Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Trimester I di UPTD Puskesmas Kediri I Tabanan Gusti Ayu Nyoaman Sri Rahayu Agustini; Nyoman Suarjana; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2618

Abstract

Prevalensi HIV, Sifilis, Hepatitis B di Indonesia masih tinggi, nilai berurutan 0,39 %, 1,70% dan 2,50 %, untuk mencegah menular dari ibu hamil kepada anaknya dengan dilakukan pemeriksaan laboratorium sedini mungkin. Rendahnya cakupan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Kediri I tahun 2020 hanya16,8% dari target 100% sehingga perlu diteliti faktor yang mempengaruhinya. Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi 565 orang, sampel 85 orang (rumus slovin), instrumen berupa kuisioner. Uji chi square serta regresi logistik dengan 95% CI. Penelitian menyatakan variabel pekerjaan (p=0,872), pengetahuan (p=0,000), dukungan petugas kesehatan (p=0,033) dan dukungan suami (p=0,000). Hasil uji mutivariat variabel pengetahuan p=0,000 dengan Exp (B) 10,4. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 10,4 kali lebih besar melakukan pemeriksaan triple eliminasi pada trimester I dibandingkan pengetahuan kurang. Disimpulkan pengetahuan menjadi faktor yang dominan berpengaruh sedangkan pekerjaan tidak mempunyai berpengaruh.
GAMBARAN INDEKS ANGKA KUMAN BERDASARKAN SUHU DAN KELEMBABAN DI RUANG OPERASI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUP SANGLAH DENPASAR Ni Wayan Rahayuni; Ni Luh Utari Sumadewi; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2619

Abstract

Ruang operasi perlu dijaga kualitas udaranya untuk mencegah terjadinya penularan infeksi nosokomial. Terdapat persyaratan yang harus dipenuhi sesuai dengan Permenkes no 7 tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Untuk mengontrol pertumbuhan mokroorganisme penyebab infeksi nosokomial, pemeriksaan angka kuman merupakan salah satu upaya pengendaliannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran indeks angka kuman berdasarkan suhu dan kelembaban di ruang operasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian ini dilaksanaka pada bulan Juli 2022. Tempat penelitian di ruang operasi Instalasi Bedah Sentral RSUP Sanglah Denpasar. Pengambilan sampel indeks angka kuman menggunakan media nutrient agar. Hasil penelitian menunjukkan angka kuman setelah operasi tertinggi yaitu 204 CFU/m3. Jumlah angka kuman setelah setelah pembersihan tertinggi sebesar 45 CFU/m3. Hal ini belum memenuhi persyaratan sesuai dengan Permenkes no 7 tahun 2019. Hal ini dipengaruhi oleh suhu 25,9oC dan kelembaban yaitu 61%. Penurunan angka kuman terbaik yaitu sebesar 91%. Saran: pengawasan dan pemantauan lebih disiplin agar angka kuman di ruang operasi sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.
Efektivitas Implementasi Inovasi Komik Sehat terhadap Tingkat Kecemasan pada Anak di Ruang Cilinaya Rumah Sakit Daerah Mangusada Kabupaten Badung Ni Kadek Sukarini; Ni Putu Widya Astuti; Made Nyandra
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2621

Abstract

Tujuan penelitian untuk pengaruh Penerapan Inovasi Komik Sehat Terhadap Tingkat kecemasan pada anak. Rancangan penelitian adalah Pre Experimental One Group Pretest-Posttest Design di Ruang Cilinaya Rumah Sakit Daerah Mangusada pada bulan Maret sampai Juli tahun 2022. Sampel merupakan pasien rawat jalan berjumlah 36 orang. Data variabel dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data kajian dianalisa dengan uji Paired t-test. Hasil didapatkan sebesar 75,5% anak berumur <5 tahun, 62,2% orang tua berumur ≥30 tahun, 78,4% perempuan dan 89,2% berpendidikan SMA. Terdapat pengaruh implementasi komik sehat dengan penurunan tingkatt kecemasan (nilai p-value=0,000). Komik Sehat efektif menurunkan tingkat kecemasan pada anak di ruang Cilinaya RSDM Kabupaten Badung.
Evaluasi Pengelolaan Vaksin COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022 Ni Komang Sutriari; Ni Putu Widya Astuti; I Nyoman Suarjana; Made Agus Sugianto
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i1.2106

