p-Index From 2021 - 2026
10.248
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ecosolum JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Naturalis : Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan (JSTL) Jurnal Belantara Jurnal Biologi Tropis Gorontalo Journal of Forestry Research Jambura Edu Biosfer Journal Gorontalo Development Review Jambura Journal of Chemistry Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Jurnal Penelitian Kehutanan Bonita RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Konservasi Hayati Jurnal Statistika dan Matematika (Statmat) Jambura Geo Education Journal MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Jurnal Sylva Scienteae Indonesian Journal of Chemistry and Environment JURNAL HUTAN TROPIS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian (JIMFP) Journal of Scientech Research and Development Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik (JURRITEK) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Jurnal Multidisiplin West Science West Science Interdisciplinary Studies West Science Interdisciplinary Studies Journal of Earth Kingdom Interaction, Community Engagement, and Social Environment West Science Social and Humanities Studies Journal of International Multidisciplinary Research Journal Of Fisheries Agribusiness Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Riset dan Pengabdian Interdisipliner RADIAL: Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Bionatural
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pendapatan Perkapita dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Misnawaty Wantogia; Ahmad Zainuri; Daud Yusuf; Syam S Kumaji; Farid SM; Iswan Dunggio; Sukirman Rahim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5638

Abstract

This study aims to analyze the effect of per capita income on poverty levels in Bone Bolango Regency, Gorontalo Province. The regency faces challenges in reducing poverty despite various government programs. The knowledge gap regarding the direct contribution of per capita income to poverty is the focus of this research. Here, we demonstrate that an increase in per capita income has a negative correlation with poverty levels, where each rise in income is associated with a significant reduction in poverty percentage. However, the study also found that population growth significantly increases poverty if not accompanied by improvements in economic and social infrastructure. The findings of this research imply that economic policies aimed at increasing income must be supported by improvements in access to education, healthcare, and infrastructure to more effectively reduce poverty rates in the region. Future research is expected to deepen the analysis of other factors that influence poverty more comprehensively
Dampak Permasalahan Lingkungan dari Pengelolaan Wisata Pantai Kaisomaru : Studi Kasus Pantai Kaisomaru di Gorontalo Frandika K. Toiyo; Muhammad Yusuf; Mohamad Zainudin Usman; Iswan Dunggio; Marini Susanti Hamidun
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6438

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak permasalahan lingkungan yang timbul dari pengelolaan wisata di Pantai Kaisomaru, Gorontalo. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, tantangan lingkungan seperti penumpukan sampah, kerusakan terumbu karang, dan abrasi pantai semakin mendesak untuk ditangani. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan yang tidak memadai menyebabkan akumulasi sampah, yang mengancam ekosistem pesisir dan kesehatan biota laut. Selain itu, aktivitas snorkeling dan diving yang tidak terkontrol berpotensi merusak terumbu karang, sedangkan pembangunan infrastruktur wisata memperburuk abrasi pantai. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan untuk melindungi lingkungan sambil tetap memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Diharapkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor swasta dapat mendorong pengembangan Pantai Kaisomaru sebagai destinasi ekowisata yang seimbang.
APLIKASI MODEL BUILDER PADA SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK MENDUGA POTENSI EROSI DI SUB DAS MARISA KABUPATEN GORONTALO Efendy Payuyu; Fitriyane Lihawa; Iswan Dunggio
Gorontalo Journal of Forestry Research VOLUME 6 NOMOR 1 TAHUN 2023 GORONTALO JOURNAL OF FORESTRY RESEARCH
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjfr.v6i1.2504

