Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Elkawnie

The Effect of Chemical Activation Using Base Solution With Various Concentrations Towards Sarulla Natural Zeolite Saharman Gea; Agus Haryono; Andriayani Andriayani; Junifa Layla Sihombing; Ahmad Nasir Pulungan; Tiamina Nasution; Rahayu Rahayu; Yasir Arafat Hutapea
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i1.6913

Abstract

Abstract : Material characteristics analysis of Sarulla natural zeolite (SNZ) with base activation has been carried out. The base used was NaOH at various concentrations; 0.2 M, 0.5 M, and 2 M. Base activated catalysts were characterized by X-ray Fluorescence (XRF), X-ray diffractometer (XRD), Fourier-transform Infrared (FTIR) Spectroscopy, Scanning Electron Microscopy (SEM) and gas adsorption analysis using BET method. The procedures applied have caused differences in adsorption and desorption rates as well as the crystallinity values of the catalytic materials. Moreover, the ratio of Si/Al contents has also changed at the lowest concentration. On the other hand, the crystallinity of catalysts has decreased at the highest concentration of base applied. The results are reinforced in FTIR characterization which shows the changes of silanol bonds to become silicate and aluminate. Furthermore, morphological analysis of the catalysts shows that homogenous surface was obtained at low concentration, while rough/lumpy surfaces was obtained at higher concentration.Abstrak : Analisis terhadap karakteristik material dari zeolit alam Sarulla (SNZ) dengan metode aktivasi basa telah dilakukan. Basa yang digunakan ialah NaOH dengan berbagai konsentrasi; 0,2 M; 0,5 M, dan 2 M. Katalis yang telah diaktivasi dengan basa kemudian dikarakterisasi dengan Analisis X-ray Fluorescence (XRF), X-ray diffractometer (XRD), Fourier-transform Infrared (FTIR) Spectroscopy, Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Gas Adsorption menggunakan metode BET. Dari hasil penelitian, ditemukan perbedaan pada tingkat adsorpsi dan desorpsi, begitu juga dengan kristalinitas pada material katalis. Lebih jauh, rasio konten Si/Al juga berubah pada basa dengan konsentrasi terendah. Di sisi lain, tingkat kristalinitas dari katalis mengalami penurunan pada basa dengan konsentrasi tertinggi. Hasil ini diperkuat dengan data FTIR yang menunjukkan perubahan ikatan silanol menjadi silikat dan aluminat. Lebih jauh, analisis morfologi pada katalis menunjukkan bahwa permukaan yang homogen didapatkan dari penggunaan basa dengan konsentrasi rendah. Sebaliknya, basa dengan konsentrasi tinggi memberikan bentuk permukaan katalis yang tidak homogen serta kasar.
Isolasi dan Karakterisasi Nanokistral Selulosa dari Tandan Sawit (Elaeis Guineensis Jack) Elisa Putri; Saharman Gea
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v4i1.2877

Abstract

Penelitian ini mengenai analisis nanokristal selulosa dilakukan secara laboratorium. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi karakterisasi nanokristal selulosa hasil isolasi dari tandan kosong sawit. Tahap awal yaitu isolasi α-selulosa dari tandan kosong sawit (TKS) melalui proses dilignifikasi dengan menggunakan HNO3 3,5 dan NaNO2, kemudian peoses pulping dengan NaOH 17%, dan pemutihan dengan H2O2 10%. Tahap selanjutnya yaitu isolasi Nanokristal selulosa dari α-selulosa dilakukan dengan hidrolisis asam, yaitu dengan menggunakan asam sulfat 48,84%, yang kemudian didialisis hingga diperoleh nanokristal selulosa. Nanokristal selulosa yang dihasilkan dikarakterisasi gugus fungsinya dengan menggunakan FT-IR, dan kemudian analisis morfologi dan ukuran dengan menggunakan TEM. Ukuran nanokristal yang dihasilkan yaitu 47,46 nm.
Nitrogen-Doped Carbon Dots From Bilimbi Juice (Averrhoa bilimbi L.) Via Hydrothermal Method For Iron and Mercury Sensing Averroes Fazlur Rahman Piliang; Kerista Tarigan; Syahrul Humaidi; Diana Alemin Barus; Saharman Gea
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v8i1.11813

