p-Index From 2021 - 2026
8.789
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Usaha Produk Stick Ubi Jalar Balado Melo, Ramla Hartini; Niode, Syarifah Fatimah Setiasih; Dunggio, Iswan; Blongkod, Agnes; Mohamad, Aina; Diman, Ruswinda S.; Alamri, Istiqomah
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36418

Abstract

This mentoring activity focuses on the development and production of three innovative food products made from mangrove flour, namely mangrove lumpia sticks, mangrove chips, and mangrove balls. Although the title of the program still refers to the previous activity, “Pendampingan Usaha Produk Stick Ubi Jalar Balado”, the implementation has been directed toward utilizing alternative raw materials that are more environmentally friendly and have high economic potential. The mentoring process was carried out through material delivery, hands-on production practice, and guidance in preparing business plans and marketing strategies. The activity resulted in increased student creativity and introduced the use of mangrove flour as a valuable local food resource with economic prospects.
Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi Untuk Siswa Kelas 12 IPS 3 Di SMA Negeri 4 Gorontalo Melalui Sosialisasi Dan Simulasi Berlindung Di Bawah Meja Melo, Ramla Hartini; Niode, Syarifah Fatimah Setiasih; Igirisa, Mohamad Aldo; Dunggio, Iswan
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36386

Abstract

This community service program was designed to strengthen the preparedness of high school students in responding to earthquake hazards. The activity was implemented with 12th-grade social science students at SMA Negeri 4 Gorontalo through a combination of disaster education and a simple simulation exercise. The program involved several stages, namely preparation, material delivery, hands-on simulation, and evaluation. The findings indicated that students gained a better understanding of the causes and impacts of earthquakes as well as practical skills for self-protection during seismic events. The results further demonstrated that the simulation of taking cover under the desk enhanced the students’ readiness to respond quickly and appropriately in real situations. This initiative highlights the importance of integrating school-based disaster education to foster a culture of disaster awareness from an early age.
Konvergensi Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Provinsi di Indonesia Tahun 2017 - 2023 Assel, Abdurrahman; Dunggio, Iswan; Rahim, Sukirman
STATMAT : JURNAL STATISTIKA DAN MATEMATIKA Vol 7 No 3 (2025)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Pamulang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sm.v7i3.54862

Abstract

This study examines whether environmental quality across Indonesian provinces is converging or diverging. We analyze the Environmental Quality Index (EQI) and its three components (Water Quality Index (WQI), Air Quality Index (AQI), and Land Cover Quality Index (LCQ))across 34 provinces from 2017 to 2023 using sigma and beta convergence methods. Using panel data analysis, the coefficient of variation calculations show a two-period pattern. The EQI gap widened in 2017–2019, while after 2019 the gap began to narrow, this case indicating improving equity in environmental quality after RPJMN 2020–2024 implementation. The results of the beta convergence test show that provinces with low EQI values ​​tend to experience faster improvement, for EQI overall, with convergence speed of 24.53% annually and half-life of 2.83 years. However, if an analysis of each component is carried out, it is revealed that WQI is the component with the fastest convergence (λ=31.95%) while AQI is the slower component (λ=19.66%) compared to WQI, while LCQ shows divergence (β=+0.0071, not significant).
Peramalan Beban Emisi Karbon Dioksida (CO2) Sektor Transportasi Provinsi Gorontalo Berbasis Analisis Deret Waktu Malik, Safira Putri H.; Dunggio, Iswan
STATMAT : JURNAL STATISTIKA DAN MATEMATIKA Vol 7 No 3 (2025)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Pamulang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sm.v7i3.54882