Abstract

ABSTRAK Sub DAS Marisa merupakan salah satu sub DAS yang mengalami kerusakan. Adanya perubahan penggunaan lahan menjadi lahan pertanian mengakibatkan peningkatan terjadinya erosi. Tujuan penelitian adalah untuk menduga potensi erosi dengan aplikasi model Builder pada Sistem Informasi Geografis. Pengukuran potensi erosi menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Berdasarkan hasil analisis USLE bahwa Sub DAS Marisa nilai erosi tertinggi berada di Kecamatan Limboto Barat dengan luas 7.539,30 Ha. Faktor erosi yang paling berpengaruh di Sub DAS Marisa yaitu faktor CP dan LS. Mayoritas masyarakat merupakan petani sehingga banyaknya lahan pertanian di daerah tersebut. Faktor LS yaitu rata-rata keadan topografi di Sub DAS Marisa yaitu curam dengan kelas kemiringan lereng IV (25%-40%). Di Sub DAS Marisa kurangnya tindakan konservasi yang dilakukan masyarakat, sehingga banyaknya partikel tanah yang terdegradasi terbawa aliran oleh air hujan. Adapun tindakan konservasi yang dapat diterapkan antara lain pemberian mulsa dan penanaman dengan pola sistem agroforestry.  Kata kunci: Erosi; USLE; Aplikasi Builder. ABSTRACT  Marisa sub-watershed is one of the damaged sub-watersheds. The change in land use to agricultural land resulted in an increase in erosion. The purpose of this research is to estimate the erosion potential with the application of the Builder model in Geographic Information Systems. Measurement of erosion potential using the USLE (Universal Soil Loss Equation) method. Based on the results of USLE analysis that the Marisa Sub-watershed has the highest erosion value in the West Limboto District with an area of 7,539.30 Ha. The most influential erosion factors in the Marisa sub-watershed are CP and LS factors. The majority of people are farmers so there is a lot of agricultural land in the area. The LS factor is the average topography in the Marisa sub-watershed, which is steep with slope class IV (25%-40%). In the Marisa Sub-watershed, there is a lack of conservation action taken by the community, so that many degraded soil particles are carried away by rainwater. The conservation actions that can be applied include providing mulch and planting with an agroforestry system pattern. Keywords: Erosion; USLE; Builder Application
Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Adopsi Sistem Agroforestri Di Provinsi Gorontalo Adam, Verra; Sofyan Abdullah; Iswan Dunggio
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 6 (2025): Juni 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1259

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap adopsi sistem agroforestri di Provinsi Gorontalo. Agroforestri dipandang sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah lingkungan seperti banjir dan longsor melalui integrasi komponen pertanian, kehutanan, dan peternakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi logistik, melibatkan 164 responden dari enam desa yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan statistik deskriptif, uji Chi-Square, dan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa luas lahan (X5), penyuluhan (X8), dan keanggotaan kelompok tani hutan (KTH) (X7) menjadi faktor dominan yang memengaruhi adopsi. Petani dengan lahan ≥2 Ha memiliki peluang 201% lebih tinggi untuk mengadopsi agroforestri, sementara penyuluhan dan keanggotaan KTH meningkatkan peluang sebesar 2,75 kali dan 2,5 kali. Sebaliknya, usia (X1) dan pendidikan (X3) tidak berpengaruh signifikan, meskipun tren menunjukkan petani muda lebih terbuka pada inovasi. Analisis threshold (ambang batas skor 50 vs 60) mengungkap variasi adopsi antardesa, dengan Desa Tangga Barito memiliki tingkat adopsi tertinggi (87,5%) dan Bondawuna terendah (10,34%). Temuan ini selaras dengan literatur global yang menekankan pentingnya kapasitas teknis, jejaring sosial, dan kebijakan kontekstual. Rekomendasi strategis mencakup penyuluhan spesifik lokasi, model agroforestri yang ramah lahan sempit dan curam, serta insentif finansial bagi petani kecil. Penelitian juga menyarankan pendekatan berbasis data untuk merancang kebijakan adaptif, seperti penguatan kelompok tani dan konsolidasi lahan. Kontribusi teoretis melibatkan kerangka analisis threshold untuk memahami dinamika adopsi secara kontekstual, sedangkan implikasi praktis berfokus pada integrasi agroforestri dalam program pengentasan kemiskinan dan adaptasi iklim. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan pertanian berkelanjutan di Indonesia, terutama di wilayah dengan tantangan biofisik dan struktural seperti Gorontalo. Dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah daerah, NGO, dan kelompok petani, agroforestri dapat menjadi pilar utama dalam pengelolaan sumber daya alam yang harmonis antara ekologi, ekonomi, dan sosial.  
Pengaruh Produksi Ikan Terhadap Jumlah Armada Penangkap dengan Analisis Regresi Sederhana Pontoiyo, Fuad; Dunggio, Iswan; Hasim, H; Rahim, Sukirman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v3i1.33