Abstract

AbstrakPenanganan pandemi COVID-19 melalui vaksinasi memerlukan Vaksin COVID-19. Vaksin merupakan produk biologis yang rentan rusak sehingga memerlukan pengelolaan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Vaksin COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian adalah pejabat dan staf yang terlibat dalam pengelolaan vaksin COVID-19 menggunakan instrumen yang berupa pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Vaksin COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022 yang meliputi penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penanganan vaksin rusak dan kadaluarsa, serta pencatatan dan pelaporannya menggunakan acuan pedoman yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan. Kalibrasi alat belum dilakukan sesuai aturan pada proses penyimpanan namun secara umum proses penyimpanan sudah dilakukan sesuai standar. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa secara umum pengelolaan Vaksin COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022 yang meliputi penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penanganan vaksin rusak dan kadaluarsa, serta pencatatan dan pelaporannya sudah sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan.Kata kunci: Pengelolaan, Vaksin, COVID-19, Dinas Kesehatan Provinsi BaliAbstractHandling the COVID-19 pandemic through vaccination requires a COVID-19 vaccine. Vaccines are biological products that are susceptible to damage, so they require special management. This study aims to evaluate the management of the COVID-19 Vaccine at the Bali Provincial Health Office in 2022. The study used a descriptive qualitative method. Research informants are officials and staff involved in the management of the COVID-19 vaccine using an instrument in the form of an interview guide. The results showed that the management of the COVID-19 Vaccine at the Bali Provincial Health Office in 2022 which includes receiving, storing, distributing, handling damaged and expired vaccines, as well as recording and reporting using the reference guidelines set by the Ministry of Health. The instrument calibration has not been carried out according to the rules in the storage process but in general the storage process has been carried out according to standards. Based on the results of the study, it was concluded that in general the management of the COVID-19 Vaccine at the Bali Provincial Health Office in 2022 which includes receipt, storage, distribution, handling of damaged and expired vaccines, as well as recording and reporting are in accordance with the standards set by the Ministry of Health.Keywords:Management, Vaccines, COVID-19, Bali Provincial Health Office 
Implementasi Program Vaksinasi Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali Putu Sri Armayani; Ni Putu Widya Astuti; Made Nyandra
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i2.2310

Abstract

Abstract Vaccination is a process of administering vaccine in the someone's body so as to be invulnerable. The purpose of this research is to find out the covid-19 vaccination program conducted by provincial health department Bali. The research is descriptive research. Research strategy exploration research is used to put, process, output. The research sample is divided into three of which is the key informants, main informants, and supporting informants. The result showed input from the aspect of this study is the availability of energy in helping covid-19 policy, implementation infrastructure is adequate, the budget charged through national and regional budgets. From the aspect of the process in terms of writing and reporting covid-19 case. From the aspect of output reflected in the amount of vaccination, the reception of vaccine, and the number of target. Local governments in this village officials to give regulations involving areas which was not reached target vaccine.Keywords:Covid-19, Vaccine, Provincial Health Department BaliAbstrak Vaksinasi merupakan proses pemberian vaksin dalam tubuh sehingga menjadi kebal atau terlindungi dari suatu penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program vaksinasi Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Strategi penelitian yang digunakan penelitian adalah eksplorasi terhadap input, proses, output. Sampel penelitian ini terbagi menjadi tiga yaitu informan kunci, informan utama, dan informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan dari aspek input yakni meliputi ketersediaan tenaga dalam membantu pelaksanaan kebijakan Covid-19, sarana prasarana sudah cukup memadai, kebutuhan anggaran dibebankan melalui APBN dan APBD. Dari aspek proses dilihat dari pencatatan dan pelaporan kasus Covid-19. Dari aspek output dilihat dari jumlah vaksinasi, penerimaan vaksin, dan jumlah sasaran. Pemerintah daerah dalam hal ini perangkat desa agar memberikan regulasi yang menyangkut daerah-daerah yang belum mencapai target vaksin.Kata kunci:Covid-19, Vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Bali
Implementasi Posyandu Pintar dalam Upaya Pencegahan Malnutrisi di UPTD Puskesmas Pupuan I Ni Wayan Eka Rusniati; Made Agus Sugianto; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i2.2314