Abstract

Sektor transportasi darat telah teridentifikasi sebagai salah satu kontributor antropogenik terbesar terhadap emisi gas rumah kaca di Indonesia, yang pertumbuhannya sangat berkorelasi dengan laju pembangunan ekonomi dan urbanisasi. Provinsi Gorontalo, sebagai wilayah yang sedang berkembang pesat di Sulawesi, menghadapi fenomena peningkatan kepemilikan kendaraan pribadi yang signifikan seiring dengan kenaikan PDRB. Situasi ini menghadirkan dilema strategis bagi pemerintah daerah dalam menyeimbangkan ambisi pertumbuhan ekonomi dengan komitmen nasional untuk menurunkan emisi karbon sesuai target NDC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren historis pertumbuhan kendaraan bermotor di Provinsi Gorontalo, memvalidasi keandalan model peramalan statistik menggunakan Uji Asumsi Klasik, serta memproyeksikan jumlah kendaraan dan beban emisi CO2 hingga tahun 2030 sebagai landasan perumusan kebijakan mitigasi yang berbasis data. Artikel ini menerapkan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder deret waktu periode 2017-2024 yang bersumber dari BPS. Analisis dilakukan menggunakan model Regresi Linier Sederhana (Model Tren) untuk estimasi pertumbuhan, yang divalidasi secara ketat melalui uji normalitas (Shapiro-Wilk) dan uji autokorelasi (Durbin-Watson) untuk memastikan parameter yang tidak bias. Konversi data aktivitas kendaraan menjadi beban emisi dilakukan menggunakan metode Tier 1 dari IPCC. Analisis statistik menunjukkan bahwa tren waktu berpengaruh sangat signifikan terhadap pertumbuhan kendaraan (value = 0,002; R2 = 0,813), dengan model yang terbukti valid dan bebas dari autokorelasi (DW = 1,915) serta memiliki residual yang berdistribusi normal. Berdasarkan model ini, armada kendaraan di Gorontalo diproyeksikan tumbuh rata-rata  50.578  unit per tahun, mencapai total  886.137  unit pada tahun 2030. Sebagai konsekuensinya, beban emisi  CO2  diprediksi melonjak dari  395.082  ton pada tahun 2024 menjadi  560.649  ton pada tahun 2030, mencerminkan kenaikan tajam sebesar  41,91%. Temuan ini mengindikasikan bahwa lintasan pertumbuhan sektor transportasi Gorontalo saat ini berada pada jalur yang tidak berkelanjutan (unsustainable). Tanpa intervensi kebijakan yang berarti, kenaikan emisi akan menghambat pencapaian target lingkungan daerah.
Ketimpangan Infrastruktur Air dan Kerentanan Kekeringan Desa di Provinsi Gorontalo Rahman, Sitti Mutiah; Dunggio, Iswan
STATMAT : JURNAL STATISTIKA DAN MATEMATIKA Vol 7 No 3 (2025)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Pamulang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sm.v7i3.54884

Abstract

Provinsi Gorontalo merupakan salah satu lumbung pangan di kawasan Indonesia timur, namun dalam beberapa tahun terakhir menghadapi peningkatan risiko kekeringan. Penelitian ini bertujuan mengkaji paradoks kekeringan berulang di wilayah yang secara biofisik kaya sumber daya air permukaan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif terhadap ketimpangan infrastruktur air dan kerentanan desa. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder 732 desa/kelurahan. Statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan rasio digunakan untuk memetakan sebaran infrastruktur air dan desa terdampak kekeringan. Selanjutnya disusun dua indeks komposit, yaitu Indeks Kerentanan Air (IKA) dan Indeks Kesenjangan Infrastruktur (IKI), untuk merangkum kondisi defisit struktural dan ketimpangan infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 195 desa (26,64%) mengalami kekeringan pada periode 2023 hingga awal 2024, sementara 79,78% desa memiliki sungai dan 78,28% desa bergantung pada air permukaan. Namun demikian, hanya 34,02% desa yang dilayani jaringan irigasi dan 9,15% yang memiliki embung, sehingga tampak ketimpangan spasial infrastruktur air buatan. Rata-rata nilai IKI sebesar 61,09% menggambarkan kesenjangan infrastruktur yang tinggi, sedangkan nilai IKA sebesar –88,84 menunjukkan defisit struktural yang serius dalam pemenuhan kebutuhan air desa terdampak kekeringan. Temuan ini menegaskan adanya “perangkap kekeringan di tengah kelimpahan air” di Provinsi Gorontalo potensi air permukaan yang melimpah belum terkonversi menjadi ketahanan air tanpa pengembangan infrastruktur irigasi dan tampungan yang lebih merata. Penelitian ini merekomendasikan investasi infrastruktur air yang terarah secara spasial, khususnya irigasi dan embung skala kecil pada klaster desa dengan IKA yang sangat negatif dan IKI yang tinggi, serta pemanfaatan IKA dan IKI sebagai indikator operasional dalam perencanaan ketahanan air di tingkat desa.
PERSEPSI MASYARAKAT KABUPATEN BONE BOLANGO TERHADAP PRAKTIK BAIK KONSUMSI AIR ISI ULANG SEBAGAI UPAYA REDUKSI PLASTIK SEKALI PAKAI DI GORONTALO Pakaya, Dudiyanto; Dunggio, Iswan; Rahim, Sukirman
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.661

