Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENELUSURAN STRUKTUR FISIK DAN STRUKTUR BATIN DALAM PUISI “PRAJURIT JAGA MALAM” KARYA CHAIRIL ANWAR : KAJIAN STRUKTURAL Salma Nursyah Billa; Rahma Andien Arezsya; Djogi Hot Jonathan Siburian; Irgi Fahrezi Lubis; Verdi Christian Manalu; Juniati Togatoro; Rosmawaty Harahap
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v3i1.3632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur fisik dan struktur batin dalam puisi "Perajurit Jaga Malam" karya Chairil Anwar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari buku "Aku Ini Binatang Jalang" yang diterbitkan pada tahun 1986. Puisi ini menggambarkan kegigihan para prajurit yang berjaga di malam hari untuk melindungi tanah air. Dalam analisis struktur fisik, ditemukan bahwa puisi ini terdiri dari dua bait yang memiliki rima bebas, dengan penggunaan gaya bahasa personifikasi, metafora, dan repetisi. Penggunaan kata-kata konkret membantu membangun citra visual dan emosional yang kuat. Citraan dalam puisi ini terdiri dari citraan visual, pendengaran, penciuman dan peraba. Sedangkan dalam analisis struktur batin, tema puisi ini adalah perjuangan, dengan nada rasa hormat, kekaguman, semangat, keberanian, dan pengharapan. Melalui puisi ini, penyair memberikan pesan agar pembaca tetap semangat dalam meraih cita-cita dan menghargai para pejuang yang telah berkorban untuk kemerdekaan.
Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Learning Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Pada Siswa Yanti Claudia Sinaga; Rosmawaty Harahap
Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bima.v1i3.62

Abstract

The purpose of this study was to find out how the sharing learning model has an impact on the ability to write poetry in class VIII students of SMP Negeri 8 Medan in the 2022/2023 academic year. This research involved all students in class VIII SMP Negeri 1 Delitua, a total of 303 students in 10 classes. Of the 303 students, 29 were selected to be the research sample. This study uses a one-group pre-test post-test experimental design. The method used is a description test. Test "t" data is used to test the hypothesis. The results show that the students' ability to write poetry before using the Reciprocal Learning learning model is classified as poor, with an average value (mean) of 60.51, while their ability after using this model is quite good, with an average value (mean) of 81.37 . Furthermore, the results of the hypothesis testing show that the null hypothesis (H0) is rejected, and the alternative hypothesis (Ha) is accepted, because tcount is greater than ttable, which is 8.01 greater than 2.045. This shows that the ability of class VIII students of SMP Negeri 8 Medan to write poetry texts is influenced by the sharing learning model.
IMPLIKASI DINAMIKA REFORMASI 98 PADA NOVEL LAUT BERCERITA DALAM KONTEKS DEKONTRUKSI Dea Saputri; Atika Sania Samni Nst; Wanti br Hombing; Siti Fadillah Hasibuan; Lawri Aulia Hasibuan; Wilda Lestari; Mela Ambarita; Rosmawaty Harahap
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i6.399

Abstract

Bertutur tentang kisah keluarga yang kehilangan, sekumpulan sahabat yang merasakan kekosongan di dada, sekelompok orang yang gemar menyiksa dan lancar berkhianat, sejumlah keluarga yang mencari kejelasan makam anaknya, dan tentang cinta yang tak akan luntur. Pada masa orde baru di pemerintahan soeharto ada sekelompok aktivis yang ingin mengungkap kebenaran para penjahat yang menyiksa dan selalu mencari orang yang berhubungan dengan sastra. Peristiwa penangkapan aktivis masih saja menggelayuti Yogyakarta, membawa-bawa fotokopi buku karya pramoedya ananta toer sama saja dengan menentang bom: kami akan dianggap berbahaya dan pengkhianat bangsa. Banyaknya larangan yang membuat mahasiswa winatra harus diam-diam untuk mencetak dan memakai buku pramoedya ananta toer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk mengetahui gambaran atau keadaan suatu hal dengan cara mendeskripsikannya sedetail mungkin berdasarkan fakta yang ada.
MEMBANGKITKAN RASA GIGIH DALAM BELAJAR UNTUK MENJADI SISWA BERKUALITAS MELALUI CERPEN “WUJUD PENDIDIKAN INDONESIA” KARYA DEVILLA ARDRAILSA TANDI DENGAN KAJIAN OBJEKTIF DAN PENDEKATAN HERMENEUTIKA Tasya Amelia Saragi; Sri Syahputri; Mieke Angelika Siburian; Erika Cyntia Pebryanti Silitonga; Sani Hutabarat; Dhea Amalia; Rosmawaty Harahap
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Indonesian language and literature education program Majapahit Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/matapena.v7i01.3272