Abstract

Abstract Smart Posyandu is one of the innovation programs of the Tabanan District Health Office as an effort to prevent malnutrition in Tabanan District. This study aims to analyze the differences in the nutritional status of children under five between smart Posyandu and regular Posyandu at UPTD Puskesmas Pupuan I. This type of research is quantitative analytic with cross sectional design. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 100 children aged 12-59 months. The variables in this study were the Posyandu group consisting of ordinary Posyandu and smart Posyandu, the BB/U, TB/U and BB/TB index of toddlers in each Posyandu which analyzed using the Mann Whitney Test statistical test with a significance level of = 0.05. The results of the Mann Whitney Test statistical test analysis, the differences in the nutritional status of children under five between the ordinary Posyandu and the smart Posyandu in the working area of UPTD Puskesmas Pupuan I, showed p value index of BB/U is 0.038, p value of index of TB/U is 0.022 and a p value of index BB/TB is 0.025. The result of this study shows the differences in the nutritional status of children under five between smart Posyandu and regular Posyandu at UPTD Puskesmas Pupuan I. The suggestion for Puskesmas (Health Care Center) is to be more intense to conduct advocacy to the villages that do not have a smart Posyandu to immediately form a smart Posyandu.Keywords:nutritional status, innovation, smart Posyandu, UPTD Puskesmas Pupuan I Abstrak Posyandu Pintar merupakan salah satu program inovasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan sebagai upaya mencegah terjadinya malnutrisi di Kabupaten Tabanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan status gizi balita antara posyandu pintar dengan posyandu biasa di UPTD Puskesmas Pupuan I. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan design cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang balita umur 12-59 bulan. Variabel pada penelitian ini adalah kelompok posyandu yang terdiri dari posyandu biasa dan posyandu pintar, Indeks BB/U, TB/U dan BB/TB balita di masing-masing posyandu yang kemudian dianalisa dengan menggunakan uji statistik Mann Whitney Test dengan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil uji statistik Mann Whitney Test analisis perbedaan status gizi balita antara posyandu biasa dengan posyandu pintar di posyandu wilayah kerja UPTD Puskesmas Pupuan I masing-masing menunjukkan p valueindeks BB/U sebesar 0,038, p value indeks TB/U sebesar 0,022 dan pvalue indeks BB/TB sebesar 0,025. Hasil dari penelitian ini adalahterdapat perbedaan status gizi balita antara posyandu pintar denganposyandu biasa di UPTD Puskesmas Pupuan I. Adapun saran untukPuskesmas diharapkan lebih intens melakukan advokasi ke desa yangbelum memiliki posyandu pintar agar segera membentuk posyandupintar. Kata kunci:Status gizi, inovasi, posyandu pintar, UPTD Puskesmas Pupuan I
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Triple Eliminasi pada Trimester I di UPTD Puskesmas Kediri I Tabanan Gusti Ayu Nyoman Sri Rahayu Agustini; Nyoman Suarjana; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i2.2325

