Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF A TRADITIONAL GAME-BASED INTERACTIVE E-BOOK TO IMPROVE LEARNING MOTIVATION AND LONG JUMP SKILLS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Barkah Suko Mulyono; Yudha Febrianta
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 3 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i3.9182

Abstract

Long jump learning still faces challenges due to limited learning media and students’ mastery of movement techniques. This study aims to develop a traditional game-based interactive e-book to improve learning motivation and long jump skills among junior high school students. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research was conducted in Grade VII at SMP Negeri 2 Madukara, involving 22 students in the experimental group and 22 students in the control group. Data were collected through expert validation, learning motivation questionnaires, long jump skill tests, and documentation. Data analysis was performed using IBM SPSS Statistics 26 through validity, reliability, normality, homogeneity, Mann–Whitney U Test, and effect size analyses. The results showed that the traditional game-based interactive e-book was feasible for use, with media expert validation of 78.89% and material expert validation of 73.85%. The effectiveness test indicated significant differences between the experimental and control groups in learning motivation and long jump skills (p < 0.05), with a large effect size category. Therefore, the traditional game-based interactive e-book is effective in improving students’ learning motivation and long jump skills. Teachers are recommended to utilize interactive media based on traditional games to support more engaging and meaningful Physical Education learning
DEVELOPMENT OF A PROJECT-BASED LEARNING E-MODULE FOR RHYTHMIC GYMNASTICS TO IMPROVE CRITICAL THINKING SKILLS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Imam Santosa; Yudha Febrianta
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 3 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i3.9184

Abstract

Rhythmic gymnastics activities in elementary schools still face limitations in interactive teaching materials that can encourage critical thinking skills. This study aims to develop a Project-Based Learning (PJBL)-based rhythmic gymnastics e-module to improve the critical thinking skills of students at SDN 1 Sokanandi. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The research subjects consisted of 40 fifth-grade students divided into experimental and control groups. Data were collected through expert validation, critical thinking tests, and documentation, then analyzed using IBM SPSS Statistics 26 through normality tests, homogeneity tests, Mann–Whitney U Test, and effect size analysis. The results showed that the developed e-module was feasible for use, with validation scores of 86% from media experts and 77.78% from material experts. The use of the PJBL-based e-module resulted in better improvement in students’ critical thinking skills compared to conventional learning, as indicated by the Mann–Whitney test results (p < 0.05) with an effect size of 0.68, categorized as a large effect. Therefore, the PJBL-based rhythmic gymnastics e-module is effective as a Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning medium to support the development of students’ critical thinking skills. Teachers can utilize PJBL-based e-modules to promote active and innovative Physical Education
Physical condition profile of prospective athletes for the Banten Province student sports education and training center: taekwondo Amri Ikhsanul Amal; Yudha Febrianta; Anung Probo Ismoko; Imami Nugraheni; RD. Devy Citra Pratiwi; Moh. Nanang Himawan Kusuma; Sugiyan Dwi Pangestu; Nur Risma Faiza
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol. 22 No. 1 (2026)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the physical condition profiles of prospective taekwondo athletes at the Banten Province Student Sports Education and Training Center (PPLOP) in 2022 and to serve as a basis for athlete selection. The study employed a quantitative descriptive method using a survey approach. The study population and sample consisted of 10 prospective taekwondo athletes participating in the selection process, comprising 5 male athletes and 5 female athletes. The instruments used included physical fitness tests covering speed (30-meter sprint), agility (shuttle run), strength (push-ups and sit ups), power (standing broad jump and vertical jump), flexibility (sit and reach), coordination (tennis ball throw and catch), and endurance (multistage fitness test). Data were analyzed using descriptive statistics in the form of percentages. The results showed that male athletes’ speed fell into the “adequate” category, while female athletes’ speed was in the “good” category. Agility for both male and female athletes was in the “poor” category. Strength components ranged from “good” to “very good” in both groups. Lower-body explosive power, as measured by the standing broad jump, was in the “poor” to “very poor” categories, while the vertical jump was in the “adequate” category. The flexibility of both male and female athletes is rated as very good. The coordination of both groups is rated as very poor. Meanwhile, the cardiovascular endurance of both male and female athletes is rated as good. Overall, strength, flexibility, and endurance are the most prominent components, while coordination, agility, and explosive power still need improvement.
Pengembangan Model Senam Si Buyung Dalam Bentuk Cerita untuk Pembelajaran Motorik di Sekolah Wita Salwa Salsabila; Yudha Febrianta
JSH: Journal of Sport and Health Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v4i1.2902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model senam si buyung dalam bentuk cerita untuk pembelajaran motorik di sekolah yang mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yang meliputi analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Uji coba lapangan dilaksanakan didua sekolah yaitu TK BA Aisyiyah Bojongsari dan SD Negeri Purwosari dengan subjek penelitian peserta didik dengan banyaknya 23 peserta didik dimasing-masing sekolah. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pengamatan, wawancara, observasi, lembar penilaian pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan merupakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu mengembangkan model senam si buyung dalam bentuk cerita untuk pembelajaran motorik disekolah. Beradasarkan hasil dari penilaian ahli bahasa dengan nilai presentase sebesar 74% berdasarkan hasil presentase tersebut dapat dikategorikan “Valid”, ahli media dengan nilai presentase sebesar 74% berdasarkan hasil presentase tersebut dapat dikategorikan “Valid”  dan ahli materi dengan nilai presentase presentase sebesar 98% dari praktisi guru penjas SD memperoleh nilai presentase sebesar 96% berdasarkan hasil presentase tersebut dapat dikategorikan “Sangat Valid”. Sedangkan dari praktisi guru TK memperoleh nilai presentase sebesar 82% berdasarkan hasil presentase tersebut dapat dikategorikan “Sangat Valid”. Berdasarkan hasil yang diperoleh jumlah rata-rata dengan presentase 84,8% dan dapat dikategorikan "sangat valid".
Efektifitas Senam Si Buyung Dalam Bentuk Cerita untuk Meningkatkan Motorik Anak Rachmah Rafa Dinda; Yudha Febrianta
JSH: Journal of Sport and Health Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v4i1.2911

