Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kelas Ibu Hamil Serasi dan Non Serasi dengan Tingkat Pengetahuan, Status Gizi, dan Kunjungan K4 di UPTD Puskesmas Torue Aprilisia, Made Viani; Sugianto, Made Agus; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3600

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan bentuk kelompok belajar yang memberikan edukasi atau penyuluhan kesehatan ibu hamil pada usia kehamilan 4 minggu hingga 36 minggu menjelang persalinan. UPTD Puskesmas Torue telah mengembangkan kelas ibu hamil dengan nama SERASI (sehat, rajin dan berseri). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, status gizi, dan kunjungan K4 ibu hamil antara Kelas Ibu Hamil Serasi dan non Serasi di UPTD Puskesmas Torue. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80. Variabel pada penelitian ini adalah kelompok kelas ibu hamil yang terdiri dari kelas ibu hamil serasi dan kelas ibu hamil non serasi, tingkat pengetahuan, status gizi, kunjungan K4 di masing-masing kelas ibu hamil yang kemudian dianalisa dengan menggunakan uji statistik dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α < 0,05. Hasil uji statistik chi-square hubungan antara kelas ibu hamil serasi dan non serasi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Torue masing-masing menunjukkan nilai p value tingkat pengetahuan sebesar 0,045, p value status gizi sebesar 0,003, p value kunjungan K4 sebesar 0,036. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kelas ibu hamil serasi dan non serasi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Torue.
PKM KELOMPOK TANI MILENIAL DI DESA CEPAKA, KEDIRI TABANAN Sari, Ni Kadek Yunita; Permatasari, Anak Agung Ayu Putri; Astuti, Ni Putu Widya; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.485 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.30883

Abstract

Salah satu perkebunan pandan wangi di Bali adalah kelompok tani milenial mengusung nama UD Melonila, yang terletak di Jalan Raya Munggu Kapal, Banjar Batanduren Desa Cepaka, Kediri, Tabanan, Bali. Sejauh ini pengembangan produk dari tanaman pandan wangi belum dilakukan. Inovasi pemanfaatan daun pandan wangi untuk membuat produk seperti simplisia masih belum dikembangkan. Sehingga Tim PKM berencana untuk melakukan pendampingan terhadap kelompok tani milenial di Desa Cepaka, Kediri, Tabanan untuk membuat produk simplisia.  Permasalahan mitra:1)Mitra belum memiliki konsep dasar simplisia 2)Mitra belum memiliki keterampilan dalam  membuat produk simplisia, 3)Mitra belum memiliki merk dagang dan kemasan produk hasil pengembangan produk. Solusi yang ditawarkan yaitu 1)Pelatihan melalui penyuluhan tentang konsep dasar simplisia meliputi definisi simplisia, kegunaan dan metode pengolahan daun pandan wangi menjadi simplisia, 2)Pelatihan dan pendampingan praktek membuat produk simplisia, 3)Pendampingan dan pelatihan membuat merk dagang dan desain kemasan. Hasil  yang diperoleh dari PKM yaitu 1)Semua anggota mitra yang mengikuti sosialisasi mendapatkan rerata nilai pemahaman 84 pada post-test, 2)Mitra memiliki keterampilan dalam membuat produk simplisia, 3)Produk simplisia yang dihasilkan memiliki merek dagang dan kemasan penjualan. Kata Kunci : Desa Cepaka, Kelompok Tani Milenial, Simplisia, Pandan Wangi
Edukasi Kesehatan Mental dan Latihan Relaksasi Kepada Peserta Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas 1 Denpasar Utara Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia; Nyandra, Made; Kurniati, Ni Made; Hardy, I Putu Dedy Kastama; Martini, Ni Ketut; Sugianto, Made Agus; Putri, Kadek Fina Aryani; Purnawan, I Nyoman; Astuti, Ni Putu Widya; Sumadewi, Ni Luh Utari; Suarjana, Nyoman
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i2.3951