Abstract

Peningkatan konsumsi plastik sekali pakai di berbagai daerah mendorong perlunya alternatif yang lebih berkelanjutan, termasuk melalui praktik konsumsi air isi ulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi masyarakat Kabupaten Bone Bolango terhadap konsumsi air isi ulang dengan menilai aspek keamanan dan kualitas, persepsi risiko, kemudahan akses, pengalaman penggunaan, serta pengaruh norma sosial dalam keputusan konsumsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 91 responden, dilengkapi wawancara mendalam untuk memperkaya temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap air isi ulang berada pada kategori baik, ditandai oleh kepercayaan tinggi terhadap rasa dan higienitas air, kemudahan akses depot, serta pengalaman penggunaan yang umumnya positif. Meskipun demikian, kekhawatiran mengenai ketidakseragaman kualitas antar-depot masih muncul sebagai bentuk persepsi risiko yang dapat memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, norma sosial serta pertimbangan ekonomi terbukti memperkuat penerimaan masyarakat terhadap layanan refill. Temuan ini menegaskan bahwa sistem air minum isi ulang berpotensi menjadi strategi efektif pengurangan plastik sekali pakai di Kabupaten Bone Bolango, dengan catatan peningkatan standar sanitasi, transparansi pengelolaan depot, dan edukasi publik harus diperkuat untuk menjaga kepercayaan dan keberlanjutan praktik konsumsi. Kata Kunci: air minum isi ulang, persepsi masyarakat, refill, sampah plastik, Bone Bolango
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN JAKSTRADA PERSAMPAHAN KOTA GORONTALO TAHUN 2024: TINJAUAN TERHADAP PRINSIP 3R, KINERJA PENANGANAN, DAN AKSI PRIORITAS Rahman, Sitti Mutiah; Dunggio, Iswan; Artha, Dicky
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.605

Abstract

Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) pengelolaan sampah merupakan instrumen kunci bagi Kota Gorontalo dalam menangani permasalahan sampah rumah tangga dan sejenisnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Jakstrada Tahun 2024 Semester I dengan fokus pada tiga dimensi: (1) kesesuaian struktur kebijakan dengan prinsip 3R (Reduce–Reuse–Recycle); (2) kinerja pengurangan dan penanganan sampah dibandingkan target; serta (3) identifikasi aksi kebijakan yang paling berdampak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui telaah dokumen dan analisis isi terhadap “Laporan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Persampahan Kota Gorontalo Tahun 2024”, yang dilengkapi regulasi terkait serta literatur ilmiah mengenai pengelolaan sampah dan efektivitas kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kebijakan Jakstrada telah memenuhi prasyarat penerapan prinsip 3R dengan mengintegrasikan upaya pengurangan di sumber, pemanfaatan melalui TPS3R, bank sampah, dan rumah kompos, serta penanganan akhir di TPA. Namun, kinerja pengurangan sampah baru mencapai 24,90% dibandingkan target 28%, sedangkan penanganan sampah mencapai 70,69% dari target 71%, sehingga masih terdapat kesenjangan kinerja. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa program pembatasan timbulan sampah di sekolah dan fasilitas publik, serta pendayagunaan TPS3R dan rumah kompos, merupakan aksi kebijakan yang paling signifikan dalam mendorong kinerja pengurangan dan penanganan sampah. Studi ini merekomendasikan penguatan edukasi publik, perluasan infrastruktur daur ulang terdesentralisasi, penerapan kewajiban pemilahan di sumber, serta integrasi sistem data real-time untuk meningkatkan efektivitas implementasi Jakstrada secara berkelanjutan.
DINAMIKA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN MANGROVE DALAM RZWP3K PROVINSI GORONTALO: STUDI KASUS KABUPATEN POHUWATO Malik, Safira Putri H.; Pakaya, Dudiyanto; Dunggio, Iswan; Harun, Amanda Adelina
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.606