Abstract

Abstract: Carbon dots (CDs) have been widely used in various applications, one of them being metal ion sensing. Synthesizing CDs with sensing characteristics is influenced by two factors, i.e., precursor and dopant agent. This study aims to use bilimbi (Averrhoa bilimbi) with N, N-dimethylformamide (DMF) as a nitrogen source to synthesize CDs via the hydrothermal method. The result of hydrothermal showed significant colors of CDs with and without the presence of nitrogen, and these behaviors were also confirmed by the differential absorption of the CDs, with λmax of absorption at 291 nm. FTIR spectra confirmed the presence of functional groups related to CDs, such as C-H, C=H, C=N, C=O, C-O-C, and NH2. Meanwhile, emission spectra displayed fluorescent emission at λmax 495 nm (DMF 2%) and 491 nm (DMF 4%). The ion metal sensing test showed that these two samples with 2% and 4% of DMF were sensitive to Fe3+ and Hg2+ sensing. These characteristics concluded that NCDs from bilimbi juice via hydrothermal method were able in sensing metal ions, such as Fe3+ and Hg2+.Abstrak: Karbon dots (CDs) telah banyak diterapkan pada berbagai penggunaan, salah satunya adalah sebagai alat pendeteksi ion logam. Sintesis Cds dengan kemampuan mendeteksi dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu prekursor dan agen dopant. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan asam belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) dengan penambahan N, N dimetilformamida (DMF) sebagai sumber nitrogen sebagai bahan sintesis CDs melalui metode hidrotermal. Hasil hidrotermal menunjukkan perbedaan emisi warna dari CDs dengan dan tanpa penambahan DMF, dan karakteristik ini juga ditunjukkan dengan adanya perbedaan penyerapan panjang gelombang maksimum (λmax) di 291 nm. Spektra FTIR juga mengkonfirmasi adanya gugus fungsi terkait dengan CDs, seperti C-H, C=H, C=N, C=O, C-O-C, dan NH2. Sementara itu, emisi spekra menunjukkan emisi fluorosensi pada λmax sebesar 495 nm (DMF 2%0, dan 491 nm (DMF 4%). Pendeteksian ion logam pada kedua sampel sensitif pada ion Fe3+ dan Hg2+. Karakteristik ini menyimpulkan bahwa NCDs dari jus asam belimbing dapat digunakan sebagai alat pendeteksi ion logam dalam air, khususnya pada ion logam besi dan merkuri.
Synthesis of Carbon Dots From Empty Fruit Bunch Biochar an Acid-Free Hydrothermal Method Marpongahtun Marpongahtun; Rufina Pramudita; Saharman Gea; Amru Daulay
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v9i1.14524