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, namun pemanfaatannya secara optimal memerlukan keseimbangan antara volume produksi ikan dan jumlah armada penangkap yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah produksi ikan terhadap jumlah armada kapal penangkap dengan pendekatan regresi linier sederhana. Data yang digunakan merupakan data sekunder mencakup informasi dari Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja, Banda Aceh, dalam rentang waktu 2016 hingga 2020. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jumlah produksi ikan (ton), sedangkan variabel terikat adalah jumlah armada kapal (unit). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan linier yang sangat kuat antara kedua variabel, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,9156 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,8386. Persamaan regresi yang diperoleh menunjukkan kenaikan produksi ikan sebesar 1 ton akan meningkatkan jumlah armada kapal sebesar 0,0066 unit. Nilai signifikansi model sebesar 0,0289 menunjukkan bahwa model regresi ini signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa jumlah produksi ikan berpengaruh nyata terhadap kebutuhan armada kapal, dan model yang dibangun dapat digunakan sebagai dasar prediktif dalam perencanaan kebijakan sektor perikanan tangkap.
Pengaruh Jumlah Individu Mangrove Terhadap Populasi Ikan di Ekosistem Mangrove Pesisir Tabongo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo -, Ahmad Faqih; Dunggio, Iswan; Hasim; Rahim, Sukirman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem mangrove berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara daratan dan lautan, serta menyediakan habitat yang kaya bagi berbagai spesies, khususnya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jumlah individu ikan dan jumlah individu mangrove. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya korelasi yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut dengan nilai korelasi 0,9812 dan R Square sebesar 0,95, yang berarti 95% variasi jumlah ikan dapat dijelaskan oleh jumlah individu mangrove. Keberadaan mangrove menyediakan lingkungan ideal bagi ikan, terutama melalui akar mangrove yang menjuntai ke dalam air, menawarkan perlindungan dari predator dan tempat pemijahan yang aman. Selain itu, mangrove berfungsi sebagai penyaring alami, sehingga dapat mengatur kualitas air yang sangat penting bagi fauna akuatik yakni ikan. Namun, meskipun banyak manfaat yang diberikan oleh ekosistem mangrove, mereka menghadapi ancaman besar akibat penebangan dan konversi lahan menjadi area pertanian atau pemukiman, yang mengarah pada kerusakan ekosistem dan penurunan populasi ikan. Oleh karena itu, upaya konservasi dan pemulihan mangrove sangat penting untuk memastikan keberlanjutan sumber daya pesisir. Studi ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan mangrove yang efektif dapat meningkatkan populasi ikan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan ini dan untuk mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih baik. Pelestarian mangrove memerlukan peran aktif dari pemerintah, masyarakat, dan ilmuwan guna menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Kata Kunci : Ekosistem Mangrove, Populasi Ikan, Regresi, Konservasi, Pelestarian
Karakteristik Migrasi Risen Provinsi Gorontalo: Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 Yusuf, Muhammad; Dunggio, Iswan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.9615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik migrasi risen di Provinsi Gorontalo berdasarkan hasil LF-SP2020. Dengan menggunakan data LF-SP2020, penelitian ini menggali karakteristik migrasi risen melalu variabel umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, perumahan, serta pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok umur 20-24 tahun dan 25-29 tahun mendominasi migrasi risen. Selain itu, migrasi risen didorong oleh faktor ekonomi, seperti pencarian pekerjaan dan pendidikan, serta perubahan sosial yang tercermin dalam status perkawinan migran. Migrasi risen neto di Provinsi Gorontalo tercatat positif, dengan wilayah seperti Bone Bolango dan Gorontalo Utara menjadi tujuan utama migran, sementara Kabupaten Gorontalo mengalami migrasi risen neto negatif. Pendidikan tinggi menjadi faktor penting dalam keputusan migrasi risen, di mana migran risen dengan pendidikan lebih tinggi lebih cenderung berpindah untuk mengejar peluang yang lebih baik. Selain itu, migran risen yang bekerja di sektor jasa mendominasi pasar tenaga kerja. Disarnkan agar pemerintah Provinsi Gorontalo lebih fokus pada pengembangan sektor-sektor yang memiliki potensi untuk menyerap tenaga kerja migran dan peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan juga penting untuk mempersiapkan migran dengan kapasitas kerja yang lebih tinggi.
Governance and Utilization of the Bode Watershed in Gorontalo: Public Perceptions and Sustainability Challenges Saputra Widodo, Eka Reza; Irawan, Mohammad Bayu; Prasetyo, Mawardi Heru; Lihawa, Fitryane; Dunggio, Iswan
Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA Vol 7, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55285/bonita.v7i1.3242

