Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Implementasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Bagi Pelaku Industri Rumahan di Kota Mataram Santoso, Heroe; Rosanensi, Melati; Azhar, Raisul; Husain, Husain; Suriyati, Suriyati; Dharma, I Made Yadi; Widyawati, Lilik; Alfiansyah, Muhamad Wisnu
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2806

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan peluang besar bagi pelaku industri rumahan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi, seperti keterbatasan literasi digital, kurangnya pemahaman pemasaran online, serta belum optimalnya pengelolaan administrasi berbasis digital. Kondisi ini menghambat pertumbuhan usaha dan adaptasi terhadap era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku industri rumahan dalam memanfaatkan TIK guna mendukung proses produksi, pemasaran, dan pengelolaan usaha. Program ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi digital sederhana yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas mitra. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan melalui observasi, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan workshop berbasis praktik langsung, serta pendampingan implementasi. Materi yang diberikan mencakup penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, pemanfaatan marketplace, serta penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta monitoring perkembangan usaha setelah pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan TIK. Pelaku industri rumahan mulai menerapkan pemasaran digital dan pencatatan keuangan berbasis aplikasi, yang berdampak pada peningkatan jangkauan pasar, efisiensi operasional, dan potensi peningkatan pendapatan. Dengan demikian, implementasi pemanfaatan TIK terbukti efektif dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan industri rumahan di era digital.
ANALISIS SENTIMENT KEUANGAN MENGGUNAKAN FINE-TUNED FINBERT Heroe Santoso; Raisul Azhar; Suryati Suryati; Melati Rosanensi; I Made Yadi Dharma; Husain Husain; Ahmat Adil; Muhamad Azwar; I Putu Hariyadi
TEKNIMEDIA: Teknologi Informasi dan Multimedia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BP2M) STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46764/teknimedia.v6i2.316

Abstract

Financial information is a critical type of data for analysis. However, because much of it is unstructured and widely dispersed, an appropriate analytical method is required, one of which is sentiment analysis. In the financial context, sentiment analysis is employed by the industry to assess public perceptions of companies or market conditions. This study implements a fine-tuned FinBERT model to perform sentiment analysis in the financial sector. The dataset used is a combination of FiQA (Financial Question Answering) and The Financial PhraseBank, consisting of English sentences labeled with negative, neutral, and positive sentiments. The research process involved data preprocessing, tokenization, data splitting, model training, and evaluation using accuracy, precision, recall, F1-score, and confusion matrix metrics. The results show that the model achieved 82% accuracy, with its best performance in the positive class (F1-score 0.88) and the neutral class (F1-score 0.85), but weaker performance in detecting the negative class (F1-score 0.49). These findings indicate that the fine-tuned FinBERT is effective for financial sentiment analysis, particularly for positive and neutral sentiments, though improvements are needed in negative sentiment detection, potentially through expanding training data diversity or applying data augmentation techniques
Pendampingan Digitalisasi Manajemen Rantai Pasok UMKM Berbasis Sistem Informasi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Daya Saing Usaha Lokal di Pulau Lombok Widia Febriana; Melati Rosanensi; I Nyoman Yoga Sumadewa; Rina Komala; Arwin Yafi Rahmatullah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.16609

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM di Pulau Lombok melalui pendampingan digitalisasi manajemen rantai pasok berbasis sistem informasi. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha adalah pengelolaan distribusi, pencatatan stok, serta koordinasi pemasok yang masih dilakukan secara manual dan kurang terintegrasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan sistem digital sederhana, serta pendampingan implementasi dalam aktivitas usaha sehari-hari. Sistem yang diperkenalkan dirancang agar mudah digunakan dan sesuai dengan kondisi UMKM lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam ketepatan pencatatan, efisiensi distribusi, serta kemudahan akses informasi yang mendukung pengambilan keputusan usaha. Selain itu, pelaku UMKM mulai memahami pentingnya integrasi teknologi dalam pengelolaan rantai pasok. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital UMKM di tingkat lokal secara berkelanjutan
Integrasi Augmented Reality dalam Festival Seni Budaya Berbasis Komunitas sebagai Model Pembelajaran dan Pelestarian Tari Tradisional Berkelanjutan Elyakim Nova Supriyedi Patty; I Nyoman Yoga Sumadewa; Melati Rosanensi
Varied Knowledge Journal Vol. 3 No. 3 (2026): Varied Knowledge Journal, February 2026
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/vkj.v3i3.152