Abstract

  This research seeks to examine a short story "Wujud Pendidikan Indonesia" by Devilia Ardrailsa Tandi, in a short story there are words that are interesting to analyze, researchers try to find intrinsic elements and meanings contained in short stories. Analyzing the content of short stories by reading and understanding repeatedly each paragraph listed. The type of analysis used is qualitative by applying descriptive methods, namely describing the results of the analysis through objective and hermeneutic approaches. It can help researchers in analyzing the content of short stories. The objective approach is a literary approach that prioritizes the intrinsic aspects of the literary work in question. Such as focusing on finding intrinsic elements which include theme, character/character, plot, setting, point of view, language style, and mandate in it. Meanwhile, the Hermeneutic approach is an approach that wants to find out other meanings or symbols described by words. Of course, in finding this approach, researchers must know the content contained in literary works, so that readers can enjoy literature and capture the messages conveyed by the author. Keyword: Objective, Hermeneutics, Short Story, Meaning
Struktur dan Makna dalam "Abad Tak Bermoral": Sebuah Kajian Struktural Juli Arihta; Diana Febrianty Silalahi; Dina Olivia Sidabutar; Nila Angita Nasution; Regina Situmorang; Wahyudi Difler Rambe; Rosmawaty Harahap
Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2025): Juli: Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nakula.v3i4.1962

Abstract

This journal analyzes the drama script "Abad Tak Bermoral" by Munief Doang using a structural approach. This study examines the theme, characters, plot, setting, style of language, and moral to understand how these elements interact with each other and form the overall meaning. Qualitative and descriptive methods are used to explore the meaning and interpretation of the script in depth. The results of the analysis show the main theme of morality and its impact on society, exploring the moral dilemmas faced by the characters. The characters have complex and diverse characters, reflecting deep internal conflicts. The storyline follows a clear narrative structure, with an introduction, conflict, climax, and resolution that provokes thought. The setting and style of language provide a strong context for the theme, while the moral invites the audience to reflect on moral values. Thus, the script "Abad Tak Bermoral" does not only function as entertainment, but also as a medium for reflection. This study is expected to contribute to a deeper understanding of structural analysis in literary works, especially in the context of modern drama.
Evolusi Estetika dan Dinamika Kritik Puisi Indonesia: Menapaki Jejak dari Pujangga Lama ke Generasi Milenial Nopita Silaban; Rosmawaty Harahap
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dt9cc978

Abstract

Perkembangan puisi Indonesia dari era pujangga lama hingga generasi milenial mencerminkan transformasi estetika dan dinamika kritik sastra yang dipengaruhi perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri evolusi estetika puisi serta perubahan pendekatan kritik puisi di Indonesia dari masa ke masa. Dengan menggunakan metode kajian pustaka dan analisis kritis terhadap karya-karya representatif dari berbagai periode, penelitian ini menemukan bahwa estetika puisi Indonesia mengalami pergeseran dari bentuk tradisional yang terikat norma adat menuju ekspresi yang lebih individual dan eksperimental, sejalan dengan paradigma kritik yang semakin inklusif dan multivokal. Kesimpulannya, puisi Indonesia terus beradaptasi dengan zamannya, memperkaya khazanah sastra nasional dan mendorong batasan estetika konvensional.
Eksplorasi Suara Perempuan dalam Puisi “Manifesto” Karya Toeti Heraty Melalui Pendekatan Feminisme dan New Criticism Hasea; Nailah Cahyani; Rowimatul; Sarah Br Ginting; Sry Eninta; Welia Sigalingging; Rosmawaty Harahap
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9qshpe60