Abstract

                                                 Abstrak Prevalensi HIV, Sifilis, Hepatitis B di Indonesia masih tinggi, nilai berurutan 0,39 %, 1,70% dan 2,50 %, untuk mencegah menular dari ibu hamil kepada anaknya dengan dilakukan pemeriksaan laboratorium sedini mungkin. Rendahnya cakupan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Kediri I tahun 2020 hanya16,8% dari target 100% sehingga perlu diteliti faktor yang mempengaruhinya. Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi 565 orang, sampel 85 orang (rumus slovin), instrumen berupa kuisioner. Uji chi square serta regresi logistik dengan 95% CI. Penelitian menyatakan variabel pekerjaan (p=0,872), pengetahuan (p=0,000), dukungan petugas kesehatan (p=0,033) dan dukungan suami (p=0,000). Hasil uji mutivariat variabel pengetahuan p=0,000 dengan Exp (B) 10,4. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 10,4 kali lebih besar melakukan pemeriksaan triple eliminasi pada trimester I dibandingkan pengetahuan kurang. Disimpulkan pengetahuan menjadi faktor yang dominan berpengaruh sedangkan pekerjaan tidak mempunyai berpengaruh.Kata kunci: Triple eliminasi, ibu hamil                                             Abstract Prevalence of syphilis , HIV and hepatitis B in Indonesia is still high, at 0.39%, 1.70% and 2.5%, respectively from mother to child can perform laboratory tests throughout the first trisemester. Only 16,9% of the target of 100% were reached. This study aimsn to understand the factor that influence. That is descriptive quantitative research with 565 population, 85 of sample (Slovin formula), the instrument is questionnaire. Analysiswhit chi squareand logistic regression . The results revealed thatthe work variable (p = 0.872), knowledge (p = 0.000), health worker support (p = 0.033) and husband's support (p = 0.000). Knowledge, support health workers,husband's support have a statistically significant influence, whereas the work variable has no effect.The biggest bearing is knowledge. Triple elimination examination behavior that is subpar is 10.4 times more likely to occur in pregnant with poor knowledge of triple elimination than in with strong knowledge.Keywords: Triple Elimination, Pregnant Women, UPTD Puskesmas Kediri I
Pengolahan Limbah Cair Peternakan Babi menggunakan Metode Adsorpsi dan Filtrasi Prayoga M, Gede Aris; Astuti, Ni Putu Widya; Sumadewi, Ni Luh Utari
Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan, Volume 10 Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JRSKT.102.02

Abstract

Abstrak Limbah ternak merupakan sisa buangan dari suatu kegiatan usaha peternakan seperti usaha pemeliharaan ternak, pengolahan produk ternak, rumah potong hewan, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Pengolahan limbah cair dengan metode adsorpsi dan filtrasi di peternakan babi Desa Kukuh Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan. Design dalam penelitian ini menggunakan the one group pretest-posttest design yaitu melakukan pretest atau pengujian sebelum dilakukan treatment kemudian hasil dari treatment di lakukan pengujian, hasil dari perlakukan tersebut dapat di bandingkan keadaan sebelum dan sesudah diberikan treatment. Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan parameter sesuai dengan baku mutu standar Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2009 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan Peternakan Sapi Dan Babi. Hasil Kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada ketebalan media 50 cm dan 40 cm memenuhi syarat, sedangkan pada ketebalan media 20 cm hasilnya tidak memenuhi syarat. Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dengan ketebalan media 50 cm, 40 cm dan 20 cm mendapatkan hasil tidak memenuhi syarat. Kadar Total Suspended Solid (TSS) pada ketebalan media 50 cm dan 40 cm hasilnya memenuhi syarat sedangkan pada ketebalan media 20 cm hasilnya tidak memenuhi syarat. Pemeriksaan pH mendapat hasil memenuhi syarat, Pemeriksaan Bau mendapat hasil tidak memenuhi syarat, pemeriksaan warna dan suhu mendapatkan hasil memenuhi syarat. Efektifitas pengolahan limbah cair pada peternakan babi mendapatkan hasil pada media pengolahan dari masing-masing ketebalan media yaitu 50 cm, 40 cm dan 20 cm cenderung mengalami penurunan setelah dilakukan pengolahan air limbah cair dengan metode filtrasi dan adsorpsi Kata kunci: limbah ternak, metode adsorpsi, metode filtrasi Abstract Livestock waste is kind of waste produced from the left-over livestock business such as breeding, livestock products, or slaughterhouse etc. This research aimed to know about piggery liquid waste treatment using adsorption and filtration methods in Kukuh village, Marga district, Tabanan regency. The design in this research was the one group pre-test and post test design. The researcher did the pretest before doing the treatment and the result of the treatment would be evaluated in which both results could be compared, the circumstances before and after the treatment were implemented. In accordance with the findings of the research and assessment parameter of quality standard set by Minister Environment Regulation No. 11 in 2009 about standard quality of liquid waste for business or activities in cattle farm and piggery, it was concluded that the result of Biochemical Oxygen Demand (BOD) in media thickness of 50 cm and 40 cm qualified the standard but the result in 20 cm media thickness didn't fullfill the standard. In regard to Chemical Oxygen Demand (COD) in media thickness of 50 cm, 40 cm and 20 cm all didn't qualify for the set standard. Meanwhile, Total Suspended Solid (TSS) in media thickness of 50 cm and 40 cm qualified the standard but the result in 20 cm media thickness didn't fullfill the standard. In addition, PH assessment qualify for the standard. Odor assessment result didn't fullfill the standard. Whereas color and temperature assessments qualified for the standard. In conclusion, the effectiveness of piggery liquid waste treatment resulted on media processing in each thickness of 50 cm, 40 cm, 20 cm tended to decrease after liquid waste treatment adsorption and filtration methods were implemented. Keywords: adsorption methods, filtration methods, livestock waste
Analisis Kualitas Air Permukaan di Kabupaten Karangasem Berdasarkan Parameter Fisika, Kimia dan Biologi Negara, I Made Jaya; Astuti, Ni Putu Widya; Sumadewi, Ni Luh Utari
Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan, Volume 10 Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JRSKT.102.03

