Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI EKSTRAK BAWANG MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TEBU VARIETAS BULULAWANG DENGAN METODE BUD SET Purnomo, Ferdi; Salim, Abdurrahman
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 03 (2025): JULI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman tebu adalah sumber utama gula yang penting bagi manusia. Permintaan gula meningkat, tetapi industri kesulitan memenuhi kebutuhan akibat pertumbuhan populasi dan kekurangan bahan baku. Salah satu solusi adalah menggunakan Zat Pengatur Tumbuh untuk mempercepat pertumbuhan tebu. Penelitian di Politeknik Negeri Jember menilai pengaruh ekstrak bawang merah pada pertumbuhan bibit tebu dari September hingga Desember 2024. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan konsentrasi ekstrak bawang merah sebesar 10%, 30%, 50%, dan 70%, serta kontrol dengan NPK. Parameter yang diamati diameter batang, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan,berat basah akar dan berat kering akar. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada jumlah daun dan berat basah akar di konsentrasi 50%. Juga ada hasil signifikan pada jumlah anakan dan berat kering akar. Meskipun tidak ada perbedaan signifikan pada diameter batang dan tinggi tanaman, konsentrasi 70% menunjukkan hasil terbaik, dengan rata-rata diameter batang 23,48 dan tinggi 134,1 pada umur 12 minggu.
PENGARUH PGPR DAN MEDIA TANAM ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TEBU Yaqin, Muhammad Ainul; Salim, Abdurrahman
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 03 (2025): JULI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi menurunnya produksi tanaman tebu yaitu, pertanian modern yang menggunakan pupuk anorganik. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan PGPR dan pupuk kandang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh PGPR dan pupuk kandang, serta untuk mengetahui pengaruh interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan tanaman tebu. Penelitian ini menggunakan RAK Faktorial, perlakuan 1 konsentrasi PGPR dan perlakuan 2 pupuk kandang sapi dan kambing. Masing-masing faktor terdiri dari 3 taraf dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat parameter yang menunjukkan berbeda nyata yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter batang, dan berat basah berangkasan. Penggunaan PGPR dan pupuk kandang pada pertumbuhan tanaman tebu dapat menjadi alternatif untuk menggantikan pupuk anorganik.
Pemanfaatan Metarhizium sebagai Agens Hayati di Kelompok Tani Ngudi Kaweruh, Kabupaten Jember Siswadi, Edi; Utami, Christa Dyah; Dinata, Gallyndra Fathku; Salim, Abdurrahman; Rohman, Fadil
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.7425

Abstract

The Ngudi Kaweruh Farmer Group is one of the farmer groups in Tegal Rejo Hamlet, Sabrang Village, Ambulu Subdistrict, Jember Regency, which cultivates shallots. The obstacle complained about by this farmer group is the high price of inorganic pesticides in the field. Pesticides do not receive subsidies from the government, while in shallot farming, farmers cannot avoid the use of inorganic pesticides. Based on the problems faced by our partners, we provided an alternative solution, namely the use of Metarhizium as a biological agent to control red onion pests. The program was implemented from February to May 2025. The stages of implementation included surveys and discussions, socialization of the use of Metarhizium, and discussions and assistance. The results of the activity showed that the use of Metarhizium can save farmers' expenses for purchasing inorganic pesticides, control pests, and is environmentally friendly. Farmers can see the real impact of using Metarhizium in shallot cultivation. Therefore, farmers do not hesitate to use Metarhizium to control pests that attack shallots.
Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Urine Kelinci Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Lailatul Hikmah; Abdurrahman Salim; Abdul Madjid; Titien Fatimah
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/b4ync553

