Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

yang Pergi dan yang Tinggal: Strategi Sipil Aceh Saat Konflik dalam Novel Arafat Nur Alpi Anwar Pulungan; Taufik Dermawan; Azizatuz Zahro’
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2692

Abstract

Strategi sipil Aceh membuktikan bahwa tidak ada pilihan yang mudah saat konflik berkepanjangan terjadi. Kendati pun faktor keamanan menjadi faktor terbesarpelarian, ternyata primordialisme (rasa senasib sepenanggungan) mampu mengalahkan faktor keamanan dan ekonomi. Penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra dan dibantu teori strategi sipil ini bertujuan untuk mengetahui strategi sipil Aceh dalam melalui konflik GAM-RI. Untuk mendapatkan data berupa kutipan teks novel yang memuat konsep pelarian, dukungan, dan suarawarga sipil saat terjadinya konflik dilakukan teknik kepustakaan, baca, dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelarian dimotivasi oleh faktor keamanan dan ekonomi sehingga warga sipil yang memilih menetap akan mengalami kendala di kedua faktor tersebut. (2) Mendukung GAM dimotivasi faktor cinta dan primordialisme, sedangkan mendukung aparat militer dimotivasi faktor keamanan dan ekonomi. Mendukung GAM berarti mendapatkan siksaan dari pihak militer dan mendukung militer berarti siap dimusuhi oleh mayoritas masyarakat sipil. (3) suara tidak terdengar karena tingginya represifitas militer. Bersuara dan memilih diam tetap mendapatkan berbagai tindakan kekerasan, bahkan bisa saja dibunuh. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa konflik sipil seringkali merugikan dan mengorbankan orang-orang yang tidak bersalah.
Creating Social Harmony With the Bissu Community in Tiba Sebelum Berangkat Novel by Faisal Oddang and Calabai Novel by Pepi Al-Bayqunie Venty Saskia Rohmalita; Taufik Dermawan; Nita Widiati
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 4 No. 3 (2023): RIELS Journal, September
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v4i3.794

Abstract

Research about the Bissu community has been carried out in various writings and forms. Research that related to the existence, role, and gender of Bissu has been done by Muh. Saidi with the title Peran Bissu Dalam Masyarakat Bugis in 2016, while research that related to social harmony has been done by Rayi Oktafiani Utomo with the title Telaah Nilai Toleransi Dalam Novel Karya Ahmad Tohari in 2020. This study was aimed to discussed about Bissu's social harmony in Tiba Sebelum Berangkat Novel by Faisal Oddang and Calabai novel by Pepi Al-Bayqunie so that quotes, dialogues, monologues, and discourses that contained in the both novel would be primary data sources meanwhile the literature also reliable sources from the internet would be the secondary data in this research. This research was descriptive qualitative. Qualitative descriptive was done by combining the overall content analysis and interpretation in the form of a description, then the tools to analysis the data was sociology of literature. Social harmony and the role of the Bissu as local culture preservers are part of the social process, so it would be appropriate to use the theory of the sociology of literature. This research then focuses on how the Bissu community utilizes ancient religious teachings, magic, and their role as leaders of the ancient Bugis religion to create social harmony. Thus, this research will produce additional treasures in the form of writings on identity and social harmony that are carried out uniquely by the Bissu community.
Proses Resepsi Pembaca terhadap Hati Suhita di Kalangan Pesantren Lisana Sidqin Aliyya; Djoko Saryono; Taufik Dermawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3132

Abstract

Dengan pendekatan kualitatif sosiologis penelitian ini meneliti Hati Suhita yang merupakan novel dengan pembaca lintas kalangan. Kalangan pesantren menjadi salah satu kalangan yang menarik untuk diteliti. Sumber data penelitian berasal dari 16 teks berupa resensi, informasi, dan berita tentang Hati Suhita yang ditulis oleh kalangan pesantren dan diunggah ke situs internet. Hasil dari penelitian ini ditemuakan beberapa variasi dalam proses resepsi yang digunakan oleh kalangan pesantren meliputi proses menyertakan yang dilakukan oleh pembaca dengan menyatukan diri ke dalam teks Hati Suhita melalui proses artistik embrionik dan membayangkan hal yang terjadi apabila Gus Birru pada akhirnya lebih memilih Rengganis dari pada Alina, proses merinci dengan menjelaskan informasi berupa tokoh, latar, dan alur yang ada dalam Hati Suhita, proses memahami dengan menggambarkan karakter tokoh dalam cerita berdasarkan pengetahuan tokoh,sosial-masyarakat, konteks budaya dan memahami bagian-bagian penting dalam cerita, proses menerangkan dengan mencoba menjelaskan sebaik mungkin mengapa para tokoh bertindak dalam sebuah peristiwa dengan menjelaskan kronologi dan latar belakangnya, proses menghubungkan dilakukan pembaca dengan menghubungkan pengalaman hidup dengan tokoh cerita dan membandingkan Hati Suhita dengan genre novel yang sama, proses menafsirkan ditunjukkan dengan pemberian makna terhadap tema, tokoh, dan peristiwa dalam Hati Suhita, dan proses menilai ditunjukkan dengan memberikan pendapat terhadap unsur dan isi cerita secara keseluruhan .
Paradigma Etika Lingkungan dalam Novel Kekal Karya Jalu Kencana Alvian Guntur Prasetya Aziz; Taufik Dermawan; Dwi Sulistyorini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3242