Abstract

Prolanis merupakan upaya pengelolaan penyakit kronis yang diselenggarakan di fasilitas kesehatan primer. Penanganan masalah kesehatan mental belum diselenggarakan dalam kegiatan Prolanis karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki serta belum ada bentuk kegiatan yang bisa diadopsi untuk penanganan kesehatan mental. Tujuan kegiatan ini yakni memberikan pelatihan tentang kesehatan mental dan relaksasi kepada peserta Prolanis. Manfaat kegiatan ini yakni meningkatkan kesehatan peserta Prolanis baik fisik maupun mental. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Puskesmas I Denpasar Utara pada bulan Oktober 2023. Materi dan pelatihan diberikan oleh tim dosen program studi yang diselenggarakan di Puskesmas 1 Denpasar Utara. Sebanyak 26 orang peserta Prolanis diberikan edukasi kesehatan mental dan pelatihan relaksasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengukur tingkat pengetahuan, tekanan darah dan gerakan relaksasi yang telah diajarkan. Hasil pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 2,321 sedangkan status kesehatan peserta yang diukur dari tekanan darah menunjukkan 73% peserta memiliki tekanan darahnya tidak normal namun peserta mampu menghafalkan gerakan relaksasi sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut yang dapat disarankan yakni perlunya peserta melakukan pengelolaan penyakit sesuai panduan pengelolaan penyakit dan pengelolaan kesehatan mental dengan melakukan gerakan relaksasi secara rutin. Kata kunci: Edukasi Kesehatan Jiwa, Pelatihan Relaksasi
Kejadian Stunting Berdasarkan Faktor Wilayah Desa-Kota dan Desa Wisata di Kabupaten Gianyar Kurniati, Ni Made; Astuti, Ni Putu Widya; Putri, Kadek Fina Aryani
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i1.17176

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan salah satu permasalahan global yang harus diatasi untuk meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia. Berdasarkan hasil SSGI tahun 2022 stunting di Kabupaten Gianyar yang merupakan wilayah kabupaten dengan banyaknya desa wisata dan desa seni budaya adalah sebesar 6.3%. Angka tersebut mengalami peningkatan sebanyak 1,2% dibandingkan dengan tahun 2021 yaitu 5.1%. dari penelitian ini adalah untuk mempercepat upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Gianyar dengan adanya gambaran terkait pemetaan kejadian stunting dengan analisis faktor risiko berdasarkan kategori wilayah untuk dapat memfokuskan intervensi berdasarkan karakteristik di masing – masing wilayah. Dari 70 desa di Kabupaten Gianyar, terdapat 44 Desa (62,8%) yang masuk dalam kategori Desa Wisata. Keywords : Stunting, Rural, Urban, Village, Gianyar
ANALISIS BEBAN KERJA DAN KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT DI UPTD PUSKESMAS I DENPASAR SELATAN Ranika, Ni Putu Nanda; Sugianto, Made Agus; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2481

Abstract

Beban kerja yang tinggi dalam pemberian pelayanan keperawatan namun tidak diikuti dengan ketersediaan tenaga yang mencukupi, maka akan mempengaruhi kualitas petugas dalam memberikan pelayanan. Beban kerja sebagai salah satu komponen vital untuk mengkalkulasikan keperluan tenaga mempergunakan metode Workload Indicators of Staffing Needs (WISN). Kajian ini menganalisis beban kerja dan kebutuhan tenaga perawat di UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan. Kajian ini bertujuan mengetahui besarnya beban kerja serta menghitung kebutuhan tenaga perawat di UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan. Kajian ini dilaksanakan mempergunakan metode kuantitatif dengan teknik work sampling, observasi, panduan wawancara serta observasi dokumen. Hasil kajian diperoleh waktu kerja tersedia perawat di Puskesmas I Denpasar Selatan adalah 260 hari/tahun atau 97500 menit/tahun. Penggunaan waktu kerja tenaga perawat untuk kegiatan produktif sebesar 86,86%, tersusun atas aktivitas produktif langsung 55,05% dan aktivitas produktif tidak langsung 31,81%, sudah melebihi nilai optimal 80%. Sedangkan untuk kegiatan non produktif 4,04% dan kegiatan pribadi 9,1%. Perhitungan standar kelonggaran di Puskesmas I Denpasar Selatan adalah 0,1784 selama satu tahun. Hasil pengalkulasian tenaga mempergunakan metode WISN didapat banyaknya tenaga perawat adalah 16 orang, masih kekurangan tenaga sejumlah 6 orang dari 10 tenaga perawat yang sudah ada saat ini. Berlandaskan pada hasil studi, dapat diberikan saran kepada manajemen Puskesmas I Denpasar Selatan agar mempertimbangkan beban kerja dalam penentuan kebutuhan tenaga sehingga mencapai pelayanan yang berkualitas.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI UPTD PUSKESMAS MENGWI III KABUPATEN BADUNG BALI TAHUN 2022 Heretringgi, Rode; Astuti, Ni Putu Widya; Sumadewi, Ni Luh Utari
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2687