Abstract

Tanaman kakao (Theobroma cacao. L) merupakan komoditas eskpor unggulan yang sangat potensial di negara Indonesia. Sedangkan masa pembibitan bibit yang baik berumur 3 sampai 6 bulan. Pembibitan tanaman kakao yang optimal akan menghasilkan tanaman buah kakao yang berkualitas dengan tingkat hasil panen yang maksimal. Media tanam pada masa pembibitan harus dilakukan pemeliharaan selama proses pembibitan . Salah satu proses pemeliharaan yang dapat digunakan adalah pemupukan. Alternatif pupuk yang dapat digunakan sebagai pengganti pupuk kimia atau anorganik dengan memanfaatkan urine hewan kelinci sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan pupuk organik cair (POC) dari bahan baku urine kelinci pada masa pembibitan tanaman kakao. Metode penelitian yang digunakan pada yaiu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 4 taraf Perlakuan yaitu POC Urine Kelinci dosis P0 sebanyak 0 ml, P1 sebanyak 50 ml, P2 sebanyak 100 ml, dan P3 sebanyak 150 ml dengan frekuensi pengaplikasian 2 minggu sekali selama umur bibit 90 hari pada tanaman kakao sebanyak 140 bibit. Hasil terbaik penelitian serta parameter yang digunakan terjadi pada umur 90 HST parameter tinggi tanaman dengan rata-rata 25,64 cm, diameter batang dengan rata-rata 0,43 cm, jumlah daun dengan rata-rata 9,04 helai, berat basah total tajuk tanaman dengan rata-rata 9,36 gram, dan berat kering total tajuk tanaman dengan rata-rata 2,69 gram.
Analisa Faktor Pertumbuhan Tebu Terhadap Berat Nira Tebu (Saccarum officinarum L.) Sony Setiawan; Abdurrahman Salim; Triono Bambang Irawan; Sepdian Luri Asmono
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/7094j190

Abstract

Pendahuluan. Tanaman  Tebu  (Saccarum  officinarum)  adalah  jenis  tanaman  perkebunan  satu musim  atau  siklus  hidupnya  sekali  dalam  satu  tahun. Sifat dari tanaman  tebu  yaitu  batang  tanamannya  mengandung  glukosa. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini menggunakan data yang sudah tersedia di Pg. Prajekan, meliputi data Panjang batang, Berat batang, Jumlah Ruas dan Berat Nira. Data yang dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda.  Hasil dan Diskusi. Dilihat dari hasil perhitungan anova yaitu bahwa F 816.894 lebih besar dari F Tabel 5% adalah 2.553. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Setiap variabel panjang batang, berat batang, jumlah ruas dan diameter batang secara bersamaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel berat nira. Variabel panjang batang, jumlah ruas, dan diameter batang secara parsial tidak berpengaruh terhadap variabel berat nira. sedangkan berbeda dengan variabel berat batang yang menunjukkan bahwa secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel berat nira. Simpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa  panjang batang, berat batang, jumlah ruas dan diameter batang secara bersamaan mempunyai pengaruh yang signifikan.
Pengaruh PGPR Akar Kelapa Sawit dan Trichoderma sp. Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Varietas DXP Simalungun Sandi Widiyanto; Irma Wardati; Abdurrahman Salim; Abdul Madjid
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/dn9b6e18

Abstract

Pendahuluan. Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) berasal dari Nigeria, Afrika Barat. Pembibitan pada budidaya kelapa sawit ada dua tahap, yaitu pembibitan awal (pre nursery) dan pembibitan utama (main nursery). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi PGPR akar kelapa sawit dan Trichoderma sp. terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaesis guinnesis jacq.) varietas dxp simalungun di akhir main nursery. Metode Pengumpulan Data. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2023 di Laboratorium Lapang Politeknik Negeri Jember. Rancangan percobaan yang digunakan untuk penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial terdiri dari 4 perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 6 ulangan, Adapun perlakuan yang digunakan yaitu perlakuan P0 : tanpa aplikasi PGPR dan Trichoderma sp. P1 : aplikasi PGPR (kerapatan 106  CFU), P2 : aplikasi Trichoderma sp. (kerapatan 109 spora/ml), P3 :aplikasi PGPR (kerapatan 106 CFU) + Trichoderma sp. (kerapatan 109 spora/ml). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah pelepah, volume akar. Hasil dan Diskusi. Aplikasi PGPR dan Trichoderma sp. berpengaruh sangat nyata  terhadap jumlah pelepah 37 MST dan volume akar pada umur 43 MST, berpengaruh nyata terhadap jumlah pelepah 35 MST dan 39 MST, serta berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang bibit kelapa sawit main nursery. Simpulan. Aplikasi PGPR dan Trichoderma sp. Berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang bibit kelapa sawit main nursery.
Pengaruh Sinergitas Mikroba Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Tebu (Saccharum Offichinarum. L) di Kebun Ramban Wetan 1 PG Pradjekan Bondowoso Nurul Hidayat; Anni Nuraisyah; Abdurrahman Salim; Ujang Setyoko
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/d26x7817