Abstract

The Bone Watershed (DAS Bone) in Gorontalo Province serves as a vital resource supporting agriculture, fisheries, and clean water supply. However, it faces significant challenges such as land conversion, deforestation, resource exploitation, and weak oversight of illegal mining activities. This study aims to evaluate community perceptions of the management and utilization of DAS Bone and to identify sustainability challenges. A mixed-method approach was applied, combining quantitative surveys using a Likert scale with qualitative in-depth interviews involving 100 respondents living in the watershed area. Findings reveal that most community members have a positive perception of the importance of watershed conservation and believe that environmental sustainability has been considered in current management efforts. Nonetheless, respondents also highlighted a lack of regular outreach and insufficient government supervision, particularly concerning gold and C-excavation mining. Economically, water and fisheries usage provide tangible benefits, whereas agriculture is seen as less supportive of livelihoods due to flood vulnerability. On the other hand, there is strong community support for renewable energy development, such as mini-hydro and psycho hydro technologies, due to their environmental friendliness and socio-economic benefits. This study recommends enhancing community involvement, integrated monitoring systems, and sustainable infrastructure and energy planning. The findings are expected to serve as a policy input for local governments to design more community-based and sustainable watershed management strategies.
Identifikasi Habitat Burung Maleo (Macrocephalon maleo) Menggunakan Sistem Informasi Geografi Di Cagar Alam Panua Provinsi Gorontalo Nurma Rosalia; Marini Susanti Hamidun; Iswan Dunggio
Konservasi Hayati Vol 20 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/hayati.v20i2.37226

Abstract

Maleo (Macrocephalon maleo) is an endemic bird species found in various regions of Sulawesi Island, including the Panua Nature Reserve in Pohuwato Regency, Gorontalo Province. The Maleo population is suspected to be declining due to habitat destruction. Urgent action is required to address this issue, including the mapping of suitable Maleo habitats. The objective of this research is to identify Maleo habitats based on landscape analysis using Geographic Information System (GIS) technology. Parameters used to assess habitat suitability include geothermal resources, land cover, soil type, accessibility, and slope. The data analysis employs GIS tools, utilizing a weighting and scoring system across several landscape variables such as land cover, soil type, geothermal resources, accessibility, and slope. The findings reveal the presence of geothermal resources within Panua Nature Reserve. The soil types predominantly consist of ultisols or yellow-red podzolic soils, with the fluvial district suborder being particularly preferred as Maleo habitat, scattered along riverbanks and coastal areas. The land cover is dominated by secondary and primary forests, serving as crucial food and shelter sources for Maleos. Slope conditions in Panua Nature Reserve are primarily steep, resulting in challenging accessibility across much of the area. Difficult access is particularly prevalent in the northern region, whereas easier access is found along the coastal areas, which serve as nesting habitats for Maleos. Based on the analysis using GIS-assisted scoring, the suitable Maleo habitat area in Panua Nature Reserve measures approximately 26,588.36 hectares, while the unsuitable area spans 550.49 hectares
Analisis Perbandingan Pola Migrasi dan Proyeksi Penduduk sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan Wilayah di Provinsi Gorontalo Fery Rahmat Angriawan Bagu; Fitriyane Lihawa; Iswan Dunggio
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v4i1.4724