Abstract

ABSTRAK Ekosistem mangrove di Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato, menghadapi perubahan tutupan lahan yang cukup signifikan akibat aktivitas budidaya perikanan. Sebagai respons yuridis, Pemerintah Provinsi Gorontalo menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Tahun 2021-2041. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Perda RZWP3K dalam melindungi ekosistem mangrove, dengan fokus pada dinamika antara regulasi (das sollen) dan realitas lapangan (das sein). Penelitian ini menggunakan metode yuridis-empiris dengan pendekatan socio-legal research. Data dikumpulkan melalui studi dokumen terhadap regulasi terkait dan data sekunder faktual dari laporan audit negara serta jurnal ilmiah terakreditasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika implementasi (implementation dynamics) yang perlu mendapat perhatian. Secara de jure, Perda telah menetapkan alokasi Zona Konservasi dan mekanisme perizinan yang ketat. Namun, secara de facto, data Audit BPK (2025) mencatat bahwa seluas 7.679,64 hektar mangrove di Pohuwato telah dimanfaatkan menjadi tambak, yang mengindikasikan perlunya optimalisasi pengelolaan sumber daya pesisir. Analisis menggunakan teori implementasi George C. Edwards III mengidentifikasi tantangan utama pada aspek sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Disimpulkan bahwa diperlukan penguatan sinergi penegakan hukum dan integrasi kebijakan lintas sektor agar Perda RZWP3K lebih efektif dalam mengendalikan perubahan tutupan lahan mangrove di Gorontalo. Kata Kunci: RZWP3K, Mangrove, Gorontalo, Dinamika Implementasi, Tantangan Institusional
ANALISIS KOMPARASI STATISTIK DAN IMPLIKASI EKOLOGIS DINAMIKA TUTUPAN LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) LIMBOTO PERIODE 2018-2022: PENDEKATAN UJI NON-PARAMETRIK WILCOXON SIGNED-RANK Artha, Dicky; Dunggio, Iswan; Rahim, Sukirman
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.637

Abstract

ABSTRAK Transformasi penggunaan lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Limboto merupakan indikator kritis tekanan antropogenik terhadap ekosistem Danau Limboto yang kini berstatus Kritis Nasional. Sebagian besar kajian sebelumnya mengevaluasi perubahan ini menggunakan metode deskriptif persentase tanpa validasi statistik inferensial, sehingga gagal mendeteksi signifikansi anomali data dalam distribusi spasial. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis karakteristik distribusi data perubahan lahan DAS Limboto 2018-2022, (2) menguji signifikansi perbedaan struktur penggunaan lahan menggunakan pendekatan statistika non-parametrik, dan (3) mengevaluasi dampak lingkungan dari dinamika tersebut terhadap fungsi hidrologis DAS. Data penelitian adalah data sekunder luas tutupan lahan time series (n=12 kategori). Analisis dilakukan melalui Uji Normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Beda Dua Sampel Berpasangan Wilcoxon Signed-Rank. Hasil: Analisis deskriptif menunjukkan degradasi masif pada Semak Belukar (-9.838,89 Ha atau -79,16%) yang beralih fungsi menjadi Pertanian Lahan Kering (+4.854,16 Ha) dan Hutan Tanaman (+1.270 Ha). Uji statistik menunjukkan distribusi selisih perubahan lahan tidak normal (p<0.05). Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi asimtotik (p) sebesar 0.248 (p>0.05), yang berarti secara statistik agregat tidak terdapat perbedaan signifikan pada median luas lahan. Temuan ini mengindikasikan fenomena "stabilitas statistik semu" (statistical illusion of stability), di mana keseimbangan peringkat data menutupi realitas degradasi lingkungan. Konversi lahan vegetasi alami menjadi pertanian jagung monokultur di area hulu diprediksi meningkatkan koefisien larian (run-off) dan memperparah laju sedimentasi ke Danau Limboto.
DINAMIKA PERUBAHAN TATA RUANG PERTANIAN DAN NON-PERTANIAN DI PROVINSI GORONTALO (2017-2023): ANALISIS DERET WAKTU DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN PANGAN Kasim, Roland; Dunggio, Iswan; Rahim, Sukirman
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.640