Abstract

Pendahuluan. Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman penghasil gula yang menjadi salah satu penghasil karbohidrat. Produksi gula tahun 2020 yang mencapai 2,12 juta ton mengalami penurunan dari tahun 2019 yang sebanyak 2,23 juta ton. Rendahnya produksi gula tersebut diakibatkan oleh rendahnya produktivitas tebu yang hanya mencapai 52,2 ton per hektar.Hal ini disebabkan oleh kondisi lahan yang kritis akibat penggunaan pupuk anorganik yang belum tepat dan efisien dalam meningkatkan pertumbuhan. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah salah satunya dengan melakukan penambahan bahan organik yang tergabung dalam sebuah zat yaitu sinergitas mikrobia. Sebab bahan organik dapat meningkatan porositas tanah, status kadar air dalam tanah, dan memperbaiki struktur tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sinergitas mikrobia terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tebu (Saccharum officinarum.L)   Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai bulan Maret 2023 di lahan Ramban Wetan 1 PG Pradjekan Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan yaitu Uji Independent Simple T-tes yang terdiri atas 2 perlakuan, yaitu perlakuan pertama tanaman kontrol (pupuk ZA 8 kw/ha, SP36 2 kw/ha, KCL 2 kw/ha) dan perlakuan kedua yaitu ( pupul blotong, bakteri tanah, bakteri PGPR akar tebu, asam amino) + pupuk anorganik dosis 50% (ZA, SP36 dan KCL). Terdiri dari 2 Perlakuan yaitu tanaman tebu kontrol atau A0 (pupuk Za 8kw/ha, SP36 2kw/ha, KCL 2kw/ha) dan tanaman tebu aplikasi atau A1 (pupuk blotong, bakteri tanah, PGPR akar tebu, asam amino + pupuk Za 4kw/ha, SP36 1kw/ha, KCL 1kw/ha). Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang sangat nyata pada parameter jumlah anakan (tunas), tinggi batang (cm) dan diameter batang (mm). Sedangkan pada parameter jumlah daun menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata. Selain itu pada kandungan klorofil daun tebu menunjukkan perlakuan A1 lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A0. Simpulan. Perlakuan pemberian sinergitas mikrobia terhadap pertumbuhan vegetative tanaman tebu memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap parameter jumlah daun, Namun memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata pada parameter jumlah anakan, tinggi batang dan diameter batang. Kandungan klorofil pada perlakuan A1 lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A0
Alikasi Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Pada Bibit Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas VMC Suprayogi; Abdurrahman Salim
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/afbkr047

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro (Leucaena Leucocephala) Pada Bibit Tebu. Metode Pengumpulan Data.  Penelitian ini dilakukan di Politeknik Negeri Jember provinsi Jawa timur dan dilaksanakan pada September 2023 sampai dengan bulan Desember 2023. Rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6  perperlakuan P0 = 0% , P1 = 10% ( 100 ml pupuk cair + 900 ml air ) , P2 = 20% ( 200 ml pupuk cair + 800 ml air ), P3 = 30% ( 300 ml pupuk cair + 700 ml air ), P4 = 40% ( 400 ml pupuk cair + 600 ml air ), P5 = 50% ( 500 ml pupuk cair + 500 ml air ), yang diulang 4 ulangan, sehingga terdapat 24 unit perlakuan  dan setiap unit perlakuan terdiri dari 3 sampel. ANOVA digunakan untuk mengurangi keragaman data. Apa biladiperoleh hasil beda nyata lebih besar dari F-tabel 5%   kemudian di uji lanjut menggunakan Uji Trend 5%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, diameter batang, tinggi tanaman, jumlah anakan, berat basah dan berat kering akar. Hasil dan Diskusi.   Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian POC daun lamtoro tidak memberikan pengaruh terhadap semua parameter pengamatan. Simpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aplikasi pupuk organik cair daun lamtoro (Leucaena leucocephala) pada bibit tebu (Saccharum officinarum L.) varietas VMC berbeda tidak nyata (non signifikan) namun perlakuan P2 (20%) memberikan nilai rerata lebih baik apabila dibandingkan dengan perlakuan yang diujikan lainnya.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea robusta L.) Devi Puji Sutoyo Putri; Abdurrahman Salim; Titien Fatimah; Irma Wardati
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/74mh8f06