Abstract

Abstrak Sungai adalah salah satu bentuk dari suatu ekosistem perairan terbuka yang mengalir dari hulu ke hilir yang memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat serta pemanfaatan yang luas. Informasi mengenai kualitas air sungai sangat penting guna memberikan gambaran mengenai pengaruh pemanfaatan air sungai tersebut oleh manusia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif tentang kualitas air sungai di Kabupaten Karangasem berdasarkan parameter fisika, kimia dan biologis dari 4 sungai dari total 54 sungai di wilayah Kabupaten Karangasem. Sungai yang diteliti yaitu Tukad Nyuling, Tukad Jangga, Tukad Pati dan Tukad Kerkuk dibandingkan dengan baku mutu Pemerintah yang diatur dalam Peraturan Gubernur No 16 Tahun 2016. tentang Baku Mutu Lingkungan Hidup dan Kriteria Baku Kerusakan Lingkungan Hidup melalui metode Indeks Pencemaran. Hasilnya, Sungai Nyuling memiliki indeks pencemaran 1.23 di hulu, 1.59 di tengah dan 1.31 di hilir. Sungai Jangga memiliki indeks pencemaran 1.43 di hulu, 1.67 di tengah dan 1.88 di hilir. Sungai Pati memiliki indeks pencemaran 1.98 di hulu, 1.29 di tengah dan 3.33 di hilir. Sedangkan, Sungai Kerkuk memiliki nilai indeks pencemaran 1.39 di hulu, 1.40 di tengah dan 3.29 di hilir. Semua titik dari keempat sungai tersebut termasuk dalam kategori cemar ringan. Kata kunci: air permukaan, kualitas air, sungai Abstract A river is one kind of an open water ecosystem that flows from upstream to downstream which has an important meaning for people's lives and for its wide use. The information about river water quality is very important in order to provide an overview of the effects of river water used by human. This research is a descriptive study of river water quality in Karangasem Regency based on the physical, chemical and biological parameters of 4 rivers from a total of 54 rivers in the Karangasem Regency area. The rivers studied were Tukad Nyuling, Tukad Jangga, Tukad Pati and Tukad Kerkuk compared to the Government quality standards stipulated in Governor Regulation No. 16/2016 on Environmental Quality Standards and Environmental Damage Standard Criteria through the Pollution Index method. The result shows that the Nyuling River has a pollution index of 1.23 in the upstream, 1.59 in the middle and 1.31 in the downstream. Jangga River has a pollution index of 1.43 in the upstream, 1.67 in the middle and 1.88 in the downstream.Pati River has a pollution index of 1.98 in the upstream, 1.29 in the middle and 3.33 in the downstream. While the Kerkuk River has a pollution index of 1.39 in the upstream, 1.40 in the middle and 3.29 in the downstream. The river points of that four rivers are categorized as light pollutants Keywords: river, surface water, water quality
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Bayi (Usia 0-12 Bulan) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Marga I Kabupaten Tabanan Dewi, I Dewa Ayu Sri Warma; Nyandra, Made; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3571