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah infeksi yang melibatkan organ saluran pernapasan bagian atas dan bagian bawah yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dari infeksi ringan sampai berat ISPA termasuk Air Bone Diseanse yang penularan penyakitnya melalui udara. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan fisik rumah dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut di wilayah UPTD Puskesmas Mengwi III kabupaten Badung Bali tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di puskesmas mengwi III pada bulan juni 2022 terdapat 54 sampel dengan melakukan observasi menggunakan instrument kuesioner peneltian. Dengan mengunakan uji chi-square sebagai analisis bivariate. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,168> 0,05, yang artinya sanitasi lingkungan fisik rumah tidak ada hubungan dengan kejadian penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut di UPTD Puskesmas Mengwi III Kabupaten Badung Bali tahun 2022.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Patuh dan tidak Patuh terhadap Pengobatan pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kediri 1 Kabupaten Tabanan Agustin, Ni Putu Diah Putri; Nyandra, Made; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2700

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang semakin meningkat jumlah penderitanya setiap tahun. Pada tahun 2025, diperkirakan 1,5 miliar orang akan mengidap hipertensi, dengan 9,4 juta kematian setiap tahun yang terkait dengan komplikasi hipertensi. Prevalensi penyakit ini juga terus meningkat, diperkirakan mencapai 29% pada orang dewasa di seluruh dunia pada tahun 2025. Wanita di atas usia 65 tahun lebih rentan terhadap hipertensi daripada pria, sementara pada usia paruh baya dan remaja, laki-laki lebih sering terkena hipertensi. Pada usia 55 hingga 64 tahun, sekitar 15-20% populasi dunia menderita hipertensi. Hipertensi terjadi ketika tekanan darah dalam arteri terus meningkat. Dalam keadaan istirahat, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik di atas 140 mm Hg dan tekanan diastolik di atas 90 mm Hg dalam dua pembacaan yang terpisah lima menit. Faktor-faktor risiko meliputi usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, dan gaya hidup seperti merokok, konsumsi natrium berlebih, lemak jenuh, alkohol, obesitas, kurang olahraga, stres, dan estrogen. Di Indonesia, hipertensi adalah masalah serius dalam pelayanan kesehatan dasar. Prevalensi hipertensi di berbagai kelompok usia cukup tinggi, seperti pada usia 45 hingga di atas 75 tahun dengan estimasi prevalensi mencapai 69,5%. Penelitian di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, menunjukkan tingginya angka penderita hipertensi, mencapai lebih dari 50%. Bahkan di Provinsi Bali, prevalensi hipertensi mengalami peningkatan signifikan hingga 30,97% dalam lima tahun terakhir. Kepatuhan terhadap pengobatan menjadi masalah penting, terutama karena hipertensi membutuhkan pengobatan jangka panjang dan dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Inovasi dalam meningkatkan pengetahuan, dukungan keluarga, dan akses pelayanan menjadi kunci meningkatkan kepatuhan pengobatan orang yang menderita hipertensi
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ULANG DI PELAYANAN RAWAT JALAN UPT PUSKESMAS SUSUT I Sukhawidanti, Ni K. A.; Putri, Kadek F. Aryani; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan kunjungan ulang di layanan rawat jalan UPT Puskesmas Susut I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan di UPT Puskesmas Susut I, dengan jumlah responden sebanyak 89 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode consecutive sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dilanjutkan dengan analisis data univariat dan analisis data bivariat menggunakan uji chi square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 65 responden (73%) memilih untuk berkunjung kembali ke Puskesmas. Terdapat hubungan antara faktor seperti kepemilikan JKN, tingkat pendapatan, dan ketersediaan tenaga kesehatan dengan kunjungan ulang di layanan rawat jalan UPT Puskesmas Susut I. Namun, aksesibilitas dan persepsi terhadap penyakit tidak menunjukkan hubungan dengan kunjungan ulang di layanan rawat jalan UPT Puskesmas Susut I.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diet Penderita Diabetes Mellitus di UPTD Puskesmas I Denpasar Barat Putri, Ruliana; Martini, Ni Ketut; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3119