Abstract

Etika lingkungan hidup dapat diartikan sebagai disiplin ilmu yang membahas nilai, norma, dan prinsip moral yang mengatur tingkah laku manusia terkait dengan lingkungan, serta nilai dan prinsip moral yang mendasari sikap manusia dalam interaksinya dengan lingkungan. Etika lingkungan hidup memperhitungkan keberadaan moral semua makhluk, tidak hanya manusia, dalam lingkup perhatian moral manusia. Novel Kekal karya Jalu Kancana menceritakan kegiatan eksploitasi yang dilakukan oleh perusahaan tambang panas bumi di Kawasan Cagar Alam Kamojang. Penelitian ini membahas paradigma etika lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan paradigma etika lingkungan aposentrisme, ekosentrisme,dan bosentrisme. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Sumber data penelitian ini ialah novel dengan judul Kekal karya Jalu Kancana yang diterbitkan oleh Buku Mojok di Sleman Yogyakarta tahun 2019. Hasil analisis menunjukkan sudut pandang antroposentrisme yang memandang manusia sebagai pusat peradaban, sudut pandang ekosentrisme ditandai dengan hubungan antara sesama makhluk hidup dan ekologi yang mana ekologi lebih penting daripada ekonomi, dan sudut pandang biosentrisme dapat dilihat dari hubungan makhluk hidup dengan makhluk hidup lain yang memiliki hak untuk hidup dan diperlakukan setara.
TOURISM POTENTIAL IN NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK BY AHMAD TOHARI Aftina Aftina; Taufik Dermawan; Wahyudi Siswanto
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2021: PROCEEDING INTERNATIONAL CONFERENCE ON LITERATURE HISKI (NOVEMBER 2021)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/psni.v0i0.19

Abstract

The rising income of tourism sector in Belitung since the succeeded Laskar Pelangi novel and film, encourages the researcher to investigate the tourism potential in a literary works that is similar with the novel. A novel entitled Ronggeng Dukuh Paruk was chosen because the novel sets out the unique nature and culture in Banyumas, therefore it has succeeded in attempting Indonesian literary observers, both domestic and foreigners.  The research aimed to explore the potential of natural and craft tourism in Ronggeng Dukuh Paruk. The research used a mimetic approach supported by the theories and concepts of tourism literature.  The data was collected through documentation and textual analysis guided by instruments and data tables according to the research focus, which are (1) nature tourism and (2) craft tourism.
News Text Writing Ability of Grade XI Students of SMK Negeri 2 Kota Kediri in the Academic Year 2023/2024: Kemampuan Menulis Isi Setiap Struktur Teks Berita, Kemampuan Menulis Unsur Teks Berita, Kemampuan Menulis Teks Berita Dari Ciri Kebahasaan, Kemampuan Menulis Teks Berita Secara Keseluruhan Ida Tri Wahyuni; Taufik Dermawan; Dian Afriani Wahyutami
Jurnal Korpus Vol 8 No 1: April 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v8i1.33822