Abstract

Abstract: Carbon dots have gained much interest due to their outstanding optical and electrical properties, making them useful for a wide range of applications. Here Empty fruit bunch (EFB) biochar was used as a carbon source in a straightforward, environmentally friendly, and reproducible hydrothermal method for producing carbon quantum dots. In this study, the role of the hydrothermal process was seen and studied by comparing the shape and fluorescence. Exciting results from HRTEM show that the carbon quantum dots in the sample are 4 nm in size. The obtained CD emits bright blue luminescence, and the absorption peak of the carbon dots was observed in the UV region with maximum absorption at 205 nm and 322 nm. The light CD shows an intense sky blue color upon illumination by a UV-light source at 365 nm. The intensity of the photoluminescence (PL) spectra sharply increases with decreasing concentration of carbon dots. Meanwhile, the CD exhibited excitation-dependence, photo-stability, and well dispersibility. These results suggest that the present CD are potential applications in optoelectronics and imaging.Abstrak: Karbon dots telah menarik banyak perhatian karena sifat listrik dan optik yang luar biasa, sehingga dapat digunakan untuk berbagai aplikasi. Penelitian ini, menggunakan biochar tandan buah kosong (EFB) sebagai sumber karbon dengan metode hidrotermal yang ramah lingkungan untuk menghasilkan karbon dots. Hasil HR-TEM yang menarik menunjukkan bahwa sampel karbon dots berukuran 4 nm. Karbon dots yang diperoleh memancarkan sinar biru terang dan puncak serapan titik karbon diamati pada spektrofotometri Uv-Vis dengan serapan maksimum pada 205 nm dan 322 nm. Intensitas karbon dots menunjukkan warna biru langit di cahaya UV pada 365 nm. Intensitas spektroskopi luminesens meningkat tajam dengan menurunnya konsentrasi titik karbon. Sementara itu, karbon dots menunjukkan eksitasi, stabilitas, dan dispersibilitas baik. Hasil ini menunjukkan bahwa karbon dots dapat digunakan pada beberapa aplikasi seperti dalam optoelektronik dan pencitraan.
Co-Authors . Suryati ., Julinawati Abda Abda Abdul Rahman, Syarifah Nur Syed Aditia Warman Aditia, Aditia Warman Agus Haryono Agus Haryono Ahmad Nasir Pulungan Amin, Amalia Kurnia Amir Hamzah Siregar, Amir Hamzah Amru Daulay Andriayani APRI H SISWANTO Ariyani, Ariyani Aththorick, T. Alief Averroes Fazlur Rahman Piliang AVERROES FAZLUR RAHMAN PILIANG Ayu, Dinda G. BASUKI WIRJOSENTONO Basuki Wirjosentono Binti Awang, Khalijah Cut Fatimah Zuhra Deddi Prima Putra Dellyansyah Dellyansyah Diana Alemin Barus Diana, Diana Alemin Barus Dwi Indria Cherlina DWI SURYANTO Eddiyanto Eddiyanto EDDYANTO EDDYANTO Elis Anggeria Elisa Putri Elisa, Elisa Julianti Era Yusraini Fachry Wirathama, Syahrinal Anggi Daulay Halimatuddahliana Fenny Aulia Girsang, Ermi Goei, Ronn Grace Nainggolan Hadi Kurniawan, Hadi Hamonangan Nainggolan Harry Agusnar Hauli, Latifah I Putu Mahendra ICHWANA RAMLI Junifa Layla Sihombing Karna Wijaya LIVER IMAN PUTRA ZAI Lubis, Muhammad Frassetia Lubis, Yuni Aldriani Maghfirah, Awan Mahyuni Harahap Marpongahtun Marpongahtun, Marpongahtun Mutiara Dewi Pangaribuan Nasution, Ismet Danial NONI OKTARI NUR AZIZAH Nurfajriani ., Nurfajriani Nurwijayanti Pai, Woei Wu Larry Pasaribu, Khatarina Meldawati Piliang, Averrous Fazlurrahman Prasetyo, Niko Prayugo, Aniza S. Rahayu Rahayu Resmi Pangaribuan Riska Riska Rizky Kurniawan Rufina Pramudita Saviola, Aldino Javier Sembiring, Beby Karina F. Situmorang, Syafrizal Helmi Slamat Tarigan Sondang Pintauli Sopan Sinamo Sovia Lenny SRI RAHAYU Syafruddin Ilyas Syahrul Humaidi, Syahrul Tarigan, Almina Rospitaria Tarigan, Kerista Thamrin . Tiamina Nasution Vebryana, Marini Fairuz Vivi Purwandari Vivi Purwandari Wahyu Dita Saputri Wesly Hutabarat, Wesly Yanti, Maulida Yasir Arafat Hutapea yeni absah Yuan Alfinsyah Sihombing