Abstract

This study aims to analyze and compare migration data with the population growth projections of Gorontalo Province for the 2020–2035 period. A descriptive quantitative approach was used to evaluate in- and out-migration patterns based on the 2020 Long Form Population Census and BPS population projections. The findings reveal regional migration disparities, with Gorontalo City and Bone Bolango Regency experiencing positive net migration, while Pohuwato and Boalemo show high out-migration rates. Meanwhile, the demographic projections indicate an increasing dependency ratio and a significant growth in the elderly population. The combination of migration dynamics and demographic trends affects the age structure and regional capacity to support sustainable development. These findings provide an essential basis for evidence-based migration policy formulation to reduce regional disparities and strengthen local economic development.
Co-Authors -, Ahmad Faqih Abdul Haris PanaI Adam, Verra Ahmad Zainuri Ahmad Zainuri Ahmad Zainuri Alamri, Istiqomah Amanda Adelina Harun Andi Chairil Ichsan Artha, Dicky Asep Nurdin Assel, Abdurrahman Baderan, Dewi Wahyuni. K Bahuwa, Isra Cahayani Bambang Mamangkay Blongkod, Agnes Botutihe, Nur Meyla Ulfiana Cono, Titi Hawanda Metania Daud Yusuf Desey, Herlina Dewi Sartika T. Zees Dewi Wahyuni K. Baderan Dewi Wahyuni K. Baderan Dicky Artha Dicky Artha Dicky Artha Diko, Abdullah Kadir Diman, Ruswinda S. Dody Boy Venalocha Situmeang Dudiyanto Pakaya Efendy Payuyu Eka Reza Saputra Widodo Fajran Bentearu Fajran Bentearu Farid SM Farid SM Faridawaty, Waode Feri Novriyal Fery Rahmat Angriawan Bagu Firmansyah Ashari Fitriyane Lihawa Fitriyane Lihawa Fitriyane Lihawa Fitryane Lihawa Fitryne Lihawa Frandika K. Toiyo Frandika K. Toiyo Frandika K. Toiyo Fuad Pontoiyo Golfred Alex Kojongkam Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim, H Hazairin Thamrin Hendra Gunawan Hendri Iyabu Herlindah Herlindah Heru Z Thalib Heru Z Thalib Igirisa, Mohamad Aldo Irawan, Mohammad Bayu Isra Cahayani Bahuwa Isra Nurdin Kadir, Zein Setiawan Kadir, Zen Setiawan Kasim, Roland La Alio La Alio Lahili, Rahmanto Lasang, Saharil Salim Liberty Lodjo Lihawa, Fitriyane Malik, Safira Putri H. Marini S. Hamidun Marini Susanti Hamidun Mawardi Heru Prasetyo Misnawaty Wantogia Misnawaty Wantogia Moh Khamal Salote Mohamad Zainudin Usman Mohamad, Aina Mohamad, Nurdin Mohammad Bayu Irawan Mosi, Yetty Muhammad Yusuf MUHAMMAD YUSUF musa, weni ja Mutmainnah Usman Ningsih Rahman Niode, Syarifah Fatimah Setiasih Novalia Warow Novriyal, Feri Nur Meyla Ulfiana Botutihe Nurdin . Nurdin Mohamad Nurma Rosalia Pakaya, Dudiyanto Pakaya, Moh. Reynaldi Pakaya, Parid Parid Pakaya Prasetyo, Mawardi Heru Puspaningrum, Dian Rahman Hasan Rahman, Sitti Mutiah Rahmat .H. Salote Rahmat Liputo Rahmawati A. Damiti Ramla Hartini Melo Ramli Utina Risma Neswati, Risma Risnayanti Juramang Rival Rahman, Rival Rosalia, Nurma Safira Putri H. Malik Safira Putri H. Malik Safira Putri H. Malik Saputra Widodo, Eka Reza Siswahyudianto Siti Amalia Gobel Sitti Muti'ah Rahman Sitti Mutiah Rahman Sitti Mutiah Rahman Situmeang, Dody Boy Venalocha SM, Farid Sofyan Abdullah Sofyan Abdullah, Sofyan Sudarmanto Hasan Sukirman Rahim Sukirman Rahim Sukirman Rahim Sukirman Rahim Sukirman Rahim Sukma Dewanty Jahja Sunarty Suly Eraku Supriyatna Supriyatna Suryadi Syamsuddin Suryadi Syamsudin Syam S. Kumaji Syarifah Fatimah Setiasih Niode Thalib, Heru Z Toiyo, Frandika K. Usman, Mutmainnah Wantogia, Misnawaty Waode Faridawaty Warow, Novalia Weny J.A Musa Yosef Endri Cahyono Yusfriandi Dwi Ariesna Zein Setiawan Kadir Zulham Sirajuddin Zuliyanto Zakaria