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan hasil nilai kemampuan menulis teks berita yang dilihat dari isi setiap isi struktur teks berita, isi unsur teks berita, ciri kebahasaan, dan kemampuan menulis teks berita secara keseluruhan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini, pertama penulisan isi setiap struktur teks berita terdapat; 8 orang (12%) kualifikasi sangat mampu, 15 orang (23%) kualifikasi mampu, 31 orang (48%) kualifikasi cukup mampu, 10 orang (15%) kualifikasi kurang mampu, 1 orang (2%) kualifikasi belum mampu, secara keseluruhan cukup mampu dengan nilai rata-rata nilai keseluruhan 78.09. Kedua, kemampuan siswa dalam menulis teks berita dilihat dari penulisan unsur teks berita terdapat; 62 orang (95%) kualifikasi sangat mampu, 0 orang (0%) kualifikasi mampu,  1 orang (2%) kualifikasi cukup mampu,  2 orang (3%) kualifikasi kurang mampu, 0 orang (0%) kualifikasi belum mampu, secara keseluruhan siswa sangat mampu dengan nilai rata-rata nilai keseluruhan 98.46. Ketiga, kemampuan siswa dalam menulis teks berita dilihat dari penulisan ciri kebahasaan berita terdapat; 2 orang (3%) memiliki kualifikasi sangat mampu, 0 orang (0%) kualifikasi mampu, 15 orang (23%) kualifikasi cukup mampu, 37 orang (57%) kualifikasi kurang mampu, 11 orang (18%) kualifikasi belum mampu, secara keseluruhan siswa kurang mampu dengan nilai rata-rata nilai keseluruhan 62.46. Keempat, kemampuan siswa dalam menulis teks berita dilihat dari keseluruhan penulisan kemampuan menulis berita terdapat; 7 orang (10%) kualifikasi sangat mampu, 19 orang (29%) kualifikasi mampu, 35 orang (54%) kualifikasi cukup mampu, 3 orang (5%) kualifikasi kurang mampu, 1 orang (2%) kualifikasi belum mampu, secara keseluruhan siswa cukup mampu dengan nilai rata- rata nilai keseluruhan 79.67.
EKSPRESI CINTA REMAJA DALAM NOVEL TEENLIT JINGGA DAN SENJA KARYA ESTI KINASIH Sumandari, Sumandari; Dermawan, Taufik; Karkono, Karkono
Metahumaniora Vol 13, No 3 (2023): METAHUMANIORA, DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v13i3.48120

Abstract

Cinta yang menggebu-gebu mulai dirasakan oleh individu ketika memasuki usia remaja. Hal itu disebabkan cinta memengaruhi segala aspek kehidupan remaja. Cinta yang diekspresikan oleh para remaja dilakukan dalam bentuk yang berbeda-beda. Novel teenlit Jingga dan Senja karya Esti Kinasih merupakan salah satu novel yang membahas tentang perilaku dan cara pandang remaja terhadap cinta. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian ini dengan empat tujuan ekspresi cinta, yaitu (1) mendeskripsikan ekspresi cinta dari segi perhatian, (2) mendeskripsikan ekspresi cinta dari segi tanggung jawab, (3) mendeskripsikan ekspresi cinta dari segi rasa hormat, dan (4) mendeskripsikan ekspresi cinta dari segi pengetahuan. Metode yang dimanfaatkan untuk mengkaji empat tujuan tersebut adalah metode kualitatif dengan pendekatan psikologi cinta Erich Fromm. Data penelitian ini berupa dialog dan narasi yang terdapat dalam novel teenlit Jingga dan Senja yang bersumber dari novel teenlit Jingga dan Senja karya Esti Kinasih. Teknik dokumentasi dimanfaatkan untuk pengumpulan data penelitian. Teori Milles dan Hubberman yang disebut model alir digunakan untuk menganalisis data. Penelitian ini menemukan empat hasil ekspresi cinta, yaitu (1) segi perhatian dieskpresikan dalam bentuk perlindungan dan pengorbanan, (2) segi tanggung jawab dieskpresikan dalam bentuk kebutuhan jasmani dan cinta erotis, (3) rasa hormat diekspresikan dalam bentuk mencintai keunikan atau menghargai keunikan, dan (4) segi pengetahuan diekspresikan dalam bentuk perasaan khawatir.
Tipe Kepribadian Ekstrover Tokoh Utama Novel Ganjil Genap Karya Almira Bastari: Kajian Psikoanalisis Carl Gustav Jung : Indonesia Effendi, Desy Irafadillah; Dermawan, Taufik; Sulistyorini, Dwi; Tamara, Widia
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.7480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe kepribadian ekstrover tokoh utama dalam novel Ganjil Genap Karya Almira Bastari. Metode yang digunakan, yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan objektif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, atau paragraf berkaitan dengan narasi, dialog, maupun tingkah laku yang menunjukkan tipe kepribadian ekstrover tokoh utama yang terdapat dalam novel Ganjil Genap. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Ganjil Genap Karya Almira Bastari. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan catat dengan langkah kerja membaca secara intensif, cermat dan berulang-ulang novel Ganjil Genap sebagai proses pencarian data yang memuat tipe kepribadian ekstrover, menandai data yang sesuai permasalahan penelitian dan pencatatan data. Teknik analisis data menggunakan model Milles & Huberman dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tipe kepribadian ekstrover dalam novel Ganjil Genap. Tipe kepribadian ekstrover yang terdapat dalam novel Ganjil Genap, yaitu ekstrover-pikiran, ekstrover-perasaan, ekstrover-penginderaan, dan ekstrover-pengintuisian. Peneliti menemukan tipe kepribadian ekstrover dalam novel Ganjil Genap secara ekstrover-pikiran dan ekstrover-perasaan lebih dominan daripada ekstrover-penginderaan dan ekstrover-pengintuisian. Hasil penelitian ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat baca dan mengapresiasi para peminat sastra. Manfaat bagi pendidikan dapat menjadi salah satu acuan bahan pengajaran serta dapat mengambil pelajaran dari inti sari nilai pendidikan yang terdapat dalam novel.
Fungsi Mantra Kenduri dalam Upacara Adat Keduk Beji Wigrahanto, Kifan; Dermawan, Taufik; Sulistyorini, Dwi
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 7 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v7i2.26383