Abstract

Penelitian ini mengkaji suara perempuan dalam puisi "Manifesto" karya Toeti Heraty melalui pendekatan feminisme dan New Criticism. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya pemahaman suara perempuan dalam karya sastra sebagai bentuk perjuangan kesetaraan gender. Puisi ini dipilih karena menggambarkan pandangan perempuan terhadap kondisi sosial dan budaya yang memengaruhi kehidupan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi suara perempuan dalam puisi serta mengidentifikasi penerapan pendekatan feminisme dan New Criticism dalam mengungkap makna yang terkandung. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan teks, yang menekankan interpretasi terhadap simbol, struktur, dan konteks puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi "Manifesto" menampilkan suara perempuan yang menentang ketidakadilan sosial dan patriarki. Pendekatan feminisme menyoroti perlawanan terhadap norma sosial, sedangkan New Criticism mengungkap elemen formal seperti diksi dan struktur yang memperkuat pesan revolusioner. Kesimpulannya, puisi ini menunjukkan kekuatan ekspresi sastra dalam menantang norma sosial dan memperkaya kajian sastra Indonesia kontemporer.
Revitalisasi Semangat Nasionalisme Pelajar melalui Kajian Puisi 'Prajurit Jaga Malam' Karya Chairil Anwar Grace Tampubolon; Febri Simamora; Hanna Sianturi; Hikmah Sidabutar; Osmer Nadeak; Rosmawaty Harahap
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jaq5nj37

