Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peran Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo Pada Fase Pemulihan Bencana Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Asmarani Asmarani; Jamaluddin Jamaluddin; Amiruddin Eso; Raja Alfath Widya Iswara; Sri Susanty; Muh. Syarief; Diva Ayudia
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.282

Abstract

Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat, terutama pada fase pemulihan pascabencana. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemulihan kesehatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar melalui intervensi terpadu. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, meliputi: (1) tahap persiapan berupa koordinasi dengan pemerintah daerah dan identifikasi kebutuhan masyarakat terdampak; (2) tahap pelaksanaan berupa pelayanan kesehatan lapangan melalui pemeriksaan umum, pengobatan, dan pemberian obat-obatan; pemasangan filter air bersih pada sumber air masyarakat; distribusi bantuan sembako kepada keluarga terdampak; serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui penyuluhan langsung; (3) tahap evaluasi dilakukan dengan menilai jumlah kunjungan, jenis penyakit yang ditemukan, dan tingkat pemanfaatan bantuan; serta (4) tahap monitoring melalui pemantauan keberlanjutan penggunaan filter air dan perubahan perilaku masyarakat. Kegiatan berhasil menjangkau ratusan masyarakat dengan keluhan kesehatan dominan berupa ISPA, hipertensi, dan penyakit kulit. Pemasangan filter air meningkatkan akses air minum aman, sementara distribusi bantuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Intervensi terpadu efektif dalam mendukung pemulihan kesehatan masyarakat dan meningkatkan ketahanan komunitas pascabencana.
Wujudkan Generasi Emas Papua Barat Daya: Edukasi Pencegahan Stunting pada Masyarakat Adat Pesisir Kampung Kokoda, Kota Sorong Adius Kusnan; Jamaluddin Jamaluddin; Suryani As’ad; I Putu Sudayasa; Nur Upik En Masrika; Liasari Armaijn; Rahmawati Silava; Yunita Tri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.283

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi yang serius di Provinsi Papua Barat Daya dengan prevalensi 34,6%, jauh melampaui rata-rata nasional 21.6%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kampung Kokoda tentang pencegahan stunting melalui edukasi gizi berbasis 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2026 dalam rangka Program Kolaborasi Nasional Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) oleh civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) Kendari. Narasumber adalah Prof. Dr. dr. Suryani As'ad, Sp.GK, pakar gizi klinis terkemuka dari Universitas Hasanuddin. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan interaktif, diskusi, pemeriksaan kesehatan dasar, dan konseling gizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan tentang pentingnya 1000 HPK, faktor risiko stunting, pola makan bergizi seimbang, dan pemberian ASI eksklusif. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dengan partisipasi aktif dalam tanya jawab, terutama terkait MPASI dan bahan makanan lokal bergizi. Edukasi berbasis komunitas melalui kolaborasi nasional AIPKI terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat terpencil sebagai upaya mewujudkan Generasi Emas Papua Barat Daya.
Strengths and Weaknesses of Patient Safety Culture at Kendari City Regional General Hospital Hilda Harun; Jamaluddin Jamaluddin; Fifi Nirmala
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v13i2.25311

Abstract

Patient safety is a core component of high-quality healthcare provision. A patient safety–oriented culture plays a vital role in reducing adverse events, enhancing care quality, and promoting patient-centered services. This study sought to evaluate the patient safety culture at Kendari City Regional General Hospital and to identify dimensions representing key strengths and areas for improvement. A quantitative cross-sectional survey design was applied, involving 100 respondents from both clinical and non-clinical service units. Data were collected using the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC 1.0) instrument, comprising twelve safety culture dimensions. The findings showed that the overall mean positive response rate for patient safety culture was 61%, indicating a good level of implementation. Key strengths were observed in organizational learning (92%), management support for patient safety (89%), and teamwork within units (89%). In contrast, weaker performance was found in the non-blaming approach to errors (37%), inter-unit collaboration (48%), and patient handover and transition processes (10%). Conclusion: The Kendari City Regional General Hospital has a solid foundation of patient safety culture; however, strengthening is required in non-punitive reporting systems, cross-unit communication, and standardization of patient handover processes to sustainably prevent patient safety risks
Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Desa Andepali Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe I Putu Sudayasa; Muhammad Fathur Rahman; Amiruddin Eso; Jamaluddin Jamaluddin; Parawansah Parawansah; La Ode Alifariki; Arimaswati Arimaswati; Andi Noor Kholidha
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i1.37

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak ditularkan dan tidak ditransmisikan kepada orang lain dengan bentuk kontak apapun, menyebabkan kematian dan membunuh sekitar 35 juta manusia setiap tahunnya, atau 60% dari seluruh kematian secara global, dengan 80% pervalensi pada negara berkembang. PTM, khususnya penyakit kardiovaskuler, kanker, penyakit pernapasan kronis, dan diabetes merupakan ancaman utama bagi kesehatan dan perkembangan manusia saat ini. Tujuan pengabdian masyarakat yang terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, untuk mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular, pada masyarakat Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe. Jenis kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah sewaktu dan asam urat. Telah dilakukan skrining dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular terhadap 67 orang responden, meliputi 14 laki–laki dan 53 perempuan. Pada hasil pemeriksaan tekanan darah, didapatkan jumlah yang mengalami hipertensi 28,35%, normotensi 67,16%, dan hipotensi 4,47%. Pada pemeriksaan Kolesterol Total, didapatkan kolesterol dalam batas normal 2,38% dan tinggi 37,31%. Hasil pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS), didapatkan kadar GDS dalam batas normal 85,07% dan kadar GDS tinggi 14,92%. Pada pemeriksaan Asam Urat didapatkan dalam batas normal adalah 91,04% dan tinggi 8,95%. Perlu memaksimalkan kegiatan posbindu dalam mereduksi kejadian penyakit tidak menular melalui penyuluhan dan screening