Abstract

Di Indonesia, ISPA bertanggung jawab atas kematian 4/15 juta anak di bawah usia lima tahun. Terdapat korelasi antara prevalensi ISPA pada bayi dengan variabel biologis dan lingkungan. Angka ISPA pada bayi paling tinggi terjadi di UPTD Puskesmas Marga 1. Pada bulan Oktober 2022, angka ISPA pada bayi mencapai 45%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bayi berumur tidak lebih dari satu tahun yang terdeteksi mengalami infeksi dibagian pernapasan yang mengalami secara akut di Puskesmas Marga I. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross-sectional, melibatkan 108 bayi baru lahir, dan dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Untuk tujuan ini, kami memilih untuk menggunakan uji chi-kuadrat untuk signifikansi statistik. UPTD Puskesmas Marga I menemukan bahwa bayi (0-12 bulan) di komunitas mereka menderita ISPA karena alasan di luar berat badan lahir rendah. Status gizi, imunisasi, durasi pemberian ASI eksklusif, dan paparan asap rokok merupakan variabel-variabel yang diteliti.
Co-Authors Afifah Husna Gusmiati Agustin, Ni Putu Diah Putri Andrianto, Nurrahman Aprilia Siskowati, Dewi Aprilisia, Made Viani Ayu Ginawai, Tirta Bagus Komang Satriyasa Dewi Aprilia Siskowati Dewi, I Dewa Ayu Sri Warma Diah Krismawintari, Ni Putu Dionisia Marcelina Freitas Belo Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Gusti Ayu Nyoaman Sri Rahayu Agustini Gusti Ayu Nyoman Sri Rahayu Agustini Heretringgi, Rode Husna Gusmiati, Afifah I Gede Agus Handyka Kumala I Gede Arma Prima Reka Yoga I Gede Mustika I Gusti Ayu Putu Dian Anggraeni I Gusti Ngurah Anom Cahyadi Putra I Kade Fandy Rajendra Suta I Ketut Tunas I Made Candra Wiguna I Made Wisnu Adhi Putra I Nyoman Mahaendra Yasa I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Purnawan I Nyoman Suarjana I Putu Darma Wijaya I Putu Darmawijaya I Putu Dedy Kastama Hardy I Wayan Sudiana J. A. Pangkahila Jassica Sarimba Randan Jois Kadek Andi Dwi Saputra Kharisma, Putu Anastasia Komang Sriwisani S Komang Try Adnyani Rahayu Krismawintari, N.P.D. Made Agus Sugianto Made Nyandra Made Nyandra Manuntun Manurung Marcelina Freitas Belo, Dionisia Martini, Ni Ketut Negara, I Made Jaya Ni Kadek Sukarini NI KADEK YUNITA SARI Ni Ketut Martini Ni Ketut Sri Lestari Ni Komang Asri Novitasari Ni Komang Sutriari Ni Komang Trivika Ayu Sarini Ni Luh Gede Ari Natalia Ni Luh Utari Sumadewi Ni Made Dwijayanti Ni Made Kurniati Ni Made Suaniti Ni Made Tia Erlinda Sukadewi Ni Putu Octaviani Elisa Putri Ni Wayan Eka Rusniati Ni Wayan Rahayuni Nyoman Ngurah Adi Sanjaya Nyoman Ngurah Adisanjaya Nyoman Suarjana Octaviani Elisa Putri, Ni Putu Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Prayoga M, Gede Aris Primatanti, Putu Asih Putri, Kadek F. Aryani Putri, Kadek Fina Aryani Putri, Ruliana Putu Nuniek Hutnaleontina Putu Sri Armayani Ranika, Ni Putu Nanda Rasasiwi, Ni Kadek Melati Sarimba Randan, Jassica Sri Indah Pramana Widayani Sukhawidanti, Ni K. A. Sumadewi, Ni Luh Utari Tirta Ayu Ginawi Trivika Ayu Sarini, Ni Komang Woli, Yuniatri Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia Yuniatri Woli