Abstract

Chairil Anwar adalah seorang sastrawan yang hidup dan matinya tidak lepas dari perkembangan sastra pada masa perjuangannya sejak masa penjajahan sampai pada masa Indonesia merdeka. Dengan demikian, dia dapat menulis pesan nasionalis dalam puisinya. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana rasa nasionalisme Chairil Anwar dalam puisi-puisinya, juga bagaimana cara untuk meningkatkan karakter kebangsaan bagi para pelajar melalui puisi tersebut. Ini disebabkan oleh Chairil Anwar yang turut berkontribusi dalam perkembangan kesusastraan di Indonesia melalui karya karya yang dihasilkannya. Penulisan ini berkaitan erat dengan bagaimana Chairil Anwar memahami konsep nasionalisme dalam setiap karya yang diciptakannya, sehingga membawa pengaruh bagi banyak orang. Juga tentang pengembangan karakter kebangsaan generasi penerus, yaitu para pelajar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa puisi-puisi tersebut merepresentasikan pemikiran nasionalisme Chairil Anwar yang bersifat multidimensi. Hal ini disebabkan adanya pengaruh dari kognisi individu dan konteks sosial terhadap proses penciptaan puisi.
Peran Emosi dan Subjektivitas dalam Proses Apresiasi dan Kritik Sastra Cicilia Gultom; Enjelita Hutagalung; Lentiar Gultom; Mayesa Purba; Nazwa Salsabila Pasaribu; Sarah Sofyanti Siregar; Rosmawaty Harahap
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wmfmqy28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran emosi dan subjektivitas pembaca dalam proses apresiasi dan interpretasi karya sastra. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan deskriptif kualitatif, kajian ini memanfaatkan teori-teori dari ranah resepsi sastra, psikologi sastra, dan hermeneutika untuk memahami bagaimana pembaca secara aktif menciptakan makna berdasarkan latar belakang pengalaman, kondisi emosional, serta horizon harapan yang dimilikinya. Puisi “Aku” karya Chairil Anwar dijadikan contoh konkret untuk menggambarkan bagaimana teks sastra dapat ditafsirkan secara berbeda bergantung pada emosi dominan pembaca. Hasil kajian menunjukkan bahwa emosi dan subjektivitas bukanlah pengganggu objektivitas, melainkan elemen penting yang memperkaya dan menghidupkan makna teks sastra.
Potret Kritik Sosial dalam Antologi Puisi Doa untuk Anak Cucu Karya W. S. Rendra Pintauli Silaban; Rosmawaty Harahap
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/m2h4az78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap potret kritik sosial dalam kumpulan puisi Doa untuk Anak Cucu karya W. S. Rendra. Fokus penelitian meliputi: (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kritik sosial yang mencerminkan berbagai permasalahan sosial, seperti kemiskinan, kriminalitas, disintegrasi keluarga, konflik pemuda, perang, pelanggaran norma, kerusakan lingkungan, dan birokrasi; dan (2) mengkaji kritik sosial melalui literatur sosiologi dan metode hermeneutika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data utama berupa 22 puisi dalam buku Doa untuk Anak dan Cucu Kita (2013) karya W. S. Rendra. Peneliti bertindak sebagai subjek interpretatif, memahami makna sosial dan keagamaan dalam teks. Temuan penelitian menunjukkan bahwa puisi Rendra mencerminkan realitas sosial dalam hubungan manusia dengan sesama, alam, dan Tuhan. Kritik sosial yang ditemukan meliputi dua belas isu utama, yang utama adalah isu keadilan (12 puisi), kejahatan (10), ekonomi (10), birokrasi (9), dan pelanggaran norma (6). Penelitian ini menunjukkan bahwa karya Rendra merupakan media ekspresif untuk menyampaikan kritik terhadap ketimpangan sosial.
Co-Authors Alda Nafisa Anggi Damora Sari Anggreiny Damanik Apri Ulita Atika Sania Samni Nst Atnes Hutagaol Besinaria Gea Cicilia Gultom Claudia Ratna Ningsih Cory Marlia Dea Saputri Dhea Amalia Dian Sastra Sinaga Diana Febrianty Silalahi Dina Olivia Sidabutar Djogi Hot Jonathan Siburian Elisabet Manullang Elly Prihasti W Enjelita Hutagalung Erika Cyntia Pebryanti Silitonga Ester Marga Retta Ezra Natasya Hutabarat Febri Simamora Gizka Febrianka Tarigan Gladys Felicia Manik Grace Tampubolon Hadya Aminah Harahap Hanna Sianturi Hasea Hikmah Sidabutar Hotmawanti Sihaloho Ibnu Husaini Irgi Fahrezi Lubis Jelita Sitorus Jenni Marlina Sitanggang Juli Arihta Juniati Togatoro Kevin Pardede Lawri Aulia Hasibuan Lentiar Gultom Mariana Yulistia Sinaga Mayesa Purba Mela Ambarita Mieke Angelika Siburian Muthia Ayyuni Helmi Mutiara Aprilia Nailah cahyani Najla Haifa Maulidina Tarigan Nayla Apriani Lubis Nazwa Salsabila Pasaribu Nila Angita Nasution Nopita Silaban Nurul Annisa Osmer Nadeak Pintauli Silaban Rahma Andien Arezsya Rahma Nurhidayati Maha Rantika Alycia Putri Regina Situmorang Resti Andini Rianggi Manalu Rosdiana Siregar Rowimatul Salma Nursyah Billa Samuel Simamora Sani Hutabarat Sarah Br Ginting Sarah Kiristiyani Br Regar Sarah Sofyanti Siregar Siti Fadilah aini Siregar Siti Fadillah Hasibuan Soraya Firanti Nur Sri Syahputri Sry Eninta Syafina Ramadhani Syafriyana Ritonga Tasya Amelia Saragi Ulfah Rani Daulay Verdi Christian Manalu Wahyudi Difler Rambe Wanti br Hombing Welia Sigalingging Wilda Lestari Wulan Dian Sari Yanti Claudia Sinaga