Abstract

This study examined the integration of Augmented Reality in a community-based cultural festival as an innovative learning management model for preserving traditional dance and strengthening the local creative economy. The study was conducted in Sigar Penjalin Village, North Lombok Regency, where traditional art activities faced challenges such as low youth participation, limited promotion, and minimal use of digital technology. A mixed-methods approach with a design-based research framework was employed, involving stages of needs analysis, design, implementation, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The findings indicated that the integration of Augmented Reality improved community participation, enhanced cultural understanding, and increased youth engagement in traditional arts. The program also supported the development of structured community-based learning activities and contributed to strengthening local cultural institutions. In addition, the study produced three Augmented Reality-based digital products as interactive learning and promotional media. This study proposed an integrative model combining technology, community-based learning management, and cultural activities that can be replicated in similar educational contexts.
Artificial Intelligence dalam Transformasi Industri Multimedia untuk Bisnis dan Ketahanan Digital Nasional I Nyoman Yoga Sumadewa; Widia Febriana; Melati Rosanensi; Husain Husain; Ana Rahmatyar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2017

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi signifikan pada industri multimedia, mulai dari proses penciptaan konten hingga distribusinya, sekaligus memunculkan implikasi baru terhadap ketahanan digital nasional Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis pola transformasi industri multimedia berbasis AI serta implikasinya terhadap ketahanan digital nasional melalui pendekatan Critical Literature Review (CLR) atas delapan belas literatur yang mencakup kajian AI-industri kreatif internasional dan kajian ketahanan nasional Indonesia. Hasil sintesis menunjukkan bahwa AI berperan sebagai enabler transformasi pada level teknis maupun epistemologis industri multimedia, membuka peluang produktivitas namun juga menghadirkan tantangan etika seperti hak cipta, deepfake, bias algoritma, dan privasi data. Pada level makro, kesenjangan tata kelola AI pada industri multimedia berpotensi menjadi titik kerentanan bagi ketahanan digital nasional. Artikel ini merumuskan kerangka konseptual integratif yang menghubungkan AI, transformasi industrimultimedia, dan ketahanan digital nasional secara berjenjang, sebagai kontribusi konseptual untuk memperkuat kebijakan tata kelola AI nasional yang lebih adaptif.
Perancangan Antarmuka Visual Pada Aplikasi Augmented Reality Untuk Informasi Nilai Gizi Minuman Melati Rosanensi; I Nyoman Yoga Sumadewa; Widia Febriana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2024

Abstract

Augmented reality (AR) banyak dimanfaatkan sebagai media informasi kesehatan, termasuk untuk menyampaikan nilai gizi minuman kemasan kepada penderita diabetes. Namun, penelitian-penelitian sejenis umumnya menitikberatkan pada aspek teknis pembangunan aplikasi AR seperti pembuatan marker, integrasi Vuforia, dan proses assembly pada Unity, sedangkan aspek perancangan antarmuka visual yang menentukan apakah informasi gizi benar-benar dapat dipahami secara cepat dan tepat oleh pengguna belum dibahas secara mendalam. Artikel ini bertujuan mengkaji ulang perancangan antarmuka visual pada sebuah aplikasi AR informasi nilai gizi minuman dari sudut pandang ilmu desain antarmuka (UI/UX) dan Human-Computer Interaction (HCI), bukan dari sudut pandang pengembangan teknis AR. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan tahap Design pada Multimedia Development Life Cycle (MDLC) sebagai kerangka kerja, difokuskan pada elemen tata letak, tipografi, warna, ikon, struktur navigasi, hierarki informasi, konsistensi visual, keterbacaan, dan interaksi pengguna. Hasil kajian menunjukkan bahwa antarmuka pada menu utama, menu pemindaian AR, dan empat menu informasi bahaya zat gizi memiliki pola tata letak simetris dan grid sederhana, namun konsistensi tipografi, kontras warna, serta hierarki visual antarhalaman masih dapat dioptimalkan berdasarkan prinsip desain komunikasi visual dan sepuluh heuristik Nielsen. Pembahasan juga menghubungkan data pengujian beta pengguna dengan aspek keterbacaan dan interaksi untuk memperkuat argumen perancangan. Artikel ini menyimpulkan bahwa kualitas penyampaian informasi kesehatan melalui AR sangat bergantung pada perancangan visual yang sistematis, bukan semata pada teknologi penampil objek tiga dimensi maupun dua dimensinya, sehingga perancangan antarmuka visual perlu diperlakukan sebagai domain kajian tersendiri yang setara pentingnya dengan pengembangan sistem AR itu sendiri.