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih belum adanya gerakan motorik siswa yang kurang terkoordinasi dengan baik. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui apakah ada efektifitas Senam Si Buyung dalam bentuk cerita untuk meningkatkan motorik anak pada siswa kelas 1 SD Negeri Purwosari dan TK BA Aisyiyah Bojongsari pada usia 6 tahun dengan subjek penelitian sebanyak 23 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan dianalisis menggunakan quasi eksperiment dengan desain single group time series design hasil dari penelitian motorik anak TK BA Aisyiyah pada anak usia 6 tahun dengan dan nilai signifikansi 0,0000,05. Peningkatan prettest-posttest di tunjukan dengan nilai t -7,825 1 SD Negeri Purwosari pada anak usia 6 tahun dengan dan nilai signifikansi 0,0000,05. Peningkatan prettest-posttest di tunjukan dengan nilai t -5.559, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan sebelum dan sesudah mengalami perlakuan yang signifikan.Berdasarkan hasil uji hipotesis penelitian dan pembahasan tentang efektifitas senam si buyung dalam bentuk cerita untuk meningkatkan motorik anak pada siswa kelas 1 SD Negeri Purwosari dan TK Aisyiyah Bojongsari pada anak usia 6 tahun. Yaitu terdapat efektifitas senam si buyung terhadap motorik anak pada usia 6 tahun. 1. Dari hasil pengujian dapat dilihat uji validitas prettest dan posttest untuk TK BA Aisyiyah Bojongsari dengan dinyatakan sudah melebih rtabel/ rchronback alpha kemudian dari uji reabilitas prettest dan posttest dinyatakan reliable dengan hasil sebesar 0,672 yang berarti bahwa hasil dari senam si buyung untuk meningkatkan motorik anak valid dan realibel 2. Efektifitas senam si buyung dalam bentuk cerita untuk meningkatkan motorik anak pada siswa kelas 1 SD Negeri Purwosari dan TK BA Aisyiyah Bojongsari pada anak usia 6 tahun terdapat pengaruh yang positif. Adanya peningkatan pada TK BA Aisyiyah dengan hasil nilai uji t -5,559 pada motoriknya.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Pembelajaran PJOK di SDN Sidareja 01 Fahmi Prasetio Nugroho; Yudha Febrianta
JSH: Journal of Sport and Health Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v5i1.3677