Abstract

Pendahuluan. Tanaman kopi (Coffea robusta L.) merupakan komoditas tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Hasil panen kopi dapat memberi sumbangan devisa negara cukup besar sebagai sumber devisa dalam menopang pembangunan nasional. Permasalahan utama pada tanaman kopi adalah tidak tersedianya bibit skala besar dan serempak. Pembibitan merupakan langkah awal dari seluruh rangkaian kegiatan budidaya kopi yang sangat berpengaruh terhadap produktivitas tanaman dan umur produktif. Pemberian pupuk merupakan salah satu upaya memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi pada media tanam. Salah satu alternatif yaitu menggunakan pupuk organik yang ramah akan lingkungan, yaitu pupuk organik cair (POC) yang berbahan dasar limbah tahu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) limbah tahu terhadap tanaman kopi pada masa pertumbuhan. Metode Pengumpulan Data. Penelitian dilakukan di Lahan Teknologi Produksi Benih Politeknik Negeri Jember pada bulan Agustus – November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. P0 merupakan kontrol, P1 sebanyak 25%, P2 sebanyak 50%, dan P3 sebanyak 75%. Hasil dan Diskusi. Dari hasil analisa data yang dilakukan, perlakuan aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tahu berpengaruh nyata hanya pada parameter volume akar. Simpulan.  Hasil konsentrasi terbaiknya yaitu pada P3 sebanyak 75%.
Respon Pertumbuhan Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Komposisi Media Tanam Dan POC Air Cucian Beras Nartarisa Kartika Amalia; Abdurrahman Salim; Anni Nuraisyah; Setyo Andi Nugroho
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/72xkrj17

Abstract

Pendahuluan. Kakao merupakan salah satu komoditi penting yang dapat membantu perekonomian di Indonesia. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2023 sampai bulan Januari 2024 di lahan Kebun Inovasi Politeknik Negeri Jember. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu media tanam yang terdiri dari 3 taraf meliputi M1 (top soil : pasir) perbandingan 1:1, M2 (top soil : pasir : arang sekam) perbandingan 1:1:1, M3 (top soil : pasir : arang sekam) perbandingan 1:1:2. Faktor kedua adalah pupuk organik cair air cucian beras yang meliputi B0 (sebagai kontrol), B1 (100 ml/polibag), B2 (200 ml/polibag), B3 (300 ml/polibag) Hasil dan Diskusi. Pemberian komposisi media tanam memberikan hasil berbeda sangat nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat basah akar, dan berat kering akar dengan perlakuan terbaik pada perlakuan M1 (top soil:pasir perbandingan 1:1). Simpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan memberikan komposisi media tanam dan pupuk organik cair air cucian beras menunjukkan pengaruh interaksi tidak berbeda nyata.
Co-Authors Abdul Madjid Abdul Madjid Afifah, Ngizatul Ainul Yaqin Anggraeni, Dwi Ayu Angrenani, Arin Berliana Anni Nur Aisyah Anni Nuraisyah Ardhana, Charmelia Dwi Basuki, Basuki Devi Puji Sutoyo Putri Diablo Cardilac Dinata, Gallyndra Fathku Dinata, Gallyndra Fatkhu Elfrida Ratnawati Eliyatiningsih, Eliyatiningsih Fatimah, Titien Fatimah, Titien Fauziah, Virda Fazira, Shima Kunaza Febriani, Dinda Firmansyah, Frenza Fairuz Hasyim Asyari Hermawan Syah, Lucky Yusuf Ilham Akbar Adi Jatmiko Irawan, Triono Bambang Irma Wardati Jumiatun Lailatul Hikmah Majidah Mamluatul Ais Muhammad Rijal Alfian Nagitara, Fabe Satria Nanang Dwi Wahyono Nartarisa Kartika Amalia Nisa Budi Arifiana Novie Pranata Erdiansyah Nur Amelia Agustin Nur uhammad Haqiqi Nuraisyah, Anni Nurfiana, Yuni Nurul Hidayat Pertami, Rindha Rentina Darah Purnomo, Ferdi Purwanto, Muh Maulido Eka Putri, Inge Wiliandani Setya Rafiantika Megahnia Prihandini Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Randi Pratama Murtikusuma Refa Firgiyanto Rifqi Ubaidillah Yahya Rindha Rentina Darah Pertami Rochmadian Istika Suspramirda Rohman, Fadil Rudi Wardana S Sugiyarto Sandi Widiyanto Setoko, Ujang Setyo Andi Nugroho Shodik, Muhammad Siska Siswadi, Edi Sony Setiawan Suprayogi Susi Setiawani Suwardi Suwardi Syauqi, Mochammad Syafiq Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti, Tri Rini Triono Bambang Irawan Ujang Setyoko Utami, Christa Dyah Wardati, Irma Wilujeng, Elly Daru Ika Wulandari, Antika Yudha, Bhima Reformana Zilvanhisna Emka Fitri