Abstract

Fungsi dalam mantra menjadi bagian penting dalam bertahannya mantra di masyarakat. Fungsi mantra dilihat dari kegunaan mantra tersebut dalam suatu upacara adat yang terdapat di masyarakat. Fungsi mantra perlu diperhatikan sehingga dapat diketahui mengapa mantra tersebut masih digunakan dalam upacara adat. Fungsi-fungsi mantra tersebut berkaitan dengan ideologi yang dianut oleh maysarakat setempat dimana mantra dan upacara adat tersebut beredar. Artikel ini membahas tentang fungsi mantra upacara adat Keduk Beji di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi terhadap masyarakat setempat yang pernah mengikuti upacara tersebut. Penelitian ini bertujuan menjelaskan fungsi mantra sebagai ideologi masyarakat dimana mantra tersebut beredar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara adat Keduk Beji memiliki fungsi penting dalam mempertahankan norma dan filosofis kebuadayaan berdasarkan agama, nilai-nilai budaya lokal dan mempererat hubungan sosial antar masyarakat. Upacara ini juga membantu memperkuat identitas budaya masyarakat dan memberikan peluang bagi para pemuda untuk belajar dan mempertahankan kebudayaan tradisional. Artikel ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang peran mantra kenduri dalam upacara adat Keduk Beji sebagai membangun kebersamaan dan kerjasama dalam masyarakat serta mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi.   The function in spells becomes an important part of the survival of spells in society. The function of the mantra is seen from the use of the mantra in a traditional ceremony found in the community. The function of the mantra needs to be considered so that it can be known why the mantra is still used in traditional ceremonies. The functions of these mantras are related to the ideology adopted by the local community where the traditional mantras and ceremonies circulate. This article discusses the function of the traditional ceremonial mantra of Keduk Beji in Tawun Village, Kasreman District, Ngawi Regency. This study used a type of qualitative research by conducting in-depth interviews and observations of local people who had attended the ceremony. This study aims to explain the function of mantras as the ideology of the society in which the mantra circulates.  The results showed that the traditional Keduk Beji ceremony has an important function in maintaining cultural norms and philosophies based on religion, local cultural values and strengthening social relations between communities. The ceremony also helps strengthen the cultural identity of the community and provides opportunities for young people to learn and maintain traditional culture. This article provides a deeper understanding of the role of the kenduri mantra in the traditional ceremony of Keduk Beji as building togetherness and cooperation in the community and maintaining traditional cultural values in Tawun Village, Kasreman District, Ngawi Regency.
PANDANGAN DUNIA KAUM MILENIAN DALAM NOVEL KERUMUNAN TERAKHIR KARYA OKKY MADASARI dinda, Adinda; Taufik Dermawan
BASA Journal of Language & Literature Vol. 4 No. 1 (2024): Bulan 04 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/basa.v4i1.20477

Abstract

The millennial generation is often considered a digital generation because it is easy to accept the times, namely technological developments that facilitate all activities. However, there are impacts that are influenced by technological developments. One of the novels that raised this phenomenon was the novel Kerumunan Terakhir. by Okky Madasari. Kerumunan Terakhir novel tells the story of man's stuttering of technological development. The purpose of this study is to describe perspectives from various parties on technological developments. The method used is descriptive-qualitative. With a sociological research approach and using Goldmann's genetic structuralism theory and the approach used is sociological. Data collection techniques include novels, recent crowds, and interviews with authors and millennials. Data analysis techniques in the form of data tricoagulation. The results of this study have three findings, first the structure of the novel text which forms two relationships, namely equal relations between characters and the power of characters and objects. Second, the millennial worldview of technological progress, that they think the presence of technology will have an impact on life, and the author's position as representing millennials in his work he gives advice in his novel. Based on this study which uses the novel Kerumunan Terakhir which discusses human stuttering towards technological developments. So it can be said from this novel that the presence of technology is able to affect all aspects of people's lives.