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran PJOK di SDN Sidareja 01. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek Penelitian ini yaitu Guru PJOK, Kepala Sekolah, dan Siswa kelas V. Hasil penelitian yaitu Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran PJOK di SDN Sidareja 01 sudah ada yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar dan ada juga yang belum sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar. Hal yang sudah sesuai yaitu kesesuaian Struktur Kurikulum Merdeka Belajar, asesmen, dan terdapat buku panduan siswa dan guru Kurikulum Merdeka Belajar. Hal yang belum sesuai yaitu belum adanya modul ajar, Alur Tujuan Pembelejaran (ATP), modul P5, serta belum melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dan diferensiasi. Faktor pendukung dari penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN Sidareja 01 yaitu Kepala Sekolah selalu memberikan berita up to date kepada tenaga pendidik terkait sosialisasi Kurikulum Merdeka belajar serta terdapatnya calon guru penggerak yang dapat memberikan wawasan baru Kurikulum Merdeka Belajar kepada guru PJOK. Faktor penghambat dari penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran PJOK adalah belum adanya sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Khusus Guru PJOK di Kecamatan Sidareja.
Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Status Gizi Anak Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Tambaksogra Aghnia Nadhira Yuliza Putri; Yudha Febrianta
JSH: Journal of Sport and Health Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v5i2.3841

Abstract

Mengingat bahwa masalah makanan dalam keluarga adalah akar penyebab gizi, itu adalah masalah rumit yang tidak pernah hilang. Isu-isu ini biasanya disebabkan oleh isu-isu dengan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan. Dengan menggunakan teknik eksperimental, penelitian ini berusaha untuk memastikan hubungan antara pencapaian pendidikan orang tua dan status gizi anak-anak mereka. Semua siswa kelas 5 di SD Negeri 1 Tambaksogra bertugas sebagai populasi penelitian, dan total 55 responden diambil sampelnya untuk penelitian ini. Uji statistik Korelasi Peringkat Spearman digunakan untuk analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara pencapaian pendidikan orang tua (Ayah Sig=0,005) dan status gizi anak-anak mereka di kelas 5 SD Negeri 1 Tambaksogra (Ibu Sig = 0,039).
Pengembangan Media Pembelajaran E-Modul Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Berbasis Aplikasi Flip Builder Sebagai Media Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Saharani Putri Wulandari; Yudha Febrianta
JSH: Journal of Sport and Health Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v5i2.3857

Abstract

T Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan media pembelajaran E- Modul menggunakan aplikasi Flip Builder sebagai sarana media pembelajaran penjasorkes berbasis digital di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan dengan model ADDIE. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah angket validasi ahli, angket respon siswa, angket respon guru dan soal postest dan pretest. Hasil Penggunaan media Flip Book dalam pembelajaran PJOK materi kebugaran jasmani kelas V mendapatkan respon yang sangat baik dari peserta didik dengan skor uji skala kecil sebesar 99,62% dan uji skala besar mendapatkan skor sebesar 93,79%. Respon yang baik juga didapatkan dari guru dengan perolehan skor sebesar 90,65%. Penggunaan Flip Book dalam proses pembelajaran PJOK juga terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata pretest siswa sebesar 64,667 % meningkatkan pada postes menjadi sebesar 83, dengan peningkatan sebesar 0,504 atau kategori sedang.
Pengembangan LKPD Motorik Anak Berbasis Permainan Tradisional untuk Kelas 2 Sekolah Dasar Catur Prasetyo Catur Prasetyo Irdiyanuar; Yudha Febrianta
JSH: Journal of Sport and Health Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v7i1.4737

Abstract

This study aims to develop traditional game-based Children's Motor Activity Sheets (CMAS) using the ADDIE development model for 34 second grade students of SD Negeri 2 Bojanegara. This research instrument includes a validity test by experts, teacher and student response questionnaires, as well as pretest and postets questionnaires. Data analysis used averages and effectiveness tests using the Wilcoxon sign rank statistical test and paired sample t test on three traditional games, namely cranklek, gopak sodor, and sack racing. The results showed that the traditional game-based children's motor LKPD was valid with an average expert validity score of 76%. Teacher and student responses were very positive with an average assessment score of 96% and 87% respectively. The effectiveness test on the three traditional games showed a statistically significant increase in students' gross motor skills (sig. 0.00 <0.05). This LKPD is proven to be effective and relevant as an innovative learning media that is fun and supports the preservation of local culture in the elementary school environment. The implication of this research is that the use of traditional game-based LKPD can be an alternative learning media that is holistic and supports early childhood motor development in Indonesia .