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika perubahan tata ruang antara lahan pertanian (sawah) dan lahan bukan pertanian di Provinsi Gorontalo periode 2017–2023 serta implikasinya terhadap ketahanan pangan daerah. Data yang digunakan berupa deret waktu sekunder luas lahan sawah dan luas lahan bukan pertanian yang dihimpun dari statistik resmi Provinsi Gorontalo. Data dianalisis secara deskriptif dan deret waktu sederhana melalui perhitungan perubahan persentase, rata-rata perubahan tahunan, tren linier, serta korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan sawah menyusut dari 34.764 ha pada 2017 menjadi 30.112 ha pada 2023, atau turun 13,38% (sekitar 4.652 ha) dengan rata-rata kehilangan 775 ha per tahun. Sebaliknya, lahan bukan pertanian meningkat dari 283.890 ha menjadi 307.873 ha (naik 8,45% atau 23.983 ha) dengan penambahan rata-rata 3.997 ha per tahun. Rasio luas lahan bukan pertanian terhadap sawah yang sekitar delapan kali pada 2017 meningkat menjadi lebih dari sepuluh kali pada 2023. Korelasi Pearson antara kedua seri sebesar –0,31 menunjukkan hubungan negatif sedang, yang mengindikasikan bahwa ekspansi lahan non-pertanian sebagian terjadi melalui konversi lahan sawah. Dengan asumsi produktivitas padi sawah 4,4–5,6 ton/ha, hilangnya 4.652 ha sawah berpotensi menurunkan produksi padi tahunan sekitar 20–26 ribu ton, setara ±8–10% produksi padi Gorontalo tahun 2023. Tren ini dapat melemahkan dimensi ketersediaan (availability) pangan, kecuali diimbangi oleh peningkatan produktivitas, perbaikan infrastruktur irigasi, serta perlindungan ketat terhadap Kawasan/Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B/LP2B). Penelitian merekomendasikan penguatan penataan ruang, penegakan zona lindung lahan pangan, dan integrasi indikator ketahanan pangan dalam kebijakan pembangunan daerah.
Co-Authors -, Ahmad Faqih Adam, Verra Ahmad Zainuri Ahmad Zainuri Alamri, Istiqomah Amanda Adelina Harun Andi Chairil Ichsan Artha, Dicky Asep Nurdin Assel, Abdurrahman Baderan, Dewi Wahyuni. K Bahuwa, Isra Cahayani Bambang Mamangkay Blongkod, Agnes Botutihe, Nur Meyla Ulfiana Cono, Titi Hawanda Metania Daud Yusuf Desey, Herlina Dewi Sartika T. Zees Dewi Wahyuni K. Baderan Dicky Artha Dicky Artha Dicky Artha Diko, Abdullah Kadir Diman, Ruswinda S. Dody Boy Venalocha Situmeang Dudiyanto Pakaya Efendy Payuyu Eka Reza Saputra Widodo Fajran Bentearu Farid SM Faridawaty, Waode Feri Novriyal Fery Rahmat Angriawan Bagu Fitriyane Lihawa Fitriyane Lihawa Fitriyane Lihawa Fitryane Lihawa Fitryne Lihawa Frandika K. Toiyo Frandika K. Toiyo Fuad Pontoiyo Golfred Alex Kojongkam Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim, H Hazairin Thamrin Hendra Gunawan Hendri Iyabu Herlindah Heru Z Thalib Igirisa, Mohamad Aldo Irawan, Mohammad Bayu Isra Cahayani Bahuwa Kadir, Zein Setiawan Kadir, Zen Setiawan Kasim, Roland La Alio Lahili, Rahmanto Lasang, Saharil Salim Liberty Lodjo Lihawa, Fitriyane Malik, Safira Putri H. Marini Susanti Hamidun Mawardi Heru Prasetyo Misnawaty Wantogia Moh Khamal Salote Mohamad Zainudin Usman Mohamad, Aina Mohamad, Nurdin Mohammad Bayu Irawan Mosi, Yetty MUHAMMAD YUSUF Muhammad Yusuf musa, weni ja Mutmainnah Usman Ningsih Rahman Niode, Syarifah Fatimah Setiasih Novalia Warow Novriyal, Feri Nur Meyla Ulfiana Botutihe Nurdin . Nurdin Mohamad Nurma Rosalia Pakaya, Dudiyanto Pakaya, Moh. Reynaldi Pakaya, Parid Parid Pakaya Prasetyo, Mawardi Heru Puspaningrum, Dian Rahman Hasan Rahman, Sitti Mutiah Rahmawati A. Damiti Ramla Hartini Melo Ramli Utina Risma Neswati, Risma Rival Rahman, Rival Rosalia, Nurma Safira Putri H. Malik Safira Putri H. Malik Saputra Widodo, Eka Reza Siswahyudianto Sitti Muti&#039;ah Rahman Sitti Mutiah Rahman Situmeang, Dody Boy Venalocha SM, Farid Sofyan Abdullah Sofyan Abdullah, Sofyan Sudarmanto Hasan Sukirman Rahim Sukma Dewanty Jahja Suryadi Syamsuddin Suryadi Syamsudin Syam S. Kumaji Thalib, Heru Z Toiyo, Frandika K. Usman, Mutmainnah Wantogia, Misnawaty Waode Faridawaty Warow, Novalia Weny J.A Musa Yosef Endri Cahyono Yusfriandi Dwi Ariesna Zein Setiawan Kadir Zulham Sirajuddin Zuliyanto Zakaria