Armayani Ranika, Ni Putu Nanda Rasasiwi, Ni Kadek Melati Sarimba Randan, Jassica Sri Indah Pramana Widayani Sukhawidanti, Ni K. A. Sumadewi, Ni Luh Utari Tirta Ayu Ginawi Trivika Ayu Sarini, Ni Komang Woli, Yuniatri Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia Yuniatri Woli