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah yang melewati batas normal. Diabetes mellitus masuk dalam kategori penyakit yang tidak menular sehingga menjadi penyebab utama penyakit di dunia. Kadar glukosa dapat dikontrol dengan menerapkan diet 3J (jumlah, jenis, dan jadwal). Rasa jenuh dan sulit melakukan diet menjadi kendala bagi penderita diabetes sehingga untuk mencapai keberhasilan dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan dukungan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet penderita diabetes mellitus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional dan menggunakan desain penilitian deskriptif korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 orang yang menderita diabetes mellitus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner kepada penderita diabetes mellitus. Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan. Hasil analisis multivariat dengan uji regresi logistik berganda pada variabel sikap dan dukungan keluarga yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan diet. Diharapakan untuk UPTD Puskesmas I Denpasar Barat dapat meningkatkan edukasi serta membentuk program penataan diet diabetes mellitus agar penderita lebih paham mengenai kebutuhan kalorinya.
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Perilaku Merokok di Dalam Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Marga I Rasasiwi, Ni Kadek Melati; Astuti, Ni Putu Widya; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3130

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita adalah masalah yang masih belum dapat teratasi di Indonesia. Di Indonesia, ISPA menyerang 10-20% penduduk setiap tahunnya. Sekitar 150.000 anak meninggal setiap tahunnya akibat ISPA. Salah satu wilayah dengan penderita ISPA tinggi adalah Puskesmas Marga I, dengan jumlah kasus sebesar 96,3% pada balita. Faktor yang dapat mempengaruhi ISPA pada balita yakni pengetahuan ibu, perilaku merokok ibu dan anggota keluarga didalam rumah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan perilaku merokok didalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian berjumlah 60 orang Ibu Balita. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kepada ibu balita. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square dengan taraf signifikansi 0,05 atau (p < 0,05) dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik berganda. Berdasarkan hasil analisis data terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan perilaku merokok anggota keluarga didalam rumah dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Marga I.
Co-Authors Afifah Husna Gusmiati Agustin, Ni Putu Diah Putri Andrianto, Nurrahman Aprilia Siskowati, Dewi Aprilisia, Made Viani Ayu Ginawai, Tirta Bagus Komang Satriyasa Dewi Aprilia Siskowati Dewi, I Dewa Ayu Sri Warma Diah Krismawintari, Ni Putu Dionisia Marcelina Freitas Belo Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Gusti Ayu Nyoaman Sri Rahayu Agustini Gusti Ayu Nyoman Sri Rahayu Agustini Heretringgi, Rode Husna Gusmiati, Afifah I Gede Agus Handyka Kumala I Gede Arma Prima Reka Yoga I Gede Mustika I Gusti Ayu Putu Dian Anggraeni I Gusti Ngurah Anom Cahyadi Putra I Kade Fandy Rajendra Suta I Ketut Tunas I Made Candra Wiguna I Made Wisnu Adhi Putra I Nyoman Mahaendra Yasa I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Purnawan I Nyoman Suarjana I Putu Darma Wijaya I Putu Darmawijaya I Putu Dedy Kastama Hardy I Wayan Sudiana J. A. Pangkahila Jassica Sarimba Randan Jois Kadek Andi Dwi Saputra Kharisma, Putu Anastasia Komang Sriwisani S Komang Try Adnyani Rahayu Krismawintari, N.P.D. Made Agus Sugianto Made Nyandra Made Nyandra Manuntun Manurung Marcelina Freitas Belo, Dionisia Martini, Ni Ketut Negara, I Made Jaya Ni Kadek Sukarini NI KADEK YUNITA SARI Ni Ketut Martini Ni Ketut Sri Lestari Ni Komang Asri Novitasari Ni Komang Sutriari Ni Komang Trivika Ayu Sarini Ni Luh Gede Ari Natalia Ni Luh Utari Sumadewi Ni Made Dwijayanti Ni Made Kurniati Ni Made Suaniti Ni Made Tia Erlinda Sukadewi Ni Putu Octaviani Elisa Putri Ni Wayan Eka Rusniati Ni Wayan Rahayuni Nyoman Ngurah Adi Sanjaya Nyoman Ngurah Adisanjaya Nyoman Suarjana Octaviani Elisa Putri, Ni Putu Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Prayoga M, Gede Aris Primatanti, Putu Asih Putri, Kadek F. Aryani Putri, Kadek Fina Aryani Putri, Ruliana Putu Nuniek Hutnaleontina Putu Sri Armayani Ranika, Ni Putu Nanda Rasasiwi, Ni Kadek Melati Sarimba Randan, Jassica Sri Indah Pramana Widayani Sukhawidanti, Ni K. A. Sumadewi, Ni Luh Utari Tirta Ayu Ginawi Trivika Ayu Sarini, Ni Komang Woli, Yuniatri Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia Yuniatri Woli